3 April 2026
Beranda blog Halaman 42217

Jokowi Harus Tegas Naikan Harga BBM Bersubsidi

Jakarta, Aktual.co — Kalau memang harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi naik, Presiden Joko Widodo harus tegas mengumumkan.
Hal itu disampaikan Koordintor Dewan Pakar Energi Nasional, Ellan Biantoro, dalam diskusi “Kenaikan Harga BBM, Maslahat atau Mudharat?” di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Selasa (11/11),
“Kalau dibiarkan (kenaikkan BBM) akan menjadi wacana, rakyat akan rugi,” jelasnya mantan Humas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
Dia menjelaskan, kerugian akan diterima rakyat dari pembiaran ini yakni banyaknya spekulan yang bekerja memanfaatkan rumor ketidakjelasan kenaikan harga BBM itu. Spekulan yang punya modal besar akan memborong BBM subsidi dan melakukan penimbunan.
“Jadi jangan berikan rumor, tapi harus ada strategi dulu. Yang rugi rakyat ngantre dan kehabisan,” sergahnya.
Seperti diketahui, Presiden terpilih Joko Widodo telah memberikan sinyal untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) saat resmi menjabat sebagai Presiden. Namun hingga kini tim transisi pemerintahan Jokowi belum membeberkan kisaran harga BBM nanti.
Kabarnya, pemerintahan Jokowi-JK akan menaikan harga BBM sebesar Rp 3000. 

Artikel ini ditulis oleh:

Hasyim Muzadi: Kolom Agama dalam KTP Harus Diisi

Jakarta, Aktual.co — Mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi menyatakan bahwa kolom agama dalam kartu tanda penduduk harus diisi sesuai agama yang dipeluk warga negara.
“Kolom agama harus diisi sebagaimana mestinya agama yang dianut warga negara, dan sama sekali tidak boleh dikosongkan,” katanya di Jakarta, Selasa (11/11).
Hasyim menegaskan, Indonesia sebagai negara yang berdasarkan Pancasila tidak mempunyai hak apalagi kewajiban untuk mereduksi identitas agama dan umat beragama.
Kewajiban negara Pancasila, kata dia, justru membimbing dan mengintensifkan pelaksanaan agama oleh umat beragama yang benar dan “rahmatan lil alamin” (membawa kebaikan bagi seluruh alam) agar mendukung NKRI, kemajuan, dan keadilan negara.
“Kalau alasan mengosongi kolom agama adalah HAM, tidak tepat juga. Justru identitas tersebut adalah HAM-nya orang beragama,” kata Hasyim.
Hanya, tambah Hasyim, karena Indonesia negara demokratis, maka apabila ada warga negara yang menginginkan agamanya tidak dicantumkan dalam KTP bisa saja.
“Tapi harus atas permintaan resmi yang bersangkutan, bukan dikosongkan oleh negara,” katanya.
Hasyim mengungkapkan bahwa dia sudah mendengar isu pengosongan kolom agama dalam KTP sejak menjadi penasihat Tim Transisi.
“Sudah saya ingatkan bahwa ide ini akan membebani pemerintahan Jokowi-JK sebagai pemerintahan yang terkesan pelan-pelan tidak mempedulikan agama,” kata Hasyim.
Menurut dia, keinginan pengosongan kolom agama dalam KTP berasal dari kelompok yang sepertinya beragama tapi sesungguhnya tidak beragama.
“Pemerintahan Jokowi-JK saya harap hati-hati, karena hal-hal seperti ini sesungguhnya tidak berguna bagi bangsa, tidak berguna pula untuk seluruh umat beragama di Indonesia,” kata Presiden World Conference on Religions for Peace (WCRP) itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Sumbar Targetkan Tuan Rumah PON 2024

Padang, Aktual.co — Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Sumatera Barat (Sumbar), menargetkan dapat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 mendatang. Hal ini diyakini pihak Dispora dapat terealisasi, mengingat banyaknya lahan yang dapat dijadikan sebagai tempat berlangsungnya PON tersebut.

Kadispora Sumbar, Priadi Syukur mengatakan, untuk merealisasikan rencana tersebut, tahun ini pihaknya mengaku telah melakukan pembebasan lahan 40 hektare di Kabupaten Padang Pariaman untuk dijadikan Main Stadium Olahraga Sumbar.

“Kita juga telah melakukan sayembara bagaimana bentuk stadion dan tahun 2015 akan dilakukan peletakkan batu pertama,” katanya di Padang, Selasa (11/11).

Ia menjelaskan, penentuan tuan rumah untuk PON XXI (2024) direncanakan akan dilakukan pada bidding tahun 2018 mendatang. “Iya, kita saat ini tengah melakukan berbagai upaya hingga bidding tahun 2018 mendatang,” jelasnya.

Menurutnya, jika terpilih menjadi tuan rumah PON, dapat mendongkrak potensi yang ada di Sumatera Barat. “Begitu juga sebaliknya, kita melihat Sumbar memiliki banyak potensi yang dapat dibanggakan, terutama dalam bidang olahraga,” tuturnya.

Senada dengan Kadispora, Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Handrianto menyebutkan, penunjang supaya Sumbar terpilih tuan rumah PON juga terletak dari terselenggaranya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). “Menuju 2024 kita akan ada lima kali Porprov lagi, dengan itu nantinya akan ada penambahan venue-venue,” katanya.

Ia juga menyarankan agar pemerintah Sumatera Barat, mempersiapkan sematang mungkin jika terpilih menjadi tuan rumah PON, dimulai dengan melakukan ekspos terkait pembangunan yang telah selesai pada 2020.

“Hal ini supaya semua masyarakat tahu bahwa Sumbar bersungguh-sungguh menjadi tuan rumah PON,” harapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Muhaimin Tak Setuju Kolom Agama dalam KTP Dihapus

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar tidak setuju dengan penghapusan kolom agama dalam kartu tanda penduduk (KTP). Menurutnya, pencantuman status agama di KTP sangat penting.
“Saya tidak setuju (penghapusan kolom agama). Agama itu penting untuk dicantumkan,” kata Muhaimin di Jakarta, Selasa (11/11).
Akan tetapi, kata dia, soal polemik kolom agama dalam KTP, PKB akan mengambil sikap setelah ada keputusan pemerintah.
“Kita tunggu juklaknya (petunjuk pelaksanaannya) ya, itu kan baru statement. Sebelum itu diputuskan, itu baru pernyataan saja,” kata dia.
Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin menghapus kolom agama dalam KTP. Namun, pemerintah ingin mencari solusi bagi penganut kepercayaan yang belum diakui secara resmi.
Lukman mengatakan, kolom agama itu menyebabkan penganut aliran kepercayaan menjadi dipaksa harus memilih salah satu agama untuk dicantumkan dalam KTP. Padahal, kata Lukman, praktik tersebut keliru karena dalam Pasal 64 ayat 5 Undang-Undang Administrasi Kependudukan, yang disebutkan dimungkinkan untuk dikosongkan. 

Artikel ini ditulis oleh:

Menteri ESDM: BBM Cukup Hingga Akhir Tahun

Jakarta, Aktual.co — Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said meminta agar masyarakat tetap tenang karena pemerintah telah memastikan pasokan BBM cukup hingga akhir tahun.

“Pertamina sudah menjamin. Plt Dirut Pertamina bilang pasokan BBM cukup,” kata Sudirman ditemui di Kantor Ditjen Migas, Kuningan, Jakarta, Selasa (11/11).

Terkait adanya laporan soal konsumsi BBM di sejumlah daerah meningkat jelang rencana kenaikan harga BBM subsidi, seperti yang terjadi di NTT. Sudirman menilai bahwa hal itu terjadi karena efek panik terhadap rencana kenaikkan harga BBM subsidi.

“Ini suasana psikologis yang seharusnya masyarakat bisa lebih mengendalikan, stok cukup, nggak usah panik,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, melihat kondisi jatah BBM subsidi yang juga makin menipis, pemerintah telah menginstruksikan kepada Pertamina tetap memasok sesuai permintaan dan tidak ada pembatasan pasokan BBM ke SPBU, seperti yang pernah terjadi di September 2014.

“Pembatasan pasokan saya yakin tidak ada, sepanjang stok di SPBU ada. Pertamina akan terus supply, jadi biasalah dalam suasana seperti ini banyak spekulan dan segala macam, makanya, masyarakat nggak usah panik, tenang saja,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pasca Digarap KPK, Sekjen Kemenhut Tak Mau Ungkap Materi Pemeriksaan

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto telah diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait perkara dugaan tindak pidana suap alih fungsi lahan hutan di Bogor. Hadi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Kwee Cahyadi Kumala alias Sui Teng.
Sekjen Kemenhut tersebut, keluar dari Gedung KPK sendirian dan dijemput dengan menggunakan mobil dinas Toyota Camry bernomor polisi B1876 RFT.
Tidak banyak yang dijelaskan Hadi mengenai detail pemeriksaannya hari ini. Ia menegaskan bahwa semuanya sudah dikonfirmasi kepada tim penyidik KPK.
“Tanyakan saja kepada penyidik,” singkat Hadi di gedung KPK, Selasa (11/11).
Pada kasus ini, KPK sebelumnya telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada tanggal 7 Mei 2014 lalu. KPK mengamankan mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin, ‎Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan, M Zairin serta satu orang dari pihak swasta dari PT Bukit Jonggol Asri, Yohan Yap pada OTT tersebut.
Kwee Cahyadi Kumala disangka m‎elanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001.
Selain itu, ia juga dijerat dengan Pasal 21 Undang-Undang Tipikor Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pengaturan dugaan menghalang-halangi penyidikan kasus korupsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain