15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42451

Sosialisasi Mabes Polri di SMAN 6 Guna Cegah Tawuran

Jakarta, Aktual.co — Mabes Polri melakukan kegiatan sosialisasi toleransi di SMA Negeri 6 Jakarta, guna membina sikap para pelajar. Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar, kegiatan tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya tawuran antar sekolah yang kerap memakan korban.
“Itu adalah data yang memang menjadi salah satu yang kita lakukan analisa terhadap perubahan prilaku di kalangan anak-anak pelajar,” kata Boy kepada wartawan di SMA N 6 Bulungan, Jakarta, Kamis (23/10).
Boy mengatakan, peristiwa yang terjadi dikalangan pelajar terkait urusan hukum akan menjadi kajian Polri. Bahkan, tambah dia, akan menjadi data awal dalam kajian.
Menurut Boy, prilaku menyimpang itu terjadi lantaran adanya sikap intoleran terhadap orang lain. Sehingga, mengakibatkan tak adanya solidaritas.
“Kan ini benih-benih kekerasan yang sangat mengkhawatirkan, kita tak boleh biarkan itu ada di dalam diri anak-anak pelajar, karena merekalah yang akan memimpin bangsa ini maka harus dibekali dengan nilai-nilai luhur, cinta kasih dan akhlak,” ujarnya.
Ditanya hasil sosialisasi, Boy belum bisa memaparkan lebih jauh karena menurutnya yang terpenting adalah menyelamatkan pelajar dari prilaku yang tidak baik.
Jadi mereka harus kita selamatkan dulu dari hal-hal seperti itu. Tapi jangka panjanganya adalah bagaimana anak-anak ini menjadi anak yang memiliki visi kebangsaan, jadi dia hidup di negara yang plural dan majemuk,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pengamat: Jika Ingin Bersihkan Kejaksaan, Pilih JA dari Eksternal

Jakarta, Aktual.co — Calon Jaksa Agung pengganti Basrief Arief kini menjadi perbincangan sejumlah kalangan. Yang menarik adalah apakah jabatan tersebut diisi oleh internal kejaksaan atau dari luar (eksternal).
Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing mengatakan, posisi Jaksa Agung yang selama ini dijabat dari kalangan internal, dinilai tidak pernah membuat suatu terobosan dalam menyelesaikan kasus.
Menurutnya, jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin cepat dan langsung bekerja bisa menunjuk dari internal. Namun, kata dia, jika ingin membersihkan Kejaksaan maka baiknya Jokowi menunjuk orang luar atau eksternal.
“Jika yang ditunjuk berasal dari internal terdapat sejumlah kelemahan, di antaranya Jaksa Agung dari dalam merupakan bagian dari sistem. Akibat sistem yang buruk, maka lahirlah KPK,” ujar Emrus dalam diskusi bertajuk “Mengukur Potensi Jaksa Agung dari kalangan Eksternal atau Internal” yang digelar Forum Wartawan Kejagung, di Kejagung, Kamis (23/10).
Emrus menilai, jika Jaksa Agung dari luar maka akan lebih independen dan netral. Kelemahannya, ia tidak cepat bekerja dan tak mengenal anatomi Kejaksaan. Apalagi jika Jokowi betul-betul ingin membersihkan Kejaksaan dari anasir korupsi.
“Tapi itu tergantung keinginan Jokowi, maunya apa,” ungkapnya.
Sementara, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman berpandangan, jika jabatan Jaksa Agung berasal dari internal, maka Jokowi bisa menunjuk figur dari internal yang pernah ‘bersekolah’ atau bertugas di luar Kejagung. Untuk itu, sambung Boyamin, sejumlah nama layak masuk. Seperti Wakil Ketua KPK Zulkarnaen dan Kepala PPATK M Yusuf, yang pernah menjadi jaksa.
Dia yakin, kedua sosok ini tidak akan menimbulkan resistensi. Selain itu, Jaksa Agung ke depan juga harus membuat program dan terobosan. “Dari luar akan lebih memberikan banyak warna, tidak seperti katak dalam tempurung,” kata Boyamin.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pasoepati Prihatin Kerusuhan yang Menelan Korban Jiwa

Jakarta, Aktual.co — Dewan Pengurus Pusat Pasoepati, selaku organisasi suporter sepak bola pendukung Persis Solo, menyatakan prihatin atas kerusuhan saat timnya menjamu Martapura FC hingga menelan satu korban meninggal dunia.

Amir Tohari, selaku juru bicara DPP Pasoepati, menjelaskan pihaknya prihatin atas meninggalnya Joko Riyanto (39), Warga Ngaliyan RT07 RW02, Pelem, Simo, Boyolali akibat peristiwa kerusuhan tersebut.

Ia mengatakan peristiwa tersebut merupakan musibah yang tidak diperkirakan sebelumnya.

Ia mengatakan olahraga sepakbola seharusnya menjadi sarana kebersamaan dan persahabatan.

Namun, kata dia, tragedi yang menewaskan salah satu suporter pada laga Persis Solo melawan Martapura FC pada Rabu (22/10), telah menjadi noda hitam bagi persepakbolaan di Kota Solo.

“Kami menyadari bahwa peristiwa itu, merupakan musibah yang menjadi keprihatinan kita semua,” kata Amir Tohari di Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/10).

Oleh karena itu, DPP Pasoepati menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban.

“Tuhan Yang Maha Esa semoga senantiasa memberikan tempat terbaik disisi-Nya,” katanya.

Pihaknya berharap aparat kepolisian mengusut tuntas dan memproses secara hukum pelaku yang menewaskan suporter tersebut.

Pasoepati meminta maaf kepada masyarakat Solo dan sekitarnya atas insiden saat dan pascapertandingan di Stadion Manahan. Peristiwa itu merupakan insiden terakhir yang terjadi di Kota Solo.

Selain itu, pihaknya juga menyerukan kepada semua anggota Pasoepati dan para pendukung Persis Solo untuk bisa berfikir jernih, tidak terpancing informsi negatif yang bisa memperuncing persoalan.

Pihaknya selaku aparat Pasoepati akan segera melakukan rapat koordinasi internal untuk melakukan evaluasi terhadap serangkaian peristiwa, khususnya insiden pada laga Persis Solo melawan Martapura FC.

Ia mengharapkan semua pihak waspada, mengingat selama ini hubungan antara aparat keamanan baik Polri maupun TNI dengan Pasoepati terjalin dengan baik, sehingga adanya korban pada insiden tersebut menjadi tanda tanya besar bagi anggotanya.

“Kami khawatir ada pihak-pihak lain yang bermain untuk memperkeruh keamanan dan kenyamanan Kota Solo,” kata Amir Tohari usai memenuhi surat panggilan dari Polresta Surakarta.

Kerusuhan suporter di Stadion Manahan Solo pada Rabu (22/10) petang mengakibatkan kerugian di pihak pengelola mencapai Rp20 juta.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sarana dan Prasarana Stadion Manahan Solo Heru Prayitno mengatakan akibat kerusuhan suporter, sejumlah fasilitas Stadion Manahan rusak.

Menurut dia, kerusakan fasilitas stadion, antara lain dua kaca bening, lampu hias di bagian VIP pecah dan rusak, lampu neon di tribun B6, pintu masuk penonton, lampu taman, pintu ruang gulat di B8, dan gawang untuk latihan, sistem tata suara, serta 25 kursi VIP juga rusak.

Artikel ini ditulis oleh:

Hamka dan Robby Absen Latihan Bersama Timnas Senior

Jakarta, Aktual.co — Dua pemain timnas, Muhammad Robby dan Hamka Hamzah, terpaksa absen pada pemusatan latihan tahap kedua, karena masih mengalami cedera. Namun, dalam waktu dekat, kedua pemain itu, diyakini akan segera pulih.

“Mereka ikut hadir, tapi tidak bisa berlatih dengan rekan-rekan setimnya karena sedang cedera,” kata dokter timnas Syarif Alwi di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Banten, Kamis (23/10).

Syarif mengatakan, Robby baru saja sembuh dari typus dan juga masih menderita cedera engkel kaki kanan, sehingga ia hanya sanggup melakukan latihan ringan.

Sementara Hamka Hamzah, kata Syarif, mengalami masalah pada lutut sebelah kanan.

Ia menambahkan, kondisi keduanya juga terus membaik dan diprediksi akan mulai siap berlatih pekan depan.

“Kita masih terus pantau kondisi mereka, semoga cepat pulih dan segera bergabung,” kata dia.

Ia menambahkan, kedua pemain tersebut saat ini sedang menjalani terapi proses penyembuhan. Kemudian, program latihan khusus sedang dirancang tim pelatih untuk keduanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Persebaya Bertekad Sapu Bersih Sisa Laga Berikutnya

Jakarta, Aktual.co — Pelatih Persebaya Surabaya, Rahmad Darmawan menegaskan, timnya harus memenangi dua laga tersisa pada babak delapan besar Indonesia Super League 2014, untuk bersaing menembus babak semifinal.

Pelatih yang akrab disapa RD itu mengakui, Persebaya memang dalam posisi sulit setelah menelan kekalahan 1-3 dari tuan rumah Persib Bandung, Rabu (22/10), tetapi kesempatan menuju empat besar belum tertutup.

“Sekecil apapun peluang harus kami kejar. Bagi saya, yang paling penting saat ini adalah menata kembali tim untuk menghadapi dua laga berikutnya,” kata mantan pelatih timnas itu, ketika dihubungi, Kamis (23/10).

Pada laga berikutnya di Grup 2, Persebaya akan menjamu Pelita Bandung Raya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (26/10), kemudian melawat ke kandang Mitra Kukar pada 30 Oktober.

Hingga menyelesaikan empat pertandingan, tim berjuluk “Bledug Ijo” itu terpuruk di posisi juru kunci dengan nilai 3 dari dari hasil tiga kali imbang dan sekali kalah.

Posisi puncak Grup 2 ditempati Persib Bandung dengan nilai 10, sekaligus menjadi tim pertama yang sudah memastikan satu tempat di semifinal, diikuti Mitra Kukar dan Pelita Bandung Raya yang sama-sama mengoleksi nilai 4.

“Selama babak delapan besar, kami sedikit terkendala dengan masalah kebugaran pemain. Beberapa pemain inti mengalami cedera dan harus absen, sementara stok pemain yang ada cukup terbatas,” kata Rahmad.

Saat menghadapi Persib Bandung, Rahmad Darmawan tidak bisa memainkan kapten tim Greg Nwokolo, Ricardo Salampessy, Dedi Kusnandar, Abdul Rahmad Lestaluhu, dan Alfin Tuasalamony yang semuanya mengalami cedera.

Sebagai gantinya, Rahmad terpaksa menurunkan pemain-pemain muda yang sebelumnya sering duduk di bangku cadangan, seperti Vava Mario Yagalo, M Zaenal Haq, Novri Setiawan, dan Wahyu Subo Seto.

“Kami memang tidak memiliki banyak waktu karena jadwal pertandingan babak delapan besar yang padat. Namun, saya terus berusaha membenahi performa anak-anak, terutama dalam penyelesaian akhir. Kami harus tetap optimistis menatap dua laga tersisa,” tambah Rahmad Darmawan.

Artikel ini ditulis oleh:

Tes Warna Oli untuk Ketahui Kondisi Mesin Kendaraan

Jakarta, Aktual.co — Membeli kendaraan bekas/second, bukan menjadi masalah, jika mengerti cara untuk membedakan yang mana yang masih “sehat” atau tidak. Dan hal itu perlu pengetahuan khusus dan uji tes pastinya.

Bagi Anda yang ingin membeli kendaraan bekas, jangan hanya terpukau dengan kondisi fisiknya saja, tapi juga harus diperhatikan kondisi mesinnya. Hal ini agar tidak menyusahkan Anda kedepannya, karena kendaraan yang Anda beli sering keluar masuk bengkel, karena sering ngadat.

Untuk bisa mengetahui kondisi mesin kendaraan yang akan dibeli, masih bagus atau tidak, ada cara yang cukup sederhana untuk mengetahuinya, yaitu dengan melakukan tes warna oli yang muncul saat pergantiannya.

Dari hasil tes ini, Anda bisa mengetahui bagian-bagian mana dari mesin kendaraan yang Anda beli, yang mengalami kerusakan, terutama pada silinder kop.

Namun, untuk bisa melakukan pengetesan seperti itu, Anda harus datang ke bengkel, yang memiliki alat untuk tes warna oli, Silinder LeakageTester (SLT).

Dari hasil itu, biasanya akan ada tiga warna yang keluar dari oli tersebut. Yang pertama adalah, warna coklat kekuningan, putih pekat dan hitam.

Jika oli yang keluar berwarna coklat kekuning-kuningan, berarti kendaraan Anda baru menempuh jarak sekitar 1000-2000 km. Dengan tipikal warna seperti ini, mobil masih bisa dikatakan sehat dan normal belum ada kerusakan.

Kalau oli sudah berwarna hitam, ada dua kemungkinan yang terjadi pada kendaraan tersebut, bisa saja kendaraan itu baru menempuh perjalanan yang amat jauh, dan bisa juga, memang oli itu jarang diganti atau ada kemungkinan ada kerusakan mesin. Kalau menemukan hal ini, ada baiknya untuk mengecekkan kendaraan Anda ke bengkel.

Terakhir, jika oli berwarna putih, berarti oli sudah bercampur dengan air. Kalau seperti ini, berarti ada kemungkinan ada yang tidak beres dengan mesin Anda. Segera periksakan mobil Anda ke bengkel jika tidak ingin mengeluarkan uang banyak untuk kerusakan yang lebih parah.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain