18 April 2026
Beranda blog Halaman 38264

Polisi Cokok Penadah Kamera Milik Wartawan Analisa

Jakarta, Aktual.co — Satuan Intel Polresta Medan bekerjasama dengan beberapa jurnalis, Minggu (8/3) menangkap YSP 21 tahun, yang merupakan penadah kamera milik Said Harahap wartawan Surat Kabar Harian Analisa.
Tersangka YSP, menurut Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram Istanto, mengaku hanya sebagai penadah barang curian tersebut, dan bukan pelaku perampokan.
Namun dari tangan tersangka, polisi menyita satu unit kamera hasil kejahatan, empat telepon selular, kartu anjungan tunai mandiri (ATM), kartu mahasiswa UMSU, dan beberapa barang lainnya.
“Kami masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku perampokan kamera kepunyaan Said Harahap,” ujar mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika dikonfirmasi, Senin (9/3).
Said menyatakan, peristiwa perampokan yang dialaminya terjadi di depan PP Lonsum Jalan Ahmad Yani Medan, Rabu (4/3) malam.
Kemudian, korban pada Kamis (5/3) sempat mengadakan komunikasi melalui telepon selular dengan penadah barang curiannya, yaitu YSP. Tersangka juga berkeinginan untuk menjual kamera tersebut. Tapi pembicaraan korban dengan penadah kamera itu, sempat terputus.
Tersangka YSP kembali menghubungi Said Harahap pada Minggu (8/3), dan mereka berjanji bertemu di sebuah restoran di Jalan Gagak Hitam atau Ring Road Medan.
“Setelah bertemu dengan penadah kamera tersebut, polisi langsung meringkus dan membawa tersangka ke Mapolresta Medan,” ujar Said.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Penerima Subsidi Beras di Tomohon 5.445 KK

Jakarta, Aktual.co — Penerima program subsidi beras bagi masyarakat berpendapatan rendah dari pemerintah pusat tahun 2015 tercatat sebanyak 5.445 kepala keluarga di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Masyarakat penerima program ini masuk kategori rumah tangga miskin dan rentan miskin. Setiap bulannya mereka mendapatkan kuota beras sebanyak 15 kilogram,” kata Kepala Bagian Ekonomi Jeef Anes di Tomohon, Senin (9/3).

Anes mengatakan setiap tahun data penerima beras miskin ini diperbarui Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), dengan proses pentahapan secara berjenjang dari setiap kelurahan.

Dari kelurahan, kata dia, dilaksanakan musyawarah untuk menentukan nama-nama calon penerima program, kemudian dikirim pemerintah kota selanjutnya ke TNP2K, dan setelah direvisi, data kembali dikirimkan ke pemerintah kota, ke kelurahan untuk diuji publik.

“Jadi akan ditampal nama-nama penerima program beras miskin ini. Kalau memang tidak berhak lagi menerima seperti sudah menjadi orang kaya, sudah menjadi PNS atau TNI/Polri, atau keluarga mapan, masyarakat dapat mengoreksinya untuk diganti atau berubah status dari miskin menjadi kaya, warga dapat menyampaikan ke pemerintah kelurahan,” ujarnya.

Bila akan diganti lagi, maka akan dimusyawarahkan lagi di tingkat kelurahan, dan diproses selanjutnya secara berjenjang, kata dia. “Intinya untuk kuota penerima program subsidi beras bagi masyarakat berpendapatan rendah tidak akan berubah. Hanya nama-namanya saja yang berubah setiap tahunnya karena diperbarui. Jadi jangan heran kalau tahun lalu ada keluarga yang menerima, tapi tahun ini tidak lagi,” ujarnya.

Dia menambahkan untuk saat ini masyarakat penerima program masih menunggu distribusi beras yang belum direalisasikan. “Prosedur ordernya dimulai dari pemerintah kota ke bulog berdasarkan alokasi. Kemudian ditindaklanjuti satuan kerja bulog. Setelah diproses, beras kemudian dikirim ke setiap kelurahan yang memiliki rumah tangga miskin atau rentan miskin. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini proses pendistribusiannya,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

PLN Lelang LNG 230 MMSCFD

Jakarta, Aktual.co — PT PLN (Persero) membuka lelang prakualifikasi pengadaan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) dengan total volume 230 juta kaki kubik per hari atau MMSCFD. Direktur PLN Amin Subekti di Jakarta, Senin (9/3) mengatakan, LNG tersebut akan digunakan memenuhi kebutuhan 32 unit pembangkit gas skala kecil yang akan dibangun di luar Jawa.

“Total kapasitas pembangkit skala kecil itu sebesar 2.800 MW,” katanya.

Menurut dia, sebanyak delapan unit pembangkit berlokasi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan dengan kebutuhan gas 50 million standard cubic feet per day (MMSCFD). Lalu, sebanyak 14 unit berada di Sulawesi dengan kebutuhan 120 MMSCFD. “Sisanya, ada 10 unit pembangkit skala kecil di NTT dengan kebutuhan gas 60 MMSCFD,” katanya.

Ia mengatakan, peserta lelang adalah perusahaan atau konsorsium nasional dan internasional dengan kualifikasi di bidang pasokan, transportasi, dan infrastuktur LNG seperti hub, penyimpanan dan regasifikasi.

Dalam tender yang diumumkan pada Senin tersebut peserta lelang dapat mengambil dokumen prakualifikasi antara 17-24 Maret 2015 di Kantor Pusat PLN, Jakarta. Amin menambahkan, proyek pembangkit skala kecil tersebut ditujukan secepatnya mengatasi defisit pasokan listrik dan dalam jangka menengah menyediakan pemikul beban puncak (peakers).

“Tujuan lain adalah juga untuk mempercepat elektrifikasi dan memacu pertumbuhan ekonomi di kawasan luar Jawa,” ujarnya.

Penyediaan pembangkit tersebut, lanjutnya, sesuai Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2015-2024. Dalam lima tahun (2015-2020), pemerintah menargetkan pembangunan pembangkit berkapasitas 35.000 MW. Sebanyak 10.000 MW akan dibangun PLN dan 25.000 MW dikerjakan swasta melalui skema pengembangan independen (independent power producer/IPP).    

Artikel ini ditulis oleh:

Ahok Dikabarkan Demam Berdarah, Absen Pimpin Rapat

Jakarta, Aktual.co —Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dikabarkan sakit. Dia tak terlihat hari ini di Balai Kota DKI. Padahal diagendakan memimpin rapat pejabat Pemprov DKI. Rapat yang berlangsung tertutup justru dipimpin Wagub Djarot Saiful Hidayat.
Dihimpun informasi, Ahok menderita sakit Demam Berdarah (DBD). Namun belakangan dibantah Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH dan KLN), Muhammad Mawardi.
“Belum ada pemberitahuan, masih menunggu hasil lab,” kata Mawardi kepada wartawan, di Balai Kota, Senin (9/3) pagi. 
Namun staf protokoler gubernur mengakui bahwa Ahok masih berada di rumah di Jakarta Utara. Hingga pukul 08.40 tadi belum ada konfirmasi dari pengawal pribadi Ahok. 

Artikel ini ditulis oleh:

Revitalisasi Pasar Cipadu, Tangerang Benahi Jalan Wahid Hasyim

Jakarta, Aktual.co —Perkembangan Pasar Cipadu yang sudah sejak lama dikenal sebagai tempat para pengusaha konveksi di Jabodetabek mencari bahan pakaian, tampaknya bakal semakin moncer saja.
Menyusul keinginan Pemerintah Kota Tangerang, Banten, yang ingin merevitalisasi pasar di Kecamatan Larangan itu sebagai Kampung Textile dan pusat belanja bahan hingga pakaian. Tujuannya, agar masyarakat yang belanja bisa berbelanja dengan nyaman.
“Mungkin nanti kita juga bisa kembangkan kawasan Cipadu sebagai Kampung Textile Tangerang, mulai dari proses produksi kain, kemudian jadi bahan terus diolah menjadi pakaian jadi bisa dipusatkan dalan satu kawasan,” ujar Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, Senin (9/3).
Diakui dia, perkembangan kawasan Pasar Cipadu telah mengangkat perekonomian masyarakat sekitar. Jika ditunjang dengan jaringan infrastruktur, dia optimis potensi pertumbuhan ekonomi di sekitar Cipadu bakal lebih optimal.
Sebagai awal revitalisasi, ujar Arief, Pemkot Tangerang akan membuat rekayasa lalu lintas di Jalan KH. Wahid Hasyim. Sehingga bisa mengurai kemacetan yang bisa terjadi di akhir pekan. “Mungkin nanti kita perlebar jalannya atau kita bikin satu arah atau kita bikin looping,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Awali Pekan, Rupiah Dibuka Melemah

Jakarta, Aktual.co — Setelah terapresiasi 0,11% ke level Rp12.976 per dolar AS pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, laju rupiah pada perdagangan awal pekan ini kembali melemah 0,14% ke Rp12.994 per dolar AS. Mengutip data Bloomberg, laju rupiah pada pukul 09.00 anjlok 0,55% ke Rp13.047 per dolar AS pada sekitar pembukaan BEI.

“Dolar AS naik terhadap mayoritas mata uang dunia termasuk rupiah setelah tingkat pengangguran dan pertambahan tenaga kerja non-pertanian Amerika Serikat diumumkan membaik,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Senin.

Menurut dia, data Amerika Serikat yang positif itu kembali membangkitkan harapan kenaikan suku bunga AS (Fed fund rate) pada tahun ini sehingga menekan aset mata uang berisiko, salah satunya rupiah. Namun, lanjut dia, berita positif dari Tiongkok yang mencatatkan surplus neraca perdagangannya, serta adanya negosiasi antara Yunani dan Uni Eropa menjelang jadwal pembayaran bunga utang Yunani, diperkirakan dapat menahan laju penguatan dolar AS lebih tinggi terhadap mata uang berisiko.

Selain itu, ia menambahkan bahwa diluncurkannya program ‘quantitative easing’ (QE) oleh bank sentral Eropa (ECB) sepertinya juga akan berdampak positif terhadap pasar keuangan global ke depannya.

Dari dalam negeri, ia mengatakan bahwa sentimen untuk rupiah juga masih cukup positif. Cadangan devisa Indonesia yang meningkat periode Februari 2015 menunjukkan aliran dana asing masih cukup deras ke dalam negeri. “Rupiah diperkirakan masih berpotensi untuk kembali menguat,” katanya.

Dalam data Bank Indonesia, tercatat posisi cadangan devisa Indonesia per akhir Februari 2015 sebesar 115,5 miliar dolar AS atau setara dengan Rp1.501,5 triliun (kurs Rp13.000 per dolar AS), meningkat 1,3 miliar dolar AS atau Rp169 triliun dari posisi akhir Januari 2015 sebesar 114,2 miliar dolar AS atau Rp1.484,6 triliun.

Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong menambahkan bahwa meningkatnya cadangan devisa Indonesia itu akan menjadi salah satu penopang bagi laju mata uang rupiahke depannya. “Meningkatnya cadangan devisa itu menunjukkan ekonomi Indonesia masih kuat di tengah perlambatan global, dan cadangan devisa juga masih mampu menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data indikasi kurs TT Bank Mandiri pada pukul 09.10, Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di posisi level harga jual Rp13.097,00, dengan harga beli di level Rp12.933,00

Berikut kurs mata uang di  data Bank Mandiri.
USD 12.933,00/13.097,00     
AUD 9.883,00/10.174,00     
CAD 10.196,00/10.433,00     
CHF 12.985,00/13.425,00     
NZD 9.443,00/9.703,00     
DKK 1.827,00/1.965,00     
GBP 19.405,00/19.781,00     
HKD 1.621,00/1.736,00     
JPY 106,15/109,38     
SGD 9.312,00/9.543,00     
EUR 13.957,00/14.270,00     
SAR 3.329,00/3.621,00     
SEK 1.491,00/1.584,00     
NOK 1.578,00/1.722,00     
CNY 2.031,00/2.125,00

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain