Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) didampingi Calon Wakil Gubernur Slyviana Murni (kanan) dan Anggota Tim Pemenangannya memberikan keterangan pers di Posko Tim Pemenangan Agus-Slyvi, Jakarta, Rabu (15/2). Pasangan Agus-Slyvi mengakui kekalahannya dalam PIlkada DKI Jakarta serta mengucapkan selamat kepada pasangan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17.

Klungkung, Aktual.com – Lembaga survei Indo Barometer baru-baru ini merilis hasil riset mereka mengenai Pilpres 2019. Hasilnya cukup mengejutkan, duet Joko Widodo (Jokowi) bersama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meraih suara tertinggi sebesar 48,6 persen disbanding jika Jokowi diduetkan dengan tokoh lainnya.

Menanggapi hasil survey tersebut, AHY mengaku bersyukur atas hasil itu. Namun, ia tak ingin kegiatannya berkeliling daerah, utamanya ke lokasi bencana dikaitkan dengan dinamika politik kekinian. Menurutnya, apa yang dilakukannya adalah murni sebagai bentuk kontribusi warga negara terhadap masyarakat yang tengah tertimpa bencana.

“Saya diinformasikan ke luar survei yang menempatkan saya pada posisi yang cukup baik dari berbagai aspek. Selalu saya mengatakan, jika ada survei dengan angka tertentu dan peringkat tertentu, jika itu baik tentu saya syukuri, saya amini segala harapan dan ekspektasi dari publik,” kata AHY usai mengunjugi pengungsi bencana erupsi Gunung Agung di GOR Swecapura Kabupaten Klungkung, Bali, Selasa (5/12).

AHY tak ingin kunjungannya ke berbagai daerah bencana dikaitkan dengan dinamika politik menjelang Pilpres 2019. AHY juga menegaskan jika hasil survei itu tak menjadikan batu pijakan baginya untuk melakukan aktivitas sehari-sehari, seperti ketika dia mengunjungi berbagai daerah yang ditimpa bencana alam.

Kendati begitu, AHY tak ingin menanggapi lebih jauh hasil survei itu. Ia tak ingin terjebak dalam spekulasi politik yang belum pasti.

“Saya tidak ingin terperangkap dalam spekulasi-spekulasi politik yang mungkin berandai-andai atau mungkin terlalu jauh. Hari ini saya sebagai wrga negara juga ingin tetap berkontribusi baik untuk masyarakat, bangsa dan negara,” tutur AHY.

“Saya itu jarang berandai-andai. Saya tidak ingin berandai-andai. Nanti akan banyak spekulasinya, saya membantu korban banjir disangkanya berpolitik. Nanti saya membantu anak-anak ini, bersama mereka, disangkanya mau mengikuti kontestasi politik,” tambah AHY.

Namun ia tak menolak jika pada akhirnya upaya yang dia lakukan dengan mngunjungi sejumlah daerah menuai respon positif dari publik. “Ya Bagus, harus dong (kalau timbul simpati),” tutur AHY.

(Laporan Bobby Andalan, Bali)