13 April 2026
Beranda blog Halaman 39410

Insiden MH370 Ditetapkan Kecelakaan oleh Malaysia

Kuala Lumpur, Aktual.co —Setelah 10 bulan hilang, Malaysia akhirnya secara resmi menetapkan insiden hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 adalah sebuah “kecelakaan”. Dengan ini, pihak maskapai dan asuransi bisa melanjutkan proses pemberian kompensasi bagi keluarga korban.
“Kami secara resmi mengumumkan penerbangan Malaysia Airlines MH370 adalah kecelakaan dan seluruh 239 penumpang dan kru di dalamnya telah kehilangan nyawa mereka,” kata Direktur-jenderal Badan Penerbangan Sipil Malaysia, DCA, Azharuddin Abdul Rahman, dikutip Reuters, Kamis (29/1), seperti yang dikuti dari CNN.
Pesawat Boeing 777 itu hilang dari radar pada 8 Maret tahun lalu sesaat setelah tinggal landas dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Hingga kini pencarian masih belum membuahkan hasil apapun. Diduga, MH370 memutar arah dan jatuh di perairan Samudera Hindia ribuan kilometer bagian barat Australia. Pencarian kini difokuskan pada dasar laut perairan tersebut.
Azharuddin mengatakan bahwa pengumuman ini telah sesuai dengan lampiran nomor 12 dan 13 dalam peraturan Badan Penerbangan Internasional. Sebelumnya, pemerintah Malaysia belum bisa memastikan apa yang terjadi dengan MH370 sehingga deklarasi kecelakaan belum dilakukan. Dengan pengumuman ini, maka pemberian kompensasi kepada keluarga korban dapat dilanjutkan. Sebelumnya tahun lalu, beberapa penumpang telah mendapatkan kompensasi awal sebesar US$50 ribu.
Penyidik internasional saat ini tengah mencari penyebab pesawat tersebut berbelok hingga ribuan kilometer dari rute seharusnya. Malaysia juga tengah menerapkan penyelidikan kriminal. “Kedua penyelidikan sama sekali tidak memiliki bukti fisik untuk saat ini, terutama rekaman penerbangan. oleh karena itu, tidak ada bukti sama sekali untuk berspekulasi soal penyebab kecelakaan,” ujar Azharuddin.
DCA berencana merisil laporan internal soal penyelidikan MH370 sehari sebelum setahun tragedi itu terjadi.  “Pengumuman ini tidak berarti pencarian dihentikan,” kata Azharuddin, menekankan bahwa pencarian akan terus dilakukan dengan bantuan Tiongkok dan Australia. 

Tak Kantongi Izin, Sebuah Tower Seluler di Semarang Dibongkar

Jakarta, Aktual.co —Sebuah tower atau menara di kawasan Karanganyar, Semarang Tengah, Kamis (29/1) dibongkar petugas Satpol PP. Tower provider seluler yang sudah berdiri sejak 2012 dibongkar lantaran tak kantongi izin. Selain itu, masyarakat setempat ternyata juga menolak keberadaan tower tersebut.
Semestinya pendirian tower mengantongi izin Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP) serta Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota Semarang.
“Namun, izin itu belum keluar karena warga sekitar menolak bangunan tower itu. HO (Hinder Ordonantie – izin gangguan, red.) kan harus mendapat persetujuan warga,” ujar Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Semarang Kusnandir, di Semarang, Kamis (29/1).
Sebelum dilakukan pembongkaran, diakui Kusnandir, pihaknya sudah mengirim surat peringatan ke pemilik di awal Desember 2014. Namun tidak dapat respon.
“Kami kemudian memberi waktu 7×24 jam sejak diterbitkannya surat peringatan itu agar pemilik bangunan membongkar sendiri karena tower itu tak berizin, namun tidak dilakukan,” ucap dia.
Akhirnya, pembongkaran dilakukan terhadap tower di atas sebuah bangunan di Jalan Karanganyar Nomor 63, Karanganyar, Semarang Tengah itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Junta Thailand Panggil Anggota Oposisi

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Thailand mengatakan telah memanggil dua anggota oposisi “untuk mengubah cara berpikir politik mereka”, kurang dari seminggu setelah mantan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra dimakzulkan dari politik. Letnan Jenderal Kampanart Ruddit mengatakan militer telah memanggil Chaturon Chaisaeng, mantan menteri pendidikan dan anggota partai Puea Thai untuk bertemu dengan perwira militer. 
“Kami mengundang Chaturon Chaisaeng untuk bertemu guna mengubah dan menjelaskan pengertian politiknya,” kata Kampanart kepada kantor berita Reuters. Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, yang memimpin kudeta militer pada Mei lalu itu, mengatakan NCPO atau pemerintah militer, juga telah mengundang mantan menteri luar negeri Surapong Tovichakchaikul, anggota parlemen dari Partai Puea Thai, untuk “mencapai pengertian setelah mereka memperlihatkan pandangan politik sehabis proses pemakzulan”. 
Setelah kudeta militer menahan lebih dari 200 orang, termasuk wartawan, pegiat dan politisi yang dianggap kritis terhadap rezim. Beberapa dari mereka ditahan beberapa hari dan kemudian dibebaskan. Junta, yang dikenal dengan sebutan Dewan Perdamaian dan Ketertiban Nasional, NCPO, berhasil mengembalikan stabilitas negara setelah melakukan kudeta tetapi kesulitan untuk menghidupkan kembali perekonomian terbesar kedua Asia Tenggara ini. 
Pada Jumat (23/1) parlemen yang ditunjuk oleh militer memutuskan melarang Yingluck Shinawatra berpolitik dalam lima tahun karena keterlibatannya dalam subsidi pembelian beras soleh pemerintah yang merugikan negara itu hingga miliaran dolar. Kejatuhan Yingluck dari panggung politik mirip dengan nasih kakaknya Thaksin, yang disingkirkan oleh kudeta pada 2006 dan kemudian menyingkirkan diri ke luar negeri. 
Para pendukung Shinawatra, seperti anggota Front Persatuan Demokrasi Menentang Diktator, UDD, satu gerakan protes yang sebagian besar terdiri dari pendukung “kaos merah” Thaksin yang berasal dari wilayah utara dan timur laut Thailand, mengemukakan kekhawatiran terkait hal yang mereka pandang sebagai langkah pemerintah militer untuk melemahkan basis kekuasaan keluarga Shinawatra. 
Selama hapir satu dekade Thailand terbagi menjadi dua kelompok, kubu yang dipimpin oleh mantan kognlomerat telekomunikasi Thaksin dan kubu lawan yang dipimpin kelompok mapan pendukung kerajaan-militer di Bangkok. Para pemimpin kelompok kaos merah pro-Thaksin bersikap berdiam diri sejak kudeta terjadi. 
Kebanyakan dari mereka dipaksa oleh militer menandatangani dokumen yang berisi perjanjian untuk tidak berpartisipasi dengan kegiatan politik. Namun, langkah ini tidak menghentikan satu gelombang kegiatan di media sosial seperti kampanye bernama: “Jika anda mengambil kaos merah, kenakan pada hari Minggu dan mari berteman.” 

Terima Uang dari Pelanggan, 12 Karyawan PDAM Bogor Diperiksa

Jakarta, Aktual.co —Sanksi ringan hingga pemecatan sudah menunggu hasil pemeriksaan 12 pegawai Perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor, Jawa Barat.  Mereka dilaporkan menerima uang sebesar Rp1 juta dari pelanggan.
Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Untung Kurniadi mengatakan ke-12 pegawai, yang terdiri dari satu orang kepala bagian, dua orang kepala sub bagian dan sisanya petugas pelaksana itu, dilaporkan menerima uang dari masyarakat oleh Direktur Teknisnya sendiri. 
“Informasinya untuk uang transport,” ujar Untung, di Bogor, Kamis (29/1).
Namun Untung tak mau buru-buru memutuskan bersalah terhadap ke-12 pegawai tersebut. Azas praduga tak bersalah tetap digunakan. Penelusuran atas laporan sang direktur teknis masih dilakukan untuk dibuktikan kebenarannya. Laporan itu sudah masuk dalam proses berita acara pengaduan di Satuan Pengawas Internal (SPI) PDAM Tirta Pakuan. 
Dari hasil pemeriksaan itulah, kata Untung, baru didapat rekomendasi atas pemberian sanksi terhadap pegawai tersebut. “Apakah termasuk pelanggaran berat, ringan atau harus diberhentikan. Dan bisa jadi masuk proses lanjut ke aparat penegak hukum,” kata dia.
Selama proses pemeriksaan masih berlangsung, ke-12 karyawan itu pun masih diperbolehkan kerja seperti biasa. “Kita masih mengecek apakah karena ketidaktahuannya, karena berdasarkan laporan dari SPI uang yang diterima tidak besar hanya Rp1 juta,” katanya.
Untung mengatakan walau hanya Rp1 juta tetap akan diproses, PDAM Tirta Pakua menegaskan sekecil apapun uang yang diberikan petugas tidak diperbolehkan menerima uang dari masyarakat.
Ada dua orang dari 12 pegawai ini mereka petugas pemasangan baru di zona yang akan ditutup karena sumber airnya terbatas, sehingga jika dipasang harus dengan biaya pemasangan baru yang luar biasa yakni sekitar Rp30 juta untuk 11 sambungan, sedangkan tarif resmi PDAM Tirta Pakuan pada tahun 2013 lalu sekitar Rp990.000.
“Ini masih kita dalami dari SPI menunggu rekomendasinya,” kata Untung.
Selain kasus 12 orang pegawai, PDAM Tirta Pakuan juga menerima laporan dari masyarakat terkait kasus sambungan khusus masyarakat penghasilan rendah (MPR) di sejumlah wilayah yang tersebar di Kota Bogor.
Ada sekitar 40 masyarakat berpenghasilan rendah mengajukan permohonan pemasangan sambungan air PDAM dengan biaya Rp440.000 per sambungan, secara kolektif biaya pemasangan sambungan khusus MPR sudah diserahkan kepada koordinatornya dan oknum pegawai PDAM tetapi ternyata uangnya tidak pernah disetorkan.
“Karena uangnya tidak disetorkan jadi airnya tidak pernah dipasang. Masyarakat melaporkan hal ini langsung dan kamis udah meminta SPI untuk menindaklanjuti dan menindak tegas oknum yang terlibat,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Teror “Charlie Hebdo”, Buku Filsuf Voltaire Laris di Perancis

Paris, Aktual.co —Sebuah buku yang ditulis filsuf Perancis, Voltaire, pada 1763 tentang bahaya fanatisme agama masuk daftar buku terlaris Perancis. Lonjakan penjualan terjadi hanya beberapa pekan seusai serangan ekstremis ke kantor redaksi majalah satire Charlie Hebdo dan toko grosir di Paris yang menewaskan 17 orang. Buku berjudul Treatise on Tolerance (Risalah Toleransi) itu memuat pemikiran Voltaire bahwa bagi sebagian besar orang, agama adalah masalah dunia. 
Saat Treatise on Tolerance ditulis, konflik sengit antara penganut Kristen Protestan dan Katolik di Prancis perlahan-lahan mereda. Sekitar 25 tahun setelah buku itu ditulis, kaum Protestan akhirnya mendapatkan hak yang sama sebagai warga negara Perancis.
Sekarang, atau 250 tahun kemudian, buku itu masuk daftar buku terlaris di Gibert Joseph, FNAC, dan Amazon. “Ya, ada sesuatu yang pasti terjadi. Kami telah menjual 120.000 eksemplar dan kami telah memutuskan mencetak edisi baru,” kata juru bicara penerbit Perancis, Gallimard, kepada koran Le Figaro. 
Lonjakan penjualan terjadi setelah dua orang bersenjata menyerbu kantor redaksi Charlie Hebdo di Paris pada 7 Januari 2015 dan menewaskan 12 anggota staf, termasuk editor Stephane Charbonnier. Adapun serangan di toko grosir milik warga Yahudi memakan lima korban jiwa. 

Tiga Investor Tiongkok Tertarik Investasi Listrik di Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan tiga investor asal Tiongkok berminat berinvestasi di sektor kelistrikan di Indonesia. Dua di antaranya bahkan sudah komitmen nilai investasi sebesar 19,9 miliar dolar AS. 
Berdasarkan data BKPM dalam periode Oktober 2014 hingga Januari 2015, total ada tujuh perusahaan asing yang berminat menanamkan modal di sektor kelistrikan.
Sektor ini menjadi prioritas karena pemerintah bertekad mengatasi krisis listrik di seluruh Indonesia melalui proyek pembangunan 35.000 MW pembangkit listrik.
Tiga investor diantaranya telah memberikan komitmen nilai investasi sebesar 20,45 miliar dolar AS.
“Perusahaan lainnya berasal dari Korea Selatan, India, Jepang dan Portugal. Kami akan terus melakukan pendampingan agar investor yang sudah menyatakan minat ini dapat segera merealisasikan investasinya,” kata dia, dalam siaran pers, Kamis (29/1).
Dari catatan BKPM untuk seluruh perusahaan yang berminat tanamkan investasi di Indonesia ada 87 perusahaan, sejak 22 Oktober 2014 hingga 23 Januari 2015.  46 di antaranya bahkan sudah menyampaikan komitmen senilai 74 miliar dolar AS.
Ke-46 perusahaan yang sudah berkomitmen itu di antaranya bergerak di sektor prioritas seperti kelistrikan, industri padat karya, hilirisasi pertanian, maritim, substitusi impor dan infrastruktur.
Franky optimistis pihaknya mampu memenuhi target realisasi investasi 2015 yang dipatok Rp519,5 triliun.
Pasalnya, realisasi investasi pada 2014 mencapai Rp463,1 triliun, melewati target yang ditetapkan sebesar Rp456,6 triliun di tengah kondisi politik karena bersamaan dengan pergantian pemerintahan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain