17 April 2026
Beranda blog Halaman 42392

Menteri Era SBY: Program Jokowi Tak Beretika

Malang, Aktual.co – Mantan Menteri Pendidikan M Nuh menilai program Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat adalah dua program yang tidak beretika.

Kedua program tersebut, disebut tidak memiliki perbedaan dengan program sebelumnya, yaitu Bantuan Siswa Miskin (BSM) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sudah ada di tahun sebelumnya.

‎Menurutnya, mengganti nama program milik orang lain tanpa merubah isi dan bentuknya adalah hal yang tidak etis.

‎”KIP tak ada bedanya dengan BSM, target dan sasarannya sama, anggarannya sama. Bahkan nama anggaran di dalam APBN pun masih pakai nama BSM,” kata M Nuh saat ditemui di Universitas Raden Rahmat Kepanjen Kabupaten Malang Jawa Timur Kamis (6/11).

‎Ditambahkan M Nuh, dalam besaran bantuan misalnya dia menyebut angka yang sama dari program KIP dengan BSM yang berjalan di periodenya, misalnya bantuan sebesar Rp 400 ribu untuk siswa SD, Rp 700 ribu untuk SMP dan Rp 1 juta untuk SMA per bulan.

‎”Penerima bantuan pun masih sama dengan BSM yang lalu,” tuturnya.

‎Ditambahkan olehnya, peraturan yang lama tetap dilanjutkan sampai tahun anggarannya selesai baru kemudian diganti dengan program baru dengan anggaran baru, “Dari sisi tata krama saja, kalau kaos sampeyan kan tidak boleh saya kasih nama saya,” tegasnya.

Program Kartu Sakti Pakai Dana CSR Bank Mandiri, Komisi XI Teriak-teriak

Jakarta, Aktual.co — Program kartu sakti yang diterbitkan Presiden Joko Widodo, yakni Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Keluarga Sejahtera mendapat protes dari komisi XI DPR RI yang membidangi masalah keuangan.
Sebab, pengadaan kartu sakti ini ternyata menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Mandiri. 
“Komisi XI teriak-teriak, kok spontan saja CSR ini, kalau harga BBM tidak jadi naik bagaimana? Jadi sebaiknya dipertimbangkan lagi,” kata Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, di gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (6/11). 
Dia mengingatkan kepada pemerintah jangan sampai kebijakan baik seperti KIS dan KIH jadi berlawanan dengan aturan hukum. 
“CSR itu kan ada aturannya, itu harus untuk masyarakat, bukan semata-mata hanya untuk pengurangan subsidi BBM, makanya jangan sampai ada yang terlewati payung hukumnya,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Teror Menakutkan Kota Tua Jakarta

Jakarta, Aktual.co — Kota Tua Jakarta. Pastinya Anda sudah tidak asing dengan salah satu objek wisata di Jakarta ini. Kota yang juga dulunya sering disebut Batavia Lama (Oud Batavia) ini, berada di sebuah wilayah kecil di ujung utara Jakarta.
Berbagai kisah mistis pun lekat dengan Kota Tua Jakarta. Oleh karena itu, Studio Sembilan Production meluncurkan film horor terbaru berjudul Kota Tua Jakarta. 
Film ini terispirasi dari urban legend masyarakat Jakarta. Kisahnya menceritakan tentang petualangan menakutkan dan menegangkan sekelompok anak muda seperti, Bimo (Ajun Prawira), Vivi (Yesa Iona), Miko (Egi JF), Dara (Kirana Larasat) serta Anggi (Imey Liem).
Sekelompok anak muda tersebut mencoba melakukan permainan berburu hantu di gedung angker yang tanpa disadari sangat membahayakan keselamatan jiwa mereka. 
Kejadian buruk pun perlahan menimpa kelompok anak muda ini. Dan saat mereka terkena teror menakutkan, Dara salah seorang dari mereka menceritakan bahwa ada sosok yang ingin menyampaikan sebuah pesan kematian hantu wanita bernama Dea itulah misteri yang harus diungkap oleh Dara dan teman-temannya.
Film yang disutradarai oleh Ivander Tedjasukmana ini menjelaskan bahwa film ini akan dirilis pada tanggal 6 November 2014 di seluruh bioskop Indonesia.
Dikutip dari Okezone.

Jaya Hartono Prediksi Persib Juara ISL

Jakarta, Aktual.co — Mantan pelatih Arema Cronus dan Persik Kediri, Jaya Hartono berpendapat, peluang juara Persib Bandung lebih besar dari Persipura Jayapura, dalam laga final Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (7/11) malam.

“Kalau melihat penampilan Persib lawan Arema pada laga semifinal kedua, peluang Persib lebih besar untuk juara karena penampilan mereka lebih stabil dari pada Persipura,” kata Jaya Hartono ketika dihubungi, Kamis (6/11).

Ia mengatakan, bukan saja pada laga semifinal lawan Arema Cronos, tetapi selama babak perdelapan final tim “Maung Bandung” terbilang lebih baik dari pada juara musim lalu, Persipura Jayapura, karena hanya sekali kalah dari Pelita Bandung Raya.

“Mereka (Persib) juga selama babak penyisihan yakni semifinal cukup konsisten,” katanya.

Jaya Hartono yang pernah melatih skuat Persib Bandung pada musim 2008 itu juga menyampaikan, peluang yang sama juga dimiliki oleh tim kebanggaan Warga Kota Jayapura dan Papua itu karena mempunyai mental juara.

“Kalau mental juara lebih banyak dimiliki Persipura, jadi bisa juga mereka juara,” katanya.

Mengenai skor akhir pada laga pamungkas LSI itu, Jaya Hartono yang pernah melatih Persiba Balikpapan, Deltras Sidoarjo, Persija Jakarta dan Persiram Raja Ampat itu memprediksi skor pada laga itu tidak akan terlalu mencolok.

“Kalau ditanya soal skor, saya rasa tidak akan terlalu banyak. Saya prediksikan paling banyak selisih satu gol,” katanya.

Sementara itu secara terpisah pelatih Subangkit yang pada musim ini membesut Sriwijaya FC menjagokan Boaz TE Salossa dan kawan-kawan akan meraih kemenangan atas skuat asuhan Djajang Nurdjaman itu.

“Persipura menang, skor tipis 1-0 atau 2-1,” katanya lewat pesan singkat.

Artikel ini ditulis oleh:

Ketum Persipura Yakin Timnya Bisa Kalahkan Persib

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano optimistis Boaz TE Salossa dan kawan-kawan mampu menundukkan lawannya, Persib Bandung, dalam laga final Liga Super Indonesia di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (7/11) malam.

“Saya yakin kami bisa menang dari Persib Bandung,” kata Benhur Tommy Mano ketika dihubungi, Kamis malam (6/11).

Menurutnya, Mutiara Hitam bisa meraih juara, karena memiliki mental tanding yang lebih baik dari tim lawan, meskipun pada laga perdelapan final Persib Bandung tampil memukau dan berhasil mengalahkan tim kandidat juara LSI lainnya, Arema Cronos dengan skor meyakinkan 3-1.

Hanya saja, Ketua Asprov PSSI Papua itu mengatakan, pencapaian positif untuk meraih juara LSI musim ini harus diikuti dengan kondisi pemain yang fit dilapangan.

“Sekarang tinggal kita lihat kondisi pemain, semoga mereka fit dan bisa berbuat yang terbaik untuk Papua. Saya juga sudah sampaikan kepada Boaz dan kawan-kawan agar bisa bermain sabar, tenang, fokus dan tidak terpancing emosi lawan, serta ikuti instruksi pelatih,” katanya.

Karena dengan begitu, target juara LSI musim ini sudah pasti menjadi milik tim kebanggaan warga Kota Jayapura dan Papua. “Termasuk hal teknis harus dipikirkan. Semoga wasit, hakim garis dan pengawas pertandingan bisa netral dan tidak memihak salah satu tim,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

‘Coming Soon’, Sekuel Film Legendaris AADC

Jakarta, Aktual.co — Buat Anda pecinta film, pastinya sudah tidak asing lagi dengan film berjudul ‘Ada Apa Dengan Cinta’ (AADC). Film ini dibintangi oleh Dian Sastro dan Nicholas Saputra. 
Salah satu televisi berencana kembali menampilkan lanjutan kisah dari film tersebut. Tepatnya, lanjutan kisah cinta antara Rangga dan Cinta saat terpisah di bandara.
“Ini awal, bukan akhir. Mudah-mudahan this is new beginning of something. Film AADC itu berakhir di airport, tapi akan ada sesuatu yang baru,” ungkap Nicholas Saputra di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (5/11).
Sementara itu, Dian Sastro mengungkapkan jika dirinya tak bisa melepas sosok Cinta dari film fenomenal itu. Kemudahan pun ia rasakan ketika menjalani proses syuting selama dua hari di Seoul, Korea Selatan. 
Proses syuting juga akan dijalani bersama teman-temannya, seperti Sissy (Milly), Titi (Maura), Adinia (Carmen), dan Ladya (Alya) tak canggung-canggung ketika berada satu set syuting.
Dikutip dari Okezone.

Berita Lain