14 April 2026
Beranda blog Halaman 42295

Pemprov DKI Genjot Promosi Pariwisata Lewat Gebyar Bunga

Jakarta, Aktual.co —Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta terus melakukan promosi pariwisata di Pasar Bunga Rawa Belong, Jakarta Barat, dengan melakukan kegiatan seperti Gebyar Bunga dan Festival Bunga setiap tahun.
“Kami terus melakukan promosi agar masyarakat berwisata ke sini dengan Gebyar Bunga saat HUT DKI dan Festival Bunga,” kata Kepala UPT Pusat Promosi dan Pemasaran Holtikultura Dinas Kelautan dan Pertania DKI Jakarta M Muljadi di Jakarta, Senin (10/11).
Muljadi menambahkan bahwa ada kegiatan pemilihan Putri Bunga untuk memajukan sektor pariwisata di pasar bunga terbesar di Indonesia itu.
Ia mengatakan kegiatan promosi wisata di pasar bunga itu telah mencatat empat kali dalam Museum Rekor Dunia Indonesia, seperti penggunaan bunga melati terbanyak dalam mebuat replika Monumen Nasional (Monas) dan penggunaan mawar terbanyak dalam membuat Rumah Betawi.
“Selain itu ada Rekor Muri perangkai bunga terbanyak pada tahun 2013 dan ada rekor penggunaan daun kelapa terbanyak dalam membentuk kue kembang mayang,” ujar Mulajadi.
Mulayadi mengatakan Pasar Bunga Rawa Belong berencana akan mencatatkan kembali namanya dalam rekor muri dengan rekor penggunaan bunga sedap malam terbanyak dalam membentuk kue akar kelapa pada 8 Desember.
Ia mengatakan pertumbuhan pariwisata di pasar unggulan Kota Jakarta Barat itu terjadi karena meningkatnya kreatifitas penjual bunga dalam merangkai dan menghias bunga sehingga pengunjung semakin tertarik ke pasar tersebut.
Pihaknya juga terus memberikan pelatihan dan peningkatan pengetahuan tentang bunga kepada penjual agar terus meningkatkan kreativitas.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

KSPMI Harap Direktur Pertamina orang Yang Tepat

Jakarta, Aktual.co — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Migas Indonesia (KSPMI) Faisal Yusra mengatakan bahwa bicara Direktur Utama (Dirut) Pertamina, bicara soal strategi kedepan dari perusahaan BUMN yang mengelola permigasan Indonesia itu.
Sehingga, perlu orang yang tepat untuk menjabat posisi orang nomor satu di Pertamina itu.
“Pertamina strateginya, yaitu menyangkut bagaimana meningkatkan cadangan dan lifting migas. Kalau begitu harusnya yang menjadi persoalan adalah bagaimana kita bicara soal teknis, aspek dari segi upstream,” kata dia, usai menjadi pembicara dalam acara diskusi, di Ruang GBHN, Gedung Nusantara V DPR RI, Jakarta, Senin (10/11).
Sehingga, bila merujuk harus memilih orang yang pas, sambung dia, haruslah orang yang memahami sektor migas, bukan orang berlatar belakang keuangan apalagi Telkom.
“Kita berharap orang yang cocok dari segi bacground itu adalah orang-orang yang memahami sektor hulunya migas,” tandas dia.
Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno membenarkan nama Rinaldi Firmansyah masuk ke dalam bursa kandidat Dirut Pertamina. Dikatakannya bahwa nama-nama yang masuk nominasi nantinya akan di analisa.
“Semuanya (calon) nanti dianalisa,” kata Rini saat ditemui basement gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (10/11).

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pengendalian Banjir di Jakarta Masih 30 Persen

Jakarta, Aktual.co —Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane T Iskandar mengatakan bahwa usaha pengendalian banjir di Jakarta masih mencapai 30 persen dan ditargetkan akan selesai pada tahun 2016.
“Ya, kami berharap lebih,” katanya kepada wartawan, Senin (10/11). Dikatakan Iskandar yang ditemui usai diskusi “Upaya Pengendalian Banjir di Provinsi DKI Jakarta dan Sekitarnya” kalau hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengurangi titik banjir yang mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat, seperti misalnya banjir di kawasan Kampung Pulo.
“Banjir di Kampung Pulo mengganggu lalu lintas di sekitarnya dan berakibat pada terganggunya aktivitas masyarakat,” tambahnya.
Untuk menanggulangi banjir, lanjutnya, pihaknya menambah pintu air Manggarai dari dua pintu berkapasitas 300 meter kubik per detik menjadi tiga pintu dengan kapasitas 507 meter kubik per detik.
Pintu air Karet pun akan ditambah menjadi lima pintu dari sebelumnya empat pintu dengan kapasitas 724 meter kubik per detik dari 500 meter kubik.
“Supaya aliran ke laut menjadi cepat,” kata Iskandar.
Selain penambahan pintu air, pembangunan sodetan Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur juga diharapkan dapat menampung 60 meter kubik air per detik dari Sungai Ciliwung.
Kanal Banjir Timur menerima aliran 390 meter kubik per detik dari Kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Buaran, Kali Cakung, dan Kali Kramat Jati.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Ical Diminta Ikhlas Tanggalkan Jabatannya

Jakarta, Aktual.co — Pengamat politik Indostrategi Reseach and Consulting Andar Nubowo mengatakan, sebaiknya Aburizal Bakrie legawa  menanggalkan jabatan ketua umum dalam Musyawarah Nasional ke IX Golkar yang segera digelar.
“Pak lcal diharapkan legawa menyerahkan tongkat estafet kepemimpinannya kepada kader lain, terutama kader muda,” kata Andar, Senin (10/11).
Menurut Andar, prestasi Ical pada pemilu legislatif dan pilpres kurang maksimal. Golkar dipandang membutuhkan regenerasi kepemimpinan.
Dia menyampaikan bahwa Golkar selama ini dikenal tidak pernah punya pengalaman kekurangan kader dari masa ke masa.
Oleh karena itu, dibutuhkan sikap kenegarawanan Ical untuk membesarkan partainya di masa mendatang, tanpa mengulang cerita kekalahan dalam pemilu mendatang dengan mempersilahkan kader lain memimpin Golkar.
Apabila Ical bersikeras mengambil mandat ketua umum Golkar untuk kedua kalinya, maka hal ini justru bertolak belakang dengan arus dan tuntutan jaman atas regenerasi kepemimpinan.
“Jika dipaksakan takdir buruk Golkar pada 2014 ini akan terulang, dan bahkan bisa semakin buruk pada 2019 nanti,” kata Andar.
Pemilihan ketua umum Golkar periode selanjutnya akan dilakukan dalam Munas IX Golkar yang waktu penyelenggaraannya akan ditetapkan dalam Rapimnas Golkar bulan ini.
Sejauh ini terdapat sejumlah suara yang menginginkan Ical agar tidak melanjutkan kepemimpinannya periode mendatang, karena dianggap gagal membawa Golkar jaya dalam Pemilu 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Kasatpol PP: Satpol PP DKI Kekurangan Perlengkapan

Jakarta, Aktual.co —Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi DKI Jakarta Kukuh Hadi Santoso menyatakan perlengkapan yang dimiliki satuannya saat ini sangat memadai untuk melakukan pengamanan di daerah itu.
“Kami memiliki perlengkapan yang lengkap dan sangat siap untuk melakukan pengamanan unjuk rasa yang dilakukan di balai kota atau kantor pemerintahan,” katanya di Jakarta, Senin (10/11).
Ia menjelaskankan perlengkapan yang dimiliki untuk pengaman yang dilakukan Satpol PP di Provinsi DKI Jakarta itu di antaranya tameng, helm, peluru tajam, karet dan alat kejut.
Kukuh juga mengatakan pihaknya juga memiliki armada memadai untuk memobilisasi personel setiap saat jika dibutuhkan untuk dilakukan pengamanan terutama saat akan berlangsunya unjuk rasa.
Menurut dia, berbagai perlengkapan yang dimiliki Satpol PP Provinsi DKI Jakarta itu akan digunakan sesuai dengan kebutuhan di lapangan saat pengamanan.
“Jika eskalasinya kecil, maka personil dan perlengkapan yang diturunkan juga kecil dan sebaliknya,” katanya.
Ia mengatakan personil Satpol PP Provinsi DKI Jakarta berjaga-jaga 24 jam, baik ada ujuk rasa atau pun tidak. Seluruh personil tersebut siap melaksanakan tugas sesuai dengan intruksi.
“Artinya, Satpol PP tetap berjaga-jaga sampai 24 jam dan apabila ada aksi atau kejadian lainnya siap digerakkan ke lokasi kejadian,” katanya.
Kukuh menambahkan, personil Satpol PP di ibu kota Negara Indonesia itu siap untuk diterjunkan ke lokasi sesuai kebutuhan di lapangan.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Blok Mahakam, Memang Hak Kami

Ketua Indonesian Resources Studies, IRESS, Marwan Batubara (kedua kiri) bersama para sahabatnya (masing masing kiri ke kanan) aktivis, Hatta Taliwang, mantan anggota DPR, Chandra Tirtawijaya serta aktivis dan pengamat masalah energi, Wahdiat (kanan) memperlihatkan bukunya “Kembalikan Mahakam, Memang Hak Kami” kepada para wartawan foto, usai meluncurkan dan membedah buku itu pada Senin, 10/11/2014 di ruang GBHN, gedung Parlemen RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, Marwan Batubara dan rekan-rekannya menghimbau kepada pemerintah agar mengembalikan pengelolaan Blok Mahakam kepada Pertamina. bukan kepada perusahaan minyak asing lagi. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Berita Lain