13 April 2026
Beranda blog Halaman 40196

Arab Saudi Kirim Lima tenaga Bantu Identifikasi Korban QZ8501

Surabaya, Aktual.co — Negara Arab Saudi mengirimkan 5 perwakilan DVI ke rumah sakit Bayangkara, Surabaya, untuk membantu mengidentifikasi korban pesawat AirAsia QZ8501.
Kelima orang tersebut langsung mendatangi posko crisis center dan berlanjut menuju ke kamar jenazah, tempat dilaksanakannya identifikasi korban.
Direktur DVI Internasional Indonesia, Anton Kastilani, mengatakan bahwa selama ini DVI polri tidak pernah meminta bantuan. Namun, ini adalah bentuk dari empati negara lain.
“Jadi mereka menawarkan bantuan sebagai rasa empati. Dan kami sangat berterima kasih atas bantuan kemanusiaan. Karena peristiwa-peristiwa seperti ini memang sudah biasa ada bantuan-bantuan kemanusiaan.” Ujar Anton, Selasa (6/1).
Anton menjelaskan, tenaga yang ditawarkan memang beragam, mulai dari spesialis forensik, DNA, dan sidik jari.
Sebelumnya, Singapura, Korea Selatan, Australia, dan Malaysia juga memberikan kontribusinya untuk membantu, baik proses identifikasi maupun pencarian korban. Total tenaga identifikasi yang bekerja baik dari luar negeri maupun dalam negeri sekitar  235 orang.

Artikel ini ditulis oleh:

Mahasiswa Jurusan Tari IKJ Kunjungan Belajar ke ‘Lima Gunung’ Magelang

Jakarta, Aktual.co —  Sejumlah Mahasiswa jurusan tari Institut Kesenian Jakarta (IKJ) melakukan kunjungan belajar ke sejumlah desa dan bertemu dengan para seniman petani yang tergabung dalam Komunitas Lima Gunung Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

“Intinya para mahasiswa ini mau belajar dengan kawan-kawan Komunitas Lima Gunung. Setelah menjalani perkuliahan metode penelitian, akhir semester ke lapangan mencari objek studi yang menarik tentang kesenian dengan unsur-unsur pendukungnya,” kata pendamping yang juga pengajar Jurusan Tari IKJ Ery Ekawati di Magelang, Selasa (06/01).

Ia mengatakan para Mahasiswa IKJ yang berjumlah delapan orang berasal dari berbagai daerah di Indonesia itu, melakukan kunjungan belajar pada 5-8 Januari 2015 di Dusun Mantran, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak, di kawasan Gunung Andong dan Dusun Gejayan, Desa Bayusidi, Kecamatan Pakis, di kawasan Gunung Merbabu.

Mereka memperoleh pembekalan secara umum tentang gerakan kebudayaan yang selama ini dijalani pegiat Komunitas Lima Gunung (Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, dan Menoreh) oleh inspirator komunitas tersebut, Sutanto, di Studio Mendut, Kabupaten Magelang, sebelum menuju dua dusun tersebut.
 
Ia menyatakan perkembangan suatu kesenian tradisional dan kontemporer tidak terlepas dari berbagai unsur pendukung, seperti lingkungan dan masyarakatnya.

“Melalui kunjungan ini diharapkan mahasiswa mendapat informasi yang lebih banyak dan lebih luas, sehingga tidak hanya di kampus saja. Mereka selanjutnya akan membuat karya tulis untuk dipresentasikan,” katanya.

Ketua Komunitas Lima Gunung Supadi Haryanto menyambut positif kunjungan para mahasiswa IKJ ke komunitas tersebut.

“Bukan saja para mahasiswa belajar dari kami, kami pun yang orang dusun dan gunung juga mendapat kesempatan untuk belajar dari mereka. Mereka belajar dari teman-teman dusun, kami juga belajar dari mereka, jadi saling mengisi untuk mengembangkan kesenian, melahirkan suasana baru dalam berkesenian, dan tentunya ada kebersamaan antara dusun dengan kota,” katanya.

Ia menyebut kesenian bukan hanya untuk kepentingan berkesenian, akan tetapi juga membangun kebersamaan antarwarga dan menjadi forum untuk berkumpul masyarakat.

Pada kesempatan itu, Supadi yang juga Ketua Sanggar Andongjinawi Mantran Wetan mengatakan para mahasiswa akan diajak untuk mengikuti kelompoknya menggelar pentas sejumlah tarian tradisional di salah satu dusun di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

“Kebetulan malam hari ini (6/1), kami akan pentas di Temanggung, kami ajak mereka untuk ikut, untuk selanjutnya menjalani proses bersama dengan kawan-kawan di Gejayan (Padepokan Warga Budaya Gejayan,red),” katanya.

Pihaknya juga merencanakan pementasan bersama, antara Komunitas Lima Gunung dengan mahasiswa IKJ di Padepokan Warga Budaya Gejayan pimpinan Riyadi pada Rabu (7/1) malam. Sejumlah pementasan bersama tersebut, antara lain Tarian Tujuh Pulau, Wayang Gunung, Geculan Bocah, Gupolo Gunung, Kipas Mega, Arya Penangsang Gugur, dan Kipi-Kipi.

Artikel ini ditulis oleh:

Terhubung Piramida Pertama, Prasasti Istri Firaun Mesir Ditemukan Peneliti

Jakarta, Aktual.co — Sebuah prasasti di atas makam seorang Ratu yang telah memerintah lama di Mesir, telah ditemukan oleh Arkeolog asal Ceko. Para peneliti menggali makam berusia 4.500 tahun di Abusir Necropolis, di luar kota Kairo.

Tim peneliti mengumumkan, pada Minggu (04/01), bahwa tulisan di makam tersebut menunjukkan sebuah nama Khentakawess (atau Khentkaus, red). Dari sana baru diketahui, bahwa sang Ratu pernah menikah dengan Dinasti Raja Firaun Neferefre ( juga dikenal sebagai Raja Raneferef, red), yang memerintah hanya sebentar selama Dinasti ke-5 dari Kerajaan masa lalu.

Selain itu, juga ada dua Ratu lain dengan nama yang sama. Para arkeolog menyebutnya Khentakawess III, atau Khentkaus III, demikian lapor AFP.

“ Ini adalah pertama kalinya kami telah menemukan nama Ratu yang telah diketahui sebelum penemuan makamnya,” kata Menteri Kebudayaan Mesir, Mamdouh Al-Damaty dalam sebuah pernyataan tertulis, seperti dilansir dari AFP.

“Penemuan ini akan membantu kita menjelaskan aspek-aspek tertentu yang tidak diketahui dari Dinasti Kelima, yang berhubungan dengan Dinasti Keempat,  dimana memperlihatkan pembangunan Piramida pertama.”

Dalam prasasti tersebut mengidentifikasi terungkap fakta bahwa sang Ratu merupakan “Istri Raja” dan “Ibu dari Raja.”

Miroslav Barta,  Ketua tim yang memimpin serta menemukan prasasti itu, mengatakan, kepada kantor berita EFE, bahwa Khentakawess III akan menjadi ibu dari Firaun Menkahur selain menjadi istri Neferefre.

Padahal, makam itu sudah lama diincar oleh perampok makam. Namun demikian, para Arkeolog sukses menemukan sejumlah patung serta peralatan yang terbuat dari batu kapur dan tembaga itu terlebih dahulu.

Institut Egyptology menyatakan, dalam sebuah rilis beritanya, “Makam ini sangat mirip dengan sisa pemakaman di makam yang ditemukan oleh misi peneliti Ceko di era 90-an,” kata Kamal Wahid, Direktur Antiquities Giza, kepada Luxor Times.

“Bagian atas merupakan Mastaba dan terungkap kapel kecil serta ruang pemakaman di bagian bawah yang bisa dicapai melalui poros.”

Kekaisaran Neferefre sebagai Firaun diyakini hanya memerintah hanya dua atau tiga tahun saja, berpedoman sejarah Mesir, yang mungkin mengapa Piramida itu tidak pernah selesai. Hingga sekarang, karya sejarah dunia tersebut disebut dengan “Piramida yang belum selesai.”

Sekedar informasi, wilayah Abusir terletak tepat di sebelah selatan kompleks Giza yang terkenal dengan Piramida Besar-nya, dan berada di sebelah utara Saqqara, dalam kawasan Piramida Djoser.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemerintah Keluarkan Resi Gudang Instrumen untuk Stabilisasi Harga

Menteri Perdagangan Rachman Gobel, didampingi jajarannya melakukan konfrensi persnya tentang Ekspor-Impor dan kebijakan, agenda prioritas Kemendag tahun 2015-2016 di kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2015). Beberapa instrumen lain yang dipergunakan Kemendag untuk menciptakan stabilitas harga komoditas antara lain menciptakan pasar lelang, membuat sistem resi gudang (SRG), mengambil kebijakan distribusi bahan pokok dan pengelolaan stok dan ekspor-impor. AKTUAL/MUNZIR

Sambangi Ditjen Minerba, Bos Freeport Minta Perpanjang Kontrak 20 Tahun

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah dan PT Freeport Indoenesia masih terus membahas rencana amandemen kontrak tambang emas. Hari ini (6/1), Presiden Direktur Freeport Indonesia Rozik B Soetjipto mendatangi kantor Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) di Tebet, Jakarta Selatan untuk membahas enam poin kontraknya.

“Kita masih membahas rincian masalah-masalah yang terkait dengan formulasi di dalam amandemen kontrak. Isinya kontrak tercantum di dalam dokumen legal. Isinya ya yang 6 poin itu,” kata Rozik saat ditemui di Kantor Ditjen Minerba, Selasa (6/1).

Enam poin yang dimaksud yakni terkait penerimaan negara, pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian mineral (smelter), luas lahan tambang, perpanjangan kontrak, divestasi saham, dan penggunaan barang dan jasa pertambangan dalam negeri.

Rozik menuturkan bahwa pihaknya membutuhkan kepastian dalam perpanjangan kontrak. Pasalnya, investasi yang akan dikeluarkan Freeport terkait pengembangan tambang bawah tanah (underground) dan smelter terbilang sangat besar.

“Kita minta kejelasan terkait masalah perpanjangan kontrak. Mintanya ya sesuai aturan pemerintah yakni 2×10 tahun,” tutup Rozik.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tari Bajidor Kahot & Serampang Dua Belas Warnai 200 Tahun Gustav Faberg

Jakarta, Aktual.co —  Pertunjukan Tari Bajidor Kahot dan Serampang Dua Belas yang dipersembahkan dua penari dari kelompok Bhinneka Indonesia di Helsinki memberikan warna yang berbeda pada perayaan tahunan Faberg Ball di Kota Prnu, Estonia, akhir pekan.

Suguhan budaya Indonesia tersebut oleh panitia dimaksudkan sebagai “Surprise Performance” untuk memberikan warna yang berbeda pada perayaan tahunan yang selama ini lebih banyak menampilkan Dansa dan Opera, kata Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Helsinki, Made P. Sentanajaya , Selasa (06/01).

Acara perayaan tahunan Faberg Ball dibuka oleh Wali Kota Prnu, Toomas Kivimgi dan dihadiri sekitar 300 orang yang datang tidak hanya dari Estonia tetapi juga asal negara-negara sekitar seperti Finlandia, Latvia, Lithuania dan Rusia.

Kata dia, dalam perayaan tersebut terdapat sekitar 30 artis dari 17 negara yang turut berpartisipasi menampilkan berbagai macam pertunjukan kebudayaan.

Perayaan Faberg Ball tahun 2015 bertepatan dengan peringatan 200 tahun lahirnya Gustav Faberg (1814-1893), seniman perancang perhiasan ternama dunia yang dilahirkan di kota Prnu, Estonia.

Acara tahun ini yang dilaksanaan di Prnu Concert Hall sekaligus ditandai dengan peresmian patung Gustav Faberg di halaman depan Gedung Konser terbesar di kota Prnu tersebut.

Pertunjukan budaya Indonesia menampilkan Tari Bajidor Kahot dan Serampang Dua Belas dipersembahkan oleh dua penari dari kelompok tari Bhinneka Indonesia di Helsinki mendapatkan sambutan yang hangat dari para penonton karena memberikan warna yang berbeda.

Panitia perayaan yang diwakili Presiden Prnu Faberg Society, Toomas Kuter, menyatakan sangat puas akan pertunjukan yang ditampilkan para penari dari Bhinneka Indonesia. Pemilihan tarian Indonesia sebagai “Surprise Performance” oleh panitia pada perayaan tersebut merupakan pilihan yang tepat, ujar Toomas Kuter.

Pertunjukan budaya Indonesia juga diharapkan oleh panitia untuk dapat lebih sering ditampilkan di kota Prnu, karena selain sangat memikat. Pertunjukan tersebut berbeda dengan penampilan budaya yang selama ini mereka saksikan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain