17 April 2026
Beranda blog Halaman 41870

Tidak Mau Terjaring Operasi Zebra, Kodim 0821 Periksa Kelengkapan Anggotanya

Lumajang, Aktual.co — Untuk mendukung Operasi Zebra 2014, yang akan digelar secara nasional oleh Polri mulai 26 Nopember – 9 Desember nanti, Kodim 0821 Lumajang tidak mau kecolongan, anggotanya ikut terjaring dalam operasi tersebut.

Sebagai bentuk komitmen tertib hukum, melalui petugas provost melakukan pemeriksaan kelengkapan sepeda motor milik seluruh personil TNI, baik itu kendaraan dinas maupun pribadi.

Pemeriksaan kelengkapan kendaraan yang dilaksanakan di halaman Makodim 0821 Lumajang, dipimpin langsung oleh Dandim 0821 Lumajang, Komandan Kodim 0821 Letkol Inf Akhyari. Pemeriksaan ini berlaku bagi seluruh personil TNI yang berada dibawah kewenangan Kodim 0821.

Letkol Inf Akhyari kepada Aktual.co menjelaskan, sebenarnya giat pemeriksaan sepeda motor dinas maupun pribadi milik personil TNI, sudah rutin dilakukan jajarannya, minimal satu bulan sekali baik itu di Makodim maupun di masing-masing Koramil.

“Kami periksa semua kelengkapan sepeda motor mulai dari fungsi bel, lampu depan, lampu rem, sign, kaca spion serta plat nomor kendaraan. Apabila ditemukan ada yang tidak berfungsi dengan baik atau tidak ada yang terpasang, maka kami akan memberikan teguran keras untuk segera diperbaikinya,” kata Akhyari di Lumajang, Selasa (25/11).

Tidak hanya itu, dirinya dibantu sejumlah provost juga melakukan pemeriksaan terhadap KTA, SIM, serta STNK kendaraan anggota. Jika ditemukan SIM milik anggota mati atau pajak kendaraan mati. Pihaknya akan melakukan tindakan dalam bentuk peringatan keras.

Artikel ini ditulis oleh:

PSSI Harap Timnas Bangkit Ketika Lawan Laos

Jakarta, Aktual.co — Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), berharap timnas Indonesia, bisa bangkit setelah kekalahan telak 0-4 dari Filipina. Ini berguna untuk memetik poin ketika melawan Laos dalam pertandingan babak penyisihan grup Piala AFF 2014, Jumat (28/11) nanti.

Pertandingan melawan Laos, merupakan pertandingan terakhir bagi anak asuh Alfred Riedl itu. Namun, untuk bisa lolos ke babak selanjutnya, kemungkinannya sangat kecil. Namun, itu tergantung dari pertandingan lainnya antara Vietnam melawan Laos maupun Vietnam melawan Filipina.

“Timnas masih menyisakan satu pertandingan. Kami berharap mereka tetap fokus pada pertandingan dan tidak terganggu dengan kekalahan dari Filipina,” kata Wakil Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti, dikutip dari media PSSI, Selasa (25/11).

Untuk diketahui, Indonesia ketika melawan tuan rumah Vietnam, berakhir dengan skor imbang 2-2. Sedangkan Laos, juga harus takluk dari Filipina dengan skor 1-4.

Jika Vietnam kalah dari Filipina, dan Laos juga kalah dari Vietnam, kesempatan Firman Utina untuk lolos ke babak semifinal, masih terbuka. Tapi dengan catatan, mereka mampu mengalahkan Laos, dan hasil akhirnya, mereka tinggal menghitung jumlah gol.

Artikel ini ditulis oleh:

OJK Hitung Tambahan Modal Mutiara

Jakarta, Aktual.co — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menghitung besaran tambahan modal yang harus disuntikkan oleh J Trust Co. Ltd kepada Bank Mutiara guna meningkatkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) bank tersebut.

“Yang penting itu komitmen mereka (J Trust) untuk memenenuhi minimum CAR. Saya rasa mereka sudah berikan komitmennya,” kata Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK Nelson Tampubolon di Jakarta, Selasa (25/11).

Berdasarkan laporan keuangan Bank Mutiara per September 2014, rasio kecukupan modal Bank Mutiara berada pada level 13,35 persen. Namun, rasio kredit bermasalah Bank Mutiara masih relatif besar yakni 16,8 persen (gross).

Saat uji kelayakan dan kepatutan, OJK sendiri menetapkan syarat kepada J Trust yakni harus meningkatkan CAR Bank Mutiara menjadi di atas 14 persen dalam tiga tahun ke depan. OJK juga meminta J Trust untuk tidak menjual Bank Mutiara dalam kurun waktu 10 tahun ke depan.

Nelson berharap, suntikan modal dari J Trust kepada Bank Mutiara dapat dilakukan sesegera mungkin untuk meningkatkan likuiditas bank tersebut.

“Kita harapkan secepat mungkin ya. Kalau mereka sudah ini, artinya komitmen mereka membuat CAR sesuai profil risiko, mem-back up likuiditasnya. Itu sudah diberikan waktu fit and proper test,” kata Nelson.

Nelson menambahkan, saat ini tingkat kesehatan Bank Mutiara yang saat ini masih berada di peringkat komposit (PK) 4 dapat dimaklumi karena memang masih baru disehatkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Ia berharap, peringkat tersebut dapat meningkat menjadi PK-3 atau bahkan lebih baik ke depannya.

“Nanti dengan bergulirnya waktu kan pengawas akan terus memonitor secepat mungkin agar mereka bisa sehat. Kenapa tidak,” ujar Nelson.

Sebelumnya, pada 20 November 2014 lalu, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Mutiara menyetujui pengambilalihan saham PT. Bank Mutiara, Tbk oleh J Trust. Jumlah Saham yang dialihkan adalah 99 persen sesuai surat dari Otoritas Jasa Keuangan dengan nilai Rp4,41 triliun yang telah selesai dibayarkan tunai dengan PBV (Price to Book Value) sekitar 3,5 kali.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Hemat Anggaran, Pemprov Bakal Potong Honor Rapat Pegawai

Jakarta, Aktual.co —Pemprov DKI siap menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2014 tentang langkah penghematan anggaran.
Dikatakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) salah satu langkah penghematan yakni dengan memotong anggaran honor rapat para Pegawai Negeri Sipil (PNS) mulai tahun 2015 mendatang.
“Berdasarkan hitungan kita, dengan  pemotongan anggaran honor tersebut,  pengeluaran APBD DKI bisa dihemat sampai Rp2,3 triliun,” ujar Ahok, di Balaikota DKI, Selasa (25/11).
Dengan penghematan sebesar itu, kata Ahok, maka dananya bisa dialihkan. 
“Pemotongan honor rapat para PNS itu selanjutnya bisa kita alihkan untuk program-program Pemprov DKI yang lebih bermanfaat,” ucapnya.
Sayangnya, dia tidak menyebut besaran honor yang akan dipotong bagi PNS setiap satu kali rapat.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR Dukung Perubahan Anggaran Swakelola Pramuka

Jakarta, Aktual.co — Gerakan Pramuka yang menginginkan perubahan sistem pengangaran Swakelola dibawah Kementerian pemuda dan olah raga (Kemenpora) menjadi dana hibah melalui Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
Hal itu dilakukan upaya menguatkan kelembagaan dan penganggaran gerakan Pramuka.
“Kemenko PMK sebaiknya segera mengkonsolidasikan program-program dan anggaran pendidikan kepramukaan yang tersebar diberbagai kementerian agar bisa berada dibawah koordinasi Kwarnas Gerakan Pramuka,” kata dia usai menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, di ruang Komisi X, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (25/11).
Lebih lanjut, sambung politisi demokrat itu menambahkan, Komisi X akan mendukung persiapan Jambore Nasional 2016 dan Raimuna Nasional 2017 yang akan diadakan di Buperta Cibubur diikuti 50 ribuan generasi muda dari pelosok nusantara.
“Kami sangat mendukung persiapan dan pelaksanaan Jambore Nasional 2016 dan Raimuna Nasional pada 2017 mendatang,” papar dia.
Sementara itu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adyaksa Dault mengutarakan inti dari RPDU itu untuk meminta dukungan kepada komisi selaku mitra dan pemerintah terkait swakelola dana untuk terwujudnya gerakan pramuka yang relevan.
“Gerakan Pramuka untuk membantu pembentukan karakter bangsa dan tentunya kami sangat membutuhkan dukungan Komisi X dan pemerintah untuk untuk pembentukan Master Plan Gerakan Pramuka 2015-2045,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

PSSI Nilai Penampilan Timnas Tidak Sesuai Harapan

Jakarta, Aktual.co — Pihak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menilai, penampilan Timnas Indonesia saat menghadapi Filipina pada pertandingan kedua grup A Piala AFF 2014 di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Selasa (25/11), tidak sesuai dengan harapan.

Hal tersebut terjadi karena, Firman Utina dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 0-4. Kekalahan dari tim yang berjuluk The Azkals ini merupakan yang pertama selama sejak 22 kali pertemuan.

“Pemain telah berjuang di lapangan, tetapi Filipina tampil lebih baik. Kami minta maaf, khususnya kepada masyarakat sepakbola Indonesia karena penampilan kami tidak sesuai harapan,” kata Wakil Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti seperti yang dilansir tim media PSSI di Jakarta.

Dengan mengalami kekalahan dari Filipina, maka peluang Indonesia lolos ke babak semifinal cukup berat. Apalagi, Timnas Garuda dari dua pertandingan yang dijalani, baru mengumpulkan satu poin setelah mampu menahan imbang tuan rumah Vietnam, 2-2.

Memang, saat ini Indonesia masih menyisakan satu pertandingan yaitu melawan Laos, Jumat (28/11). Namun, untuk lolos ke babak selanjutnya harus bergantung dengan hasil pertandingan antara Vietnam melawan Laos maupun Vietnam melawan Filipina.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain