12 April 2026
Beranda blog Halaman 42981

Lima Negara Terpilih Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB

Jakarta, Aktual.co — Malaysia, Venezuela, Angola, Selandia Baru dan Spanyol terpilih menjadi anggota Dewan Keamanan PBB, untuk dua tahun sejak 1 Januari 2015.
Majelis Umum PBB, yang beranggotakan 193 negara, memilih Venezuela dengan 181 suara, Malaysia dengan 187 suara, Angola dengan 190 suara.
Ketiga negara itu melakukan kampanye tanpa ada penentangan bagi kursi-kursi mereka setelah dipilih sebagai kandidat-kandidat bagi kelompok-kelompok kawasan mereka masing-mssing, tetapi masih perlu memenangkan suara-suara dua pertiga anggota Majelis Umum untuk menjamin tempat-tempat mereka.
Satu-satunya persaingan adalah antara Selandia Baru, Spanyol dan Turki untuk dua kursi yang disediakan bagi Eropa Barat dan kelompok lainnya. Selandia Baru meraih satu kursi dalam pemungutan suara putaran pertama dengan 145 suara, Spanyol mengalahkan Turki dalam putaran ketiga pemungutan suara.
Venezuela terakhir berusaha bergabung dengan Dewan Keamanan beranggotakan 15 negara itu tahun 2006, tetapi gagal meraih kemenangan dukungan dua pertiga suara yang dibutuhan dari Majelis Umum PBB dalam belasan pemungutan suara setelah Amerika Serikat menolak usahanya itu. Washington tidak menghambat usaha Venezuela saat ini.
“Ini adalah kemenangan Hugo Chavez Frias.Chavez tetap memenangkan perjuangan di dunia. Ini adalah satu hari di mana dunia mendukung tanah air kita,” kata Prsiden Venezuela Nicolas Maduro beberapa mrnit setelah keputusan itu dalam satu pidato nasionalnya di televisi.
Venezuela mungkin menggunakan kursi dewan itu sebagai satu panggung untuk secara agresif mendukung sekutu-sekutunya seperti Suriah dan Rusia dalam pertikaian diplomatik mereka dengan Amerika Serikat, bagian dari usaha-usaha luasnya untuk meneruskan kebijakan luar negeri mendiang Chavez yang anti-Washingto. Venezuela telah mengangkat putri Chavez, Maria Gabriela Chavez sebagai wakil duta besarnya untuk PBB.
Negara anggota OPEC berpenduduk 29 juta jiwa itu secara konsisten menentang prakarsa-prakarsa diplomatik AS. Venezuela mendukung penganeksasian Rusia atas Semenanjung Krimea, bekas wilayah Ukraina, dan memberikan bahan bakar minyak kepada Suriah di tengah-tengah perangnya melawan pemberontakan.
Venezuela juga meningatkan hubungan kerja samanya dengan Iran kendatipun sanksi-sanksi keras yang diberlakukan Barat terhadap Teheran.
Sepuluh negara abstain dalam pemungutan secara rahasia Majelis Umum PBB untuk memilih Venezuela.
Kelima negara itu akan menggantikan Argentina, Australia, Luksemburg, Rwanda dan Korea Selatan.
Lima negara lainnya Chad, Chile, Jordania, Lithuana dan Nigeria baru menjalani separuh masa jabatan mereka dalam Dewan Keamanan PBB yang bsranggotakan 15 negara itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Kejurnas Inkanas Diundur Hingga Januari 2015

Jakarta, Aktual.co — Pelaksanaan kejuaraan nasional Institut Karate-do Nasional di Jakarta, 24-30 November 2014, diputuskan untuk diundur hingga Januari 2015.

Pengurus Inkanas sekaligus pelatih Sulsel, Mursalim Badoo, mengatakan pelaksanaan kejurnas terpaksa diundur mengikuti perubahan jadwal kejuaraan nasional Piala Mendikbud di Gorontalo, 24-30 November 2014.

“Kejurnas Piala Mendikbud pada awalnya direncanakan 7-12 November. Namun karena berbagai hal, pihak penyelenggara menunda ke 24 November. Berhubung waktunya yang bersamaan itu, diputuskan diundur ke 2015,” kata Mursalim yang sedang mengikuti agenda rapat dewan guru Inkanas di Bandung, ketika dihubungi, Jumat (17/10).

Akibat perubahan ini, sehingga pihaknya menunda agenda pemusatan latihan. Tim Inkanas Sulsel kemudian akan kembali melakukan persiapan sebulan jelang pelaksanaan.

Artikel ini ditulis oleh:

Inilah Prediksi KEN Terkait Inflasi, BI Rate dan Kurs Rupiah

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Raden Pardede mengatakan bahwa implikasi dari kenaikan harga BBM dan listrik, akan mendorong inflasi 2015 mencapai 6,5 hingga 7,5 persen.

“Kenaikan harga-harga barang sebabkan kenaikan inflasi signifikan pada 2015,” ujar Raden di Jakarta, Jumat (17/10).

Lebih lanjut dikatakan jika peningkatan laju inflasi akan disambut dengan kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) di level 8,5 persen atau naik 100 basis poin dari BI Rate sekarang 7,5 persen. Kebijakan moneter akan menjadi instrumen untuk merespon kenaikkan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed).

Sedangkan nilai tukar rupiah diperkirakan KEN akan terus terdepresiasi di level Rp12.200-12.700 per dollar AS.

“Rupiah juga akan lebih berfluktuasi karena pergerakan arus modal yang berkaitan dengan suku bunga The Fed,” ujar dia.

Terkait dengan defisit transaksi berjalan diperkirakan turun menjadi 2,3-2,4 persen terhadap nilai Produk Domestik Bruto (PDB). Penurunan defisit transaksi berjalan, ujar Raden, karena penurunan impor dan perbaikan infrastruktur serta iklim investasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kemensos Kirim 85 Ton Beras ke Sinabung

Jakarta, Aktual.co —Kementerian Sosial sudah mengirimkan 85 ton beras untuk memenuhi keperluan pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung di Tanah Karo, Provinsi Sumatera Utara.

“Kami sudah kirimkan beras dan lauk pauk untuk mendukung logistik pengungsi Sinabung,” kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) pada Kementerian Sosial Margowiyono di Jakarta, Jumat (17/10).

Ia menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut terkait terjadinya kembali erupsi Gunung Sinabung pada Minggu (12/10).

Selain itu, Kemensos juga direncanakan mengirimkan lauk pauk sebanyak 3.500 paket untuk 3.287 jiwa pengungsi yang tersebar di 10 titik serta 20.000 dus mi instan.

Sejak Sinabung erupsi Kementerian Sosial sudah menyalurkan bantuan untuk kebutuhan hidup sebesar Rp5,9 miliar untuk 33.210 jiwa pengungsi dalam empat tahap.

Hingga saat ini aktivitas Sinabung masih tinggi dan belum dapat diperkirakan kapan kondisi Sinabung kembali normal atau tidak erupsi lagi.

Status Gunung Sinabung masih Siaga atau Level III dan pada Minggu (12/10) terjadi guguran 142 kali dan beberapa kali erupsi serta awan panas.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

PAN Harap Isu Negatif Soal Pelantikan Dihentikan

Jakarta, Aktual.co — Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay berharap pihak-pihak yang mengembuskan isu negatif terkait pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih dihentikan. Hal itu untuk menghindari sikap saling curiga baik di tingkat elit maupun akar rumput.
“Jangan sampai upaya yang dilakukan pimpinan MPR saat ini menjadi percuma,” kata Saleh Partaonan Daulay melalui pesan singkat, Jumat (17/10).
Saleh berharap bila semua pihak bisa saling menghormati dan menahan diri maka akan terbina komunikasi dan hubungan harmonis antara semua elemen bangsa demi kepentingan bangsa di masa depan.
“Media massa memiliki peran besar. Pemberitaan yang objektif dan proporsional menjadi kunci utama. Sudah saatnya media berpihak pada semua, bukan pada sebagian kelompok tertentu,” kata dia.
Di sisi lain, Saleh mengatakan upaya pimpinan MPR untuk menyukseskan pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil presiden sangat perlu diapresiasi.
“Di tengah isu penjegalan pelantikan, pimpinan MPR berhasil membuktikan bahwa pelantikan tersebut justru harus berjalan sukses tanpa kendala sedikit pun,” kata dia.
Dia mengatakan, Ketua MPR Zulkifli Hasan dan jajaran pimpinan lainnya terlihat berupaya melakukan hal simpatik dalam persiapan pelantikan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Hal itu, kata dia, diharapkan bisa diikuti pihak lain.
“Mereka tak hanya berupaya menyukseskan acara seremonialnya, tetapi juga berupaya bertemu tokoh-tokoh nasional dan para petinggi partai politik. Hal ini sangat efektif menurunkan suhu politik sekaligus merekatkan persatuan demi kepentingan nasional,” kata dia.
Dari pertemuan-pertemuan itu, kata dia, telah banyak tokoh dan elit partai politik yang menyatakan kesiapan dan kesediaan mereka untuk menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden.
Menurut Saleh, kehadiran mereka memiliki arti penting terutama dalam meneguhkan legitimasi Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. 

Artikel ini ditulis oleh:

KPK Dalami Keterlibatan Ketua MPR di Kasus Annas Maamun

Jakarta, Aktual.co — Nama Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan disebut-sebut ikut terlibat dalam kasus dugaan suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan Riau di Kementerian Kehutanan (Kemenhut).
Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku saat ini tengah mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. “Ini apa yang terjadi siapa yang melakukan, kapan, dimana. Nanti kita lihat, sudah dalam ranah pidana apa masuh kurang,” tutur Wakil Ketua KPK Zulkarnain di kantor KPK, Jumat (17/10).
Menurut Zulkarnain, pihaknya tengah melengkapi bukti-bukti keterlibatan dan peran pihak lain dalam kasus tersebut termasuk dugaan keterlibatan Politikus PAN itu. Namun, Zulkarnain enggan membeberkan lebih lanjut mengenai hal tersebut.
“Kalau didalam pidana mencari kebenaran materil. Kebenaran sesungguhnya, Pidana materil yang lebih deket dengan keadilan,” kata dia.
Zulkarnain memastikan, dalam proses pelengkapan bukti itu, pihaknya akan mengkonfirmasi lebih dahulu setiap keterangan dan bukti yang terungkap. Termasuk mengklarifikasi pengakuan saksi dan tersangka dalam hal ini Annas Maamun maupun Gulat Medali Mas Manurung.
“Nanti, makanya kita tanya,” kata dia.
Meski saat ini Zulkifli menjabat sebagai Ketua MPR, namun demikian KPK akan memeriksa Zulkifli. Terlebih, jika nama Zulkifli sudah disebut oleh saksi maupun tersangka dalam berita acara pemeriksaan (BAP). 
“Nanti dalam penyidikan siapa saksi yang dianggap relevan. Dari keterangan tersangka kita lihat, sejauh mana proses yang sudah dilakukan,” kata dia.
Gubernur Riau, Annas Maamun sebelumnya membenarkan bahwa dirinya menjukan rekomendasi revisi SK 673 terntang Perubahan Kawasan Hutan ke Kementerian Kehutanan. Rekomendasi itu direstui oleh Menteri Kehutanan.
Hal itu diakui Annas usai menjalani pemeriksaan dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Gulat Medali Emas Manurung di gedung KPK, Jumat (17/10). Annas membenarkan menteri yang memberikan rekomendasi yakni Zulkifli Hasan. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu
Nebby

Berita Lain