16 April 2026
Beranda blog Halaman 42513

Tual Kota Penyumbang Inflasi Tertinggi

Jakarta, Aktual.co —   Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pada Oktober 2014 terjadi Inflasi sebesar 0,47 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 114,42. Dari 82 kota IHK, tercatat 74 kota mengalami inflasi dan 8 kota mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Tual 2,18 persen dengan IHK 120,13 dan terendah terjadi di Mamuju 0,06 persen dengan IHK 112,61,” kata Kepala BPS Suryamin di kantornya, Jakarta, Senin (3/11).

Sedangkan, deflasi tertinggi terjadi di Sorong 1,08 persen dengan IHK 113,96 dan terendah terjadi di Tanjung Pandan 0,12 persen dengan IHK 120,95.

Sementara untuk wilayah Pulau Sumatera yang berjumlah 23 kota, selama Oktober 2014 tercatat 21 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Padang 1,18 persen dengan IHK 118,68 dan terendah terjadi di Metro 0,18 persen dengan IHK 122,46. Sementara deflasi terjadi di Pangkal Pinang dan Tanjung Pandan masing-masing 0,68 persen dan 0,12 persen dengan IHK masing-masing 114,04 dan 120,95.

Untuk wilayah Pulau Jawa yang berjumlah 26 kota, seluruhnya tercatat mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tangerang sebesar 1,23 persen dengan IHK 120,32 dan terendah terjadi di Jember yang sebesar 0,12 persen dengan IHK 112,34.

Sedangkan dari kota-kota IHK di wilayah luar Pulau Jawa dan Sumatera yang berjumlah 33 kota, 27 kota tercatat mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tual yang mencapai 2,18 persen dengan IHK 120,13 dan terendah terjadi di Mamuju 0,06 persen dengan IHK 112,61. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Sorong 1,08 persen dengan IHK 113,96 dan terendah terjadi di Pontianak 0,42 persen dengan IHK 117,22.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Jokowi Resmi Luncurkan Tiga Kartu Sakti

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Pemerintah resmi meluncurkan program Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Indonesia Sehat. Nantinya kartu-kartu tersebut akan digunakan sebagai uang elektronik untuk mengambil bantuan sosial.

Kartu-kartu tersebut akan dibagikan kepada masyarakat secara bertahap dengan jumlah total 15,5 juta kartu kepada keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia. Untuk tahap pertama ini, penukaran kartu perlindungan sosial menjadi Kartu Keluarga Sejahtera sebanyak 150 kartu.

“Keseluruhan program tersebut merupakan era baru dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, yaitu berupa rekening simpanan berkelanjutan, pendidikan anak, serta pemberian jaminan kesehatan,” ujar Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2), Bambang Widianto di Kantor Pos Jakarta, Senin (3/11).

Selanjutnya Bambang mengatakan bahwa simpanantersebut akan dilakukan dalam bentuk Layanan Keuangan Digital (LKD). Dengan LKD nantinya masyarakat bisa lebih mudah mandiri untuk mengatur sendiri keuangan dirinya.

“Masyarakat nanti tidak lagi dibatasi oleh keberadaan bank atau ATM, mereka bisa mengirim dana lewat ponsel, mengambil uang tunai melalui agen yang telah ditunjuk oleh bank yang menyimpan dana mereka,” pungkasnya.

Untuk diketahui acara peresmian tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, Mendikbud Anies Baswedan, Dirut Bank Mandiri Budi Sadikin, Dirut BPJS Elvyn Massaya, Dirut Pos Indonesia Budi Setiawan, Menkes Nila Moeloek, dan Mensos Khofifah Indar Parawansa.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Buruh Di Sumut Tolak Kenaikan BBM

Medan, Aktual.co – Ribuan buruh di Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di kantor Gubernur Sumatera Utara, jalan Diponegoro, Medan, Senin (3/11).

‎Dalam tuntutannya, selain mendesak agar menaikkan upah, ribuan buruh dari berbagai elemen itu menyatakan menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

‎”Kita tahu akhir tahun ini BBM akan dinaikkan, dengan jumlah UMP Rp1,6 juta, mana mungkin buruh akan bertahan,” ujar salah seorang orator buruh.

‎Untuk itu, buruh meminta, agar menaikkan upah menjadi Rp2 juta rupiah. “Buruh merasa masih lebih sejahtera di zaman orde baru, karena waktu itu masih dapat beras satu, pakaian, sekarang malah lebih parah,” katanya.

‎Ribuan buruh dari berbagai elemen menyebut diri Gabungan Serikat Pekerja/Buruh Indonesia (GBSI) itu hendak ditemui Kadisnaker Sumut, Bukit Tambunan. Namun kehadirannya di tolak buruh dan meminta agar Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho sendiri yang turun menemui buruh. 

Mobil SiMOLEK untuk Edukasi Literasi Keuangan

Deputi Direktur Edukasi dan Literasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lasmaida Gultom (kiri) berbincang dengan Direktur Utama Bumi Putera Madjdi Ali (dari kanan), Wakil Direktur Utama Bima Aranta, Direktur Kepatuhan dan Pengawasan Internal Brata Antakusuma, dan Direktur Teknik dan Aktuaria Indra Catarya Situmeang dan disela-sela acara peluncuran pengoperasian mobil literasi keuangan (SiMOLEK) di Jakarta, Senin (3/11/2014). Perusahaan asuransi tersebut bekerja sama dengan OJK dalam mendukung edukasi literasi keuangan dengan menggelar kegiatan menggunakan 20 unit mobil SiMOLEK di 15 kota di Indonesia pada 3-7 November 2014. AKTUAL/STR

Panglima TNI Terima Bintang Kehormatan PLOH dari Pemerintah Filipina

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko menerima penganugerahan Bintang Kehormatan “The Philippine Legion Of Honor (PLOH)” / (Degree of Commander) dari Pemerintah Filipina yang diserahkan oleh Pangab Filipina Jenderal Gregorio P. Catapang, Jr, mewakili Pemerintah Filipina, pada kegiatan upacara mingguan kenaikan bendera di depan Mabes AB Filipina, Camp General Emilio Aguinaldo, Quezon City, Senin (3/11/2014). AKTUAL/PUSPEN TNI

Fahri Hamzah Usulkan Penambahan Tiga Komisi DPR

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengusulkan penambahan tiga komisi di DPR, yakni komisi XII, XIII, dan XIV. 
Hal itu diungkapkan Fahri dalam rapat pengganti Bamus soal mitra kerja komisi-komisi di DPR, Senin (3/11).
Usulah itu bukan tanpa alasan, hal itu dilakukan demi efektivitas kerja dewan karena saat ini mitra kerja di satu komisi bisa mencapai 15 lembaga.
“Kami pecah untuk dua kemungkinan, pertama tetap 11 komisi dengan isi surat presiden untuk dimasukkan dalam 11 komisi. Kedua, menambah jumlah komisi dan itu suara terakhir kawan-kawan untuk memimpin alat kelengkapan dewan sehingga mungkin nambah tiga komisi,” kata Fahri.
Dia menjelaskan, jika nanti ada tiga penambahan, maka Komisi I DPR bakal dipecah menjadi tiga bagian. Contohnya Komisi I bidang Pertahanan, Komisi I bidang Luar Negeri dan Komisi I bidang Informatika dan Komunikasi.
“Komisi di DPR bukan per sektor namun kelembagaan. Apabila ada pemisahan di Komisi I, urusan informasi bisa dikeluarkan sehingga kemitraan bisa fokus,” kata dia.
Dia kembali mencontohkan, Komisi II DPR juga bisa dibagi jadi tiga sub komisi yakni Dalam Negeri, Sekretariat Negara, dan Pemilihan Umum (Pemilu). Sementara Komisi III DPR, kata dia, bisa dibagi dua yaitu hukum dan kriminalitas serta merumuskan kembali mitra kerja agar sesuai dengan tugasnya.
Sementara itu di Komisi VII bisa dipecah yaitu energi dan riset-teknologi, untuk energi membawahi Kementeri ESDM, BPH Migas, SKK Migas. Untuk riset dan teknologi lanjut dia, membawahi Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi, Badan Tenaga Nuklir, Badan Pemetaan nasional, Lapan, LIPI, Badan Riset Nasional.
“Di Komisi IX dibagi yaitu kesehatan dan birokrasi tenaga kerja, Komisi X pendidikan, olahraga, dan sejarah, dan Komisi XI mengenai keuangan dan perbankan,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain