13 April 2026
Beranda blog Halaman 42405

Eksploitasi Air Tanah Berlebihan, Jakarta Bisa Tenggelam

Jakarta, Aktual.co —Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Sutanto Soehodho menilai eksploitasi air tanah di DKI Jakarta sudah berlebihan.
Sehingga dapat berdampak buruk bagi kondisi tanah di Jakarta dan bisa mengkibatkan bencana banjir yang lebih besar di Ibukota dari yang sebelumnya. 
“Karena jika dibiarkan secara terus menerus kontur tanah di Jakarta akan rusak dan menurun,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (5/11).
Diakuinya, eksploitasi air tanah disebabkan oleh semakin sedikitnya air tanah yang berkualitas. Sehingga warga Jakarta sering menggali tanah secara dalam dan tidak tertata. Padahal apa yang dilakukan warga justru akan membuat kualitas air semakin buruk.
Rusaknya kondisi tanah di Jakarta, diakuinya, juga diperparah oleh resapan air payau dan laut yang sudah sampai ke pusat kota. 
Penyebabnya, tak lain karena semakin turunnya kontur tanah Jakarta. “Sehingga tiap tahun permukaan air laut di Jakarta meninggi.”
Sutanto bahkan memperkirakan, jika kondisi ini dibiarkan selama 10 tahun maka permukaan air laut bisa meninggi hingga satu meter. 
Untuk mencegah itu, warga Jakarta pun diimbaunya mulai menumbuhkan kesadaran untuk lebih memperhatikan dan merawat lingkungan, khususnya air tanah.

Artikel ini ditulis oleh:

Setengah Listrik Dialihkan ke PLN, Rini: Produksi Inalum Turun

Jakarta, Aktual.co —  Menteri BUMN Rini M Soemarno mengatakan sedang mencari terobosan untuk mengatasi masalah kekurangan pasokan listrik di Sumatera Utara dengan mengambilalih sebagian produksi listrik PT Inalum (Persero) atau sekitar 210 MW untuk PT PLN (Persero).

“Saya sudah mendatangi Inalum, sekaligus melihat langsung ke lapangan soal kondisi listrik di Sumatera Utara. Listrik Inalum kita arahkan sebagian diserahkan ke PT PLN demi masyarakat di wilayah itu,” kata Rini, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (5/11).

Menurut Rini, Sumatera Utara saat ini masih dibayangi defisit listrik, perlu langkah yang cepat untuk mengatasinya.

“Inalum mendapatkan listrik dari pembangkit yang berasal dari bendungan Danau Toba. Dengan begitu biaya listriknya sangat murah,” ujar Rini.

Berbeda dengan PLN yang biaya pembangkitnya relatif sangat mahal. Untuk itu, setengah dari pasokan listrik Inalum bisa dialihkan ke PLN dengan catatan kapasitas produksi PT Inalum sedikit diturunkan.

“Inalum produksinya diturunkan sedikit, tapi ekses listriknya dimanfaatkan untuk masyarakat Sumatera Utara,” ujarnya.

Diketahui masyarakat kota Medan dan sekitarnya kini masih dibalut resah karena intensitas pemadaman listrik bisa mencapai 4-5 kali dalam sehari, sehingga menganggu aktivitas.

Akibatnya, masyarakat seringkali melakukan protes kepada Gubernur Sumatera Utara, Kantor PLN Medan, bahkan pernah hingga ke Kantor Kementerian BUMN.

Meski begitu menurut Rini, rencana pengalihan setengah kapasitas listrik Inalum kepada PLN tersebut sedang dianalisa lebih lanjut oleh tim supaya segera dapat terealisasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Premium Tembus Rp20.000 per Liter di Matra

Jakarta, Aktual.co — Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada tingkat pengecer di wilayah Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat, naik signifikan hingga tembus harga Rp.20.000 dalam satu botolan dampak sulitnya pasokan yang diterima oleh SPBU setempat.

“Pasokan BBM jenis Premium sejak sepekan terakhir semakin sulit didapatkan, termasuk pada level pedagang pengecer. Kalau pun ada pasokan premium terjual, maka harganya pasti mahal,” kata Idil Fitri salah seorang warga Pasangkayu di Matra, dikutip Aktual, Kamis (6/11).

Menurutnya, pedagang pengecer menjual mahal BBM semenjak pasokan yang masuk ke daerah penghasil komoditi sawit itu turun.

Krisis BBM yang terjadi di Matra cukup mengejutkan karena kabupaten lain seperti di Mamuju Tengah dan Kabupaten Mamuju cukup tersedia.

Ia menduga, krisis pasokan BBM yang melanda daerah Matra sejak sepekan akibat adanya oknum yang melakukan penimbunan seiring isu adanya kenaikan bahan bakar hingga 30 persen.

Belum lagi kata dia, adanya oknum di SPBU Pasangkayu yang diduga kerap menjual bebas BBM bersubsidi untuk dijual kepada pengepul maupun industri.

“Petugas SPBU Pasangkayu kerap menjual borongan kepada pedagang pengepul dengan menggunakan ratusan jergen. Tidak heran, jika pasokan di SPBU itu langsung ludes terjual,” ungkapnya.

Karena itu kata dia, pemerintah daerah harusnya bersikap tegas untuk memberikan sangsi tegas kepada oknum yang menyalahgunakan pemanfaatan BBM dan bila terbukti maka harus ditindak dengan cara mencabut perizinan atas hak usahanya.

“Pasokan BBM merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat untuk mendukung ekonomi masyarakat. Makanya, oknum yang melakukan penimbunan harus ditindak tegas karena itu murni pelanggaran pidana,” tegas Idil.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

UKM Mejeng di Pekan Produk Kreatif Daerah, Saksikan di Hotel Bidakara

Jakarta, Aktual.co — Pwemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mengadakan Pekan Produk Kreatif Daerah (PPKD) dengan mengusung tema ” Industri Kreatif, Jakarta Baru”. Acara ini rencananya akan emmamerkan industri kreatif yang bergerak di bidang informasi dan teknologi, fashion, kerajinan serta kuliner,d ari enam wilayah di Jakarta. 
Pekan Produk Kreatif Daerah akan berlangsung mulai tanggal 4 hingga 7 November 2014, di Birawa Hall, Hotel Bidakara – Pancoran, Jakarta Selatan, mulai pukul 10.00 sampai 20.00 WIB. 
Melalui pameran ini diharapkan produk lokal mempunyai nilai tambah dengan kreatifitas khas spesifik, bersumber dari kekayaan budaya, memiliki inovasi dan berorientasi pada kebutuhan pasar domestik maupun global. PPKD juga menjadi ajang promosi industri UKM Jakarta guna mendorong terciptanya berbagai karya-karya kreatif. Dikutip dari acara Jakarta, Rabu (5/11). 

DPR Bilang Kartu Sakti Jokowi Rawan Ricuh

Jakarta, Aktual.co — Anggota DPR Fraksi PPP, Okky Asokawati menilai jika penerapan kartu ‘sakti’ khususnya kartu Indonesia sehat (KIS) berpotensi menimbulkan masalah di lapisan masyarakat, khususnya bagi mereka yang juga pemegang kartu BPJS Kesehatan.
“Pelayanan kualitas kelas dinyatakan oleh pemerintah berbeda dengan kartu BPJS. Hal ini berpotensi menimbulkan masalah di lapisan masyarakat bawah, dan dapat terjadi timbulnya masalah diskriminasi antara pemegang KIS dengan kartu BPJS Kesehatan,” ucap Okky dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (6/11).
Seharusnya, sambung dia, kalau memang pemerintah ingin segera mengeluarkan KIS, lebih baik mempersiapkan infrastruktur administrasinya atau lebih cantik apabila pemerintah melakukan sosialisasi saja dulu bahwa KIS ini adalah sama dengan BPJS Kesehatan jenis Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang berganti nama.
“Itu lebih mudah dalam implikasinya, dan rakyat bisa jadi juga lebih familiar dengan nama “KIS” yang lebih mudah diucapkan dan diingat dari kata “BPJS Kesehatan”, sarannya.
“Selain itu dengan merubah “casing” tadi maka pemeritah cukup mengganti nomenklaturnya dan menyempurnakan pelayanan kesehatan JKN yang masih bermasalah. Sepert soal antrian yaang panjang, honor tenaga medis ataupun obat-obatan dan tempat tidur,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

WKSI: Rupiah Berpotensi Menguat

Jakarta, Aktual.co — Adanya rilis data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia ternyata direspon negatif oleh pasar. Selain itu, laju Rupiah mampu menguat disebabkan terapresiasinya USD karena terimbas melemahnya Yen pasca pernyataan Gubernur BoJ, Haruhiko Kuroda bahwa tidak adanya batasan terhadap langkah mengatasi deflasi.

Peneliti dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI) Reza Priyambada mengatakan bahwa perlambatan ekonomi Indonesia dapat memberikan peluang bagi pemerintah untuk lebih giat lagi membenahi perekonomian. Selain itu, BoJ memiliki banyak pilihan cara dan kebijakan untuk menghadapi dan mengatasi permasalahn deflasi.

“Pelaku pasar menilai bahwa perlambatan ekonomi Indonesia akan memberikan banyak peluang bagi pemerintah untuk dapat memacu pertumbuhan,” ujarnya.

Pada Kamis (6/11) laju Rupiah diperkirakan berada di atas level resisten 12.120 dan di zona positif Rp12.115 – 12.085 kurs tengah Bank Indonesia (BI).

“Meski mampu bergerak positif, namun kami masih membutuhkan konfirmasi berikutnya untuk mempertahankan laju Rupiah di zona positif,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain