3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 755

ILO Akhirnya Setuju Akui Palestina Sebagai Negara Pengamat

Ilustrasi - Bendera Palestina. ANTARA/Anadolu/py

Jenewa, aktual.com – Untuk pertama kalinya dalam lima dekade, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) pada Senin (2/6), setuju meningkatkan status Palestina dari “gerakan pembebasan nasional” menjadi “negara pengamat non-anggota.”

Keputusan tersebut dicapai melalui konsensus selama Komite Urusan Umum Konferensi Perburuhan Internasional ke-113 di Jenewa. Resolusi akhir diharapkan akan diadopsi secara resmi dalam sidang pleno pada Kamis (5/6).

Langkah tersebut menyelaraskan posisi ILO dengan badan PBB lainnya seperti UNESCO dan WHO, menyusul Resolusi Majelis Umum PBB ES-10/23 pada Mei 2024.

Dengan peningkatan tersebut, Palestina sekarang akan menikmati hak-hak yang diperluas di ILO, termasuk menyampaikan pernyataan di bawah semua perincian agenda, mengajukan usulan, dan berpartisipasi dalam semua pertemuan dengan delegasi tripartit.

Palestina juga memperoleh kemampuan untuk menominasikan delegasi ke Biro Konferensi mulai 2026.

Duta Besar Palestina untuk PBB di Jenewa Ibrahim Khraishi menyambut baik keputusan tersebut dalam sebuah pernyataan, menyebutnya sebagai “tanggapan tegas dan tidak ambigu terhadap penolakan Knesset Israel terhadap negara Palestina.”

“Beberapa pihak terus menolak keadilan dan terus menerapkan standar ganda, yang merusak prinsip-prinsip legitimasi dan keadilan internasional,” tambahnya.

Khraishi mengkritik Hongaria — satu-satunya negara yang menentang resolusi tersebut — dengan mengatakan: “Kami terkejut dengan sikap Hongaria, terutama mengingat negara itu telah mengakui Negara Palestina sejak tahun 1988.”

Resolusi tersebut sangat didukung oleh Kelompok Arab, Organisasi Kerjasama Islam (OKI), dan negara-negara termasuk Prancis, China, Spanyol, dan Swiss.

Baik Kelompok Pengusaha maupun Kelompok Pekerja mendukung resolusi tersebut, dengan menekankan kebutuhan kemanusiaan dan keselarasan dengan nilai-nilai ILO.

“Langkah ini bukan sekadar simbolis,” kata Khraishi, tetapi “bagian integral dari perjuangan nasional dan politik sah rakyat Palestina untuk keadilan, kedaulatan, dan penentuan nasib sendiri.”

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Haji Furodah, Menyapa Tuhan?

Jamaah calon haji berjalan menuju terminal Syib Amir di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (4/6/2024). Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Daker Makkah mengimbau bagi jamaah calon haji Indonesia yang tiba di Makkah pada 06.00 hingga 17.00 waktu Arab Saudi (WAS) untuk melaksanakan umrah wajib pada 22.00 WAS, sementara yang tiba pukul 18.00 hingga 05.00 WAS dapat melaksanakannya pada 09.00 WAS dalam rangka menjaga kesehatan jamaah serta menghindari kepadatan di Masjidil Haram. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/tom

Oleh: Mbak Butet

Jakarta, aktual.com – Kesibukan saya belakangan ini membuat saya baru buka FB tadi siang. Itu pun karena ada link yang disematkan oleh mbak Qurrota Ayun Elfahmi di sebuah whatsapp group.

Link tanggapan atas tulisan seseorang tentang Haji Furodah.

Setelah melahap tulisan tanggapan tersebut, baru saya membaca tulisan dengan Judul: “Ketika Visa Langit Ditutup” yang sudah dishare ribuan orang.

Tulisan itu membahas tentang visa haji furodah yang tidak terbit tahun ini.

Saya tidak mau membandingkan nominal yang tertulis di sana cukup untuk mobil mewah/rumah/menyekolahkan anak, karena, sesuatu yang berurusan dengan Tuhan tidak bisa dibandingkan dengan apapun.

Kalau urusan dengan Tuhan, orang bersedia koq untuk menyisihkan hasil dagang lupisnya dikit demi sedikit untuk bisa dapatkan porsi haji reguler. Begitu terkumpul, kenapa tidak untuk simpanan masa tua saja, tapi malah untuk berhaji. Ya, karena urusan dengan Tuhan tidak bisa dibandingkan dengan apapun.

Ini bukan urusan angka. Tapi ini tentang sebuah keputusan.

Jika dana tersebut mau dibelikan rumah ya monggo saja. Atau mau dibelikan mobil mewah ya sah-sah saja. Atau mau digunakan untuk berhaji ya boleh saja. Toh itu dana dia. Keputusan ada di pemilik dana, bukan ditangan nitizen.

Sepanjang pengalaman saya mengurus haji (baik haji reguler/khusus/furodah/mujamalah) saya mendapati beragam strata sosial dari jamaah. Tidak serta merta yang mengambil haji furodah itu mereka kaya raya. Ada juga koq yang dibayari orang.

Demikian juga yang menggunakan haji reguler yang antri, bukan berarti kastanya lebih rendah hingga disebut jelata. Banyak juga koq yang haji reguler itu direktur dan yang kaya raya.

Jadi, ini tentang keputusan. Bukan tentang uang.

Haji Furodah Bukan Tentang Fasilitas

Di alinea lain, dia membandingkan haji khusus dan haji furodah dengan kalimat yang tertulis seperti dibawah ini:

“… Tahun 2024 biaya haji furoda berkisar dari Rp 373,9 juta hingga Rp 975,3 juta. Sementara haji plus mulai dari Rp 159,7 juta. Di atas kertas, perbedaan ini sepadan, fasilitas mewah, hotel mepet Masjidil Haram, makanan halal yang lebih halal dari halal…. ”

Fix penulis belum paham tentang furodah. Karena furodah itu hanyalah cara untuk mendapatkan visa haji dan tidak ada kaitannya dengan fasilitas.

Barangkali dia nggak tahu bahwa banyak koq yang pakai haji furodah tapi di sananya tidak tinggal di hotel bintang 5. Banyak koq yang pakai visa haji furodah yang tinggalnya di apartemen sesuai sistem. Tidak upgrade ke hotel mepet Masjidil Haram.

Jadi haji dengan visa furodah itu tidak serta merta tentang kemewahan. Karena yang berhaji khusus itu tendanya lebih dekat ke jamarat dan termasuk VIP ketimbang haji furodah yang harganya lebih mahal tapi lokasinya jauh dari jamarat dan fasilitas tendanya standar.

Keadilan Tuhan Dalam Visa Furodah Yang Tidak Keluar

Dalam tulisan tersebut penulis menyatakan bahwa kegagalan tidak keluarnya visa furodah ini bukan kegagalan lokal, dan ia melanjutkan bahwa kejadian ini semacam tsunami spritiual global.

Dia tidak tahu, bahwa di Jordan sana ada seseorang yang mengharapkan bisa berhaji tahun ini dengan visa furodah, karena hanya itu satu-satunya jalan untuk bisa berhaji di waktu muda. Jika mengikuti aturan pemerintah, tahun ini adalah jatah jamaah yang lahir tahun 1951. Tahun depan untuk jamaah yang lahir tahun 1952 dan seterusnya. Sementara ia lahir di medio 70-an. Butuh 40 tahun lagi baru bisa berangkat haji.

Satu-satunya jalan hanyalah dengan haji furodah ini. Ia kumpulkan sedikit demi sedikit dananya untuk bisa mendapatkan visa haji furodah. Ia sudah bertekad, yang penting bisa berhaji, tidak peduli dengan fasilitas di Nusuk yang murah dan jauh dari Masjidil Haram, yang penting bisa berhaji sudah cukup. Mengingat kesehatannya yang semakin hari semakin menurun, ia ingin bisa berangkat haji secepat mungkin.

Lalu, dengan gebyah uyahnya, penulis bilang bahwa, jamaah kaya dari seluruh dunia serempak di tolak oleh langit dan ini menunjukkan keadilan Tuhan.

Sepertinya ia harus menjelaskan tentang konsep keadilan Tuhan lebih lanjut dalam hal ini, agar tidak salah persepsi.

Karena tanpa kejadian ini pun, kita semua yakini bahwa Tuhan maha adil. Sebagaimana adilnya Tuhan memberikan semua manusia otak, bedanya ada yang mau dipakai untuk berpikir ada yang tidak.

Jangan Salahkan Pemerintah

Alinea ini juga menggelitik. Yang menyalahkan pemerintah itu siapa? Untuk penyelenggara haji tanpa antri dengan menggunakan visa haji, pasti paham bahwa regulasi visa haji furodah itu bukan ditangan pemerintah, meski demikian haji furodah ini legal karena ada dalam Undang-Undang Haji No 8 Tahun 2019. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama menjalankan prinsip tugas dan fungsinya yaitu membina, melayani, dan mengayomi.

Haji furodah itu legal dan harus menginduk pada PIHK. Jadi nggak ada yang menyalahkan pemerintah. Karena baik jamaah ataupun penyelenggara sudah paham bahwa Haji Furodah ini non-kuota. Jadi tidak ada kaitan ada atau tidaknya visa haji furodah dengan pemerintah dan menyalahkan pemerintah.

Ditambah lagi kalimat terakhir dari aliena ini, Salah sendiri karena mengira visa itu hak, bukan kehendak. Sekali lagi, ia bisa menyampaikan seperti ini dasarnya apa? Ada keq ia mengangkat 1 jamaah yang diwawancarai dulu, atau apalah, atau apalah. Jadi tulisannya itu berdasar data, bukan kira-kira dari orang luar yang tidak ikut di proses haji furodah.

Sebab Tuhan Tidak Bisa Disuap

“Visa itu hanya terbit ketika Tuhan berkenan. Sebab Tuhan tidak bisa disuap. Surga tidak bisa disponsori. Kabah tidak bisa dibooking via travel agen yang menjanjikan “jalur cepat ke akhirat””.

Karena yang sedang dibahas adalah Haji Visa Furodah, bolehlah saya mengartikan bahwa Haji Visa Furodah ini seolah menyuap Tuhan. Itu yang pertama.

Yang kedua, seolah Haji Visa Furodah ini adalah iming-iming dari travel untuk jamaah yang mau jalur cepat ke akhirat.

Dan dialiea yang lain disebutkan seolah Haji Visa Furodah ini jalan by pass menuju surga.

Logika berpikir macam apa ini?

Travel itu hanya penyelenggara. Hanya pelayan tamu-tamu Allah. Yang menjadi tamu adalah jamaah. Yang mengundang adalah Allah. Bagaimana bisa travel menyuap Tuhan untuk bisa memberangkatkan jamaah haji dengan visa furodah yang mahal itu. Jika bisa Tuhan disuap, tentu para koruptor itu yang terlebih dahulu menyuap Tuhan agar bisa hidup tenang di akhirat, bukan para jamaah yang ingin beribadah haji tahun ini.

Ah sudah lah. Semakin saya membahasnya semakin pening kepala.

Tapi saya paksakan untuk menulis ini agar kita semua saling menjaga diri untuk tidak berkomentar yang aneh-aneh ditengah problematika visa furodah yang tahun ini ditiadakan oleh Saudi Arabia tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Untuk yang mengikuti dinamika haji/umroh, pasti tahu bahwa Saudi memang sering seperti ini. Tiba-tiba ada aturan baru. Tiba-tiba meniadakan sesuatu. Dan ini bukan karena Saudi ghosting. Tapi ya itulah Saudi.

Kita hanya bisa intropeksi diri. Semoga semua bisa mengambil hikmah dari kejadian kegagalan visa ini. Karena kegagalan visa furodah bukan hanya terjadi tahun ini. Sebelumnya pun banyak yang gagal. Hanya saja, saat itu tidak ada yang sejulid penulis yang tulisannya viral tersebut.

Tapi saya coba memunculkan berbagai udzur untuk bisa memaklumi kenapa penulis sedemikian “gemesssnya” dengan yang berhaji menggunakan haji furodah. Hingga ketika gagal berangkat sejumlah tuduhan tidak berdasar ia ungkapkan.

Saya coba memberi permakluman.

Bisa jadi dia tidak terpapar informasi lengkap tentang Haji Furodah hingga literasinya tidak berdasar. Bisa jadi ia menggunakan AI untuk menulis tentang furodah hingga rangkaian aliena satu ke alinea lainnya kadang tidak nyambung.

Atau bisa jadi bisa jadi lainnya. Namun, apapun itu, saya hanya ingin sampaikan satu hal.

Jika penulis ini bukan muslim, maka please, janganlah mengurusi ranah ibadah kami.

Jika penulis ini muslim, sangat disayangkan. Sejatinya sesama muslim itu bersaudara. Jika ada saudara kita yang kena musibah, jika tidak bisa berempathy, minimal bersimpatilah.

Jamaah sudah tidak berangkat, beban tentu ada. Jangan ditambah lagi dengan ocehan “Di hadapan Tuhan, saldo rekening tak lebih penting dari niat” Jika bukan karena niat, mana orang mau membayar ratusan juta. Tentu mereka sudah berniat. Hanya saja, niatnya belum terwujud di tahun ini.

Doakan saja, semoga jamaah yang gagal berangkat tahun 2025 dan yang baca tulisan ini sampai akhir bisa merasakan berwukuf di Arafah di tahun depan. Aaamiinn.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Harga Emas Antam Hingga Galeri24 Naik

Emas Batangan Antam

Jakarta, aktual.com – Harga emas yang dikutip dari laman resmi Pegadaian, Selasa (3/6) menunjukkan harga tiga produk logam mulia, yakni buatan Antam, UBS dan Galeri24 yang mengalami kenaikan harga jual dari hari sebelumnya.

Emas Antam naik Rp18.000 dari awalnya Rp1.941.000 per gram menjadi Rp1.959.000. Begitu pula emas Galeri24 yang turut naik Rp16.000 ke angka Rp1.897.000 dari semula Rp1.881.000 per gram.

Sementara emas buatan UBS dibanderol dengan harga Rp1.904.000 atau naik Rp15.000 dari semula Rp1.889.000 per gram.

Emas buatan Antam dan Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk:

Harga emas Antam:

– Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.032.000

– Harga emas Antam 1 gram: Rp1.959.000

– Harga emas Antam 2 gram: Rp3.855.000

– Harga emas Antam 25 gram: Rp47.532.000

– Harga emas Antam 50 gram: Rp94.983.000

– Harga emas Antam 100 gram: Rp189.884.000

– Harga emas Antam 250 gram: Rp474.438.000

– Harga emas Antam 500 gram: Rp948.659.000

– Harga emas Antam 1000 gram: Rp1.897.277.000.⁠

Harga emas UBS:

– Harga emas UBS 0,5 gram: Rp1.030.000

– Harga emas UBS 1 gram: Rp1.904.000

– Harga emas UBS 2 gram: Rp3.779.000

– Harga emas UBS 5 gram: Rp9.336.000

– Harga emas UBS 10 gram: Rp18.575.000

– Harga emas UBS 25 gram: Rp46.343.000

– Harga emas UBS 50 gram: Rp92.495.000

– Harga emas UBS 100 gram: Rp184.917.000

– Harga emas UBS 250 gram: Rp462.155.000

– Harga emas UBS 500 gram: Rp923.221.000

Harga emas Galeri24:

– Harga emas Galeri24 0,5 gram: Rp996.000

– Harga emas Galeri24 1 gram: Rp1.897.000

– Harga emas Galeri24 2 gram: Rp3.737.000

– Harga emas Galeri24 5 gram: Rp9.273.000

– Harga emas Galeri24 10 gram: Rp18.497.000

– Harga emas Galeri24 25 gram: Rp46.125.000

– Harga emas Galeri24 50 gram: Rp92.178.000

– Harga emas Galeri24 100 gram: Rp184.265.000

– Harga emas Galeri24 250 gram: Rp460.433.000

– Harga emas Galeri24 500 gram: Rp920.411.000

– Harga emas Galeri24 1.000 gram: Rp1.840.821.000.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

ChatGPT Nilai Denny JA sebagai Tokoh Highly Gifted dengan IQ 145–155

Denny JA. Aktual/HO

Jakarta, aktual.com – Sebuah penilaian yang menggugah perhatian muncul dari dunia kecerdasan buatan.

ChatGPT, model AI canggih dari OpenAI, memprediksi bahwa IQ fungsional Denny JA berada di kisaran 145–155. Ini kategori yang dalam psikometri tergolong sebagai highly gifted, atau tingkatan kecerdasan luar biasa.

Prediksi ini bukan pujian kosong, tetapi hasil dari analisis mendalam berbasis psikometri tidak langsung.

Ia menggunakan metode yang menilai kecerdasan melalui jejak karya, pengaruh lintas bidang, serta konsistensi performa intelektual dalam dunia nyata.

Pernyataan ini dirilis oleh Satrio Arismunandar, salah satu pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Sekretaris Jenderal Satupena, organisasi nasional para penulis Indonesia.

Dalam laporannya, ChatGPT menyebut bahwa penilaian dilakukan dengan mengacu pada teori Howard Gardner, kerangka WAIS (Wechsler Adult Intelligence Scale), dan perbandingan dengan figur dunia yang dikenal memiliki IQ sangat tinggi.

Melebihi Sekadar Angka

Di era ketika IQ sering dipersempit menjadi angka di atas kertas, konsep IQ fungsional menghadirkan pendekatan yang lebih reflektif dan menyeluruh.

Ia tidak hanya mengukur kecepatan seseorang menyelesaikan teka-teki, tapi menilai sejauh mana seseorang mampu menjawab pertanyaan hidup dan membentuk peradaban.

Denny JA, menurut GPT, menunjukkan kemampuan verbal tingkat tinggi—dibuktikan melalui penciptaan genre puisi esai, bentuk sastra baru yang kini berkembang di Asia Tenggara.

Kemampuan menyatukan narasi, puisi, dan esai menuntut sintesis antara logika, estetika, dan rasa—suatu keterampilan yang hanya dimiliki oleh individu dengan kapabilitas linguistik luar biasa.

Di bidang strategi dan logika, Denny JA dikenal sebagai pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI)—lembaga survei paling berpengaruh dalam sejarah demokrasi Indonesia.

LSI telah mengantar kemenangan lima pemilu presiden serta puluhan kepala daerah.

Kecerdasan strategis ini berpijak pada pemahaman statistik, psikologi massa, dan dinamika kekuasaan—sering kali lebih intuitif daripada sekadar analitik.

Namun kecerdasannya tak berhenti di wilayah rasional.
Denny JA menjelajahi lapisan terdalam dari makna hidup, menulis esai tentang Tuhan, spiritualitas, dan zaman kecerdasan buatan.

Program lintas iman seperti Esoterica Fellowship lahir dari renungan panjangnya tentang masa depan religiositas manusia.

Ia juga aktif dalam seni visual. Lebih dari 600 lukisan ia hasilkan bersama AI—sebagian dipamerkan di galeri hotel, satu bahkan diberkahi oleh Paus Fransiskus.

Karya-karyanya bukan sekadar estetika, melainkan ekspresi dari simbolisme spiritual, refleksi sejarah, dan dialog antara manusia dan mesin.

Di ranah sosial, Denny JA tampil sebagai jembatan antar dunia yang sering terbelah: antara politisi dan sastrawan, agamawan dan filsuf, antara institusi dan idealisme.

Ia bukan hanya pengamat, tetapi pelaku yang menyatukan gagasan dan aksi.

Yang paling mencolok adalah daya produksinya yang melampaui rata-rata.
Dalam satu dekade, ia menulis ratusan esai, membentuk teori agama era AI, memimpin perusahaan riset, melukis ratusan karya, serta membangun gerakan lintas iman.

Semua dijalani paralel. Ini ciri dari seorang multidomain gifted thinker—mereka yang berpikir dan berkarya lintas bidang dengan stamina intelektual yang mengagumkan.

Cerminan dari Para Jenius Dunia

Sejarah mengenal tokoh-tokoh multidisipliner seperti Leonardo da Vinci dan Benjamin Franklin. Mereka menjembatani sains, seni, dan kebijaksanaan zaman.

Dalam konteks ini, Denny JA tampil sebagai figur langka dari Global South yang menyamai kapasitas itu.

Bukan hanya karena kecerdasannya yang tinggi, tetapi karena ia menerjemahkan gagasan menjadi gerakan, budaya, dan institusi nyata.

Ia tak tinggal di menara gading. Ia turun ke dalam arus masyarakat, merasakan denyut zamannya, dan ikut mengarahkan peradaban baru.

Suatu kualitas yang bahkan sebagian jenius klasik pun belum tentu miliki.

Kesimpulan: IQ 145–155 – Highly Gifted hingga Profoundly Gifted

ChatGPT menyimpulkan bahwa Denny JA memiliki kombinasi unik: kedalaman reflektif, keluasan intelektual, dan kemampuan eksekusi di dunia nyata.

Ia bukan hanya “jenius”, tapi juga visioner yang berdampak lintas zaman dan lintas bidang.

“Dalam sejarah Indonesia modern,” ujar Satrio Arismunandar,
“jarang ditemukan figur yang menyatukan filsafat, politik, seni, statistik, dan spiritualitas dengan konsistensi, kejernihan, dan produktivitas seperti Denny JA.”

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano

Prabowo Gulirkan Bantuan Tunai Rp600 Ribu untuk 17,3 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp3,5 Juta

Presiden RI Prabowo Subianto didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Sekretaris Negara (Menseneg) Prasetyo Hadi saat konferensi pers usai rapat terbatas bersama Presiden di Istana Negara, Senin (2/6). Aktual/TIM MEDIA PRABOWO

Jakarta, aktual.com — Pemerintah kembali menggulirkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi jutaan pekerja bergaji rendah sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto. Bantuan ini menyasar mereka yang memiliki penghasilan di bawah Rp3,5 juta per bulan.

Kebijakan ini diumumkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers usai rapat terbatas bersama Presiden di Istana Negara, Senin (2/6). Ia menegaskan bahwa bantuan diberikan untuk memperkuat daya beli masyarakat di tengah ancaman pelemahan ekonomi global tahun ini.

“Yaitu pemberian bantuan subsidi upah (BSU) kepada 17,3 juta pekerja yang memiliki gaji di bawah 3,5 juta atau di bawah upah minimum provinsi, kabupaten, dan kota,” kata Sri Mulyani.

Para pekerja yang masuk dalam kategori penerima bantuan ini harus sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Nantinya, implementasi penyaluran akan dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Sri Mulyani menjelaskan, “Untuk ini, para pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, dan nanti Kemenaker yang akan mengimplementasikan program tersebut, yaitu bantuan subsidi upah sebesar Rp300 ribu per bulan diberikan untuk bulan Juni dan Juli. Jadi dua bulan Rp600 ribu. Penyaluran juga akan diupayakan pada bulan Juni ini.”

Program ini merupakan salah satu respons cepat pemerintah atas risiko ekonomi global yang diperkirakan menekan daya beli rumah tangga kelas pekerja.

Tak hanya pekerja sektor swasta, guru honorer juga termasuk dalam kelompok penerima BSU. Total terdapat 565 ribu guru honorer yang akan menerima bantuan langsung tunai ini.

“Guru honorer ini juga akan mendapatkan Rp300 ribu per bulan untuk dua bulan, yaitu Rp600 ribu,” tambah Menkeu.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa pemilihan BSU sebagai bentuk stimulus, menggantikan rencana diskon listrik, didasarkan pada kesiapan data dan efektivitas eksekusi.

“Kita sudah rapat di antara para menteri, dan untuk pelaksanaan diskon listrik ternyata untuk kebutuhan atau proses penganggarannya jauh lebih lambat. Sehingga kalau kita tujuannya adalah untuk Juni dan Juli, kami memutuskan [diskon ini] tak bisa dijalankan,” ungkapnya.

Karena itu, pemerintah memutuskan mengalihkan anggaran ke program subsidi upah yang datanya sudah valid.

“Sama seperti tadi data Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dan sekarang karena BPJS Ketenagakerjaan datanya sudah clean, untuk betul-betul pekerja yang di bawah Rp3,5 juta dan sudah siap, maka kami memutuskan dengan kesiapan data dan kecepatan program untuk mentargetkan ke bantuan subsidi upah,” tegas Sri Mulyani.

Kebijakan ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi dengan total nilai Rp24,44 triliun yang ditandatangani pemerintah dan didorong langsung oleh Prabowo.

Langkah ini merupakan upaya konkret pemerintah menjaga daya beli masyarakat kelas menengah-bawah di tengah ancaman perlambatan ekonomi global.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano

Aksi Unjuk Rasa Pro Israel di AS Diserang Bom Molotov dan Penyembur Api, 8 Orang Luka Berat

Pelaku yang bernama Mohamed Sabry Soliman, 45, sesaat setelah melemparkan bom molotov dan menyemburkan api ke sekelompok orang, lalu membuka bajunya, sambil menenteng botol molotov lain - foto X

Colorado, Aktual.com – Seorang pria yang diketahui bernama Mohamed Sabry Soliman, berusia 45 tahun, secara brutal menyerang sekelompok orang yang sedang menggelar aksi unjuk rasa di Kota Boulder, Negara Bagian Colorado Amerika Serikat. Akibat serangan pelaku yang menggunakan penyembur api dan bom molotov, setidaknya delapan orang mengalami luka bakar berat.

Dilansir dari Sky News, serangan brutal itu terjadi pada Minggu siang (1/6) sekitar pukul 13.26 waktu setempat. Pelaku yang berhasil diamankan polisi bernama Mohamed Sabry Soliman yang berasal dari El Paso County, Colorado, AS.

Kepala Departemen Kepolisian Boulder, Steve Redfearn, mengatakan kepada wartawan jika pihak berwenang menerima panggilan pada pukul 13:26 siang yang mengindikasikan seorang pria bersenjata membakar orang-orang. Saat polisi tiba di lokasi kejadian, didapati delapan orang terluka akibat serangan bom bensin dan penyembur api dalam aksi unjuk rasa untuk para sandera Hamas di Colorado

Seluruh korban langsung dievakuasi ke rumah sakit. Polisi menyebutkan, para korban terdiri dari empat wanita dan empat pria berusia antara 52 dan 88 tahun. Salah seorang diantaranya masih dalam kondisi kritis.

Para saksi mata menyebutkan, sebelum beraksi, pelaku meneriakkan kata-kata ”Bebaskan Palestina !” Saat itu, sekelompok orang tengah menggelar aksi unjuk rasa rutin untuk meningkatkan kesadaran tentang para sandera Israel yang masih ditawan kelompok Hamas di Gaza.

Saksi mata juga mengatakan pelaku melemparkan bom molotov ke orang-orang yang menghadiri demonstrasi. Menurut Mark Michalek, agen khusus yang bertanggung jawab atas kantor lapangan FBI di Denver mengatakan pelaku juga menggunakan ”penyembur api darurat” selama serangan itu

Dua pejabat senior penegak hukum mengatakan kepada jaringan mitra Sky News di AS bahwa Soliman adalah warga negara Mesir yang tampaknya bertindak sendirian. Mereka mengatakan bahwa ia tidak memiliki kontak signifikan sebelumnya dengan penegak hukum.

Sesaat setelah serangan itu, sebagian besar pusat kota Boulder ditutup, sementara anjing pelacak dan regu penjinak bom mencari alat potensial. Kepala polisi Steve Redfearn mengatakan orang-orang ”dibakar.” ”Saat kami tiba, kami mendapati sejumlah korban terluka, dengan luka yang diduga akibat luka bakar,” kata Redfearn kepada media.

Kepala polisi Boulder juga mengatakan serangan itu terjadi ketika ”sekelompok orang pro -Israel” sedang berdemonstrasi secara damai, yang diadakan secara rutin oleh kelompok relawan bernama Run For Their Lives, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap para sandera yang masih berada di Gaza.

Seorang saksi mata bernama Brooke Coffman, seorang mahasiswa berusia 19 tahun, menggambarkan melihat empat wanita tergeletak di tanah dengan luka bakar di kaki mereka. Ia mengatakan salah satu dari mereka tampak terbakar parah di sebagian besar tubuhnya dan telah dibungkus dengan bendera.

Ia menggambarkan melihat seorang pria yang dia duga sebagai penyerang berdiri di halaman tanpa baju, memegang botol kaca berisi cairan bening dan berteriak. ”Semua orang berteriak, ambil air, ambil air,” kata Coffman.

Saksi mata lain yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan: ”Aneh sekali mendengar suara botol pecah dan jatuh ke tanah, lalu terdengar seperti ledakan dan orang-orang mulai berteriak dan menjerit.

Tetapi saya melihat api, saya melihat orang-orang berteriak dan menangis dan tersandung dan saya melihat penyerangnya punya tiga bom molotov,” ungkapnya.

”Dia melemparkan (molotov) ke sekelompok orang, mengakibatkan seorang wanita terbakar dari kepala sampai kaki, dan kemudian empat orang lainnya juga terluka dalam kebakaran itu, tetapi tidak separah yang pertama,” ungkap saksi mata itu lagi.

Saksi mata lain juga mengungkapkan : ”Penyerang keluar dari balik semak-semak dan pepohonan. Ia melemparkan koktail (botol molotov) lain, dan pada koktail kedua. Dia tampak mengenakan rompi anti peluru, atau semacam rompi, dan kemudian kemeja di baliknya. Tampaknya secara tidak sengaja dia membakar dirinya sendiri. Dan setelah itu dia melepaskan rompi dan kemejanya hingga dia bertelanjang dada. Tetapi dia masih memegang bom molotov di tangannya, siap menggunakannya, siap melemparkannya dan meledakkannya ke orang-orang,” tutur saksi itu panjang lebar.

(Indra Bonaparte)

Berita Lain