Jakarta, Aktual.com – Jaman dulu petani tembakau dan perusahaan rokok adalah mitra sejati. Tak ada rokok kalau tak ada petani tembakau.

Bahkan tembakau milik petani tembakau Indonesia merambah pasar dunia. Tembakau Indonesia harum namanya hingga Eropa dan Amerika.

Namun sekarang petani tembakau makin tersingkirkan posisinya. Bahkan petani tembakau menjadi marginal dalam pesatnya pertumbuhan industri tembakau.

Tak hanya itu petani tembakau justru menjadi sasaran ekploitasi dalam permainan harga tembakau yang dikontrol penuh oleh segelintir pembeli.

Caranya adalah dengan pembukaan kran impor tembakau. Petani dibenturkan dengan tembakau impor. Petani kehilangan posisi tawar.

Pada saat petani panen tembakau maka pada saat yang sama impor tembakau dibuka. Akibatnya harga tembakau jatuh di saat musim panen.

(Abdul Hamid)