1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42371

Amerika Habis-Habisan Bangun Industri Hulu-Hilir, Noorsy: Indonesia?

Jakarta, Aktual.co — Pengamat ekonomi Ichsanuddin Noorsy menyarankan agar Pemerintahan baru ke depan perlu mengambil contoh dari Amerika Serikat dalam membangun negara yang maju dan memiliki kekuatan dengan negara lainnya.

“Saya ambil contoh Presiden Amerika Obama, itu habis-habisan menghidupkan industri hulu dan hilir dalam negerinya, tetapi bangsa Indonesia tidak ada upaya ini,” kata Noorsy saat ditemui di Dapur Selera, Tebet, Jakarta, Jumat (24/10).

Selain itu, lanjut dia, Amerika pun akan melakukan tindakan yang membuat jera bagi pelaku yang melanggar atau melakukan korupsi.

“Mereka akan habis-habisan memvonisnya,” ucapnya.

Menurutnya, penegakan hukum di Indonesia jauh dari kata adil, dengan tergambarkan banyak pelaku kejahatan membeli hukum dan akhirnya terbebas dari jeratan penjara.

“Di sana tidak bisa diperjual belikan hukumnya, tetapi di sini sangat bisa dibeli-beli,” tuturnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Polisi London Periksa Balotelli karena Mengancam Wanita

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian London, Inggris, melakukan pemeriksaan terhadap pemain Liverpool, Mario Balotelli. Hal ini karena, pemain asal Italia itu melakukan ancaman kepada fotografer wanita, karena telah mengambil gambar mobilnya.

Balotelli diketahui tengah mengunjungi rumah ibunya di Manchester, ketika insiden itu diduga berlangsung.

Perempuan itu menghubungi polisi pada Kamis (23/10) pukul 14.05 GMT, untuk melaporkan bahwa pemain internasional itu mendekati dia “dengan cara yang mengancam” setelah Balotelli menyadari bahwa perempuan itu memotret mobil Ferrarinya, setelah ia memarkir mobilnya.

Juru bicara Greater Manchester berkata, seperti dikutip AFP, Jumat (24/10), “Kami menyelidiki laporan terhadap sikap mengancam menyusul, insiden di Wythenshawe.” “Para petugas akan berbicara kepada semua pihak yang terkait pada waktunya.”

Balotelli telah mendapat sorotan negatif pada Rabu (22/10), ketika ia membuat marah pelatih Liverpool, Brendan Rodgers dengan bertukar kostum dengan bek Real Madrid Pepe, ketika kedua pemain itu berada di lorong stadion pada akhir babak pertama pertandingan Liga Champions di Anfield.

Pemain 24 tahun itu digantikan pada babak kedua, ketika Liverpool kalah 0-3 setelah tampil buruk dan Rodgers berkata bahwa ia akan berbicara dengan Balotelli perihal tingkah lakunya.

Balotelli, yang kerap menimbulkan masalah di dalam dan di luar lapangan sepanjang kariernya, hanya mencetak satu gol dari sepuluh penampilannya sejak pindah ke Anfield dari AC Milan pada Agustus. 

Artikel ini ditulis oleh:

Surya Paloh dan Ryamizard Juga Ada di Rumah Megawati

Jakarta, Aktual.co — Jelang pengumuman menteri kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla, kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat terus disambangi orang-orang penting.
Seperti hadirnya Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
Akan tetapi, kehadiran bos Media Group itu tak diketahui kedatangannya. Awak media hanya melihat mobil Cadillac Escalade hitam dengan nomor polisi B 129 milik Surya Paloh yang berada di kediaman Megawati.
Keberadaan Surya Paloh itu dibenarkan oleh salah seorang yang tak mau disebutkan namanya.
“Iya, Pak Surya Paloh ada di dalam,” kata orang itu ketika dikonfirmasi, Jumat (24/10).
Tak berselang lama, awak media pun mendapati keberadaan mantan KSAD, Ryamizard Ryacudu yang diindikasi dari adanya mobil Toyota Crown Super Saloon berwarna hijau lumut dengan nopol B 1172 RFD yang juga terparkir di salah satu sudut halaman rumah Megawati. 
Namun demikian, belum ada penjelasan resmi atas kehadiraan kedua tokoh tersebut. Pasalnya, hingga saat ini, awak media pun masih menunggu di luar kediaman Megawati Soekarnoputri.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

DPRD Bantah Ahok Dilantik Jadi Gubernur Tiga November

Jakarta, Aktual.co —Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik membantah kabar yang menyebutkan bahwa Pelaksana Tugas Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan dilantik pada 3 November nanti sebagai Gubernur definitif DKI. 
Bahkan Taufik mengaku belum mendapat informasi mengenai pelantikan itu. Dia malah balik bertanya mengenai siapa yang akan melantik Ahok.
“Pertama saya belum dapet info itu, yang kedua yang mau ngelantik siapa ? saya kira temen-temen wartawan harus meluruskan ini. Tidak ada pelantikan pada tanggal 3,” kata Taufik, di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (24/10).
Sedangkan terkait adanya aspirasi yang disampaikan ormas Islam dan betawi yang menyatakan menolak pengangkatan Ahok sebagai Gubernur definitif DKI, Taufik mengatakan tidak akan membiarkannya begitu saja.
Kata dia, semua masukan dari warga akan diproses berdasar mekanisme yang ada.
“Tadi kita juga kita menerima surat soal pernyataan dari (sebagian) warga Jakarta. Kita tinggal diam, nanti pada waktunya akan kita tindaklanjuti,” ujarnya.
Berulang kali sudah menyampaikan janji akan menindaklajuti aspirasi dari sebagian warga Jakarta yang menolak Ahok, Taufik mengakui kalau saat ini upaya itu masih terkendala belum terbentuknya alat kelengkapan dewan di DPRD DKI. 
Kabar mengenai akan dilantiknya Ahok sebagai Gubernur definitif DKI, sebelumnya muncul di pertemuan antara perwakilan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) dengan DPRD DKI yang diwakili Taufik, siang tadi. 
“Pak Taufik tolong dijawab, saya dapat kabar bahwasanya Ahok akan dilantik tanggal 3 November, benar begitu pak?” tanya Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Ustadz Khotot yang tergabung dalam GMJ di pertemuan tadi.

Artikel ini ditulis oleh:

Mantan Ketua PPATK Minta KPK Tindaklanjuti Calon Menteri Bermasalah

 Jakarta, Aktual.co —  Mantan Ketua Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan, Yunus Husain menyarankan agar Komisi Pemberantasan Korupsi menindaklanjuti calon pembantu Presiden Jokowi yang telah diberi tanda merah dan kuning.

“Kalau memang ada indikasi ya harusnya ditindaklanjuti (merah-kuning itu) ya dua-duanya itu lah,” kata Yunus yang baru saja melengkapi berkas milik Bupati Karawang, Ade Swara, di Gedung KPK, Jumat (24/10).

Meski begitu, dia mengapresiasi langkah Jokowi yang telah melibatkan KPK dan PPATK dalam memeriksa rekam jejak para calon pembantu presiden itu. Sebab dia menyebut, hal tersebut lebih baik diantisipasi dari pada harus menindak setelah para menteri itu menduduki jabatan sebagai pembantu presiden.

“Ya biar terpilih menteri yang integritas lah, terutama itu ya, biar nanti kalau sudah jalan itu tidak ada masalah, kan lebih baik mencegah.”

Dia bahkan menyebut, langkah Jokowi yang telah melibatkan KPK untuk menseleksi menterinya itu juga bagus untuk membuat benteng dari lawan-lawan politiknya. “Ya kita harus sambut ide positif, perlu didkukung dong,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu
Nebby

Lakukan Korupsi Intelektual, Marwan Jafar Tak Pantas Jadi Calon Menteri

Jakarta, Aktual.co — Mantan Juru Bicara Presiden KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur, Adhie Massardi mengatakan kalau politikus PKB, Marwan Jafar tak layak dipilih sebagai calon menteri, apalagi dijadikan menteri.
Sebab, kata dia, Marwan melakukan korupsi intelektual. Seperti yang pernah dilakukan Anggito Abimanyu, dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Unversitas Gadjah Mada (UGM) yang juga Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama.
“Marwan Jafar melakukan plagiator,” kata Adhie Massardi di Jakarta, Jumat (23/10).
Korupsi intelektual, kata Adhie, adalah kegiatan yang merusak integritas, intelektualitas dari berbagai bidang, termasuk dalam bidang akademik, seperti menciplak tulisan orang.
“Saya berharap Presiden Joko Widodo dalam memilih calon menteri harus memperhatikan track record. Track record, tidak hanya masalah korupsi, tapi juga tidak memilih calon menteri yang melakukan korupsi intelektual,” kata dia.
Dia mengatakan, bila Marwan tetap dipilih sebagai calon menteri yang pernah melakukan korupsi intelektual, tentu akan berpengaruh pada kinerjanya.
“Jadi baiknya Jokowi tidak memilih calon menteri yang melakukan korupsi intelektual,” kata dia.
Marwan dikabarkan termasuk salah satu calon menteri di kabinet Jokowi-JK. Dia disebut-sebut sebagai calon Menteri Infrastruktur dan Perumahan Rakyat.
Marwan adalah Ketua Fraksi PKB DPR periode 2009-2014. Selama menjadi anggota Dewan, Marwan aktif memperjuangkan kebijakan untuk kesejahteraan warga Nahdlatul Ulama.
Laporan: Adi Adrian

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain