18 April 2026
Beranda blog Halaman 36302

Lima Orang Termasuk Turis Tewas Diserang Pria Bersenjata di Ibukota Kabul Afganishtan

Semarang, Aktual.co — Sebanyak lima orang tewas diserang kelompok bersenjata yang menyerbu sebuah wisma tamu di ibukota Afganistan. Seorang polisi mengatakan korban yang tewas merupakan tamu wisma karena tembakan senjata.
Melansir laman CNN, Kamis (14/5), juru bicara Kedutaan Besar AS Monica L. Cummings menyebut salah seorang yang tewas adalah warga Amerika Serikat. Di Twitter, duta India untuk Afghanistan mengatakan warga negaranya termasuk di antara korban.
Pengepungan dimulai ketika orang-orang bersenjata menyerbu Park Palace Guest House Hotel di Kabul, Rabu, sekitar pukul 11:30 ET (waktu setempat). Penyerbuan berakhir lebih dari lima jam kemudian.
Kepala Polisi Kabul Abdul Rahman Rahimi mengatakan, setelah pasukan khusus Afghanistan menewaskan tiga penyerang bersenjata di balik serangan itu.
Pasukan keamanan berhasil menyelamatkan lebih dari 50 orang tamu hotel, termasuk tamu terperangkap, kata kepala polisi. Dari puluhan diselamatkan, sedikitnya lima orang terluka, kata Rahimi.
 Hingga berita ini diturunkan, belum jelas siapa yang berada di balik serangan itu, dan identitas para korban belum dirilis
Seperti diberitakan sebelumnya, baku-tembak berkecamuk di wisma tamu yang sering dikunjungi orang asing di Ibukota Afghanistan, Kabul, Rabu malam (13/5), dan dikhawatirkan ada korban jiwa, kata satu sumber resmi.
“Baku-tembak terjadi pada pukul 20.30 waktu setempat di Daerah Shahr-e-Naw. Kami masih belum bisa memberikan perincian pasti mengenai korban jiwa. Dikhawatirkan ada korban jiwa,” kata sumber itu kepada Xinhua.
Pasukan keamanan tiba di lokasi tak lama setelah terjadi penembakan. Daerah itu ditutup oleh pasukan keamanan, kata saksi mata yang bernama Mohammad Naqib kepada Xinhua.
Pertemuan sedang berlangsung dan beberapa pejabat asing diperkirakan menghadirinya sebelumnya serangan terjadi, kata saksi mata tersebut. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung-jawab atas serangan itu, tapi kelompok gerilyawan Taliban biasa mengaku berttanggung-jawab atas serangan seperti itu.
Aksi perlawanan pimpinan Taliban telah merajalela sejak pertengah April, ketika kelompok garis keras tersebut melancarkan serangan tahunan terhadap pasukan keamanan Afghanistan.

Artikel ini ditulis oleh:

Gadis Cantik Asal Medan Ini Sabet Mahkota Putri Muslimah 2015

Jakarta, Aktual.co — Setelah melewati persaingan ketat  yang diikuti 25 finalis diajang ‘Putri Muslimah 2015. Perempuan hijab asal Medan, Sumatera Utara Nesa Aqila Herryanto Putri berhak mendapatkan mahkota Putri Muslimah 2015 tahun ini.
Menariknya, usai mengantongi predikat juara. Perempuan hijab asal Sumut ini  berhak atas hadiah berupa uang senilai Rp 50 juta. Sedangkan Juara II diraih Inka Noor Aulia, Indramayu, Jawa Barat, dan berhak atas hadiah uang Rp 30 juta. Juara III diraih oleh Bunga Ade Tama, Jakarta, dan berhak atas hadiah uang Rp 20 juta.
Dalam perhelatan ajang bergengsi itu, para peserta yang masuk 3 besar ini sebelumnya diminta menjawab pertanyaan dari salah satu juri. Langkah apa yang akan dilakukan sebagai Putri Muslimah untuk mempromosikan perdamaian dan toleransi?
Dengan demikian, perempuan cantik pemilik nama lengkap Nesa Aqila Herryanto Putri selama 1 menit itu untuk menjawab pertanyaan kesempatan itu pun digunakan sebaik mungkin untuk menjawab pertanyaan yang diajukkan juri. Ia mengatakan jika dirinya terpilih menjadi Putri Muslimah. Ia berharap bisa mendapat banyak teman. Dimana cara inilah kesempatan baginya untuk mempelajari semua perbedaan yang ada.
Sekedar diketahui, acara Grand Final Putri Muslomah Indonesia 2015 yang berlangsung di Studio 6 Indosiar, Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu (13/5) malam tadi, berlangsung meriah. Acara diramaikan dengan beberpa penampilan penyanyi papan atas Tanah Air seperti, Fatin, Rossa, Melly Goeslow, Reza dan lain-lain.

Artikel ini ditulis oleh:

Pelanggaran Melintasi Jalan MH Thamrin

Pengendara sepeda motor melintas kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/5/2015). Meskipun sudah diterapkan larangan sepeda motor melintasi jalan tersebut, masih ada sebagian pengendara motor yang nekat melintasinya. AKTUAL/MUNZIR

Ray Rangkuti: Presiden Harus Bersikap Agar Tidak Terkesan Mau Dilangkahi Menteri Pembangkang

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan bahwa jangan sampai ada kesan, bila presiden terbiasa dilangkahi oleh pembantunya lantaran tidak pernah bersikap tegas.
Hal itu menyusul adanya dugaan pembangkangan yang dilakukan Menteri ESDM Sudirman Said ikhwal pelantikan eselon I kementeriannya yang tidak sesuai dengan hasil tim penilai akhir (TPA) berdasarkan Keppres.
“Ini jadi momentum bagi Jokowi, sehingga kalau ada menteri yang bertindak di luar semestinya bertindak, atau pembangkangan sehingga kapan waktunya pun dia (presiden) bisa menggantinya,” kata Ray, di Jakarta, Kamis (14/5).
“Tetapi ini bukan soal mengganti, persoalannya saya pikir sudah beberapa kali presiden ini dilangkahi oleh menterinya. Sehingga jangan timbul kesan, bila dilangkahi Jokowi tidak melakukan apa-apa,” tambah dia.
Oleh karena itu, sambung pria yang seringa mengenakan kopiah hitam ini, presiden seharusnya langsung mengambil tindakan tegas, bila benar hal itu terjadi. Salah satunya, dengan membatalkan pelantikan tersebut.
“Dia (presiden) harus membatalkan pelantikannya, di berhak membatalkan itu, karena diatas keputusan menteri adalah keputusan presiden. Lalu, melakukan evaluasi kinerja ESDM-nya,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Vatikan Resmi Setujui Kesepakatan Pertama dengan Palestina

Jakarta, Aktual.co — Vatikan menyetujui kesepakatan pertama yang secara resmi mengakui Negara Palestina –tindakan yang memberi dukungan hukum buat pengakuan yang telah bertahun-tahun diberikan oleh Bapak Suci dan mengundang kecaman dari pendukung Yahudi.
Kesepakatan tersebut, yang dikatakan Vatikan bertujuan “meningkatkan kehidupan dan kegiatan Gereja Katholik serta pengakuannya pada tingkat hukum”, dicapai beberapa hari sebelum Paus Francis dijadwalkan bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan tampaknya memperkuat hubungan antara Vatikan dan Palestina.
Teks kesepakatan tersebut, yang mencakup kegiatan Gereja di daerah yang dikuasai Pemerintah Otonomi Palestina, telah diselesaikan dan akan secara resmi ditandatangani oleh masing-masing pemerintah “dalam waktu dekat”, kata pernyataan bersama yang disiarkan oleh Vatikan, seperti dilansir Reuters, Kamis (14/5) pagi.
Abbas dijadwalkan menghadiri Missa di Vatikan pada Ahad bagi penyucian dua biarawati Abad XIX dan Abad XX kelahiran Palestina.
Para pejabat Vatikan menegaskan Bapak Suci telah memberi pengakuan resmi bagi Negara Palestina sejak 2012.
Wakil Menteri Luar Negeri Vatikan Monsignor Antoine Camilleri mengatakan dalam satu wawancara dengan Bapak Suci di sebuah harian resmi  berharap kesepakatan itu akan secara tidak langsung membantu Negara Palestina dalam hubungannya dengan Israel.
“Akan positif jika kesepakatan tersebut dapat dalam satu cara membantu penegakan dan pengakuan bagi Negara Palestina yang independen, berdaulat dan demokratis serta hidup dalam kedamaian dan keamanan bersama Israel dan tetangganya,” kata menteri itu kepada l’Osservatore Romano.
Namun Presiden Kongres Yahudi Eropa Moshe Kantor menyebut tindakan tersebut “tak menguntungkan” dan mengatakan itu akan “memupus peluang bagi penyelesaian damai melalui perundingan konflik dan membuat berani kaum fanatik”.
Abraham Foxman dari Liga Anti-Defamasi mengatakan kesepakatan itu “pradini” dan “akan merusak penyelesaian dua-negara melalui perundingan bagi konflik tersebut”.
Sementara itu Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan kementerian tersebut kecewa. “Tindakan ini tidak mendorong proses perdamaian dan menjauhkan pemimpin Palestina dari kembali ke perundingan bilateral dan langsung,” kata kementerian itu di dalam pesan tertulis.
Amerika Serikat dan Israel menentang pengakuan tersebut, dan berkilah itu “merusak upaya pimpinan AS untuk merundingkan kesepakatan Palestina-Israel” mengenai pesyaratan bagi Negara Palestina.
Kebanyakan negara di Eropa Barat telah menahan pengakuan mereka, tapi sebagian telah mengisyaratkan bahwa posisi mereka dapat berubah jika upaya perdamaian tetap buntu.
Sidang Majelis Umum PBB pada 29 November 2012 mensahkan satu resolusi yang mengakui Palestina sebagai negara pengamat non-anggota. Resolusi tersebut disambut pada saat itu oleh Vatikan, yang memiliki status yang sama, pengamat non-negara di PBB.

Artikel ini ditulis oleh:

Dugaan Penyalahgunaan APBN, Bupati Sarmi Ditangkap dan Diterbangkan ke Jakarta

Jakarta, Aktual.co — Tim gabungan Kejaksaan Agung dan Polda Papua, Kamis dini hari sekitar pukul 02.30 WIT menangkap Bupati Sarmi Mesak Mandibor di kediamannya di Sarmi dan diterbangkan ke Jakarta.
Penangkapan dipimpin Wadir Reskrim Umum Polda Papua AKBP Nurhabri dan Bupati Mesak Mandibor langsung dibawa ke Bandara Sentani untuk selanjutnya diterbangkan ke Jakarta.
Data yang dihimpun mengungkapkan Bupati Sarmi Mesak Mandibor ditangkap terkait kasus dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten (APBN) Sarmi Tahun 2012 sebesar Rp4,5 miliar.
Kejagung yang menanggani kasus tersebut sudah menetapkan Bupati Sarmi sebagai tersangka sejak Oktober 2014.
Dana sebesar Rp4,5 miliar tersebut diduga digunakan untuk membangun pagar dan merehab rumah pribadi Mesak di komplek perumahan Neidam, Sarmi.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Patrige ketika dihubungi , Kamis (14/5) mengaku, dari laporan yang diterima terungkap Bupati Sarmi Mesak Mandibor, dini hari tadi sudah ditangkap tim gabungan.
“Yang bersangkutan langsung diterbangkan ke Jakarta untuk diproses lebih lanjut di Kejagung,” kata Kombes Patrige.
Bupati Sarmi Mesak Mandibor diterbangkan ke Jakarta dengan kawalan ketat penyidik Kejagung dan Polda Papua, menggunakan pesawat Garuda.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain