Partai Demokrat yang diwakili oleh Sekjen Hinca Panjaitan dan Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Ibas Edhie Baskoro Yudhoyono mendaftarkan partainya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta, Senin (16/10). AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Menjelang dibukanya pendaftaran Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019, Partai Demokrat kembali menegaskan posisinya menolak terjadinya calon tunggal dalam Pilpres 2019.

“Demokrat menolak calon tunggal,” kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan dalam diskusi publik bertema” The Contender: Jokowi vs Kotak Kosong?” yang diselenggarakan Para Syndicate di Jakarta, Jumat (20/7).

Sejauh ini, baru satu tokoh yang diyakini pasti akan maju sebagai capres yakni Presiden Joko Widodo. Sementara posisi pesaingnya Prabowo Subianto, meski sudah didesak partainya untuk kembali maju, namun posisinya dinilai berpeluang masih bisa berubah.

Hinca tidak mengatakan apakah sikap Demokrat menolak calon tunggal dapat diartikan sebagai langkah Demokrat akan mendukung capres selain Jokowi.

Dia hanya menyebut bahwa Demokrat sudah menyiapkan kader terbaiknya sebagai calon Wakil Presiden yakni Agus Harimurti Yudhoyono yang merupakan putra Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono.

Dia juga mengatakan bahwa Demokrat akan melakukan aksi-aksi politik untuk mencegah calon tunggal.”Aksi politik bisa melalui pernyataan dalam diskusi atau apa saja,” kata Hinca

(Andy Abdul Hamid)