Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (kanan) tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (16/11/2017). Aburizal Bakrie diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi KTP Elektronik dengan tersangka Ketua DPR Setya Novanto. AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.com – Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie mengatakan dirinya dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto sama-sama mengkhawatirkan kebangkitan Islam radikal di Indonesia.

“Kita sudah berbincang, beliau menceritakan, dan kita sama-sama mengkhawatirkan bahwa kebangkitan daripada Islam radikal saya kira tidak baik bagi Indonesia,” ujar Aburizal, Ahad (13/10).

Menurut dia, paham Islam radikal tidak tepat diterapkan di Indonesia, karena bertentangan dengan ajaran Islam yang selama ini ada di Tanah Air, yakni berlandaskan Rahmatan Lil Alamin yang memiliki arti kasih sayang bagi seluruh alam.

Mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat diera kepemimpinan Preside Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu kemudian mendoakan agar Wiranto segera memperoleh kesembuhan sehingga dapat kembali bertugas membantu Presiden Joko Widodo mengelola negara.

“Saya mendoakan beliau cepat sembuh karena negara membutuhkan. Jangan lupakan bahwa beliau itu Menko Polhukam yang tertinggi, suatu pejabat tertinggi yang bertanggung jawab masalah keamanan, dan beliau yang menjadi korban. Kita membutuhkan beliau cepat sembuh,” ujar Aburizal.

Menko Polhukam sekaligus Ketua Umum PP PBSI Wiranto diserang oleh orang tidak dikenal saat melakukan kunjungan kerja di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10) siang.

(Abdul Hamid)