5 April 2026
Beranda blog Halaman 42005

Siang Ini, BEM se-Jabodetabek Gelar Aksi Tuntut Pemberantasan Mafia Migas

Jakarta, Aktual.co —Kebijakan pemerintah Jokowi-JK menaikkan harga BBM bersubsidi terus menuai protes dari kalangan mahasiswa. Lantaran keputusan itu dianggap tidak pro rakyat dan justru malah dianggap melanggengkan aksi para mafia migas di dalam kabinet.
Menyikapi itu, Badan Eksekutif Mahasiswa dari kampus se-Jabodetabek hari ini dikabarkan akan melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan BBM bersubsidi dan mendesak pemerintah untuk memberantas mafia migas.
Saat dihubungi Aktual.co, Koordinator BEM se-Jabodetabek, Reza, mengatakan aksi akan digelar pukul 14.00Wib siang nanti di sekitaran Patung Kuda di Jakarta Pusat.
“Isunya masih tetap menolak kenaikan BBM, dan pemberantasan mafia migas,” ujarnya, Rabu (19/11).
Dijelaskan Reza, dengan menaikkan harga BBM bersubsidi maka menunjukkan kalau pemerintah tidak serius dalam memberantas mafia migas. Sehingga keberadaan mafia migas yang mengerucut pada sosok tiga menteri di kabinet Pemerintahan Jokowi, semakin tidak tersentuh.
Oleh karena itu, kata Reza, mereka akan terus melakukan unjukrasa sampai tuntutan mereka dipenuhi Pemerintah, yakni cabut kenaikan harga BBM dan pemberantasan mafia migas.
Direncanakan unjuk rasa nanti akan datang perwakilan antara lain dari Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan estimasi pengunjuk rasa sekitar 100 orang. “Surat pemberitahuannya sudah kami kirimkan ke Polda Metro Jaya kemarin.”
Selain itu, dia juga memberitahu kalau aksi besar-besaran akan dilakukan BEM se-Jabodetabek Kamis (20/11) besok di Istana Negara.
Kemarin, aksi serupa juga dilakukan di berbagai kampus di Jakarta menyikapi kebijakan pemerintah menaikkan BBM bersubsidi. 
Aksi di Medan, Sumatera Utara ratusan mahasiswa yang tergabung dari USU, KAMMI, GMNI, HMI mendatangi kantor Pemko Medan sejak Senin (17/11) malam, hingga, Selasa (18/11) pagi.
Ratusan mahasiswa itu bahkan memblokir jalan sekaligus membakar ban bekas menuntut pemerintah tidak menaikan harga BBM bersubsidi.
Selain di Medan, di Padang aksi unjuk rasa penolakan penaikan harga BBM subsidi juga terjadi.
Bahkan, ratusan mahasiswa yang menolak penaikan harga BBM itu bentrok dengan Polisi. Bentrokan berawal dari upaya mahasiswa yang akan memblokir jalan karena aspirasi yang ingin disampaikan ke Anggota DPRD Sumatera Barat tidak mendapatkan tanggapan.
Sementara di Sumatera Selatan, ratusan mahasiswa dari KAMMI, PMII, dan BEM fakultas yang ada di Sumsel, melakukan aksi demo dan memberikan tiga tuntutan rakyat kepada pemerintah yang salah satu isinya adalah mencopot menteri pro neolib, terkait penaikan harga BBM.
Salah satu tuntutan yang digaungkan oleh mahasiswa adalah Presiden Jokowi menurunkan menteri-menteri yang merupakan antek neolib.
“Turunkan menteri neolib, penipu kebijakan penaikan BBM,” kata Febri, peserta aksi mahasiswa, saat dihubungi Aktual Network, Selasa (18/11).
Ada tiga menteri yang dianggap mahasiswa sebagai antek neolib, yaitu Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Sudirman Said, dan Menko Perekonomian Sofyan Djalil.
Selain dibeberapa kota di pulau Sumatera, di pulau Jawa aksi penolakan penaikan BBM juga terjadi. Mahasiswa PMII Kota Malang melaksanakan Salat Gaib sebagai simbol wafatnya pemerintahan saat ini. Hal ini dilakukan dalam rangka unjuk rasa menolak penaikan harga BBM.

Artikel ini ditulis oleh:

Teruskan Proyek Hambalang, Menpora Koordinasi dengan KPK

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akan meneruskan pembangunan proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional Hambalang yang saat ini dimasalahkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
Namun, sebelum meneruskan proyek yang tersangkut kasus korupsi itu, Menpora terlebih dulu akan berkoordinasi dengan lembaga yang dipimpin oleh Abaraham Samad Cs itu.
“Jadi kami akan membentuk tim yang akan berkomunikasi dengan KPK serta pihak terkait lainnya untuk mendalami apakah Hambalang perlu diteruskan atau tidak,” kata Menpora Imam Nahrawi di Jakarta, Rabu (19/11).
Dia menganggap penting, untuk meneruskan proyek tersebut, terlebih lagi pembangunan fasilitas itu sudah menyedot banyak anggaran. “Alhamdulillah kami akan mendalaminya. Dan kalau terwujud maka akan menjadi salah satu solusi kekurangan sarana dan prasarana. Tolong didoakan yah.”
Dia menambahkan apabila sarana dan prasarana Hambalang dapat dimanfaatkan, hal itu akan menjadi momentum baik agar setiap uang negara yang sudah digelontorkan tidak mubazir.
Kalaupun di belakang ada persoalan hukum yang sementara didalami dan diselesaikan oleh KPK, menurut menteri itu bukan momok menakutkan sebab akan menjadi momentum masa depan kebangkitan olahraga Indonesia.
“Yang perlu diputuskan sekarang adalah mau diapakan bangunan yang sudah selesai, dan bagaimana dengan rencana pembangunan fasilitas lainnya. Walau bagaimana pun, proyek yang bernilai ratusan miliar dari uang rakyat tersebut jangan sampai terbuang sia-sia,” katanya.
September 2013 lalu, pembahasan nasib Hambalang juga pernah dilakukan oleh Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Yuli Mumpuni Widarso. Beberapa hal yang dibahas waktu itu adalah akan diapakan bangunan yang sudah mencapai lebih dari 90 persen, di atas 50 persen dan di bawah 40 persen. 
Perlu diketahui juga, pembangunan proyek Hambalang tersebut sudah menjadikan beberapa pihak menjadi tersangka kasus korupsi, diantaranya ialah dari Kemenpora ada nama Dedy Kusdinar (mantan Kabiro Perencanaan) dan Andi Alfian Mallarangeng (mantan Menpora). Sementara dari pihak swasta ada Teuku Bagus M. Noor dan Mahfud Suroso. Sedangkan Anas Urbaningrum terlibat dalam memuluskan perubahan anggaran proyek tersebut. Anas juga terbukti menerima gratifikasi dari Hambalang. Editor: Wisnu Yusep

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Menlu Jerman Pesimistis Krisis Ukraina Segera Berakhir

Jakarta, Aktual.co — Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier mengataka bahwa dirinya tidak optimistis krisis di Ukraina segera berakhir karena eskalasi pertempuran yang berbahaya di wilayah timur.
“Tidak ada alasan untuk optimisme dalam situasi saat ini,” kata Steinmeier, pada konferensi pers, Selasa (18/11).
Steinmeier mengimbau semua pihak untuk tidak meninggalkan gencatan senjata Perjanjian Minsk yang ditandatangani pada 5 September lalu.
“Kalaupun ada alasan untuk mengatakan bahwa kewajiban yang paling penting belum terpenuhi, meninggalkan dokumen ini akan menjadi kehilangan besar,” kata dia.
Pihak terkait diminta mengadakan perundingan guna mencari solusi dalam mengatasi krisis.
“Perjanjian Minsk tidak sempurna tetapi adalah satu-satunya yang memiliki didukung dari semua pemain kunci – Uni Eropa, Amerika Serikat, para pihak dalam konflik Ukraina dan Rusia,” kata Steinmeier.
Steinmeier melakukan kunjungan pertama terkait menurunnya hubungan antara Barat dengan Rusia pasca konflik perang dingin di Ukraina Timur.

Artikel ini ditulis oleh:

HMI Palembang Tuntut Copot Menteri Pro Neolib

Jakarta, Aktual.co — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Palembang meminta Presiden Joko Widodo mencopot menteri yang dianggap pro neolib dan bermasalah dengan isu migas.
Hal ini menjadi tuntutan utama HMI saat menggelar aksi unjuk rasa di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan, Rabu (19/11).
“Kami meminta untuk mencopot menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri ESDM Sudirman Said, karena mereka bermasalah dengan isu migas,” kata Koordinator Aksi Rahmad Hidayah, Rabu (19/11).
Rahmad menambahkan kenaikan harga BBM berdampak luas hingga kebutuhan pokok dan angkutan umum, dan ini dinilai merugikan rakyat.
HMI juga menuntut agar pemerintah menasionalisasi aset migas dari kontrak karya asing dan mencabut UU nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi karena tidak pro rakyat.
Aksi unjuk rasa ini diikuti oleh ratusan anggota HMI Palembang dan dilakukan di depan kantor DPRD Sulsel.

Artikel ini ditulis oleh:

PDIP: Jokowi Harus Realistis Hadapi Faksi Oposisi

Jakarta, Aktual.co — Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Achmad Basarah mengaku tidak terkejut dengan niat dan rencana beberapa fraksi dari faksi oposisi yang menggulirkaan penggunaan hak interpelasi terhadap pemerintah. Khususnya terkait keputusan pemerintahan Joko Widodo menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). 
Menurutnya, penggunaan hak interpelasi di parlemen hanya menyangkut waktu saja. Sebagai kekuatan oposisi yang tugasnya mengawasi kebijakan-kebijakan pemerintah, parlemen utamanya dari kubu faksi oposisi diprediksi akan terus melakukan hak interpelasi atau hak angket lainnya. ‎”Prediksi saya akan ada beberapa lagi penggunakan hak interpelasi atau hak angket lainnya yang akan digulirkan faksi oposisi terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang lainnya,” jelasnya saat dihubungi, Rabu (19/11).
Apa yang dilakukan ini sejalan dengan motif dipertahankaannya eksistensi fraksi dari faksi oposisi (KMP) paska Pemilihan Presiden 2014 lalu. Atas dasar itu pula ia mengingatkan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla untuk menyiapkan diri menghadapi berbagai agenda faksi oposisi dibidang pengawasan ke depan.
Pemerintah, lanjut dia, harus lebih intensif melakukan koordinasi dengan fraksi-fraksi kubu pemerintah yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Dengan begitu dukung politik akan diberikan secara solid terhadap program dan kebijakan-kebijakan yang akan dikeluarkan. 
“Pemerintahan Jokowi harus lebih realistis lagi bahwa pelaksanaan atas cita-cita dan program-program pemerintahan yang direncanakan akan berhadapan dengan realitas  sistem pemerintahan presidensial yang telah bercita rasa parlementer,” demikian Basarah.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemkot Cirebon Segera Resmikan Tarif Baru Angkot

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, segera meresmikan tarif angkutan kota setelah kenaikan harga solar dan premium dinaikkan.
Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Cirebon Asep Dedi mengatakan bahwa Pemkot Cirebon segera meresmikan tarif baru untuk angkutan kota, demi menghindari kenaikan sepihak yang dilakukan oleh sopir angkot.
Berdasarkan kesepakatan bersama Pemerintah Kota Cirebon dengan Organda, kenaikan tarif ditetapkan sebesar 30 persen. Sebelumnya tarif Rp3000 naik menjadi Rp4000, sedangkan tarif untuk pelajar Rp1500 naik menjadi Rp2000.
Diharapkan kenaikan tarif angkutan kota di Cirebon berjalan normal dan disadarioleh semua pihak, sehingga tidak terjadi mogok angkot.
Sementara itu Kardiman, penumpang angkutan kota di Cirebon, meminta Pemerintah Kota Cirebon bersama Organda segera mengeluarkan tarif baru, karena setelah kenaikan BBM, sopir angkot mematok sepihak tarif hingga Rp5000.
Kenaikan sepihak yang dilakukan oleh para sopir angkutan kota di Cirebon dianggap memberatkan penumpang.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain