18 April 2026
Beranda blog Halaman 42527

Terjebak di Sungai Deras, Seorang Ibu Berhasil Diselamatkan SAR

Padang, Aktual.co —Seorang ibu bernama Nola Gusrianti (26) berhasil diselamatkan saat terkepung air sungai yang tiba-tiba meluap di kawasan Lubuk Minturun, Balai Gadang, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (2/11) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kasi Operasi Kantor SAR Padang, Juanda Sodo menyebut korban terkepung air sungai saat tengah bermandian di sungai  bersama keluarganya.
Tiba-tiba hujan berintensitas tinggi langsung mengguyur hingga membuat air sungai membesar. Akibatnya si ibu terjebak di tengah dataran agak tinggi di tengah sungai yang airnya tiba-tiba deras.
Beruntung, seorang supir taksi melihat kejadian itu dan kemudian melaporkan ke SAR setempat.
“Setelah mendapatkan informasi, kita langsung ke lokas kejadian,” kata Juanda, di Padang, Minggu (2/11).
Selang dua jam, tepatnya sekitar pukul 17.00 WIB, akhirnya korban dapat terselamatkan oleh tim Basarnas dibantu oleh warga sekitar. 
“Sekitar jam lima sore, korban dapat kita evakuasi dengan selamat,” jelasnya.
Untuk diketahui, diperkirakan peristiwa ini terjadi karena curah hujan yang terus tinggi melanda Kota Padang selama sepekan belakangan. 
Tak hanya di Kota Padang, dua hari yang lalu, Kota Solok juga dilanda bencana banjir yang mengakibatkan ribuan rumah terendam.

Artikel ini ditulis oleh:

Polres Pangkal Pinang Identifikasi Pemuda Korban Pembunuhan

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian Resor Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, mengindentifikasi sesosok mayat pemuda korban pembunuhan yang ditemukan di Kelurahan Sinar Bulan, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, Minggu (2/11).
“Korban diidentifikasi bernama Canggi (18) merupakan pemuda asal Lampung. Korban ditemukan tewas sekitar 4 meter dari pinggir jalan di bawah batang bambu. Kondisi korban mengalami luka bekas bacokan sepanjang 20 cm dengan lebar menganga sekitar 2 cm pada sisi kanan kepala hingga telinga,” kata Kapolres Pangkalpinang AKBP Nur Romdhoni melalui Kabag Ops Kompol Raspandi.
Dia mengatakan, berdasarkan informasi masyarakat, korban merupakan warga pendatang asal Lampung yang bekerja sebagai buruh harian. Korban beserta ayahnya baru menetap di Keluarahan Air Mangkok sekitar 18 hari.
“Korban pertama kali ditemukan oleh Ketua RT 3, RW 4, Kelurahan Sinar Bulan, Hendri Winarto dan sekretaris kelurahan sekitar pukul 08.00 WIB. Saat melihat korban yang sudah berlumuran darah, mereka langsung menghubungi aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti,” kata dia.
Setelah mendapatkan laporan tersebut, Tim Identifikasi Polres Pangkalpinang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi penemuan korban hingga sepanjang sekitar 300 meter terdapat ceceran darah.
Selain itu, di sekitar TKP juga ditemukan sebatang kayu yang diduga sempat digunakan sebagai senjata untuk memukul. Termasuk sepasang sandal japit yang terpisah beberapa meter. Di dalam selokan tempat ditemukannya darah, juga ditemukan sebuah bungkusan yang diduga paket sabu.
“Setelah dilakukan olah TKP, korban langsung dibawa ke RSUD Depati Hamzah untuk dilakukan pemeriksaan visum fisik luar saja, karena pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi. Hingga saat ini, kasus pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan Polres Pangkalpinang,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Banjir, Dua Desa di Kabupaten Terisolasi

Medan, Aktual.co —Akibat banjir sejak sepekan lalu, Desa Simpang Empat dan desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara terisolasi.
Kepala Desa Simpang Empat, Abdul Basid Lubis mengatakan kedua desa yang dihuni 455 Kepala Keluarga itu terisolasi lantaran jalan dan jembatan yang biasa digunakan sebagai jalur transportasi tergenang air.
Untuk menuju ke desa yang terjebak banjir pun harus menggunakan sampan atau perahu.  “Sejauh ini fasilitas jalan terputus,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (2/11).
Dijelaskannya, sampai saat ini warga ada yang sudah mengungsi dan ada juga yang pindah ke tempat familinya. Namun sejumlah warga juga memilih bertahan di rumah.
Sarman, seorang warga mengaku sudah lima hari ini memilih bertahan di rumah. “Lima hari, ini gak ngungsi, gimana lah, mau ngungsi anak saya sekolah, khawatir juga, kan jauh. Ini belum ada didatangi pemerintah dan bantuan juga belum ada,” tutur seorang warga yang memilih bertahan dirumahnya, Sarman.
Sementara itu, sebagian warga korban banjir yang memilih mengungsi akhirnya bertahan di tenda-tenda darurat yang didirikan seadanya di posko sementara. “Tidur di tenda ini malam, tidur seadanya, belum ada bantuan dari pemerintah, saya bersama anak dan keluarga lainnya. Rumah saya terendam banjir,” ujar Masniati, warga yang memilih mengungsi di posko pengungsian.
Menurut Masniati, warga menyesalkan masih minimnya perhatian pemerintah terhadap para pengungsi korban banjir. Di mana hingga kini belum ada bantuan logistik yang disalurkan.  
Sementara itu, kepala BPBD Asahan, Zulkarnain menuturkan untuk menanangi pengungsi korban banjir, pihaknya telah mendirikan sebanyak 4 tenda. 
“Ini didirikan 4 tenda, didirikan disekitar perbatasan dengan Sei Dua , kapasitas tenda sekitar 20 orang. Sampai sejauh ini belum ada warga yang dievakuasi, rencananya bakal dievakuasi,” tuturnya.

Artikel ini ditulis oleh:

LSM Anti Korupsi Anggap PLN Bantu Kemudahan Berbisnis

Jakarta, Aktual.co —  Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pegiat anti korupsi, memberi apresiasi kepada PT PLN (Persero), yang dianggap turut berkontribusi dalam mendongkrak peringkat kemudahan berbisnis (ease of doing business) Indonesia tahun 2015. Berkat kerja keras PLN dalam mendorong kemudahan untuk mendapat listrik, peringkat kemudahan berbisnis di Indonesia menurut survey International Finance Corporation (IFC) naik dari posisi 117 di 2014 menjadi ke level 114 untuk tahun 2015.  “Upaya PLN untuk memberikan kemudahan dalam mendapatkan listrik tentu tidak bisa dilepaskan dari langkah manajemen menghilangkan praktik suap di perusahaan tersebut. Ini merupakan suatu prestasi yang harus ditingkatkan karena PLN memiliki peran sentral dalam perekonomian Indonesia,” ujar Aktivis Anti Korupsi dari Transparancy International Indonesia (TII), Wahyudi, pada pekan ini.  Ia mengatakan, ketersediaan listrik ini merupakan faktor yang sangat krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan terutama peningkatan investasi. 
Melalui IFC, Bank Dunia baru saja merilis peringkat kemudahan berbisnis (ease of doing business) Indonesia yang didorong oleh kemudahan mendapatkan listrik. Untuk tahun 2015, peringkat Indonesia naik tiga peringkat dibanding tahun 2014, dari semula 117 menjadi 114. Kenaikan peringkat ini terus konsisten sejak 2012 yang masih di kisaran 158, dan naik menjadi 147 di 2013. IFC memberikan peringkat kemudahan berbisnis di 189 negara. Kenaikan peringkat Indonesia di tahun 2015, diantaranya disumbang oleh indikator kemudahan mendapatkan listrik (getting electricity), yang naik 23 peringkat dari semula 101 di tahun 2014 menjadi 78 di tahun 2015. Peringkat kemudahan mendapatkan listrik naik cukup signifikan diantaranya karena pemangkasan prosedur dalam mendapatkan listrik, yaitu tidak ada lagi prosedur mendapatkan jaminan instalasi serta biaya yang terkait prosedur tersebut. Dengan pemangkasan prosedur tersebut maka jangka waktu untuk mendapatkan listrik bagi pelaku industri dan bisnis daya 147 kilo Volt Ampere (kVA) ke atas juga berkurang, dari semula 101 hari menjadi 91 hari. 

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

PAN: Istilah Pimpinan DPR Sementara Salah Kaprah

Jakarta, Aktual.co — Anggota Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan, istilah pimpinan sementara yang dimunculkan pihak Koalisi Indonesia Hebat di DPR RI salah kaprah dan menyalahi tata tertib.
“Pimpinan sementara hanya dikenal pada masa awal persidangan untuk memilih pimpinan DPR. Pimpinan sementara berasal dari anggota tertua dan termuda. Itu diatur secara jelas dalam tatib,” kata Saleh Partaonan Daulay, Minggu (2/11).
Karena itu, Saleh menilai istilah pimpinan sementara yang digunakan oleh fraksi-fraksi anggota KIH tidak memiliki dasar hukum. Tidak ada satu pun aturan yang bisa melegalisasi hal tersebut.
Di sisi lain, Saleh menilai istilah DPR tandingan juga tidak dikenal dan cenderung mengada-ada. Karena itu, dia mempersilakan rakyat untuk menilai sendiri perkembangan politik yang ada di DPR.
“Istilah dualisme juga tidak benar. Dengan mengatakan dualisme, berarti ada dua pimpinan DPR yang sah. Padahal, dari semua aturan dan tata tertib yang ada, hanya melegitimasi pimpinan DPR yang diketuai Setya Novanto,” kata dia.
Saleh mengatakan pimpinan DPR yang diketua Setya telah dilantik oleh Mahkamah Agung. Bahkan Presiden Joko Widodo juga sudah mengirimkan surat resmi berupa konsultasi tentang nomenklatur kabinet.
Saleh mengatakan Koalisi Merah Putih selalu siap membuka diri untuk bermusyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Namun, musyawarah yang dilakukan harus merujuk pada tata tertib dan peraturan yang berlaku.
Bila musyawarah mufakat tidak tercapai, maka keputusan diambil dengan suara terbanyak supaya tugas-tugas kedewanan tetap dapat terlaksana.
“Itu jelas dan tidak perlu diperdebatkan. Pemungutan suara itu juga demokratis. Buktinya, pemilu dilakukan dengan pemungutan suara. Kalau pemungutan suara dianggap tidak sah, maka hasil pemilu pun bisa saja dipertanyakan keabsahannya,” kata dia.
Saleh mengatakan rakyat sudah cerdas dalam menilai persoalan yang terjadi di DPR. Karena itu, dia berharap semua dapat kembali merekatkan kebersamaan.
“Jangan melakukan manuver-manuver yang jelas-jelas merugikan kepentingan rakyat dan mengganggu pemerintahan Jokowi-JK,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Tampilkan Gambar Belahan Dada di Street View, Google Didenda Rp 27 Juta

Jakarta, Aktual.co — Salah satu layanan terpopuler milik mesin pencari terbesar di dunia Google, yakni Google Street View.
Akan tetapi, keberadaan aplikasi Street View ini juga baru saja membuat Google harus merogoh kocek sebesar 2.250 USD atau setara dengan Rp 27 juta. Denda tersebut diterima Google karena mereka menampilkan gambar payudara seorang perempuan.
Menurut situs Geek, perempuan tersebut adalah seorang bernama Maria Pia Grillo. Pada tahun 2009, Grillo pun menemukan gambar dirinya di Street View tengah duduk di beranda rumahnya. Gambar tersebut pun dengan jelas menampakkan buah dada dari Grillo. Meski wajahnya diblur, namun Grillo berhasil mengenali gambar tersebut karena situasi yang ada di sekitarnya.
Setelah itu, Dia melancarkan gugatan hukum kepada Google terkait keberadaan gambar dirinya di Street View. Dia menginginkan agar gambar-gambar tersebut sepenuhnya di-blurkan, termasuk tubuhnya, plat nomor mobil serta alamat rumah. Dia pun meminta ganti rugi sebesar USD 45 ribu karena gambar tersebut telah membuatnya cukup depresi. Hal ini karena gambar tersebut kerap dijadikan bahan olokan kawan-kawan kerjanya.
Akhinya hakim pengadilan pun memenangkan gugatan hukum dari Grillo. Namun pihak pengadilan tak menyertakan depresi yang diungkapkan oleh Grillo. Dan Google pun diminta untuk membayar denda sebesar USD 2.250 ditambah dengan uang senilai USD 159 sebagai biaya pengadilan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain