20 April 2026
Beranda blog Halaman 42365

Ini Agenda yang Akan Dibahas Wapres JK dengan Gubenur Aceh

Jakarta, Aktual.co — Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, Wakil Presiden Jusuf Kalla akan memimpin rapat bersama Gubernur Aceh Zaini Abdullah pekan depan.
Rapat ini, kata Menteri Tjahjo, membahas soal Peraturan Daerah (Qanun) yang berlaku khusus di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.
“Wapres mengusulkan pertemuan minggu depan. Mengundang lengkap gubernur, dan sebagainya (semua elemen di Aceh) mari duduk bersama supaya clear,” kata Mendagri di kantornya, Jumat (7/11).
Selain soal Qanun, batas wilayah pengelolaan laut sepanjang 12 mil juga bakal dibahas. Semua akan dicarikan jalan terbaik demi keadilan antar daerah.
“Karena kalau salah, otonomi lain akan menuntut,” kata Tjahjo.
Masalah lain yang akan dibahas pekan depan adalah masalah pembagian pengelolaan Sumber Daya Alam. Perkara pertanahan di Bumi Serambi Mekah juga akan ikut jadi bahasan.
“Tadi menteri ESDM juga karena terkait SDM yang cukup besar di Aceh. Lalu kementerian agraria karena persoalan pertanahan di Aceh. Tinggal cari waktu Minggu depan,” kata Tjahjo.

Artikel ini ditulis oleh:

Orang Tua Harus Bangun Komunikasi Harmonis Dengan Anak

Jakarta, Aktual.co — Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kalimantan Timur, Hj Itty Rukiah, mengatakan, orang tua harus memiliki strategi dan mampu membangun komunikasi harmonis dengan anaknya.
“Di saat memasuki usia remaja anak-anak memiliki jiwa yang labil, di dalam masa tersebut mereka memerlukan dukungan dan perhatian khusus dari para orang tua,” katanya melalui siaran pers yang diterima di Samarinda, Jumat (7/11).
Dia menyatakan, kesibukan para orang tua dalam pekerjaan jangan menjadi penghalang berkomunikasi dengan anak. Saat menggelar Workshop Rahasia Sukses Menjadi Sahabat Anak dan Remaja, dia mengatakan pada masa-masa labil ini, anak-anak sudah mulai mencari jati diri. Selain mudah melihat dan mencontoh serta meniru apa yang dilihat dan diketahui di sekitarnya maka otomatis sudah mulai menghadapi permasalahan pribadi.
“Tidak bisa dipungkiri kesibukan orang tua khusus ibu rumah tangga yang bekerja di luar rumah sangat mengganggu hubungan dengan anaknya. Apalagi, anak yang sudah memasuki usai remaja karena jiwanya labil,” sambung Itty Rukiah.
Padahal, sambung dia, disadari masa depan bangsa ini bergantung pada generasi muda yang berkualitas. Namun apabila generasi itu tidak terbina dengan baik terutama perhatian dan pembinaan para orang tua yang terarah maka sulit untuk mendapatkan generasi yang berkualitas.
Kondisi-kondisi serta perubahan prilaku anak, katanya, seharusnya menjadi perhatian orang tua dan harus mampu mengatur waktu bekerja dengan melakukan komunikasi yang lebih baik serta mampu memposisikan diri sebagai teman atau sahabat yang peduli dengan permasalahannya.
“Para remaja itu lebih suka menyampaikan permasalahan yang dihadapinya kepada teman sebayanya ketimbang orang tuanya. Di sinilah diperlukan kemampuan orang tua memposisikan diri sebagai sahabat yang peduli dengan permasalahannya,” ujarnya.
Karenanya, menurut dia, sesibuk apapun para orang tua tetap memiliki kewajiban untuk memberikan perhatian dan kasih sayang yang terbaik bagi anak-anaknya. Perhatian dan pembinaan secara mental dan spiritual bagi anak akan mampu menciptakan generasi berkualitas.
“Sesuai komitmen Gubernur Awang Faroek Ishak untuk menciptakan generasi yang berkualitas, berakhlak mulia serta berdaya saing. Workshop ini salah satu upaya kami mendukung program Gubernur Kaltim melalui peran aktif orang tua,” ujar Itty Rukiah.
Workshop Rahasia Sukses Menjadi Sahabat Anak dan Remaja diikuti para orang tua dan 46 organisasi anggota BKOW Kaltim dengan narasumber psikolog Aulia Suhesty.

Artikel ini ditulis oleh:

Ketua Majelis Tinggi Rusia Akan Temui Ketua DPD RI

Jakarta, Aktual.co — Ketua Majelis Tinggi Parlemen Rusia VI Matvienko akan mengunjungi Indonesia pada 11-12 November 2014.
Menurut Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin, Matvienko akan menemui Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman.
“Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Pak Irman Gusman ke Rusia tahun lalu (2013),” kata Galuzin dalam jumpa pers di Kapal Perang Latih Yaroslav Mudry milik Angkatan Laut Rusia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (7/11) malam.
Dirinya mengatakan, melalui kunjungan tersebut dapat berkontribusi dalam hubungan kedua negara melalui dewan perwakilan rakyat Rusia dan Indonesia.
Setelah lawatan di Indonesia, Matvienko akan mengunjungi Vietnam atas undangan Ketua Majelis Nasional Vietnam Nguyen Sinh Hung pada 13-14 November. 

Artikel ini ditulis oleh:

Situ Cileunca Jadi Tuan Rumah Gebyar Wisata Bandung

Jakarta, Aktual.co — Obyek wisata alam Situ Cileunca di Pangalengan akan menjadi tuan rumah Gebyar Wisata Kabupaten Bandung 2014 pada Minggu (9/11).
“Gebyar wisata tahun ini dipusatkan di Situ Cileunca, salah satu kawasan wisata unggulan di selatan Kabupaten Bandung. Seluruh potensi wisata akan ditampilkan di sana,” kata Kepala dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Bandung, Ahmad Johara, di Bandung, Jumat (7/11).
Menurut Johara, kegiatan untuk mendorong kunjungan wisata ke Kabupaten Bandung itu akan menampilkan berbagai kegiatan seni dan budaya, hiburan tradisional yang dikemas menarik dan bisa mengundang kunjungan wisata akhir pekan ini.
Kegiatan yang akan dibuka oleh Bupati Bandung H Dadang Naset itu akan menampilkan pameran kuliner dengan nuansa jajanan rakyat khas Bandung selatan, lomba fotografi, kerajinan serta beberapa kegiatan wisata lainnya.
“Kegiatan itu juga akan dirangkai dengan kegiatan gerakan makan ikan juga akan dilakukan penebaran benih ikan di Situ Cileunca,” ucap Ahmad Johara.
Lebih lanjut ia menyebutkan, pariwisata merupkan salah satu unggulan Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kunjungan ke kawasan itu. Hampir seluruh ‘sabuk’ pegunungan di Kabupaten Bandung dari Gunung Malanglayang, Cicalengka, Majalaya, Ibun, Kertasari, Pangalengan, Ciwidey dan Rancabali menjanjikan wisata alam yang indah bagi wisatawan.
Selain wisata alam, potensi pariwisata unggulan di Kabupaten Bandung dilengkapi pula dengan kawasan pariwisata budaya, kawasan pariwisata agro dan kawasan pariwisata terpadu dan olahraga.
Kawasan wisata agro, antara lain di kawasan agrowisata stroberi, teh dan sayuran di Kecamatan Rancabali, Ciwidey, Pangalengan, Pasirjambu, Ibun dan Arjasari. Sementara pariwisata alam bisa ditemui di Kecamatan Cimenyan, Cilengkrang, Cicalengka, Ibun dan Cimaung.
Kabupaten Bandung juga memiliki Kampung Cai dan potensi wisata Gunung Patuha dan Kawah Putih di kawasan Ciwidey dan Rancabali.

Artikel ini ditulis oleh:

Walhi Berharap Presiden Perkuat Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

Jakarta, Aktual.co —Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) berharap Presiden Joko Widodo memerkuat perlindungan dan pemberdayaan petani setelah Mahkamah Konstitusi mengabulkan Judicial Review Undang Undang Nomor 19 Tahun 2013 yang mengatur tentang hal itu.
“Salah satu masalah mendasar dalam pengelolaan sumber daya alam di Indonesia adalah lemahnya perlindungan dan pemberdayaan petani. Konsekuensi buruknya adalah konflik agraria di pelbagai daerah dan semakin merosotnya produktivitas, penghidupan, dan kebebasan petani dalam berorganisasi,” kata Abetnego Tarigan, Direktur Eksekutif Nasional Walhi di Jakarta, Jumat (7/11).
Putusan MK ini menurut dia dapat menjadi pijakan Presiden memerkuat perlindungan dan pemberdayaan petani, dan menghindarkan petani dari hubungan produksi yang merugikan dan bertentangan dengan konstitusi, seperti sewa menyewa tanah oleh negara, serta pengekangan hak demokratis petani.
“Perlindungan dan pemberdayaan petani tentunya akan menjadi aspek penting untuk menjamin tercapainya kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani di Indonesia,” ungkapnya.
Dia menilai arti penting utusan MK (putusan No.87/PUU-XI/2013) yaitu pertama, frasa hak sewa dalam pasal 59 UU Nomor 19 Tahun 2013 Perlindungan dan Pemberdayaan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.
Sebab menurut dia, hubungan sewa menyewa tanah yang dilakukan negara merupakan praktik feodal di masa kolonial Hindia Belanda dan sudah semestinya dihentikan.
Selanjutnya, pasal 70 ayat 1 mengenai kelembagaan petani dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dimaknai termasuk kelembagaan petani yang dibentuk oleh para petani.
“Dengan demikian tidak hanya kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) saja yang diakui oleh negara, namun juga organisasi atau kelompok tani yang dibentuk dan didirikan oleh petani juga harus diakuin,” katanya.
Sedangkan pasal 71 tentang kata berkewajiban juga dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.
“Selengkapnya menjadi petani bergabung dan berperan aktif dalam kelembagaan petani sebagaimana dimaksud dalam pasal 70 ayat 1. Oleh karena itu petani tidak berkewajiban ikut Poktan dan Gapoktan, dan boleh menjadi anggota organisasi tani yang dibentuk dan didirikan oleh petani sendiri,” katanya.
Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan Judicial Review atas Undang undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.
Putusan ini diucapkan dalam sidang pleno Mahkamah Konstitusi Rabu (5/11) atas permohonan judicial review Human Rights Committee for Social Justice (IHCS), Walhi, Sekretariat Bina Desa, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Serikat Petani Indonesia (SPI), FIELDS, dan sejumlah organisasi masyarakat sipil lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Beristiqamah Dalam Hidup

Jakarta, Aktual.co — Ada baiknya dalam kondisi atau situasi apapun, ketenangan akan selalu hadir di dalam diri orang yang selalu istiqamah terhadap Allah Swt. Bahkan dalam situasi yang sangat sulit sekalipun. Ini adalah sebagai buah dari sikap istiqamahnya dalam keyakinan bahwasanya Allah Swt adalah Dzat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Ketenangan adalah keadaan diri yang hanya bisa diberikan oleh Allah Swt kepada hamba-Nya. Ketenangan tidak bisa dibeli. Ketenangan tidak pula bisa dipinta dari manusia. Bahkan, ketenangan juga tidak akan pernah bisa diperoleh dengan cara direbut atau dirampok dari orang lain. Ketenangan itu hanya milik Allah Swt dan hanya Dia yang kuasa memberikannya kepada siapa saja di antara hamba-hamba-Nya yang dikehendaki oleh-Nya.
Allah Swt berfirman dalam Al Quran:“Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana. Supaya Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dan supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allah.” (QS. Al Fath [48]: 4-5).
Ketenangan akan didapatkan oleh orang-orang yang senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Swt dan beristiqamah di dalam keimanan terhadap-Nya. Ketenangan seperti ini bisa kita dapati di dalam diri para utusan Allah Swt, para sahabat Nabi Saw serta para ulama yang benar-benar jernih hatinya. Ketenangan mereka ini bisa dirasakan oleh kita. Mereka adalah para kekasih Allah. Hamba-hamba-Nya yang tidak memiliki rasa takut, resah dan gelisah terhadap urusan-urusan dunia.
Di dalam ayat yang lain Allah Swt berfirman:“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, “Tuhan Kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al Ahqâf [46]: 13-14).
Orang-orang yang istiqamah tidak akan berduka lara menyikapi kehidupan dunia yang seringkali berjalan tidak sesuai dengan keinginan. Bahkan, juga tidak jarang yang terjadi adalah hal-hal yang mengundang kesedihan. Orang-orang yang beristiqamah akan bisa menjalani semua dengan kebesaran jiwa dan hati yang lapang. Karena mereka yakin bahwa Allah Swt yang menghendaki segalanya dan mereka pun yakin bahwa hanya dengan tetap kokoh berpegang kepada-Nya, mereka akan mampu bahagia hidup di dunia sebelum meraih kebahagiaan di akhirat.
Suatu ketika Rasulullah Saw pernah ditanya oleh salah seorang sahabatnya yaitu Abu Amr Sufyan bin `Abdullah Ats Tsaqafi RA, “Wahai Rasulullah, ajarkan kepadaku tentang agama Islam dengan satu ucapan sederhana yang bisa mencakup keseluruhan sehingga aku tidak perlu bertanya lagi kepada engkau sesudah ini.” Kemudian, Rasulullah Saw menjawab, “Katakanlah, “Aku beriman kepada Allah, lalu beristiqamahlah.” (HR. Muslim).
Keimanan dan keistiqamahan adalah dua kata kunci penting. Ketika seseorang telah menyatakan dirinya beriman kepada Allah Swt, yakin kepada-Nya, kemudian ia beristiqamah di dalam keimanan, pendiriannya, amal shalehnya, keikhlasannya, maka ia akan dapatkan kebahagiaan yang ia cari. 
Istiqamah dalam keikhlasan beribadah. Dunia dan seisinya ini tidaklah berarti apa-apa. Ketika seseorang telah mendapatkan dua kata kunci tadi di dalam dirinya, maka ia bisa mencapai derajat kekasih Allah Swt.
Keuntungan orang yang bersikap istiqamah terhadap Allah Swt adalah hati dan jiwanya akan diliputi ketenangan. Mengapa terjadi demikian? Karena Allah Swt menyukai perbuatan baik yang dilakukan secara konsisten, terus-menerus, kontinu, meskipun amal kebaikan itu hanya kecil atau sedikit saja.
Rasulullah Saw bersabda, “Beramallah dengan benar dan sungguh-sungguh, ketahuilah bahwa sesungguhnya seorang dari kalian tidak akan masuk surga karena amalannya. Mereka bertanya, “Dan apakah engkau juga wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “(Ya) Demikian juga aku, kecuali Allah memberikanku rahmat-Nya. Dan ketahuilah bahwa amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu (berkesinambungan) walaupun itu sedikit.” (HR. Muslim).
Mengapa amal kebaikan yang sedikit tapi dilakukan secara terus-menerus atau berkesinambungan itu lebih disukai? Karena ketika satu amal kebaikan dilakukan secara kontinu, maka itu artinya si pelaku itu berdzikir secara berkesinambungan pula. Itu artinya ia pun melakukan upaya pendekatan kepada Allah Swt secara terus-menerus pula.
Oleh karena itulah mengapa orang yang beristiqamah senantiasa merasa tenang karena hatinya erat terus dengan Allah Swt. Sikap istiqamah adalah hal yang wajib dilakukan oleh manusia terhadap Allah Swt. Bagaimana mungkin pengabdian terhadap-Nya dilakukan secara sekali-sekali saja.
Dalam salah satu hadits qudsi, Allah Swt berfirman, “Dan tiadalah hamba-Ku mendekati-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai selain apa yang Aku wajibkan atasnya, dan hamba-Ku senantiasa mendekati-Ku dengan amalan-amalan sunnah hingga Aku mencintainya, dan jika Aku mencintainya, maka Akulah pendengaran yang selalu ia pakai untuk mendengar, penglihatan yang selalu ia gunakan untuk melihat, tangan yang ia gunakan untuk menggerakan segala sesuatu, kaki yang dia pakai berjalan, dan apabila ia memohon kepada-Ku, Aku berikan. Dan apabila ia memohon perlindungan kepada-Ku, maka Aku melindunginya” (HR. Bukhari). 
Jadi berkahnya orang yang beristiqamah itu adalah dicintai oleh Allah Swt. Ia juga dijaga oleh malaikat. Ketika pada suatu waktu seseorang tidak bisa melakukan amal kebaikan yang sudah biasa ia lakukan secara konsisten, maka sesungguhnya ia tetap mendapatkan pahala dari amal kebaikan yang biasa ia lakukan itu.  
Salah satu kebaikan dari sikap istiqamah adalah membuat pelakunya senantiasa ingat pada amal kebaikan yang selalu dilakukannya itu. Meskipun di dalam benaknya berjejalan juga ingatan-ingatan terhadap urusan lainnya. Akan tetapi amal kebaikan tersebut selalu ada dalam ingatannya, terselip di antara berbagai urusan lainnya.  
Allah Swt berfirman:“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan Kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan (istiqamah) pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”. (QS. Fushilat [41]: 30).
Di dalam ayat tersebut di atas, Allah Swt menjelaskan bahwa Dia akan menurunkan malaikat-malaikat-Nya kepada orang-orang yang mau bersikap istiqamah dalam pendirian mereka untuk beriman kepada Allah Swt. Tidak hanya itu, orang-orang yang beristiqamah terhadap-Nya juga akan diberikan kekuatan hati sehingga terhindar dari rasa takut dan sedih. Orang-orang yang beristiqamah dalam keimanan kepada Allah Swt akan diliputi dengan kebahagiaan dan kegembiraan. Sebelum pada akhirnya akan dianugerahi tempat tinggal di dalam surga.
Keistiqamahan akan membuat seseorang mempraktekkan nilai-nilai ibadah di dalam setiap akfititas dan rutinitasnya. Sekalipun ia berada di dalam lingkungan yang penuh dengan tipu muslihat dan jebakan maksiat, ia tidak akan terjebak. Ia akan selalu bisa mawas diri untuk tidak sedikit pun mendekati apa yang syubhat apalagi yang diharamkan oleh Allah Swt terhadap dirinya.
Ditulis oleh KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym ), Pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta. Dikutip dari laman berita sms Tauhid, Jumat (7/11). 

Berita Lain