Jakarta, aktual.com – Khadim Zawiyah Ar-Raudhah, KH. Muhammad Danial Nafis, memandang penting bagi generasi muda nahdliyyin-aswaja untuk mengenal dan mempelajari tasawuf sebagai kekayaan intelektual keislaman serta diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan Safari Dakwahnya lanjutanya di Malang, beliau hadir untuk memberikan tausyiah dan kajian kitab “Mengapa Harus Berthoriqoh”, doa, ijazah Hizb Nashor lil Imam Al Haddad dihadapan para mahasiswa/i yang menjadi kader tarekat.

Di hari kedua kegiatan dakwahnya di Malang, bertempat di Pondok Pesantren Mahasiswa HMA Putra 1, dihadiri sejumlah ahbab, mahasiswa/i, serta masyarakat sekitar antusias mengikuti acara tersebut dari pukul 4 hingga setengah 5 sore.

Semoga acara seperti ini terus digemari oleh kaum milenial Nahdhiyyin-Aswaja sebagai bentuk menjaga tradisi keilmuan juga pemahaman agar terhindar dari doktrin kaum garis kanan (radikalisme) dan garis kiri (liberalisme).

 

 

Artikel ini ditulis oleh:

Editor: Abdussalam Arfan Hadiyansyah

Tinggalkan Balasan