7 April 2026
Beranda blog Halaman 42662

Rini Enggan Komentar Ketika Ditanya ‘Red Notice’ KPK

Jakarta, Aktual.co —  Menteri BUMN yang baru Rini Soemarno hari ini mendatangi kantor BUMN, Jakarta. Kedatangannya ke BUMN terkait perkenalan dengan deputi dan membahas program kelanjutan Dahlan Iskan.

Terkait dengan dugaan Red Notice yang diberikan KPK, Aktual berusaha untuk mengkonfirmasi Rini Soemarno.

“Bagaimana tanggapan Ibu terkait dengan wacana Red Notice yang diberikan KPK?,” ujar wartawan Aktual di Jakarta, Senin (27/10).

Namun, Rini hanya diam dan enggan menjawab. Dirinya lebih memilih menjawab pertanyaan lain dari wartawan.

Seperti diketahui, Peneliti ekonomi politik Global Future Institute (GFI) Hendrajit, mengatakan mundurnya pengumuman kabinet Jokowi itu lebih disebabkan oleh ‘ruwet-nya’ perseteruan internal terkait nama-nama menteri.

“Ruwetnya perseteruan di sisi internal kubu Jokowi yang menjadi penyebab mundurnya pengumuman di Tanjung Priuk itu,” kata Hendrajit.

Nama Rini Soemarno sejak awal akan diplot sebagai Menteri BUMN, dan seiring itu, KPK justru memberi ‘stabilo merah’ kepada nama mantan Menteri Perindustrian tersebut.

“Masalahnya yaitu KPK memberi stabilo merah Rini Soemarno. Tapi dilain sisi, Megawati akan all out untuk memplot nama Rini sebagai Menteri BUMN. Kemudian juga informasi nama Rini pun diminta Bakrie diplot sebagai menteri,” terangnya.

Dalam kabar tersebut, lanjut Hendrajit, adanya deal antara Bakrie dan Jokowi untuk nama Rini Soemarno jadi Menteri BUMN.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ahok Akui Buruknya Kinerja PD Pasar Jaya

Jakarta, Aktual.co —PD Pasar Jaya dianggap gagal dalam mengelola pasar tradisional yang ada di Jakarta.
Pandangan itu dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Ditemui di Balaikota DKI, Ahok membenarkan bahwa kinerja PD Pasar Jaya selama ini dinilai buruk dan akan segera dilakukan evaluasi di sistem mereka.
“Memang kita akan evaluasi nih sistem mereka. Kita evaluasi, kalau mereka kerjanya gak bener ya kita ganti,” ujar Ahok, Senin (26/10).
Sebelumnya Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri, mengatakan PD Pasar Jaya dinilai hanya menjalankan tugas secara rutin untuk meningkatkan pendapatan daerah saja.
Tetapi tidak memiliki inovasi dan kreativitas untuk memajukan pedagang.
Dia menyontohkan seperti kejadian kebakaran yang terjadi di Pasar Senen, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Itu  membuktikan PD Pasar Jaya gagal dalam mengelola pasar.
“Manajemen pengelolaan pasar yang dilakukan oleh PD Pasar Jaya selama ini belum cukup memadai dan cukup. Pengelolaan hanya sebatas pada pengelolaan konvesional yang tidak mementingkan pedagang. Mereka lebih mengutamakan kepentingan pendapatan daerah dibandingkan membuat pedagang menjadi maju,” ujar Mansuri kepada Aktual, Senin (26/10).

Artikel ini ditulis oleh:

Evan Dimas Masuk Dalam Skuat Timnas Senior

Jakarta, Aktual.co — Tim pelatih Timnas Indonesia Senior, telah mendaftarkan sebanyak 35 nama pemain ke Piala AFF Vietnam pada November-Desember mendatang.

Dari 35 nama skuat Timnas Senior itu, terselip satu pemain Timnas Indonesia U-19, Evan Dimas Darmono. Padahal, dalam TC yang digelar beberapa waktu kemarin, ada Ilham Udin, Paolo Sitanggang, Hansamu Yama, dan Muchlis Hadi dan Maldini Pali.

Berikut daftar nama-nama pemain Timnas Indonesia Senior yang didaftarkan ke Piala AFF:

1. Kurnia Meiga Hermansyah GK Arema Indonesia
2. I Made Wirawan GK Persib Bandung
3. Dian Agus Prasetyo GK Mitra Kukar
4. Andritany Ardhiyasa GK Persija Jakarta
5. Teguh Amiruddin GK Perseru Serui
6. Zulkifli Syukur DF Mitra Kukar
7. Supardi Nasir Bujang DF Persib Bandung
8. Hamka Hamzah DF PKNS
9. Muhamad Roby DF Putra Samarinda
10. Achmad Jufriyanto DF Persib Bandung
11. Victor Chukwuekezie Igbonefo DF Arema Indonesia
12. Tony Sucipto DF Persib Bandung
13. Rizki Rizaldi Pora DF Barito Putera
14. Fachruddin Wahyudi Aryanto DF Persepam MU
15. Ruben Karel Sanadi DF Persipura Jayapura
16. Manahati Lestusen MID Persebaya Surabaya
17. Ahmad Bustomi MID Arema Indonesia
18. Hariono MID Persib Bandung
19. Imanuel Wanggai MID Persipura Jayapura
20. Raphael Guillermo E Maitimo MID Mitra Kukar
21. Muhamad Ridwan MID Persib Bandung
22. Rizki Ramdani Lestaluhu MID Persija Jakarta
23. Bayu Gatra Sanggiawan MID Putera Samarinda
24. Boas Theofilus Salossa MID Persipura Jayapura
25. Firman Utina MID Persib Bandung
26. Irfan Haarys Bachdim MID Ventforet
27. Evan Dimas Darmono MID U19
28. Zulham Malik Zamrun MID Mitra Kukar
29. Ferdinan Alfred MID Persib Bandung
30. Hendro Siswanto MID Arema Indonesia
31. Dedi Hartono MID Barito Putra
32. Samsul Arif Munip FW Arema Indonesia
33. Greg Nwokolo FW Persebaya Surabaya
34. Serginho Van Dijk FW Suphanburi
35. Alfaro Gonzales Christian FW Arema Indonesia

Artikel ini ditulis oleh:

SDA Ngarep Jokowi Hadiri Muktamar PPP Jakarta

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suryadharma Ali mengharapkan Presiden RI Joko Widodo menghadiri penyelenggaraan Muktamar VIII pada tanggal 30 Oktober-2 November 2014 di Jakarta mendatang.
“Persiapan sudah 90 persen, kami akan mengundang beberapa pemimpin partai dan Presiden Jokowi untuk membuka acara tersebut,” ujar Suryadharma Ali di Jakarta, Senin (27/10).
Ia menjelaskan sudah menghubungi Megawati dan pemimpin partai lainnya untuk menyempatkan hadir dalam Muktamar VIII PPP nanti.
Selain pemimpin partai, PPP akan mengundang beberapa menteri di Kabinet Kerja, gubernur, Koalisi Indonesia Hebat dan partai dari Koalisi Merah Putih.
Ia akan meminta dari para elit politis memberikan saran dan kritik demi kemajuan bangsa.
“Semua akan diundang dengan cara baik dan membicarakan beberapa hal yang membantu membangun bangsa,” ujarnya.
Tema dalam Muktamar nanti adalah Islah Nasional Untuk Rakyat, yang bermakna bagaimana islah dimaknai sebagai sebuah maksud kembali merukunkan persaudaraan antar bangsa pascapemilu.
Selain itu untuk menghadapi Pemilu 2019, PPP mengharapkan bisa utuh kembali dan merukunkan kader partai.
“Saya mengharapkan konflik internal bisa reda dengan menghadirkan dua kubu masing-masing,” tuturnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kapten Timnas Afsel Tewas Ditembak Pencuri

Jakarta, Aktual.co — Kapten sepak bola Afrika Selatan, Senzo Meyiwa, tewas tertembak oleh pencuri yang masuk ke rumah di sebuah kota dekat Johannesburg, Minggu (26/10) waktu setempat.

Kiper klub Orlandi Pirates itu, terkena peluru setelah dua pria masuk ke sebuah rumah di Vosloorus, dimana Meyiwa sedang berkunjung sekitar pukul 20.00 waktu setempat.

Para penyusup itu melarikan diri bersama orang ketiga yang telah menunggu di luar. Orang lainnya di dalam rumah tersebut selamat.

Media setempat mengatakan, para penyusup itu mengincar sebuah telepon selular.

“Kami dapat memastikan bahwa kiper klub Pirates Senzo Meyiwa telah ditembak dan dengan menyesal kami kabarkan bahwa ia telah meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit,” kata polisi, dikutip Reuters, Senin (27/10).

“Kami dalam menastikan kepada semua warga Afsel bahwa kami akan melakukan upaya maksimal untuk menangkap pembunuh Meyiwa,” kata kepolisian melalui twitter, dengan menawarkan hadiah 13.700 dolar AS untuk pihak yang membantu upaya penangkapan ini.

Meyiwa (27 tahun) memperkuat tim Afsel dalam empat pertandingan terbaru pada babak kualifikasi Piala Afrika tanpa kebobolan satu gol pun.

Artikel ini ditulis oleh:

KPK Akan Surati Menteri Jokowi yang Tak Lapor LHKPN

Jakarta, Aktual.co — Meski sudah menjabat sebagai menteri, para pembantu Presiden Joko Widodo belum melakukan pelaporan atas Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Hal tersebut dilakukan oleh salah satu menteri di Kabinet Kerja Jokowi, yaitu Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, berdasrkan laman LHKPN, Tjahjo melaporkan harta kekayaannya tahun 2001.
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas mengaku akan menyurati seluruh menteri yang telah menjabat di Kabinet Kerja Jokowi. “Itu bisa dicek oleh LHKPN. Pasti akan disurati itu,” kata Busyro di gedung KPK, Senin (27/10).
Dia mengaku, akan memantu kinerja para menteri yang telah dipilih oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu dalam menjalankan roda pemerintahan kedepan. “Itu sudah dilantik, kerjanya tinggal kita tunggu saja. Mudah-mudahanan on the track. Dan KPK siap membantu dalam aspek pencegahan. Pencegahan berbasis transparansi dan akuntabilitas dan people empowering.”
Diketahui, dari 34 menteri yang telah dipilih oleh Presiden Jokowi untuk mengemban tugas untuk menjalankan roda pemerintahan, sebagian terdapat belum melaporkan LHKPN. Hal tersebut tertuang dalam laman acch.kpk.go.I’d.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu
Nebby

Berita Lain