Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri saat menyampaikan pidato saat Ulang Tahun di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (23/1). Perayaan hari ulang tahun ke-70 rayakan dengan menonton bersama Pementasan teater kebangsaan TRIPIKALA. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengenang proses awal pembentukan Kabinet Kerja pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla dalam perayaan ulang tahunnya ke-70 yang dihadiri banyak tokoh, pejabat, hingga Presiden Joko Widodo.

Presiden RI Ke-5 itu memberikan pidato singkat dalam acara ulang tahunnya yang disusun dalam bentuk pagelaran seni teater kebangsaan bertajuk Tripikala di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Senin (23/1).

“Saya lihat bapak-bapak, mau pembentukan kabinet kayak apa hebohnya sudah banyak yang ‘petantang-petenteng’ seakan mau jadi, saya ketawa saja sendiri, ‘sok teu’ banget apalagi kalau katanya masuk nominasi, saya senyam-senyum,” kata Mega.

Lebih lucunya lagi, saat proses pembentukan dirinya mengaku banyak didatangi banyak orang yang ingin mendapatkan kepastian posisinya di kabinet.

“Ada yang datang ke saya, ‘saya jadi enggak Bu? Sing Presiden iki sopo?’,” tuturnya.

Megawati yang lahir pada 23 Januari 1947 itu mengaku kini mendapati ciri yang jelas bagi mereka yang akhirnya terpilih sebagai menteri di Kabinet Kerja. Ciri yang jelas yakni uban yang semakin banyak dan kerutan di dahi yang semakin tebal.

“Setelah masuk tiga tahun ini, mereka yang sudah jadi, cirinya makin kelihatan. Ternyata uban makin banyak atau garis di dahi makin tebal, tidak tahu itu betul atau biar kelihatan serius. Saya bikin ketawa aja deh,” jelasnya.

Perayaan ulang tahunnya Mega sendiri dihadiri sejumlah tokoh. Diantaranya Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-11 Boediono, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Menkopolhukam Wiranto, Menko-PMK Puan Maharani, Menlu Retno Marsudi, Menhan Ryamizard Ryacudu, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung dan Menpupera Basuki Hadimuljono.

Selain itu juga Mendikbud Muhadjir Effendy, Menkominfo Rudiantara, Menkumham Yasonna Laoly, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menhub Budi Karya Sumadi, KKP Susi Pudjiastuti, Menkop-UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dan Kepala BIN Jenderal Pol Budi Gunawan (Ant)

()