17 April 2026
Beranda blog Halaman 42313

KIH-KMP Gelar Pertemuan Tertutup, Setya Novanto yang Memimpin

Jakarta, Aktual.co — Negosiasi yang dilakukan oleh Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih menemui titik terang usai pertemuan yang digelar di rumah Hatta Rajasa pada Sabtu (8/11) petang.
Bahkan, masing-masing perwakilan kedua kubu menggelar rapat untuk mengkonkretkan ‘deal’ keduanya, di ruang rapat pimpinan DPR, di gedung DPR, Jakarta, Senin (10/11).
Rapat itu sendiri dipimpin oleh ketua DPR yang juga bendahara umum Partai Golkar Setya Novanto.
Hadir dalam rapat seluruh wakil ketua DPR yaitu Fahri Hamzah (PKS), Agus Hermanto‎ (Demokrat), Fadli Zon dan Taufik Kurniawan (PAN) yang kesemuanya juga bagian dari KMP. 
Selain itu, meski bukan anggota DPR, ada Sekjen Golkar Idrus Marham yang dikenal sebagai ‘pelobi’ dari KMP. Idrus memang kerap hadir di beberapa kali lobi, sebelumnya soal pimpinan DPR dan MPR.
Sementara perwakilan KIH hanya dihadiri juru lobi Pramono Anung didampingi ketua Fraksi PDIP Olly Dondokambey. Rapat berlangsung tertutup, namun di awal wartawan diberi kesempatan untuk mengambil gambar.
“Sudah selesai (ambil gambar),” kata Setya Novanto.
Hal yang dibahas masih seputar finalisasi kesepakatan soal 16 kursi untuk KIH di seluruh Alat Kelengkapan Dewan dan mekanisme yang akan ditempuh.

Artikel ini ditulis oleh:

Datangi KPK Menkop dan UKM laporkan Harta Kekayaan

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabinet Kerja, Anak Agung Ngurah Puspayoga saat mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (10/11/2014). Menteri Koperasi dan UKM datang untuk melaporkan harta kekayaan. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Tagih Janji Wapres JK, Kembalikan Blok Mahakam ke Pertamina

Jakarta, Aktual.co — Pakar ekonomi dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Muhammad Asdar mengatakan, pemerintah harus bisa membesarkan Pertamina yang merupakan perusahaan minyak utama di negeri ini.
Dirinya berhatap Jokowi-JK tidak membesarkan perusahaan minyak asing.
Dia pun berharap pemerintah Jokowi-JK bisa mengambil alih Blok Mahakam dari perusahaan Perancis, Total untuk dikelola oleh Pertamina.
“Kasih kesempatan Pertamina, yang sudah 50 tahun jangan diteruskan,” kata dia dalam acara launching buku “Kembalikan Mahakam: MeMang HAk KAMi” di gedung parlemen, Jakarta, Senin (10/11).
Untuk mewujudkan hal itu, Asdar akan menagih janji Wakil Presiden Jusuf kalla yang akan mengembalikan Blok Mahakam dari Total ke Pertamina.
“Pak JK sudah ngomong di tahun 2012,  mau kembalikan itu ke Indonesia. Ingat, potensi Mahakam Rp 170 triliun per tahun,”  kata Asdar.

Artikel ini ditulis oleh:

Tjahjo Kumolo laporkan Harta Kekayaan ke KPK

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo (tengah) memberikan keterangan kepada sejumlah awak media seusai menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin (10/11/2014). Namun Tjahjo Kumolo enggan mengatakan berapa harta kekayaan yang dimiliki. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

10 November, Sejarah Singkat Peringatan Hari Pahlawan

Jakarta, Aktual.co — Tepat di hari ini, 10 November, seluruh rakyat Indonesia memperingati hari Pahlawan. Peringatan ini dimulai dari peristiwa terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, dan penggantinya Mayor Jenderal Robert Mansergh mengeluarkan ultimatum yang menyebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. 
Batas ultimatum yaitu tepat jam 6.00 pagi tanggal 10 November 1945.
Ultimatum tersebut kemudian dianggap sebagai penghinaan bagi para pejuang dan rakyat yang telah membentuk banyak badan-badan perjuangan / milisi. Ultimatum tersebut ditolak oleh pihak Indonesia dengan alasan bahwa Republik Indonesia waktu itu sudah berdiri, dan Tentara Keamanan Rakyat TKR juga telah dibentuk sebagai pasukan negara. 
Selain itu, banyak organisasi perjuangan bersenjata yang telah dibentuk masyarakat, termasuk di kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar yang menentang masuknya kembali pemerintahan Belanda yang memboncengi kehadiran tentara Inggris di Indonesia. 
Pada 10 November pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan berskala besar, yang diawali dengan pengeboman udara ke gedung-gedung pemerintahan Surabaya, dan kemudian mengerahkan sekitar 30.000 infanteri, sejumlah pesawat terbang, tank, dan kapal perang.
Beragam sisi kota Surabaya dihujani bom, ditembaki dengan cara membabi-buta dengan meriam dari laut serta darat. Beberapa ribu masyarakat jadi korban, banyak yang wafat serta semakin banyak lagi yang luka-luka. Namun, perlawanan pejuang-pejuang juga berkobar di semua kota, dengan pertolongan yang aktif dari masyarakat. 
Dan pihak Inggris menduga bahwa rakyat Indonesia di Surabaya bisa ditaklukkan dalam tempo tiga hari, para tokoh masyarakat seperti pelopor muda Bung Tomo yang berpengaruh besar di masyarakat terus menggerakkan semangat perlawanan pemuda-pemuda Surabaya sehingga perlawanan terus berlanjut di tengah serangan skala besar Inggris.
6.000 – 16.000 pejuang dari pihak Indonesia tewas dan 200.000 rakyat sipil mengungsi dari Surabaya. Korban dari pasukan Inggris dan India kira-kira sejumlah 600 – 2000 tentara. 
Pertempuran berdarah di Surabaya yang memakan ribuan korban jiwa tersebut telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat sipil yang menjadi korban pada hari 10 November ini kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan oleh Republik Indonesia hingga sekarang.

Jika Aksi Rusuh, Ahok Ancam Surati Kemenkumham Bubarkan FPI

Jakarta, Aktual.co —Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memantapkan sikapnya untuk membubarkan Front Pembela Islam (FPI) jika aksi demo yang mereka lakukan hari ini di Balaikota dan DPRD DKI berujung pada tindakan anarkis.
“Jelas pesan saya. Saya siapkan surat kalau (FPI) macam-macam di Jakarta. Kita mau kasih surat ke Kemenkumham untuk bubarkan FPI, itu jelas,” ujar Ahok di Jakarta, Senin (10/11).
Alasan dia untuk melayangkan surat ke Kemenkumham karena ia merasa Kemendagri tidak menyambut baik atas sikapnya untuk segera menindak FPI.
“Tergantung dia (Mendagri), gue kan udah nantang. Tunggu kita ke Menkumham mau buat surat ke pengadilan. Ini aku minta kerja cepet sama Pak Sekda, supaya siapkan surat untuk segera saya tandatangan,” ujarnya.
Ahok menegaskan akan memberikan surat kepada Menkumham pada minggu ini untuk menindak organisasi tersebut.
“Minggu ini, kalau bisa hari ini. Kalau keburu. Mau siapkan surat kepda Menkumham, rekomendasi kepada pengadilan negeri untuk membubarkan. Jelas sikap kita, FPI gak boleh ada di bumi Indonesia karena melanggar konstitusi, melanggar UUD 1945, melanggar Pancasila. Kalau menolak saya hanya karena alasan agama kemudian sebarkan fitnah macam-macam maka gak layak FPI ada di Indonesia,” ujarnya.
Ahok juga tetap tidak terpengaruh terhadap sikap FPI yang menuntut dirinya mundur sebagai Gubernur DKI Jakarta.
“Tuntut ya tuntut aja, asal gak anarkis. Kalau mau tuntut, jaman demokrasi ya bebas aja. Semua orang boleh ngomong apa aja kok. Saya gak terganggu, cuek aja,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain