15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39793

Alasan Tinjau Pulau Seribu, DPRD DKI Minta Dibelikan Kapal

Jakarta, Aktual.co —Dengan alasan efektifitas kerja buat meninjau Kepulauan Seribu, DPRD DKI minta anggaran beli kapal pesiar masuk dalam APBD 2015.
Permintaan itu dilontarkan Ketua Fraksi Demokrat, Lucky P Sastrawiria, saat rapat gabungan pimpinan DPRD DKI Jakarta membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) bersama pihak eksekutif sore tadi, Rabu (7/1).
“Beberapa waktu lalu kami dari Badan Legislasi Daerah (Balegda) bahas prioritas Raperda. Salah satunya adalah kemaritiman di Kepulauan Seribu. Sehingga dibutuhkan kapal untuk melakukan tinjauan,” kata Lucky, di DPRD DKI, Rabu (7/1).
Permintaan pengadaan kapal pesiar itu, kata dia, berhubungan dengan rencana pembuatan pansus yang akan menelisik hilangnya beberapa pulau di Kepulauan Seribu.
Alasan dia, sebelum pansus dibuat ada baiknya DPRD melakukan pengecekan ke lokasi. Di situlah, ujar dia, DPRD kesulitan mendapatkan kapal untuk mencari pulau yang hilang. 
“Kepada Bappeda, apabila DPRD ingin kunjungi Kepulauan Seribu dibutuhkan sebuah kapal. Apakah tidak sebaiknya DPRD memiliki kapal tesebut untuk mengunjungi pulau-pulau. Sehinggga tidak perlu berkoordinasi dengan Dishub atau BUP,” paparnya
Permintaan serupa juga sudah disampaikan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi. Dia bahkan sudah meminta ke Sekretariat Dewan agar DPRD DKI untuk pengadaan kapal. 

Artikel ini ditulis oleh:

Kepolisian Prancis Rilis Foto Pelaku Penembakan Majalah Charlie Hebdo

Jakarta, Aktual.co —   Pihak kepolisian Prancis merilis foto dua tersangka penembakan kantor majalah Satir Charlie Hebdo di Paris yang menewaskan 12 orang tersebut. Surat perintah penangkapan tersebut diperuntukkan kepada Cherif Kauachi (32) dan saudaranya Said (34). Dalam surat penangkapan yang dikeluarkan (8/1), demikian dikutip Aktual.co dari BBC keduanya disebut “bersenjata” dan “berbahaya”.

Cherif memiliki catatan kriminal pernah dihukum selama 3 tahun penjara atas keterlibatanya tergabung pada kelompok militan. Saat itu tahun 2008, ia melakukan pengiriman pelaku jihad ke Irak. Cherif juga disebut sebagai warga negara Prancis.

Diberitakan sebelumnya, kantor majalah kontrovensial Charlie Hebdon (atau Mingguan Charlie) diserang pria bersenjata. Berdasarkan kesaksian terdengar 50 tembakan. Dalam aksi tersebut pimpinan redaksi (Pemred) Charlie Stephane Charbonnier tewas  di tempat termasuk wakil pemimpin redaksi Bernard Maris, Georges Wolinsky, Jean Cabut, Stephane Charbonnier dan Bernard Verlhac. Mereka yang tewas termasuk ekonom Bernard Maris, kartunis terkemuka Wolinski dan Cabu.

Penyerangan tersebut terjadi saat Charlie sedang mengadakan rapat redaksi. Pria dengan penutup muka menembak pimpinan media yang beberapa kali memuat karikatur Nabi Muhammad SAW tersebut. Dalam video amatir yang beredar menunjukkan para pelaku meneriakkan “Allahu Akbar”.”kami telah membalas Nabi Muhammad”.

Artikel ini ditulis oleh:

Maksimalkan Identifikasi, Polda Jabar Tambah Dokter Forensik ke Surabaya

Jakarta, Aktual.co — Polda Jabar akan mengirim dua dokter forensik ke Surabaya untuk bergabung dengan tim DVI Polri guna mengidentifikasi korban pesawat Air Asia QZ8501.
“Rencananya besok akan dikirim dua dokter forenik untuk bergabung dengan Tim DVI Polri di Jatim,” kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jabar Kombes Pol dr Pramudjoko, di Bandung, Kamis (8/1).
Dua dokter Polda Jabar yang akan dikirim itu adalah Kompol dr Ihsan dan Kompol dr Nelson. Salah seorang dokter itu yakni dr Ihsan, baru pulang dari Korea dalam rangka identifikasi korban tenggelamnya kapal motor Oryong di Korea.
“Dr Ihsan baru pulang dari Korea, ia langsung gabung ke Jatim untuk mem-back up identifikasi di sana. Rencanaya berangkat Jumat atau Sabtu lusa,” kata Pramudjoko.
Sebelumnya Bidokkes Polda Jabar juga telah mengirim seorang dokter forensiknya yakni Kompol dr Aji berikut peralatan forensik yang lengkap.
Selain mengirim dokter forensiknya untuk membantu proses identifikasi korban pesawat itu, tim Dokkes Polda Jabar juga telah mengambil sampel DNA dari orang tua pramugari Wanti Setiawati, yang  berasal dari Kabupaten Bandung Barat.

Artikel ini ditulis oleh:

Dituding Mahalkan Elpiji 12Kg, Pertamina: ICW Beda Asumsi dan Parameter

Jakarta, Aktual.co  — Indonesia Corruption Watch (ICW) mencium adanya pemahalan harga (markup) dari penetapan harga gas elpiji 12 kilogram sebesar Rp20.600 per tabung. Potensi pemahalan harga elpiji 12Kg mencapai Rp128,8 miliar. Menanggapi hal tersebut, Pertamina membantah jika harga yang ditetapkan terbilang mahal.

“Asumsi dan parameter yang digunakan ICW dan Pertamina Berbeda. Namun kami pastikan harga LPG Pertamina masih termurah dibanding pesaing dan dibanding di negara-negara di luar negeri,” ujar Direktur Marketing and Trading Pertamina Ahmad Bambang kepada Aktual.co melalui pesan singkatnya, Kamis (8/1).

Lebih lanjut dikatakan, Parameter pertama yang digunakan saja sudah tidak sama. Rata-rata contract price (CP) Aramco Desember adalah USD561,6. Pada 2 Januari 2015 memang harganya turun, namun tidak mencapai USD460.

“Namun yang digunakan adalah rata-rata CPA bulan Desember 2014 dengan mempertimbangkan trend Januari. Hal itu dipengaruhi, Pertama harga CP Aramco tidak tetap, melainkan berubah tiap hari. Kedua, Stock pertamina mencapai 20-an hari, sehingga secara akuntansi harus dihitung averagenya. Ketiga, CPA hari ini, tidak bisa langsung dijual  untuk hari ini juga, melalui proses yang panjang,” jelasnya.

Menurutnya, harga elpiji 12 kg yang dipakai pada bulan Januari adalah rerata dari CPA bulan Desember dan Januari.

“Soal BBM juga begitu, hampir sama. Kalau Pertamina ngawur, lihat saja di harga Pertamax, kenapa tidak pernah selisih banyak dengan Shell, Total atau bahkan Petronas. Jujur saja, di negara manapun kualitas dan harga BBM antar pesaing, relatif sama. Penentuan pemenang melihat lokasi, pelayanan, brand dan lain-lain,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Koordinator Divisi Monitoring dan Analisis Anggaran ICW Firdaus Ilyas, menuturkan beberapa kejanggalan yang mereka temukan terkait penetapan harga BBM dan gas. Untuk perkiraan harga keekonomian gas elpiji 12 kilogram misalnya, dimana bulan Januari 2015 adalah Rp9.508 /kg. Namun justru Pertamina menyesuaikan harga elpiji 12 kg per 2 Januari 2015 sebesar Rp11.225 per kg atau Rp134.700 per tabung.

