Jakarta, Aktual.com — Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi Komisaris Besar Polisi Aris Budiman dan Kepala Biro Hukum KPK Ajun Komisaris Besar Polisi Setiadi diminta bersinergi dengan Kepolisian dan Kejaksaan Agung.

“Kerja sama yang baik di internal harus ‘match’, begitu juga kerja sama dengan instansi luar. Kita harus bersinergi dengan Kepolisian karena mereka punya personel yang lebih banyak dari kita dan juga punya peralatan yang lebih canggih dari kita,” kata Pelaksana tugas Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki saat melantik keduanya di auditorium gedung KPK Jakarta, Rabu (16/9).

Sedangkan sinergi dengan Kejaksaan, kata Ruki karena mereka punya kemampuan hukum lebih dari KPK. Tak hanya itu, Ruki juga meminta keduanya bersinergi dengan BPK dan BPKP. “Karena walau kita punya auditor forensik tapi tetap mengenai kerugian keuangan negara kita tetap dipertanyakan.”

Aris yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri, sedangkan Aris pernah menjadi Kepala Polres Tanah Laut diminta cepat dalam bekerja, terlebih jabatan yang saat ini diemban keduanya sudah lama kosong.

“Kerja berat direktur penyidikan yang sudah lama kosong, tidak harus menunggu tiga bulan, Oktober sudah harus ada tindakan dan kepada Pak Setiadi praperadilan berlangsung hampir setiap hari, baru bangun kerja sama dengan para ahli hukum.”

(Wisnu)