Jakarta, Aktual.com — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi mempertimbangkan untuk mengangkat 16.000 bidan desa pegawai tidak tetap (PTT) sebagai calon pegawai negeri sipil (PNS).

“Secara prinsip, saya bisa menerima aspirasi untuk mempertimbangkan pengangkatan 16.000 bidan PTT,” kata Menteri Yuddy melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (29/9).

Pertimbangan untuk merekrut semua bidan PTT menjadi CPNS karena sudah memenuhi tiga hal, yakni memiliki SK dari Menteri Kesehatan, keberadaannya terindentifikasi dan memiliki rekomendasi dari masing-masing kepala daerah.

Selain itu, dia menilai perjuangan para bidan yang bekerja 24 jam sehari, tidak memikirkan gaji yang kecil serta mau memperjuangkan dan menjadi ujung tombak pelaksanaan kebijakan pemerintah mengenai Kartu Indonesia Sehat (KIS), patut menjadi pertimbangan.

“Intinya, pemerintah akan merekrut 16.000 bidan PTT,” jelas Yuddy.

Dalam waktu dekat dirinya akan segera menemui Menteri Kesehatan untuk meminta data bidan PTT serta menemui Menteri Hukum dan HAM untuk membicarakan landasan hukum perekrutan bidan PTT.

Dia menjanjikan perekrutan bidan PTT akan lebih cepat ketimbang perekrutan pegawai honorer kategori 2, karena jumlah bidan PTT hanya 16.000 orang.

()

()