“Terjadi potensi pemahalan harga LPG tabung 12 kg sebesar Rp 1.717/kg atau Rp 20.600 per tabung,” ujar dia.

ICW dalam perhitungan elpiji 12 Kg berdasarkan realisasi CP Aramco tahun 2014 dengan rerata untuk propane adalah USD791/MT dan Butane USD810/MT. Sehingga rerata untuk elpiji adalah USD800,6/MT.

Dalam perhitungan ICW, elpiji merupakan komposisi 50% propane dan 50% butane. Harga patokan elpiji dihitung berdasarkan patokan dengan rumus, CPA+USD68,64/MT+1,88%CPA+Rp1.750/Kg. Sedangkan subsidi elpiji per kg dihitung berdasar (harga jual eceran elpiji-PPN-Margin Agen) – Harga Patokan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Lakukan Penyelidikan, Polisi Belum Bisa Lepas Police Line di Thek Peak

Jakarta, Aktual.co — Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin Kombes Pol Wahyono mengatakan, hingga saat ini garis polisi di salah satu ruang karaoke Thek Peak Banjarmasin, belum bisa dilepas.
“Penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus narkotika di The Peak Karaoke masih berjalan, jadi garis polisi tetap kami pasang,” kata dia, Kamis (8/1).
Dia mengatakan, hingga saat belum ada rencana untuk melepas garis polisi yang terpasang di salah satu ruang karaoke itu. “Pasti nanti akan dilepas namun menunggu hasil dari penyelidikan dan penyidikan apabila dianggap selesai maka langsung kami lepas.”
Sementara itu Manajemen The Peak Karaoke Banjarmasin meminta kepada pihak Kepolisian agar secepat bisa melepas garis polisi yang mereka pasang disalah satu ruang karaoke.
“Kami berharap polisi bisa secepatnya menyelesaikan penyelidikan terhadap ruang karaoke yang dipasangi garis polisi,” kata Humas The Peak Karaoke Banjarmasin Ester Esti.
Dia mengatakan, ruang yang dipasang garis polisi itu tidak berpengaruh pada tamu atau pengunjung karaoke karena di depan pintu room dilakukan pemasang tirai untuk menutupi garis polisi tersebut.
“Sekali lagi kami berharap agar polisi bisa secepat melepas garis polisi itu, dan kami nyatakan karaoke kami bebas dari peredaran narkotika,” kata dia saat ditemui wartawan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Mahfud Sidiq: Pengawasan Media, Pengekangan terhadap Demokrasi

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co — Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merasa perlu menganalisis media massa untuk melihat potret berita yang menyangkut citra pemerintah dengan menggunakan intelejen, dinilai sebagai hal biasa. Ketua Komisi I DPR RI, Mahfuz Sidiq mengatakan kegiatan analisis itu ada di dalam salah satu unit kerja badan intelejen negara (BIN) yang membidangi persoalan media masa, ketika dihubungi Aktual.co, di Jakarta, Kamis (8/1).

Dimana, satuan itu melakukan analasis terhadap semua pemberitaan media. “Jadi ini merupakan suatu kerja yang official, yang tentu saja BIN selalu memberikan report dan rekomendasi kepada komandannya dan presiden,” kata Mahfuz .

“Menurut saya, sistem yang sudah ada itu saja yang dimanfaatkan dan dikelola presiden,” imbuhnya. Kendati demikian, politisi PKS itu mengingatkan pemerintah tidak menggunakan analisis yang dilakukan intelejen untuk memberangus ataupun merusak demokrasi, dalam hal ini kebebasan pers.

“Catatan pentingnya bahwa semua analisis dan rekomendasi dari intelejen itu, adalah include dari semua pengambilan keputusan atau kebijakan. Jangan malah dijaadikan instrumen untuk mengekang kemerdekaan dan demokratisasi pers,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain