Bupati Lebak Moch Hasbi Aayidiki Jayabaya Ketika Jadi Pimpinan Upacara Hardiknas
Bupati Lebak Moch Hasbi Aayidiki Jayabaya Ketika Jadi Pimpinan Upacara Hardiknas

Lebak, aktual.com – Bupati Lebak, Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional nomor (Hardiknas) digelar di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (4/4/2026).

Dalam momen tersebut, Bupati Hasbi memberikan penghargaan sekaligus ucapan selamat kepada dua guru, yakni Bapak Suheri dan Ibu Henny yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun di dunia pendidikan. Keduanya menerima Piagam Tanda Jasa Presiden Republik Indonesia berupa Satya Lencana Karya Satya (SLKS).

“Bupati mengucapkan selamat kepada para pahlawan kita sebagai guru, Bapak Suheri dan Ibu Henny yang telah mengabdi sebagai guru di Lebak lebih dari 10 tahun dan menerima Piagam Tanda Jasa Presiden RI Satya Lencana Karya Satya,” ujar Hasbi dalam sambutanya.

Upacara Hardiknas 2026 ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Dalam pidatonya. Ya menegaskan, bahwa peran guru sangat vital dalam membentuk karakter serta menentukan masa depan generasi bangsa.

“Peran guru sangat vital dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa,” paparnya.

Hasbi menekankan pentingnya penguatan pendidikan melalui konsep Sekolah Rakyat yang mampu mencetak generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Sekolah Rakyat kelak mencetak generasi yang unggul, mewujudkan Indonesia Emas 2045, dan menjadi golongan manusia yang bermanfaat bagi sesama tanpa memandang perbedaan apapun,” ungkapnya.

Meski demikian, Hasbi tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan di sektor pendidikan. 

Ungkapnya, masih banyak adanya anak yang putus sekolah setiap tahunnya, serta pembangunan sarana pendidikan yang belum sepenuhnya maksimal dan layak.

“Setiap tahun masih terdapat anak yang putus sekolah, serta masih adanya pembangunan sarana pendidikan yang belum maksimal dan belum layak. Ini menjadi perhatian kita bersama,” jelasnya.

Ya juga mengimbau, kepada para tenaga pendidik agar tidak ragu menyampaikan berbagai keluhan yang dihadapi di lapangan. Pemerintah Kabupaten Lebak, kata dia, terbuka terhadap setiap laporan demi menciptakan tata kelola pendidikan yang bersih dan transparan.

“Kami mengimbau kepada para guru untuk tidak ragu melaporkan apabila terdapat keluhan. Pemerintah Kabupaten Lebak terbuka terhadap setiap laporan demi terciptanya tata kelola pendidikan yang bersih,” katanya.

Ia berharap peringatan Hardiknas tahun ini dapat menjadi momentum refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Lebak.

“Semoga peringatan Hari Pendidikan Nasional ini menjadi momentum kita bersama untuk terus mengevaluasi arah pendidikan, meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik, serta memperkuat arah pembangunan Kabupaten Lebak ke depan,” pungkasnya.(Ade)

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain