2 April 2026
Beranda blog Halaman 42238

Rano Karno Tak Setuju Pelarangan Rapat di Hotel

Jakarta, Aktual.co — Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Banten Rano Karno menyatakan tidak setuju dengan rencana pemerintah pusat melarang kegiatan rapat di hotel.
“Saya kira kondusional. Rapat di luar bisa dilaksanakan kalau porsinya banyak dan melibatkan orang banyak,” katanya di Serang, Senin (10/11).
Sebagai contoh, kata dia, kegiatan rapat perlombaan enam negara yang sekarang sedang berlangsung di salah satu hotel di Banten, tidak masalah, karena porsinya memang besar dan pesertanya juga banyak.
“Kalau rapat-rapat internal sih memang lebih baik jangan di hotel, tapi kalau rapat besar dan melibatkan pihak lain, saya kira tidak masalah di hotel,” ujarnya.
Rano mengaku, dirinya akan menerapkan kebijakan rapat disesuaikan dengan kondisi dan situasi.
“Kalau saya sih lebih fleksibel aja,” kata Rano Karno.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddi Chrisnandi melarang pegawai negeri sipil menyelenggarakan rapat atau melakukan kegiatan dinas di hotel, dan harus menggunakan fasilitas negara untuk tugas.
“Kami sudah mengeluarkan surat edaran untuk seluruh kegiatan penyelenggara pemerintah agar menggunakan fasilitas negara,” kata Yuddi.
Menurutnya, keberadaan fasilitas negara harus bisa digunakan secara maksimal untuk berbagai kegiatan tugas sehingga tidak lagi harus dilakukan di luar kantor seperti di hotel.
Mengoptimalkan fasilitas kantor untuk rapat, kata Yuddi, merupakan instruksi presiden dan wakil presiden sehingga bisa tercipta efisiensi dan penghematan anggaran negara.
“Nanti dari kami akan menyiapkan inpresnya agar itu berlaku kepada seluruh kementerian, lembaga juga dilaksanakan di daerah,” katanya.
Kegiatan tersebut, katanya, tidak hanya berlaku di pemerintah pusat tapi juga berlaku di daerah seluruh Indonesia. “Kita sudah sampaikan ke pemda dan kalau masih ada yang bandel berarti keterlaluan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Catalonia Akan Dorong Merdeka Usai Didukung 1,6 Juta Suara

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah nasionalis Catalonia berjanji akan meningkatkan usaha pemisahan diri setelah lebih dua juta orang memberikan suara pada Minggu (9/11) dalam referendum kemerdekaan.
Kepala Pemerintah Catalonia Arthus Mas menyebut pemungutan suara itu, yang dihalangi oleh Mahkamah Agung atas permintaan Madrid, merupakan keberhasilan besar setelah mayoritas dari mereka menyatakan dukungan bagi kemerdekaan.
“Catalonia sekali lagi, rakyat Catalonia telah memperjelas bahwa kami ingin memerintah sendiri. Ini aspirassi lama, yang telah berlangsung berabad-abad dan masih hidup,” kata dia di Barcelona setelah pemungutan suara ditutup.
Hasil-hasil sementara yang dikeluarkan oleh pemerintah Catalonia menunjukkan 80,7 persen peserta — atau sekitar 1,6 juta orang — memilih kemerdekaan.
Partai-partai anti kemerdekaan memboikot referendum tersebut, yang diselenggarakan oleh sekelompok sukarelawan, dengan menyatakan hasil-hasil itu menyokong pemeisahan dari Spanyol.
Pemerintah itu juga meramalkan angka akhir akan menunjukkan 2,25 juta pemilih kendati pemerintah pusat di Madrid mengajukan keberatan dan penentangan secara hukum atas penyelenggaraan pemungutan suara tersebut.
“Kami sudah lama meminta ini. Sementara ini bukan resmi kami akhirnya dapat menyatakan apa yang kami rasakan. Jika kami benar-benar ingin perubahan, kami harus melakukan sesuatu,” kata Maria Arbaizar, seorang mahasiswa ketika dia memberikan suara di satu sekolah di Barcelona.

Artikel ini ditulis oleh:

Menkeu Optimis Capai Target Pajak Rp1.400 Triliun

Jakarta, Aktual.co — Ditjen Pajak (DJP) dan Ditjen Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menyatakan siap menjalankan target penerimaan pajak pada 2015 mencapai Rp1.400 triliun.

Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa DJP dan DJBC siap mengumpulkan penerimaan negara setinggi-tingginya. Namun, dirinya juga menegaskan tentang pentingnya kepastian jaminan hukum bagi Ditjen tersebut dalam menjalankan tugasnya.

“Saya sudah ketemu dengan pimpinan di Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai, antusiasme mereka tetap tinggi untuk bisa mengumpulkan penerimaan negara setinggi-tingginya. Memang ada kekhawatiran di teman-teman pajak dan bea cukai adanya ketidakpastian mengenai penegakan hukum,” ujar Bambang di kantor Kemenkeu Jakarta, Senin (10/11).

Lebih lanjut Bambang mengatakan bahwa dirinya berencana berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lain. Menurutnya ia ingin saling pengertian di antara penegak hukum, seperti seperti pihak Kepolisian dan Kejaksaan dalam menjalankan tugasnya.

“Ini yang mau kita bangun, saling pengertian di antara penegak hukum, bahwa ini kita sama-sama menegakkan hukum. Kita sama-sama bekerja sama untuk kepentingan negara. Kalau yang satu adalah keamanan dalam konteks umum, maka kita menjaga keamanan keuangan negera,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kisah Pedagang Jajanan yang Raup Untung Saat Demo

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah pedagang makanan dan minuman meraup untung hingga tiga kali lipat ketika berjualan di tengah demonstrasi yang terjadi di depan Gedung DPRD dan Balai Kota DKI Jakarta, Senin.
“Kalau pas hari biasa paling cuma dapet sekitar Rp100 ribu, tapi kalau demo kaya gini bisa dapet Rp200-Rp300 ribu,” kata salah seorang pedagang, Hasanudin, di Jakarta, Senin (10/11).
Pria yang berjualan es doger tersebut mengaku rela meninggalkan lokasi berdagangnya sehari-hari ke lokasi demonstrasi demi mendapatkan keuntungan lebih.
Walaupun Hasanudin mendapat keuntungan dua hingga tiga kali lipat, namun ia mengaku takut akan resiko yang dihadapi ketika berjualan di tengah suasana demonstrasi.
“Kalau ada demo kan senangnya ketika jualannya laku banyak, tapi sering ada kerusuhan, jadi mending cari aman aja kalau bisa, ” ucap Hasanudin menjelaskan.
Hal serupa juga dikatakan oleh Oman, salah seorang pedagang yang berjualan Bakso ketika demo dari Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) berlangsung di depan Balai Kota DKI Jakarta, Senin.
Menurutnya berjualan di lokasi demonstrasi mampu menambah penghasilannya hingga dua kali lipat dari hari biasa.
“Ya kalau pas demo seperti ini bisa mengantongi sampai Rp350 ribu, lumayan jauh lah kalau dibandingkan dengan hari biasa,” terang Oman.
Pada demonstrasi yang digelar di depan Gedung DPRD dan Balai Kota DKI Jakarta, GMJ menuntut agar Plt Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok agar mundur dan mengancam akan membatalkan pelantikan Ahok untum menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Artikel ini ditulis oleh:

Karateka Indonesia Tidak Dibebankan Target di Piala Venesia

Jakarta, Aktual.co — Tim karate Indonesia tidak memberikan target khusus bagi atlet-atlet yang tampil dalam kejuaraan Piala Venesia di Venesia, Italia, 14-16 November 2014.

Pelatih timnas Indonesia, Mursalim Badoo, mengatakan meski tanpa target, namun pihaknya tetap diminta untuk fokus dan mengeluarkan kemampuan terbaik demi meraih hasil maksimal pada ajang tahunan tersebut.

“Meski tidak membebankan target namun kita tentu akan berupaya meraih hasil terbaik. Untuk peluang meraih medali, saya kira masih terbuka lebar meski harus bekerja lebih keras,” jelas Mursalim  di Makassar, Sulsel, Senin (10/11).

Terkait prestasi timnas Indonesia yang sukses merebut enam medali emas, tiga perak dan delapan perunggu di ajang yang sama tahun 2013, dirinya mengaku jika kondisi saat ini berbeda dengan sebelumnya.

Pada pelaksanaan 2013, kata dia, timnas Indonesia memang diperkuat para karateka yang tengah dipersiapkan menghadapi SEA Games 2013.

Sementara untuk pelaksanaan 2014 justru lebih mengutamakan para karateka junior yang dinilai punya potensi mempersembahkan prestasi bagi timnas Indonesia.

“Intinya kami tetap fokus dan berupaya mengeluarkan kemampuan terbaik kami demi mendulang prestasi. Mudah-mudahan persiapan yang kita lakukan bisa maksimal,” katanya.

Menghadapi Piala Venesia 2014, kontingen Indonesia akan diperkuat 10 atlet yang berasal dari sejumlah daerah yakni DKI Jakarta (dua atlet), Jawa Barat (dua atlet), Jawa Timur (dua atlet) serta Bali, Nusa Tenggara Barat dan Sulsel dengan masing-masing satu atlet.

“10 atlet kita sudah fokus mematangkan persiapan di pelatnas. Kami rencananya akan bertolak ke Italia Selasa besok. Kami sekaligus meminta dukungan dan doa masyarakat agar dapat meraih hasil maksimal,” ujarnya.

Pada kejuaraan Piala Venesia 2013, timnas Indonesia sukses merebut enam medali emas, tiga perak, dan delapan perunggu.

Adapun enam medali emas Indonesia saat ini diraih dari beberapa nomor yakni kumite beregu putra senior, kumite beregu putri senior, kata beregu putra senior, kumite perorangan senior kelas -50 kilogram, kumite perorangan senior putri kelas -61 kilogram, dan kumite perorangan senior putra kelas -60 kilogram.

Sementara untuk medali perak diraih pada nomor kata beregu putri senior, kumite perorangan senior putri kelas -68 kilogram, dan kumite perorangan putri usia di bawah 21 tahun (U-21) kelas -60 kilogram.

Adapun untuk perolehan delapan perunggu diraih pada nomor kata perorangan junior putri, kumite perorangan senior putra kelas -60 kilogram (2 orang), kumite perorangan senior putri di kelas -55 kilogram, kata perorangan senior putri.

Selain itu kumite perorangan senior putra -67 kilogram, kumite perorangan senior putra kelas -75 kilogram, dan kumite perorangan U-21 di kelas -78 kilogram.

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi Diminta Segera Tunjuk Jaksa Agung

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) didesak segera menunjuk Jaksa Agung yang baru untuk membantu pemerintahannya selama lima tahun kedepan. Pasalnya, korps Adhiyaksa tersebut mengalami kekosongan pucuk kepemimpinan sejak ditinggalkan Basrief Arief pada 20 Oktober 2014 lalu.
Peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gajah Mada (UGM) Fariz Fachryan menilai tak kunjungnya Jokowi mengumumkan nama Jaksa Agung akan berdampak pada kinerja kejaksaan.
“Tentu ini berdampak pada kinerja kejaksaan lantaran kebijakan -kebijakan strategis tidak dapat diputuskan,” kata Fariz melalui pesan singkatnya, Senin (10/11)
Menurut Fariz banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang dinggalkan Jaksa Agung sebelumnya yakni Basrief Arief yang harus segera dikerjakan oleh Jaksa Agung yang baru. 
“Memang seharusnya mengumumkan secara cepat penunjukan jaksa agung tanpa melupakan karakter integritas yang tinggi. Ini penting karena banyak PR yang harus dikerjakan oleh jaksa agung,”sambungnya. 
Senada dengan Fariz, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan seharusnya Jokowi segera menentukan Jaksa Agung agar proses hukum berjalan normal. 
Menurut Boyamin, belum adanya Jaksa Agung definitif menghambat proses penegakan hukum seperti penanganan kasus korupsi. “Batal dan cacat semua penyidikan dan penuntutan yang dilakukan Kejaksaan Agung,”kata Boyamin.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain