Menurut Matutina sebelum terbentuknya TKN Dan Jokowi belum punya Cawapres, Solmet memelopori Gerakan #2019 Dukung Jokowi Minggu,1April 2018 yang di hadiri 20.000 orang di Sidemen,Karang Asem,Bali di sela sela Acara Metatah dan Ngaben Massal.

“Kemudian dilanjutkan dengan Launching Aplikasi Jutaan Relawan Dukung Jokowi #2019 Tetap Jokowi Minggu,22 April 2019 Pkl 08.00 di depan Sarinah,Jakarta yang dihadiri ribuan Pendukung Jokowi,” imbuhnya.

Keluarga Besar Solidaritas Merah Putih ada hampir di Seluruh Propinsi hingga di perbatasan Dan Pulau terpencil seperti Kefa, Atambua di NTT atau Fak Fak di Papua, di Putusibau dekat Malaysia hingga Di Pulau Morotai Maluku Utara bahkan Ada di beberapa negara seperti Finlandia, Norwegia, Estonia, Austria, Belanda, Inggris, Kroasia, Jerman, USA, Australia, Hongkong, Taiwan, Macau, Jepang, Irak, Arab Saudi, Thailand, Malaysia.

Di Sulawesi Utara Anggota Solmet yang terdaftar sebelum Kampanye Pilpres 2019 berjumlah kurang lebih 18.725 orang yang terdata dengan menyerahkan Copy KTP dan Formulir Anggota.

“Suatu kehormatan Solmet dipercaya Pak Jokowi Untuk menyambut kedatangan Beliau di Manado Minggu 31 Maret 2019 hingga mengakibatkan warga Manado tumpah ruah dan macet total,” paparnya.

Bahkan Pak Jokowi hingga 9 Kali turun dari mobil untuk menyapa warga. Bahkan di Hari yang sama ketika baru mendarat di Manado Pkl 18.00 dan masih di Pesawat Kepresidenan, Presiden Jokowi melakukan Teleconference dengan Ratusan Anggota Solmet di Perth Australia.

“Hanya sayang karena gangguan teknis Pak Jokowi gagal Teleconference di hari dan jam yang sama dengan Solmet di Taipeh, Taiwan yang melakukan Deklarasi Dukung JKW-Maaruf Amin yang dihadiri lebih dari 5000 orang di Taipei Main Station, Taiwan,” ujarnya.

(Abdul Hamid)