Ketua MPR Zulkifli Hasan dicecar pertanyaan oleh wartawan seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Selasa (18/9). Wakil Ketua Majelis Pembina Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) itu diperiksa KPK sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Selatan Tahun Anggaran 2018 dengan tersangka Gilang Ramadhan. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktua.com – Anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mengatakan partainya akan kembali mengusung Ketua Umum Zulkifli Hasan untuk menjadi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

“PAN sekali lagi kami sampaikan Bang Zulkifli Hasan. Namun, semua kemungkinan dan kejutan bisa saja terjadi. Lima tahun lalu tidak diduga juga Bang Zul bisa menjadi Ketua MPR,” kata Yandri saat ditemui sebelum pelantikan anggota DPR/DPD/MPR di Jakarta, Selasa (1/10).

Yandri mengatakan lobi-lobi untuk mendapatkan posisi di pimpinan MPR cukup alot karena diperebutkan beberapa partai politik. Dia menyebut Partai Gerindra, Partai Golkar, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga ingin anggotanya menjadi pimpinan MPR.

Calon pimpinan MPR lain yang sempat muncul dalam lobi-lobi antarpartai adalah Ahmad Muzani dari Partai Gerindra. Menurut Yandri, dinamika lobi-lobi untuk menentukan pimpinan MPR terus terjadi.

” Tadi malam Bang Zul juga komunikasi dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah yang belum menentukan sikap siapa Ketua MPR yang diusung. Artinya, jam per jam, menit per menit ada dinamika yang terjadi,” tuturnya.

(Abdul Hamid)