3 April 2026
Beranda blog Halaman 42250

KPK Gigit Jari, Ketua MPR Batal Diperiksa

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipaksa gigit jari lantaran tak jadi memeriksa Ketua MPR Zulkifli Hasan. Sedianya politisi PAN ini akan diperiksa terkait kasus dugaan suap alih fungsi lahan di Riau.
Juru bicara KPK, Johan Budi, mengatakan ketidakhadiran Zulkifli lantaran adanya kegiatan di MPR.
“Zulkifli Hasan sudah konfirmasi di jadwal rencananya jadwal ulang,” ujar Johan Budi pada jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, Senin (10/11).
Meski demikian, Johan belum mengetahui kapan pastinya Zulkifli akan diperiksa.”Belum tau kapan persisnya,” kata dia.
Ia menambahkan, sedianya KPK ingin mengorek Zulkifli terkait kapasitasnya sebagai menteri kehutanan pada waktu itu.
“Yang jelas Pak Zulkifli diperiksa sebagai saksi Annas Maamun dalam kapasitas sebagai menhut. Mungkin ada kaitannya sebagai perizinan ya. Apa detailnya saya tidak tahu,” jelas Johan.
Pemeriksaan Ketua MPR Zulkifli Hasan oleh KPK dipicu oleh surat permintaan untuk mengubah lahan hutan tanaman industri (HTI) menjadi area peruntukan lain (APL) yang diterima politisi PAN yang kala itu menjabat Menteri Kehutanan. Namun, apakah Zulkifli akan menjadi potensial suspect, tidak dibenarkan oleh juru bicara KPK.
“Kalau dilihat dari kronologi izin kan ada kaitan dengan menhut. Jadi, dimintai keterangan terkait itu,” kata Johan.
Johan mengatakan, kasus ini masih akan terus dikembangkan. Segala pengakuan yang ada juga akan didalami sepanjang pengakuan tersebut didukung oleh bukti-bukti.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pekerja Pertamina: Jangan Sampai Ucapan Laksamana Sukardi Terulang

Jakarta, Aktual.co — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Migas Indonesia (KSPMI) Faisal Yusra mengingatkan jangan sampai dalam pemilihan Dirut Pertamina tidak memperhatikan track record terkait kemampuannya, khususnya soal permigasan.
Karena sangat berbahaya, bila salah menempatkan orang bagi kelangsungan perusahan pengelola migas itu.
“Jangan kita kembali pada ungkapan Laksamada Sukardi jaman dulu bahwa ‘monyet’ pun memimpin pertamina untung, itu berbahaya. Artinya, suka-suka siapa saja yang menjadi direksi Pertamina itu, tidak seperti itu,” ucap dia, di komplek parlemen, Jakarta, Senin (10/11).
Sehingga, sambung dia, Dirut Pertamina harus di tempati oleh orang yang memiliki bacground migas, yang mengerti soal teknis dalam rangka mengekspansi dan menambah cadangan BBM.
“Kita persoalan bukan di finance tapi di technical bagaimana kita bisa mengekspansi, menambah cadangan, guna mencari sendiri, merger atau mengakuisisi untuk peningkatan lifting untuk bisa memberikan masukan BBM yang lebih ekonomis,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Gelar Tahlil dan Yasinan di TMP, PMII Lumajang Kecam Koruptor

Lumajang, Aktual.co — Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lumajang, Minggu malam (09/11) bertahlil, membaca yasin dan tabur bunga di TMP Lumajang.
.
“Kita mengirimkan do’a kepada para pahlawan yang telah memberikan kemerdekaan kepada bangsa ini, sehingga kita bisa menikmati nikmatnya alam kemerdekaan” ujar Khoirul Anwar, dari Biro Ekternal Pengurus Cabang PMII Lumajang, di Lumajang, Minggu malam
.
Tanpa jasa dan perjuangan para pahlawan, menurut Khoirul, generasi muda tak mungkin bisa merasakan nikmat hidup merdeka, Untuk itulah generasi muda wajib mengenang dan melanjutkan perjuangan para pahlawan buat mengisi pembangunan dan kemerdekaan.

“Bangsa yang tidak memiliki pahlawan dan tidak menghargai pahlawannya akan menjadi bangsa yang terkucilkan. Seperti kata pepatah, Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya,” ujar Khoirul Anwar.

Dalam kegiatan itu, para mahasiswa pun menyampaikan uneg-uneg di makam pahlawan, tentang banyaknya para koruptor, baik di Indonesia maupun Lumajang. “Kita juga mengadu kepada para pahlawan, bahwa Indonesia banyak para koruptornya, yang menyengsarakan rakyat” jelas Khoirul.

PMII berharap para koruptor, khususnya di Lumajang, segera sadar, atau lebih cepat mati saja, agar tidak terus menerus menyengsarakan rakyat. Untuk itu, PMII menyeru agar perjuangan para pahlawan, terus dikobarkan oleh generasi muda yang bebas dari korupsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Masalah Merpati, Rini Soemarno Belum Bisa Ambil Keputusan

Jakarta, Aktual.co — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku bahwa dirinya masih belum bisa memberikan keputusan terkait permasalahan yang selama ini menimpa PT Merpati Nusantara Airlines (MNA). Ia mengatakan bahwa dirinya masih mempelajari lebih lanjut, mengingat baru beberapa minggu menjabat sebagai menteri.
“Terus terang ini lagi dipelajari,” ungkap Rini saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (10/11).
Melihat permasalahan yang didera oleh karyawan Merpati, mantan Menteri Perindustrian ini menyatakan rasa prihatinnya. Ia berharap solusi yang nantinya bakal diberikan bisa menjadi jalan keluar terbaik bagi Merpati.
“Saya sedih ya masalahnya Merpati ini sudah bertahun-tahun. Kali ini saya berharap bagaimana kita bisa mendapatkan solusi yang terbaik,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

IGK Manila Harap PPAGBK Tak Berikan Izin ke Swasta Sewa Ruangan SUGBK

Jakarta, Aktual.co — Mantan Manajer timnas sepakbola Indonesia ketika berlaga di SEA Games 1991, IGK Manila meminta Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno(PPKGBK), tidak menyewakan ruangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk pihak swasta.

“Seyogianya ruangan yang ada di SUGBK diperuntukkan bagi induk cabang olahraga (cabor). Akan lebih bermanfaat jika digunakan sebagai pusat pembinaan serta sekretariat cabor,” kata IGK Manila ketika dihubungi Aktual.co, Senin (10/11).

Lebih jauh disarankan oleh mantan Manajer Olahraga klub Persija Jakarta, induk-induk cabor yang minim sponsor, harus diprioritaskan untuk dapat menggunakan ruangan-ruangan tersebut.

“Coba dicek cabor-cabor punya tempat latihan nggak? Masih banyak yang harus menyewa tempat untuk latihan, khususnya cabor yang tidak punya sponsor. Daripada untuk swasta, lebih baik dibangun pusat pelatihan,” harap pria yang pernah menjabat Mayjen TNI AD itu.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu sempat berhembus kabar bahwa, salah satu media cetak olahraga swasta akan menyewa salah satu ruangan di SUGBK.

Seperti dikatakan oleh Direktur Pembangunan dan Pengembangan Pusat Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK), Raja Parlindungan Pane, bahwa kabar tersebut benar adanya. Tapi, Raja Pane beralasan hal itu baru rencana semata. Pihak PPKGBK belum memutuskan, tapi yang jelas PPKGBK lebih mementingkan cabor-cabor.

Artikel ini ditulis oleh:

Polisi Usut Presiden Afsel Terkait Biaya Perbaikan Rumah

Jakarta, Aktual.co — Polisi Afrika Selatan melakukan pengusutan terhadap Presiden Jacob Zuma terkait perbaikan rumahnya yang menelan dana pembayar pajak hingga USD23 juta.
Dalam jawaban tertulis kepada legislator, Senin (10/11), polisi mengonfirmasikan bahwa pengusutan atas kasus penggunaan dana itu sudah dimulai.
Zuma yang dipilih kembali pada Mei bersikeras bahwa ia tidak tahu apa-apa tentang perbaikan rumah itu, termasuk pembangunan kolam renang, klinik pribadi dan amphitheater.
Sementara pemerintahannya bersikeras bahwa pekerjaan perbaikan rumah di Nkandla, provinsi KwaZulu Natal di wilayah selatan, berkaitan dengan masalah pengamanan.
Masalah tersebut menjadi puncak kritikan terhadap pemerintahan Zuma, yang oleh banyak warga Afsel dinilai memberi toleransi kepada korupsi dan inkompetensi.
Pemimpin oposisi Mmusi Maimane dari Aliansi Demokratik pada Maret mengajukan dakwaan korupsi terhadap Zuma.
Langkah itu diambil setelah ombudsman publik Thuli Madonsela menyatakan bahwa Zuma diuntungkan secara tidak wajar dari pembangunan itu, dan memerintahkannya untuk membayar sebagian biaya pembangunan.
Saat itu, Maimane mengatakan: “Tidak ada keraguan bahwa istana Nkandla ini dibangun dengan korupsi oleh presiden untuk presiden dengan uang kita.” Konfirmasi mengenai langkah pengusutan pada Senin itu disampaikan dengan hanya sedikit rincian.
“Pengusutan dalam kasus ini telah dimulai dan tidak ada informasi lebih jauh yang bisa diungkap pada saat genting ini karena masalah ini masih belum disidangkan,” kata kepala polisi Nathi Nhleko dalam pernyataan tertulis kepada parlemen.
Zuma menghadapi kemarahan politik maupun publik terkait pengeluarannya yang berlebihan di negara yang tengah berjuang mengatasi pengangguran dan ketidaksetaraan.
Saat ia tampil di hadapan parlemen pada Agustus, partai-partai oposisi berkali-kali meneriakkan kata “bayar balik uang itu” sampai polisi anti-huru-hara dipanggil untuk masuk.
Sejak peristiwa itu, Zuma tidak kembali ke parlemen –sehingga memantik kritikan yang lebih tajam dari para legislator yang pekan lalu menyatakan ingin tahu kapan presiden akan muncul kembali.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain