5 April 2026
Beranda blog Halaman 42448

Dishub DKI Gandeng Swasta Operasi Derek Liar

Jakarta, Aktual.co — Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan bekerja sama dengan pihak swasta dalam melaksanakan operasi penderekan terhadap kendaraan yang menyalahi aturan parkir.

“Bentuk kerjasamanya nanti yang akan melakukan penderekan juga melibatkan perusahaan swasta itu,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar di Jakarta, Senin (3/11).

Menurutnya hal tersebut dilakukan terkait dengan terbatasnya alat operasional berupa mobil derek yang dimiliki pemprov untuk menjalankan operasi yang telah berlangsung selama dua bulan tersebut.

Namun Akbar menjelaskan, untuk mekanisme operasional dan sistem kerja sama dengan perusahaan derek swasta masih dalam tahap penyusunan.

“Untuk bentuk detil kerjasamanya masih kita susun, termasuk kriteria apa yang harus dimiliki mereka jika ingin bergabung dan sistem pembayarannya juga, ” kata Akbar menjelaskan.

Apabila semua persyaratan dan mekanisme telah dipersiapkan, maka dinas perhubungan akan mengundang para perusahaan jasa derek untuk bergabung, katanya.

Dengan adanya program tersebut diharapkan kinerja dishub DKI semakin maksimal dan mampu menambah jangkauan area razia bagi kendaraan yang parkir sembarangan.

Sebelumnya, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat Imam Slamet mengatakan jumlah mobil derek di tiap wilayah berjumlah sama.

“Untuk tiap wilayah ada dua mobil derek kecil dan satu mobil derek yang lebih besar, kecuali di Utara ada tambahan mobil besar untuk derek kontainer,” katanya di Jakarta, Selasa (9/9).

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Menlu Retno Harap Jerman Perbesar Akses Ekspor Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan, Indonesia mendorong agar Jerman membuka akses yang lebih besar untuk ekspor Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai basis produksinya di kawasan Asia Tenggara.
Hal itu, menurut Menlu merupakan salah satu hal yang disampaikan dalam pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Menteri Luar Negeri Jerman Frank Walter Steinmer di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/11).
“Saya sampaikan kita mendorong Jerman untuk menjadikan Indonesia sebagai ‘production base’ (basis produksi) untuk pasar Kawasan Asia Tenggara, kita minta Jerman membuka akses lebih besar untuk produk ekspor Indonesia, termasuk komiditinya,” kata dia.
Selain itu, kata Menlu, Indonesia juga meminta agar para pemegang paspor diplomatik dan paspor dinas agar bebas visa.
“Kita minta juga Jerman memberikan bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan paspor dinas untuk Indonesia. Karena sudah 11 negara menandatangani memberikan kebebasan itu,” kata Menlu.
Pada prinsipnya, kata dia, dalam pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Menlu Frank Walter Steinmer tersebut, Jerman bersedia memberikan dukungan untuk pembangunan Indonesia.
“Prisipnya Jerman bersedia memberikan dukungan sesuai ‘expertiesnya’ (keahliannya) untuk mendukung pembangunan Indonesia,” kata Menlu.

Artikel ini ditulis oleh:

Hakim Hadirkan Saksi Wartawan Senior Dalam Sidang Eks Bupati Karanganyar

Semarang, Aktual.co — Joko Dwi Hastanto, wartawan senior di perusahaan terbesar Jateng kembali dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Griya Lawu Asri (GLA) senilai Rp11,8 miliar dengan terdakwa mantan Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR, di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (3/11).
Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Dwiarso Budi tersebut menghadirkan sejumlah saksi dari berbagai pihak yang mengetahui sepak terjang terdakwa selama menjabat bupati Karanganyar.
“Ada enam saksi yang dihadirkan pada sidang kali ini. Satu diantara, wartawan harian yang melakukan peliputan saat itu,” ujar dia.
Majelis hakim pun menghadirkan saksi perwakilan Bank Pembangunan Daerah (BPD), Guntoro Sugeng Riyadi, yang berdomisili di Perumahan Badran Asri Karanganyar. “Saya kenal terdakwa sebagai mantan bupati Karanganyar,” kata Guntoro.
Tak hanya itu saja, majelis hakim juga menghadirkan dua mantan anak buah Rina Iriani yakni Joko Nugroho, seorang PNS yang sempat menjadi Staf Rumah Tangga Pemkab Karanganyar dan Isna Ratna Murti, Staf Bagian Keuangan Setda Karanganyar.
Adapun dua saksi sisanya lainnya, yakni Dias Diasma, Direktorat Laporan Kekayaan Penyelenggara Negara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Dwi Kurniawan, seorang karyawan Bank Bukopin.
Hingga berita ini diturunkan, proses persidangan dengan terdakwa Rina Iriani masih berlangsung dengan mendengarkan keterangan para sakis, diantara perwakilan Direktorat Laporan Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), KPK, dan Dias Diasma. 

Ini Pembagian Pimpinan Komisi dan AKD Versi DPR Tandingan

Jakarta, Aktual.co — Ketua Pimpinan DPR RI tandingan yang dibuat oleh Koalisi Indonesia Hebat (KIH) Ida Fauziah mengatakan, berdasarkan musyawarah mufakat telah ditentukan pembagian Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
Menurutnya, dari 10 fraksi partai politik yang ada, semua telah dibagi secara proporsional.
“Alhamdullillah rapat dilakukan dengan musyawarah mufakat. Dalam ketentuan AKD sudah ditetapkan dengan prinsip proposional,” kata Ida usai rapat konsultasi ketua fraksi partai politik yang dihanya dihadiri dari kubu KIH saja, di ruang Pansus A, gedung DPR RI, Jakarta, Senin (3/11).
“Seluruh AKD di DPR ada 63 yang terdiri dari 16 ketua dan 47 wakil ketua. Kita menghitung secara proporsional.”
Berikut pembagian pimpinan komisi dan AKD;
1. PDIP dengan 109 anggota, berhak untuk menentukan 3 ketua dan 9 wakil ketua.
2. Partai Golkar jumlah 91 anggota, berhak menetukan 3 ketua dan 8 wakil ketua.
3. Partai Gerindra jumlah 73 anggota, Jatah 2 ketua, 6 wakil ketua.
4. Partai Demokrat jumlah 61 anggota mendapat jatah 2 ketua dan 5 wakil ketua.
5. PAN jumlah 48 anggota mendapat jatah 1 etua, 4 wakil ketua.
6. PKB jumlah 47 angggota mendapat jatah 1 kursi ketua, dan 4 wakil ketua
7. PKS jumlah 40 anggota dengan jatah 1 ketua, dan 3 wakil ketua.
8. PPP jumlah 39 anggota dengan jatah kursi 1 ketua dan 3 wakil ketua.
9. Partai NasDem jumlah 36 anggota dengan jatah kursi  1 ketua dan 3 wakil ketua.
10. Partai Hanura tidak dapat ketua, wakil ketua dapat 2 kursi.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pimpinan DPR akan Pertanyakan Penaikan BBM kepada Pemerintah

Jakarta, Aktual.co — Wacana pemerintahan Presiden Jokowi untuk menaikan bahan bakar minyak (BBM) pada bulan ini terus menuai pro dan kontra.
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon pun mempertanyakan rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM tersebut.
Ia mengatakan bahwa tidak perlu ada kenaikan harga bahan minyak, sebab, harga minyak dunia saat ini mengalami penurunan.
“Kalau menurut saya pribadi, tidak ada keharusan naik harga BBM itu, dan tidak perlu naik karena harga minyak dunia turun,” ucap Fadli, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/11).
Meskipun, hari ini pemerintah meluncurkan tiga kartu sebagai kompensasi rencana kenaikan BBM yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Namun menurut Fadli, tidak ada alasan krusial yang mewajibkan mantan gubernur DKI Jakarta itu untuk menaikkan harga BBM.
“Kalau dulu kenapa ada desakan naik, karena harga miyak dunia naik, bahkan sampai 145 dollar per barel. Kalau sekarang asumsi BBM di APBN kita itu 105 dollar perbarel, sedangkan harga dunia itu USD 82  per barel. Harusnya turun malah,” tutur dia.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menyarankan agar pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla mempersiapkan sistem dan perangkat terlebih dulu supaya subsidi yang akan diberikan tepat sasaran. Sebab, jika hal itu tidak diatur secara baik, justru akan berpotensi menimbulkan kekisruhan.
“Kalau harga akan naik yang susah rakyat miskin yang tak mampu kejar harga yang naik itu. Kan bukan hanya BBM nanti yang naik, harga-harga juga akan naik,” pungkas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Atasi Krisis Listrik Sumsel, SKK Migas Alokasikan Gas Medco

Jakarta, Aktual.co —  Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) siap mengalokasikan gas bumi untuk mengatasi krisis listrik di sejumlah wilayah Sumsel.

Kepala Humas SKK Migas Rudianto Rimbono mengatakan, pihaknya bersama pemangku kepentingan lainnya melakukan langkah-langkah koordinasi mengatasi krisis listrik di wilayah Sumsel.

“Kami siap mengalokasi gas untuk menyuplai kebutuhan pembangkit listrik di Sumsel,” katanya di Jakarta, Senin (3/11).

Status per 3 November 2014, PLTG Borang sudah beroperasi dengan penyerapan gas sebesar 24 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Sebesar 14 MMSCFD berasal dari PT Pertamina EP dan 10 MMSCFD dari PT Medco E&P Indonesia.

“Dengan pasokan gas tersebut, maka krisis listrik di Sumsel bisa segera terselesaikan,” katanya.

Pada Senin ini, digelar rapat koordinasi mengatasi krisis listrik di Sumsel antara SKK Migas, Ditjen Migas Kementerian ESDM, PT PLN, PT Pertamina EP, dan PT Medco E&P Indonesia.

Sebagai tindak lanjut koordinasi tersebut, PLN akan menyampaikan surat resmi kepada Kementerian ESDM dan SKK Migas yang menyatakan akibat kerusakan pembangkit listrik swasta milik PT Asrigita Prasarana telah menyebabkan krisis listrik di Sumsel dan karenanya, PLN meminta pasokan gas untuk PLTG Borang.

“Di sisi lain, juga akan dilakukan amendemen perjanjian jual beli gas antara PLN dan Medco, serta PLN dan Pertamina EP,” kata Rudianto.

Sementara, dalam jangka panjang, lanjutnya, pascakontrak perjanjian jual beli gas berakhir, maka disepakati perjanjian antara Medco dan PLN untuk menyalurkan gas dari Blok Lematang.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain