7 April 2026
Beranda blog Halaman 42214

Buat Warga Kampung Pulo, Air 1,5 Meter Belum Banjir

Jakarta, Aktual.co —Koordinator Pengungsian Bencana Banjir Kampung Pulo, Edi Patinama mengakui bahwa warga di sana masih enggan untuk mengungsi meskipun wilayahnya sudah terendam banjir setinggi 1,5 meter, Selasa (11/11) kemarin.
Kata dia, warga menganggap banjir setinggi itu masih normal dan baru mau mengungsi kalau ketinggian air sudah mencapai dua hingga tiga meter.
“Warga kalau masih 60 centimeter hingga 1,5 meter masih belum mau mengungsi karena masih bisa beraktifitas,” ungkapnya saat ditemui Aktual.co, di Kampung Pulo, Selasa (11/11).
Kata dia, air mulai naik di pemukiman padat penduduk itu lantaran curah hujan yang tinggi di Bogor, Jawa Barat.
“Dari Pintu Air Katulampa ke pintu air Depok ketinggian air sudah 200 centimeter. Sedangkan di Pintu Air Manggarai 670 centimeter dan di Pasar Ikan Kota tercatat 135 centimeter. Air masuk jam 11 malam,” ujarnya.
Untuk antisipasi datangnya banjir yang lebih tinggi, ujar Edi, pihaknya sudah menyiapkan lokasi pengungsian di Suku Dinas Kesehatan Jatinegara Barat dan Sekolahan Santa Maria. Kedua lokasi itu memang selalu dijadikan sebagai lokasi pengungsian warga Kampung Pulo bila banjir datang.
“Tahun lalu di Sudin Kesehatan kita menampung 1200 pengungsi dan di sekolah Santa Maria 1000 pengungsi. Logistik sendiri kita sudah siap dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan TNI.”
Informasi mengenai perkembangan tinggi air juga selalu disampaikan ke warga melalui mushola dan masjid setempat.

Artikel ini ditulis oleh:

Indonesia Teken Mou 12 Investasi dengan Tiongkok

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 12 nota kesepahaman antara pengusaha Indonesia dan Tiongkok ditandatangani dalam Forum Bisnis Indonesia – Tiongkok yang diinisiasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pada rangkaian kegiatan APEC 2014 di Beijing.

Dari siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (12/11) menyebutkan pada acara yang dihadiri 170 pengusaha Indonesia dan 150 pengusaha Tiongkok tersebut, telah ditandangani 12 Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama di berbagai sektor seperti logistik, transportasi, pertambangan, energi, industri gula tebu dan kawasan industri.

Di sektor logistik telah ditandatangani MoU antara PT Zadasa dengan Shen Zhen Tian He Wei Hang. MoU lainnya adalah PT Resteel Industry dengan China Railway Construction, PT Eka Sampoerna Sukses dengan Fujian Yinhai Group dengan investasi mencapai 1,3 juta dolar AS, Maspion Group dengan Shining Resources dengan total investasi mencapai 100 juta dolar AS untuk pembangunan smelter.

Kemudian Global Sukses Group, Cahaya Sukses International dengan Fujian Tian Mao dengan investasi 1,5 juta dolar AS, PT Wijaya Infrastruktur Indonesia dengan Golden Mega International Holdings mencapai 120 juta dolar AS, PT Integral Mining Nusantara dengan Jiangsu Wei-Wei Mining mencapai 775 juta dolar AS dan PT Sinar Sukses Mandiri dengan Zhong Ji Hao mencapai 306 juta dolar AS.

Kerja sama lainnya adalah antara PT Indonesia Energy Prima dengan SDIC International Trade mencapai 350 juta dolar AS, PT Kayan Hydro Energy dengan Shanghai Electric Power mencapai 17,8 miliar dolar AS, PT Adaro Power dengan China Shenhua Overseas serta PT MAESA Optima Mineral dengan Vansun Holding Group.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut baik banyaknya MoU yang tercipta. Kadin menilai bahwa kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Tiongkok masih menyisakan ruang yang luas untuk meningkatkan kemanfaatan bagi kedua negara khususnya Indonesia.

“Sekarang Indonesia perlu berusaha mendapatkan kemanfaatan kerja sama regional maupun bilateral secara optimal bagi kemakmuran rakyat, seperti dengan Tiongkok yang sebenarnya hubungan kerjasamanya sudah terjalin lama,” kata Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto melalui keterangan pers.

Suryo mengatakan, kerja sama regional ASEAN juga terus berkembang secara vertikal maupun horizontal. Secara vertikal pada tahun 2015 melalui pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), sedangkan secara horizontal, kerja sama antara ASEAN dengan negara-negara lain terus berkembang. Selain dengan Tiongkok, ASEAN juga mendapat tawaran kerja sama dengan Jepang, Korea, India, Uni Eropa, Australia dan Amerika Serikat.

Kadin Indonesia, kata dia, akan melakukan berbagai upaya serta kerja sama dengan negara lain, khususnya dengan Tiongkok yang dinilai cukup strategis.

“Adanya keinginan Pemerintah Tiongkok untuk membangun Jalan Sutera Abad 21, kita menyambut baik sebagai dorongan untuk mempercepat visi Indonesia sebagai negara maritim,” kata Suryo.

Jalan Sutera di masa lalu membentang dari daratan China ke laut di Asia Tenggara, termasuk lautan di kepulauan nusantara.

Ke depan, pihaknya mengharapkan agar kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok bisa lebih produktif, seimbang dan sejajar.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

PT Koba Tin Bayar Pesangon Rp9 Miliar

Jakarta, Aktual.co — Manajemen PT Koba Tin sudah melunasi sisa pesangon karyawan sebesar 25 persen atau sekitar Rp9 miliar, setelah satu tahun lebih didesak oleh para mantan karyawannya.

“Ungnya sudah ada di BNI dan bagi mereka yang memiliki rekening BNI sudah ditransfer langsung, silakan dicek dan rekening lain harap bersabar karena masih proses kliring,” kata Direktur Corporate Affairs PT Koba Tin Joni AR di Koba, dikutip Rabu (12/11).

Kontrak karya PT Koba Tin yang beroperasi di Koba, Bangka Tengah, Bangka Belitung, sudah tidak diperpanjang lagi dan diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah.

Namun, ada sejumlah kewajiban yang belum dipenuhi pihak manajemen perusahaan termasuk pembayaran pesangon mantan karyawannya yang sudah satu tahun lebih terus didesak.

“Sekarang pihak perusahaan sudah bersedia melunasi sisa pesangon 25 persen, uang tersebut bersumber dari hasil penjualan intermediate kepada PT Timah yang nilainya mencapai miliaran rupiah,” ujarnya.

Ia menyatakan, terkait hak-hak yang tertinggal selain pesangon belum bisa dibayarkan karena jumlahnya belum dihitung sehingga belum diketahui besarannya.

“Dana pembayaran hak-hak tertinggal bukan dari penjualan stock intermediate, tetapi dibayar melalui penjualan aset karena uang hasil penjualan intermediate hanya cukup untuk membayar sisa hutang pesangon saja,” terangnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

KMP di DPRD Siap Ganjal Pelantikan Ahok Pakai Kewenangan Dewan

Jakarta, Aktual.co —Fraksi-fraksi di DPRD DKI yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) siap untuk menggunakan semua kewenangan yang mereka miliki sebagai dewan untuk menindaklanjuti munculnya penolakan dari sebagian warga Jakarta yang menolak pelantikan Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI definitif.  
Ketua Presidium KMP DKI Jakarta, M Taufik mengatakan untuk tujuan itu mereka akan menggunakan Hak Interpelasi (hak bertanya) dan Hak Angket (menyatakan pendapat) guna ‘menjegal’ pelantikan Ahok.
“Perlu saya sampaikan bahwa publik mendesak untuk persoalan Ahok. Kita akan pakai mulai hak bertanya sampai hak menyatakan pendapat akan kami gunakan. Terlepas nantinya Undang-Undang 32 atau 29 yang akan diputuskan MA, kita akan tetap gunakan hak dewan,” ujar Taufik yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI tersebut saat ditemui di Hotel Grand Melia, Jakarta, Selasa (11/11). 
Taufik beralasan koalisinya melakukan itu lantaran hanya mereka yang selama ini selalu terbuka menampung aspirasi dari masyarakat, yakni dengan menerima untuk melakukan dialog dengan DPRD DKI bila ada pengunjukrasa.
“Yang menarik kalau ada demo di DPRD itu yang berani menerima (perwakilan pendemo) cuma KMP saja. Mulai dari demo buruh, FPI (Front Pembela Islam), demo warga rusun, sampai demo Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) kemarin hanya KMP yang menerima,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya KMP di DPRD DKI sore ini menggelar acara pengukuhan struktur kepengurusan di Hotel Grand Melia, Jakarta Selatan. Taufik mengatakan acara pengukuhan bertujuan untuk menguatkan kekompakan KMP di DPRD DKI Kebon Sirih.
“Inikan kita pengukuhan DKI Jakarta jadi acaranya secara terbuka adalah KMP untuk menyatukan persepsi bagaimana membangun Jakarta ke depan,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

IHSG dan Rupiah Dibuka Menguat

Jakarta, Aktual.co — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu dibuka naik 14,95 poin atau 0,30 persen menjadi 5.047,24, dan indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 3,76 poin (0,44 persen) ke level 862,80.

Pada perdagangan hari ini, Rabu (12/11) dari 503 saham yang ada di BEI, 37 saham menguat,  13 saham melemah, dan  453 saham stagnan. Delapan sektor menguat dipimpin aneka industri (1,78%). Sementara  itu 1 sektor melemah dipimpin sektor perdagangan (0,11%).

Sedangkan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak menguat sebesar 22 poin menjadi Rp12.193 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.215 per dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ini Cara Pikir Orang Neolib untuk Naikan Harga BBM Subsidi

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Politik dari UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago menilai wajar jika internal PDI Perjuangan tidak solid mendukung pemerintahan Jokowi-JK terkait penaikan harga BBM bersubsidi.
Menurut dia, wacana penaikan BBM itu menjadi ujian bagian konsistensi partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut.
“Karena hampir 10 tahun PDIP menolak penaikan BBM, ini buah simalakama bagi PDIP,” kata dia dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu (12/11).
Dirinya mengatakan, yang akan jadi masalah ketika PDIP mendukung penaikan BBM bersubsidi dengan alasan apapun. Tentunya akan berdampak pada citra partai dengan tagline “partai wong cilik”.
“Kalau dinaikkan citra politik PDIP turun karena nggak lagi menjadi partai wong cilik tapi jadi lelucon wong licik, kalau tak dinaikkan katanya negara bisa ‘Kolaps’, karena menurut orang neolib angka-angka APBN defisit,” kata dia.
Penaikan harga BBM bersubsidi yang diakibatkan APBN mengalami defisit, merupakan pemikiran seorang birokrat neoliberlisme, yang tentu bertentangan dengan ideologi partai banteng moncong putih.
“Mereka pakai otak neolib untuk mengunakan rumus defisit APBN. Publik dibuat panik, seolah- olah negara bisa ‘kolaps’ kalau BBM tak dinaikkan, padahal masing masing pos anggarannya sudah tersedia dan cukup. Kenapa hak rakyat dicabut,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain