4 April 2026
Beranda blog Halaman 42263

Gunakan Dana CSR, Pemprov DKI Bangun Enam Taman Terpadu

Jakarta, Aktual.co —Pemprov DKI Jakarta berencana membuat taman terpadu di wilayah Jakarta yang selesai pada bulan Maret tahun 2015.
Plt Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjelaskan yang dimaksud taman terpadu adalah taman yang ramah anak dan lansia.
Untuk pendanaan pembangunannya akan diambil dari coorporate social responsibility (CSR) perusahaan. “Soal taman terpadu, terus ada rusunawa terpadu. Taman terpadu itu yang ramah anak dan ramah lansia. Nanti Maret akan selesai enam taman hasil CSR, dan akan kita jadikan standar CSR itu di APBD kita,” ujar Ahok di Balai Kota, Senin (10/11).
Di taman tersebut, Ahok berencana akan membangun PAUD, perpustakaan, Posyandu hingga pelatihan produk kreatif yang akan digerakkan oleh PKK.
“Lalu ada PAUD dan ada perpustakaan dan Posyandu serta pelatihan produk kreatif yang akan diserahkan ke PKK. Jadi gak mau banyak perlombaan PKK yang gak jelas,” ujarnya.
Ia mengharapkan agar taman terpadu dapat dibangun di setiap RW di Jakarta sebagai tempat rekreasi bagi warga, terutama warga yang tinggal di lingkungan padat.
“Nanti harapan saya di RW ada taman. Makanya di jalan-jalan kampung harus ada ruang terbuka biar ada tempat mainnya biar gak sumpek,” tambahnya.
Sebagai informasi, Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta Veronica Tan telah membicarakan sebelumnya mengenai pembangunan taman terpadu sebanyak enam taman yang merupakan corporate social responsibility (CSR) PT Pembangunan Jaya Ancol.
Luas taman tersebut adalah 1.500-4.000 meter persegi dan statusnya sudah bebas dan sedang dalam tahap pembangunan. Enam taman tersebut terletak di Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara; Gandaria Selatan, Jakarta Selatan; Cideng, Jakarta Pusat; Cililitan, Jakarta Timur; Kembangan, Jakarta Selatan, dan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu.

Artikel ini ditulis oleh:

Polantas Madiun Tampil Beda di Hari Pahlawan

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Madiun Kota, Jawa Timur, Senin (10/11) mengenakan kostum pejuang untuk memperingati Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November.
Para polantas dengan pakaian pejuang tersebut bertugas mengatur arus lalu lintas di enam titik yang ada di Kota Madiun. Di antaranya di perempatan Pabrik Gula Redjo Agung Baru Maduiun, Jalan Slamet Riyadi, dan lainnya.
“Penggunaan kostum pejuang ini dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. Meski tidak memakai seragam polantas biasanya, kami tetap melakukan tugas rutin mengatur lalu lintas,” ujar anggota Polantas Polres Madiun Kota, Brigadir Jowana, kepada wartawan.
Karena lain dari biasanya, aksi sejumlah polantas tersebut menyita perhatian para pengguna jalan. Sejumlah pengguna jalan mengaku mendukung aksi tersebut, karena merupakan salah satu cara untuk menghormarti jasa pahlawan sambil menjalankan tugas rutinnya dengan baik.
“Bagus saja lihatnya. Itu adalah salah satu wujud menghormati jasa pahlawan yang telah merebut kemerdekaan hingga Bangsa Indonesia bisa seperti sekarang ini,” ucap seorang warga Madiun asal Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kustina Dewi.
Sementara, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota AKP Happy Saputra mengatakan aksi polantas mengenakan kostum pejuang sambil bertugas mengatur jalan tersebut akan dilakukan selama tiga hari berturut-turut.
“Kegiatan ini akan dilakukan hingga tiga hari ke depan, dengan anggota polantas yang berbeda-beda. Tujuannya untuk memperingati Hari Pahlawan,” terang AKP Happy.
Selain untuk memperingat Hari Pahlawan, kegiatan tersebut juga dalam rangka membuat polisi lebih dekat dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan.
Seperti diketahui, setiap tanggal 10 November selalu diperingati sebagai Hari Pahlawan. Berbagai kegiatan dan aksi dilakukan masyarakat untuk memperingatinya.
Hal itu sebagai ungkapan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan serta keutuhan NKRI.

Artikel ini ditulis oleh:

Taufik dan Lulung Klaim KMP Dukung Tuntutan GMJ Lengserkan Ahok

Jakarta, Aktual.co —Wakil Ketua DPRD dari Gerindra, M. Taufik menyatakan kalau Koalisi Merah Putih (KMP) mendukung tuntutan yang disampaikan Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) yang menuntut dilengserkannya Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Hal itu disampaikannya saat berorasi di tengah ribuan massa GMJ yang meluber di depan gedung DPRD DKI di Jalan kebon Sirih, Jakarta Pusat, sejak pagi tadi, Senin (10/11).
“Kami koalisi merah putih mendukung tuntutan dari teman-teman GMJ untuk lengserkan Ahok,” ujarnya, Senin (10/11).
Taufik mengapresiasi sikap para demonstran yang telah menyampaikan aspirasinya ke gedung DPRD. Dikatakannya kalau berunjuk rasa itu tidak dilarang asal dilakukan secara tertib. 
Sementara itu politisi dari Fraksi PPP, Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengatakan kalau DPRD memiliki catatan buruk tersendiri soal sosok Ahok. 
“Ahok adalah sumber masalah. Kita harus melengserkan Ahok secara konstitusional,” ujarnya. 
Setelah perwakilannya diterima DPRD, massa dari GMJ kemudian bergerak ke depan Gedung Balaikota DKI untuk mengajukan tuntutan yang sama. 
GMJ menolak Ahok dengan dasar Perppu No 1 Tahun tahun 2014 tentang pemilihan gubernur tertanggal 2 Oktober 2014 disebutkan soal pilkada yang terdapat perbedaan mekanisme pemilihan secara langsung. 
Mereka juga menggunakan UU No 32 Tahun 2004 yang menyebutkan wakil gubernur dapat menggantikan gubernur sampai berakhir masa jabatannya.

Artikel ini ditulis oleh:

Perlu Diwaspadai Orangtua! 5 Hal Ini Bisa Hnacurkan Masa Depan Anak

Jakarta, Aktual.co — Dunia anak-anak adalah dunia yang berbeda dengan dunia Dewasa. Dunia anak-anak terlihat seperti bahagia dan tidak ada masalah, Namun dalam kenyataannya anak-anak ini hidup dengan banyak masalah besar yang memprovokasi ketakutan dan kecemasan. 
Dan berikut adalah lima alasan yang dikhawatirkan dapat menghancurkan dunia anak-anak dan bagaimana untuk membantu mengatasinya.
1. Bencana alamBerbagai tipe bencana alam memang banyak sekali seperti badai, tornado, dan gempa bumi dapat menimbulkan kecemasan bagi anak-anak yang belum bisa berpikir dengan jernih. Semua anak memiliki beberapa tingkat kecemasan, ketakutan, dan depresi saat terkena bencana. Anak-anak yang memiliki sifat pemalu atau lingkungan yang buruk akan lebih cenderung cepat mengalami trauma. 
Berita yang ditampilkan oleh media dapat meningkatkan dan memperpanjang kecemasan. Kuncinya adalah tetap tenang. Dengan begitu, anak-anak pun akan ikut tenang. Jadilah teladan dan menunjukkan kepada mereka bagaimana untuk bergerak maju dengan mempertahankan rutinitas sebanyak yang bisa dilakukan.
2. Kekerasan di keluargaLebih dari 10 persen anak-anak di Amerika Serikat mengalami kekerasan di dalam rumah mereka. Bahkan anak-anak yang tidak dapat melihat atau cacat fisik lebih rentan untuk menjadi korban kekerasan, pelecehan, dan penghinaan yang dapat menyebabkan penderitaan pada anak karena anak-anak masih merasakan dan memendamnya.
3. Penggunaan senjataSeorang anak wajib mengetahui bahwa menggunakan senjata hanya boleh dilakukan oleh orang yang profesional dan telah mendapat izin dari pihak yang berwenang. Jangan sampai anak Anda membawa benda-benda tajam ke sekolah atau ikut dalam aksi tawuran. Dan Pengawasan dari orang tua tidak boleh sampai lengah, Anda juga perlu membahas masalah senjata dengan pihak sekolah agar mereka bisa mengambil langkah-langkah spesifik untuk menjaga keamanan.
4. PerceraianBanyak sekali para orangtua memilih jalan perpisahan tanpa melihat sisi sang anak. Untuk anak-anak dari segala usia, sebuah perpisahan atau perceraian orang tuanya adalah hal yang merugikan. Anak-anak bisa mengalami stres, kesedihan, dan membingungkan. 
Untuk mengurangi kecemasan anak selama perceraian, yakinkan mereka bahwa semua akan baik-baik saja dan sebisa mungkin tetap ramah terhadap mantan pasangan Anda. Tetap sopan dan kooperatif ketika membahas rencana dan jadwal untuk mengasuh anak-anak.
5. Kekerasan di sekolahSekolah adalah rumah kedua bagi anak, sebagai orang tua pastikan anak Anda merasa aman dan nyaman untuk berbicara kepada guru, kepala sekolah, atau konselor sekolah jika ada masalah di sekolah. Jelaskan mengenai kekerasan fisik itu seperti apa kepada anak Anda lalu diskusikan dengan pihak sekolah dan membahas langkah-langkah yang perlu dilakukan pihak sekolah untuk dapat menjaga keamanan anak Anda.

Presiden Wajib Berbahasa Indonesia di Forum Internasional

Jakarta, Aktual.co — Guru Besar Hukum Internasional dari Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana mengatakan, Presiden RI wajib menggunakan Bahasa Indonesia dalam setiap pidato di forum internasional, karena hal tersebut telah diatur dalam UU.
“Dalam Pasal 28 (Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan) dikatakan presiden wajib, jadi harus menggunakan Bahasa Indonesia di forum internasional,” kata Hikmahanto Juwana melalui pesan singkat di Jakarta, Senin (10/11).
Dia mengingatkan bahwa Presiden RI dalam sumpahnya mengatakan akan menjalankan Undang-Undang Dasar dan undang-undang selurus-lurusnya.
Jika presiden tidak menggunakan Bahasa Indonesia dalam forum internasional, maka menurut dia, Presiden bisa dianggap melanggar undang-undang.
“Belum lagi logikanya kalau Presiden RI melanggar undang-undang bagaimana dengan rakyatnya,” kata dia.
Hikmahanto berpandangan jika alasan tidak menggunakan Bahasa Indonesia karena di forum internasional ditetapkan menggunakan bahasa asing juga tidak bisa dibenarkan.
Sebab, kata dia, dalam tata tertib Majelis Umum PBB pasal 53 disebutkan bahwa pembawa pidato bisa menggunakan bahasa negaranya, tetapi harus diterjemahkan ke salah satu bahasa yang ditetapkan oleh PBB. Selanjutnya satu bahasa itu juga kemudian diterjemahkan ke dalam lima bahasa resmi PBB.
Hikmahanto mengatakan sejatinya mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menyalahi undang-undang, karena dalam pidatonya di forum internasional kerap menggunakan bahasa asing.
“Betul (pak SBY) menyalahi (undang-undang),” kata dia.
Dia menyarankan agar Presiden RI Joko Widodo tidak mengulangi kesalahan yang sama. Menteri Luar Negeri harus membaca undang-undang agar tidak memaksa Presiden Joko Widodo melakukan pelanggaran undang-undang dengan berbahasa asing dalam pidatonya di forum internasional.
Saat ini Presiden RI Joko Widodo tengah melakukan lawatan perdana menghadiri forum internasional di luar negeri. Presiden berkunjung ke tiga negara antara lain Tiongkok, Myanmar dan Australia.

Artikel ini ditulis oleh:

Amankan Demo GMJ, Polisi Turunkan 1.200 Personel

Jakarta, Aktual.co —Kepolisian menurunkan 1.200 personel gabungan untuk mengamankan demo dari Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) yang menuntut dilengserkannya Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Kapolres Jakarta Pusat, AKBP Hendro Pandoyo mengatakan personil kepolisian yang diturunkan untuk mengamankan aksi merupakan gabungan dari Polda Metro Jaya. 
“600 di DPRD DKI Jakarta, 600 di Balaikota dan dibantu dengan dua barakuda dan dua watercanon untuk mengamankan aksi ini,” kata Hendro di Jakarta, Senin (10/11).
Dia berharap semua pihak bisa menjaga agar aksi bisa berjalan lancar dan damai.  “Kita doakan saja agar damai dan aman hingga selesai dan saya minta doanya ya,” ujarnya kepada awak media.
Diketahui, hari ini merupakan aksi besar-besaran dari ribuan massa GMJ untuk menuntut lengsernya Ahok, setelah sebelumnya mereka rutin setiap Jumat melakukan aksi serupa.
GMJ sendiri terdiri dari berbagai ormas seperti Front Pembela Islam (FPI), Forum Umat Islam (FUI), Forum Betawi Rempug (FBR), Forum Betawi Bersatu (FBB) dan ormas lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain