3 April 2026
Beranda blog Halaman 42212

Dengarkan Musik Sebelum Tidur Punya Efek Dahsyat Untuk Kesehatan

Jakarta, Aktual.co — Sekarang ini, dunia sudah bisa ada di genggaman kita dengan bantuan internet. Apapun bisa dicari hanya dengan meng-klik di internet. Semua orang bisa mencari apapun yang ia sukai. Tidak terkecuali dengan mencari musik favorit di internet.
Mendengarkan musik via internet alias streaming lebih disukai oleh orang-orang, ketimbang harus mendengarkan musik melalui radio atau kaset. 
Menurut hasil survey, ternyata orang Indonesia cukup familiar dengan streaming musik. Dari sekian banyak situs yang menyediakan layanan untuk streaming, cukup banyak yang dikenal dan digunakan oleh masyarakat Indonesia. Yang paling umum digunakan adalah Youtube (59,29 persen) dan Soundcloud (26,05 persen). 
Streaming atau mendengarkan musik lebih sering digunakan sebelum tidur. Hasil survey yang terdapat pada gambar adalah 27,74 persen dilakukan sebelum tidur, 23,18 persen dilakukan kapanpun atau dalam arti bebas waktu, 22,85 persen dalam perjalanan, 14,06 persen adalah sambil bekerja. 
Ternyata sebagian besar lebih suka mendengarkan streaming musik sebelum tidur (27,74 persen). Banyak orang yang mendengarkan musik sebelum tidur untuk menenangkan pikiran, sehingga tidur jadi lebih nyenyak. Dan ternyata kebiasaan mendengarkan musik sebelum tidur ini memang ada manfaatnya. 
Dari sebagian dari kita pastinya sulit untuk tidur dengan normal karena gelisah atau ada pikiran, sehingga tidur tidak nyenyak. Menurut Lawrence Epstein, M.D. dari Sleep HealthCenters seperti ditulis Psych Central, ritual sebelum tidur seperti mendengarkan musik diperlukan untuk menghindari hal seperti ini. 
Aktivitas tertentu yang dilakukan sebelum tidur, misalnya membaca, mandi air hangat, atau mendengarkan lagu, berfungsi untuk pemisah antara waktu beraktivitas dan waktu istirahat. Jadi ketika kita menjalankan ritual sebelum tidur, tubuh akan menganggapnya sebagai tanda untuk persiapan istirahat, kemudian mengirimkan sinyal ke otak untuk membawa pikiran dan tubuh ke tahap tidur.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Depression and Anxiety, terapi musik memiliki efek menenangkan yang sama dengan terapi pijatan. Sleep specialist, Stephanie Silberman, Ph.D menyarankan musik-musik yang menenangkan untuk didengarkan sebelum terlelap, agar istirahat kita pun jadi lebih berkualitas.

40 Persen Air Bersih di Jakarta Dicuri

Jakarta, Aktual.co — Sekitar 40 persen air bersih yang disalurkan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) DKI Jakarta hilang akibat pencurian.
“Secara umum, penyaluran air bersih oleh perusahaan hilang 40 persen, akibat pencurian,” kata Direktur Utama PAM Jaya Sriwidayanto Kaderi saat ditemui di Balai Kota di Jakarta, Selasa (11/11).
Ia menambahkan 60 persen sisanya juga belum dapat didistribusikan seluruhnya karena usia pipa yang sudah tua menyebabkan pipa di beberapa lokasi mengalami kebocoran.
“Sisanya 60 persen. Tapi dari 60 persen itu tidak mungkin mengalirkan air yang melalui pipa tidak ada kebocoran,” katanya.
Ia mengatakan daerah yang rawan pencurian air bersih di antaranya Pluit, Muara Baru, Marunda, Kali Jodo, dan di daerah jalur hijau.
Dalam upaya mengurangi pencurian tersebut pihaknya akan memasang master meter di area yang dianggap ilegal dan pengelolaannya akan diserahkan kepada warga.
“Warga harus mendapatkan air, karena di satu sisi ini hak asasi tapi di sisi lain ini adalah wilayah ilegal. Makanya akan kami pasang master meter dan untuk urusan distribusi di dalam itu nanti urusan warga,” imbuhnya.
Saat dikonfirmasi tindakan apa yang dilakukan terhadap oknum yang terbukti melakukan pencurian, ia mengatakan pihaknya akan melakukan tindakan yang tegas sehingga nantinya tidak ada lagi yang melakukan kejahatan tersebut.
“Sekarang pencurian bisa dituntut berdasar Peraturan Daerah (Perda),” ucapnya.
Namun menurutnya hukuman itu terlalu ringan sehingga efek yang ditimbulkan kurang signifikan. Ia menambahkan untuk memberikan efek jera terhadap pelaku pencurian pihaknya tengah mengkaji aturan yang ada dipadukan dengan peraturan yang lain.
“Mudah-mudahan nanti bisa disinergikan dengan Undang-undang Lingkungan Hidup atau yang lain dan ini yang sedang kita pelajari,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

BI Siapkan Langkah Antisipasi Penaikkan BBM Subsidi

Jakarta, Aktual.co —  Bank Indonesia (BI) tengah bersiaga untuk mengantisipasi risiko inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang dipastikan akan dilakukan oleh pemerintah pada November 2014 ini.

“Kami dari Bank Indonesia siaga penuh untuk bisa merespon dan melakukan kerja sama dengan pemerintah untuk menghadapi itu (kenaikan harga BBM),” kata Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo di Kantor Perwakilan BI Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/11).

Kendati akan mengerek laju inflasi, Agus sendiri tetap mengapresiasi kebijakan penyesuaian harga subsidi BBM. Ia juga menegaskan bahwa dampak terhadap inflasi hanya akan terasa pada tiga bulan pertama setelah kenaikan.

“Reformasi subsidi kalau bisa dilaksanakan sangat baik, tapi kita harapkan reformasi yang berkesinambungan, tidak perlu setiap tahun mendiskusikan ini (kenaikan BBM),” ujar Agus.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, pihaknya bersama tim pengendalian inflasi daerah (TPID) mempersiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi lonjakan inflasi pascakenaikan harga BBM bersubsidi.

Perry menyoroti secara khusus pengendalian kenaikan tarif angkutan agar berada dalam batasan yang wajar.

“Seperti keberhasilan tahun lalu, bagaimana mengendalikan agar kenaikan tarif angkutan dalam kota itu lebih terkendali. Tahun lalu, secara nasional angkutan dalam kota itu bisa dikendalikan tidak lebih dari 30 persen sehingga second round effect-nya lebih terkendali,” ujar Perry.

Langkah lainnya, lanjut Perry, yakni memastikan langkah pengamanan pasokan pangan dan energi agar lebih terjaga.

“Kalau ada kenaikan harga BBM, umumnya harga pangan juga naik karena ada tindakan spekulatif,” kata Perry.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Menteri Agraria: Blusukan Bukan Prestasi

Jakarta, Aktual.co — Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan mengatakan blusukan bukan ukuran prestasi kerja seorang menteri tetapi merupakan salah satu cara yang bisa ditempuh sebelum pengambilan kebijakan.
“Blusukan itu bukanlah tujuan dan ukuran prestasi kerja namun merupakan salah satu cara dalam konteks pengambilan kebijakan oleh pejabat yang berwenang,” kata Ferry di Jakarta, Selasa (11/11).
Menurut Ferry kegunaan blusukan yang dilakukan oleh para menteri kabinet kerja memiliki tiga hal yang dapat menjadi dasar dan dibutuhkan dalam mengambil kebijakan yang tepat sasaran dan efektif.
“Kita semua sebagai pengambil kebijakan membutuhkan aksi blusukan agar bisa melihat, mendengar dan merasakan secara langsung hal yang ada di lapangan sehingga bisa dijadikan dasar untuk mengambil kebijakan yang tepat sasaran dan efektif,” ungkapnya.
Menanggapi kritikan banyak pihak tentang blusukan para menteri kabinet kerja yang dipimpin pasangan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sejak pelantikannya hanya pencitraan, Ferry mengatakan blusukan yang dilakukan oleh mereka jauh dari semangat tersebut dan sesuai instruksi dari presiden agar masyarakat merasakan kehadiran negara.
“Menurut saya blusukan jauh dari semangat pencitraan, terlebih hal ini bisa menegaskan kehadiran negara di tengah masyarakat yang sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wakorlantas: Tidak Beri Rambu, Kontraktor Galian Bisa Kena Pidana

Jakarta, Aktual.co — Galian di Jalan Alternatif Cibubur telah menelan 5 korban. Sebelumnya pengendara sepeda motor Wiwin Setiawan (31) jatuh ke lobang saat melintasi lokasi pada Sabtu 8 November lalu.
Menanggapi hal tersebut, Waka Korlantas Polri, Brigjen Pol Sam Budigusdian menegaskan setiap proyek galian yang sedang dikerjakan wajib diberikan tanda agar tidak membahayakan para pengguna jalan.
“Setiap ada galian, kontraktor ataupun yang pihak yang memiliki proyek galian wajib memberikan tanda (peringatan),” ujar Sam Budigusdiawan kepada wartawan di Auditorium PTIK, Jakarta, Selasa (11/11).
Menurut Sam, masyarakat bisa mengajukan tuntutan class action terhadap kontraktor ataupun pihak yang bertanggung jawab dengan proyek galian tersebut bila proyek galian yang sedang mereka kerjakan tidak diberikan tanda peringatan.
“Kalau tidak ada tanda maka yang membuat galian bisa dituntut class action. Orang yang menggali dan menyebabkan kecelakaan bisa dituntut,” tegas Sam.
Seperti diketahui, lubang galian yang sangat dalam di Jalan Arteri Cibubur tidak dilengkapi pengamanan yang layak. Akibatnya, lima orang telah terjerumus ke dalam lubang, satu di antaranya meninggal dunia.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Ini Saran Ruhut Sitompul Agar DPR Bersatu

Jakarta, Aktual.co — Anggota DPR RI dari fraksi Partai Demokrat Ruhut Poltak Sitompul mengatakan, revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3) adalah jalan keluar paling realistis untuk mengakhiri polemik yang terjadi di parlemen.
Menurut dia, itu adalah jalan tengah terbaik dari perseteruan Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih yang sudah terjadi selama lebih dari satu bulan.
“Daripada komisi ditambah, yang ini lebih realistis, merevisi UU MD3,” kata Ruhut di gedung Parlemen, Selasa (11/11).
Dirinya sadar jika merevisi sebuah undang-undang memang tidak mudah. Namun, kata dia, jika kedua pihak bisa mencapai sepakat, dia yakin proses perubahan tak akan sulit. 
“Jadi enggak ada masalah, itu sebentar kok,” kata dia.
Apabila perseteruan di DPR tetap dibiarkan berlanjut, lanjut Ruhut, hal ini akan menghambat pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Ia mencontohkan, salah satunya terkait perdebatan mengenai dasar hukum Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Sejahtera, dan Kartu Keluarga Sejahtera yang dianggap telah melangkahi DPR.
Seperti diketahui, DPR sempat terpecah antara kubu Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih. KIH bahkan sempat membentuk pimpinan DPR tandingan karena tak percaya dengan kepemimpinan di DPR yang dikuasai KMP.
Penyelesaian konflik antara dua kubu tengah diupayakan. Pada Senin (10/11) kemarin, dicapai kesepakatan antara KIH dan KMP untuk membagi porsi kepemimpinan di komisi dan alat kelengkapan dewan secara proporsional. Namun, masih diupayakan pula perubahan UU MD3  disahkan 8 Juli lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain