13 Januari 2026
Beranda blog Halaman 730

KKP Tingkatkan Peran Pelabuhan Perikanan Sebagai Etalase Ekonomi

Salah Satu Area Pelabuhan Perikanan (KKP)

Jakarta, Aktual.com – Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Lotharia Latif mengungkapkan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meningkatkan peran pelabuhan perikanan sebagai etalase ekonomi yang aman dan nyaman.

Bahkan katanya kalau pelabuhan perikanan itu sekaligus menjadi pusat aktivitas tangkap, distribusi hasil laut, serta penguatan keamanan nasional.

“KKP terus perkuat pelabuhan perikanan sebagai pusat ekonomi dan penjaga keamanan nasional,” katanya, Selasa (1/7).

Dikatakan Latif bahwa kompleksitas dan nilai strategis pelabuhan perikanan menghadirkan risiko gangguan keamanan, baik yang bersifat teknis, sosial, maupun kriminal.

Oleh karena itu, lanjut Latif, KKP melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perikanan Tangkap menginisiasi penetapan pelabuhan perikanan sebagai objek vital nasional (Obvitnas).

“Pelabuhan perikanan merupakan etalase perikanan tangkap. Ketika kita bicara tentang pelabuhan perikanan, kita bicara tentang stabilitas ekonomi, ketahanan sumber daya alam, dan keamanan nasional,” ujar dia.

Muharram dan Kisah Pertaubatan Nabi Adam AS

Jakarta, aktual.com – Muharram dikenal sebagai bulan pertama dalam sistem penanggalan Hijriyah atau kalender Islam. Bulan ini menyimpan nilai historis yang besar dan dipenuhi dengan peristiwa-peristiwa penting yang mencerminkan kebesaran Allah SWT.

Secara asal kata, nama Muharram berasal dari bahasa Arab Harrama–Yuharrimu–Tahrīman–Muharrimun–wa-Muharramun, yang berarti “diharamkan”. Oleh karena itu, bulan ini dimaknai sebagai bulan yang agung dan penuh kehormatan dalam tradisi Islam.

Umat Islam memandang Muharram sebagai bulan yang memiliki kedudukan khusus dalam sejarah, karena banyaknya kejadian besar yang terjadi di dalamnya yang menjadi bukti kekuasaan Allah SWT.

Dalam kalender Hijriyah yang terdiri dari dua belas bulan, Muharram ditetapkan sebagai bulan pertama. Mengutip dari laman mui.or.id, disebutkan bahwa Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fath al-Bari menjelaskan latar belakang penetapan kalender Hijriyah serta penetapan Muharram sebagai bulan awal.

Penyusunan kalender Islam dimulai ketika Gubernur Abu Musa al-Asy’ari mengirimkan surat kepada Khalifah Umar bin Khattab pada tahun ke-17 Hijriyah. Dalam surat tersebut, ia menyampaikan kegelisahannya karena surat-surat resmi saat itu tidak mencantumkan tahun, hanya bulan dan tanggal, sebagaimana kebiasaan masa Arab jahiliyah sebelum Islam.

Hal ini menyulitkan proses pencatatan dan pengarsipan administrasi pemerintahan. Dari sini timbul inisiatif untuk menyusun sistem penanggalan khusus bagi umat Islam.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Ahmadi Desak Pemkot Bekasi Tindaklanjuti Temuan BPK dalam Laporan Keuangan 2024

Kota Bekasi, aktual.com – Laporan keuangan Pemerintah Kota Bekasi tahun 2024 mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Meski meraih predikat tersebut, BPK masih mencatat adanya sejumlah persoalan dalam laporan keuangan daerah Kota Bekasi.

Menanggapi hal ini, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bekasi, Ahmadi, memberikan perhatian serius terhadap temuan-temuan BPK dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) APBD Kota Bekasi tahun 2024. Ia menekankan pentingnya Pemerintah Kota Bekasi segera menindaklanjuti temuan yang terdapat di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Saya liat masih ada temuan dari BPK terkait laporan keuangan APBD tahun 2024. Wali Kota harus segera menindaklanjuti permasalahan tersebut,” ujar Ahmadi seusai mengikuti rapat Banggar yang membahas ekspose awal hasil pemeriksaan BPK RI atas LKPD Kota Bekasi 2024.

Ia juga menambahkan bahwa temuan mencakup enam OPD, termasuk Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) yang disebutkan masih memiliki kewajiban pengembalian dana sebesar lebih dari Rp500 juta yang belum terselesaikan.

“Hasil laporan Pemeriksaan ada temuan belanja di 6 OPD, salah satunya di DBMSDA ada temuan pengembalian uang Rp500 juta lebih, yang belum dikembalikan,” tambahnya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Madonk ini menyoroti belum tuntasnya pemisahan aset Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi kepada Perumda Tirta Patriot yang dinilai berjalan lamban. Tak hanya itu, pengelolaan aset milik Pemerintah Kota Bekasi juga tak luput dari perhatian BPK.

“Pemisahan aset PDAM masih berlarut-larut. saya pikir harusnya ada progres yang baik. Belum lagi aset PSU milik Pemkot dialih fungsikan tidak sesuai peruntukan. Ini semua harusnya bisa diselesaikan Pemkot Bekasi,” ungkapnya.

Agar temuan tersebut tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari, Ahmadi berharap agar Inspektorat dapat segera menuntaskan berbagai catatan yang diberikan oleh BPK dalam laporan keuangan Kota Bekasi tahun 2024. (ADV)

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Lautaro Martinez Kritik Pemain Inter Usai Alami Kekalahan

Jakarta, aktual.com – Kapten Inter Milan Lautaro Martinez melontarkan kritik keras terhadap rekan-rekannya usai kekalahan 0-2 dari Fluminense dalam babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025, Senin waktu setempat.

“Saya ingin bertarung untuk gelar-gelar besar. Siapa pun yang ingin bertahan di Inter, ayo bertarung. Tapi siapa pun yang tidak ingin bertahan, silakan pergi,” kata Lautaro kepada media, dikutip dari ESPN.

Inter tampil di bawah ekspektasi dan nyaris tidak memberikan ancaman berarti sepanjang pertandingan. Kegagalan ini membuat Lautaro frustrasi dan mempertanyakan komitmen skuad.

“Kami butuh pemain yang ingin berada di sini. Kami mengenakan seragam yang penting. Kami butuh mentalitas level atas, atau lebih baik tinggalkan tim ini,” ujarnya menambahkan.

Inter datang ke turnamen edisi baru ini sebagai salah satu unggulan, namun hanya mencatatkan satu kemenangan meyakinkan, yakni 2-0 atas River Plate di fase grup.
Mereka menang tipis atas Urawa Red Diamonds dari Jepang lewat gol menit akhir, serta ditahan imbang 1-1 oleh Monterrey dari Meksiko.

Tersingkir di babak 16 besar menambah daftar kekecewaan Inter musim ini. Sebelumnya, mereka gagal meraih trofi domestik setelah finis di peringkat dua, ditambah lagi kalah telak 0-5 dari Paris Saint-Germain pada final Liga Champions bulan lalu.

“Itu musim yang panjang dan melelahkan, kami mengakhirinya dengan tangan kosong. Ini pesan umum,” kata Lautaro.

“Untuk tetap berada di level atas dan bertarung demi gelar, kami harus memiliki hasrat yang besar. Saya minta maaf kepada para penggemar yang sudah datang jauh-jauh untuk mendukung kami. Saya adalah kapten dan saya ingin menjaga standar tetap tinggi,” ucapnya.

Inter Milan dijadwalkan membuka kampanye Serie A musim 2025/2026 melawan Torino pada Agustus.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

DPR Desak Aparat Penegak Hukum Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Retreat

DPR Desak Aparat Penegak Hukum Tindak Tegas Pelaku Pembubaran Retreat

Jakarta, aktual.com – Anggota Komisi III DPR RI Martin Tumbelaka mendesak aparat penegak hukum menindak tegas semua pelaku yang terlibat dalam insiden pembubaran kegiatan retret pelajar Kristen di Sukabumi, Jawa Barat.

“Semua pelaku harus ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Martin di Jakarta, Selasa (1/7).

Dia mengecam keras insiden tersebut karena tindakan itu bentuk intoleransi umat beragama.

Menurut dia, negara tidak boleh kalah oleh tindakan sekelompok orang yang mencederai kerukunan dan melanggar hukum.

Dia menilai tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencoreng nilai-nilai kebinekaan yang dijunjung tinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut dia, hak menjalankan ibadah dan kegiatan keagamaan dijamin oleh konstitusi, tanpa terkecuali.

“Peristiwa ini mencederai prinsip dasar negara kita, Pancasila. Tidak ada tempat bagi tindakan intoleran di republik ini,” kata dia.

Untuk itu, dia meminta Polri bertindak tegas dan cepat agar kasus ini tidak menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.

Dia juga mendorong Kementerian Agama dan pemerintah daerah turut aktif dalam merespons kasus ini, agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga ruang-ruang toleransi. Jangan sampai pembiaran terhadap kasus seperti ini menormalisasi kekerasan atas nama mayoritas,” kata dia.

Sebelumnya, dugaan pembubaran retret pelajar Kristen terjadi di Kampung Tangkil RT 04/01, Desa Tangkil, Sukabumi, Jumat (27/6). Rekaman aksi pembubaran retret tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Latar belakang pembubaran disebut karena masyarakat menduga rumah itu dijadikan tempat ibadah tanpa izin sehingga kemudian diprotes.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

GWR Family Siap Cetak Pesepakbola Profesional

Depok, aktual.com – Komitmen terhadap kemajuan sepak bola Kota Depok kembali digelorakan oleh GWR Family, klub sepak bola yang baru saja mengakuisisi SSB Family yang telah terdaftar di Askot PSSI Depok.

Melalui seleksi perdana usia 13 tahun, GWR Family membuka peluang emas bagi anak-anak Depok untuk digembleng menjadi pemain profesional tanpa biaya sedikit pun.

Gerry Wahyu Riyanto, pemilik GWR Family, menjelaskan bahwa seleksi kali ini adalah bagian dari proses pembentukan fondasi tim usia dini.

Sebanyak 42 peserta mengikuti seleksi tahap pertama yang digelar di kawasan Cilangkap, Kecamatan Tapos.

“Kami lakukan seleksi untuk usia 13 sampai maksimal 13 tahun 9 bulan. Semua anak-anak berasal dari Depok. Yang lolos akan menerima latihan gratis lima kali seminggu dan dilengkapi perlengkapan atlet,” ujar Gerry, Sabtu (28/6/2025).

GWR Family nantinya akan membiayai penuh seluruh kegiatan para atlet mulai dari latihan hingga keikutsertaan dalam liga bergengsi seperti Liga TopSkor dan Liga Kompas.

Untuk menjaga objektivitas seleksi, Gerry yang juga menjabat sebagai anggota Komisi A DPRD Depok ini menegaskan, tidak ada pemain titipan dalam proses seleksi ini.

Keputusan murni ditentukan oleh tim seleksi yang terdiri dari mantan pemain Persikad, klub kebanggaan Depok yang pernah tampil di Divisi Utama Nasional.

“Saya tidak punya kewenangan menentukan siapa yang lolos. Semua ditentukan oleh panitia seleksi yang sudah profesional,” tegasnya.

Panitia seleksi akan melakukan proses dalam empat tahapan selama satu bulan, sebelum atlet terpilih langsung masuk dalam jadwal latihan intensif.

Meski seleksi pertama difokuskan untuk wilayah Cilodong dan Tapos, Gerry menjelaskan, GWR Family juga akan membuka batch berikutnya untuk kecamatan lain di Depok.

Tujuannya agar bakat-bakat dari seluruh penjuru kota bisa tersaring dan diberi wadah pengembangan yang profesional.

“Kita ingin anak-anak potensial dari Depok punya tempat untuk berkembang. Karena banyak yang berbakat, tapi mungkin terbatas secara ekonomi,” terang Gerry.

Proses seleksi ini pun lahir dari inisiatif pribadi Gerry, yang prihatin terhadap minimnya lembaga yang secara serius mengorbitkan atlet usia muda dari Depok.

Ia berharap dalam lima tahun ke depan, akan ada atlet-atlet asli Depok yang bisa masuk ke Liga 1 Nasional.

“Doa kami sepak bola Kota Depok mudah-mudahan nanti atlet-atletnya mengisi klub-klub liga nasional,” ungkapnya.

“Maka dari itu, wadah ini salah satu ikhtiar kami untuk mengorbitkan anak-anak di Kota Depok supaya bisa lebih maju lagi,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain