Jakarta, Aktual.com – Partai Hanura mencomot sejumlah kader Partai Demokrat di Provinsi Aceh. Beberapa nama politikus Demokrat yang membelot ke Hanura yakni, mantan Sekjen Demokrat Aceh Miryadi Amir, Ibnu Rusdi.

Menurut Wakil Sekjen Hanura wilayah Aceh, Krisna Murti, bergabungnya sejumlah kader Demokrat ke partainya ini merupakan salah satu langkah positif bagi dinamika partainya.

“Ini langkah besar ya. Kita tahu nama-nama yang masuk ke Hanura ini sudah tidak diragukan lagi kapasitasnya,” ujar Krisna Murti dalam pesan singkatnya, Selasa (7/2).

Krisna pun sesumbar, para kader baru Hanura ini dapat merefleksikan idealismenya lebih dalam daripada sebelumnya. Pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini juga yakin, Hanura dapat memberikan alternatif bagi politisi yang selama ini kurang merasakan nilai-nilai demokrasi di partai sebelumnya.

“Apalagi tokoh-tokoh Serambi Mekah ini mau bergabung, menjadi bukti bahwa Hanura bakal menjadi rumah baru yang dapat mengakomodir tujuan politik positif, yang selama ini tidak mereka dapatkan di partai sebelumnya,” katanya.

Di sisi lain, sambung Krisna, bergabungnya beberapa kader Demokrat bisa menjadi bukti bahwasanya di bawah kepemimpinan Oesman Sapta Odang, Hanura bakal menjelma menjadi partai yang diperhitungkan.

“Saya memang sudah mencium aroma kebangkitan Hanura sejak dipimpin Pak Oesman Sapta. Dan saat ini aroma itu semakin segar,” tandasnya.

Proses hengkangnya beberapa kader Demokrat ini ditandai dengan dilepasnya baju Demokrat dengan baju Partai Hanura yang dipakaikan langsung oleh Ketua Hanura Aceh, Syafruddin Budiman dan Gede Pasek dan Mirwan Amir yang merupakan mantan pengurus DPP Partai Demokrat.

(Zhacky Kusumo)

()