18 April 2026
Beranda blog Halaman 42528

Tampilkan Gambar Belahan Dada di Street View, Google Didenda Rp 27 Juta

Jakarta, Aktual.co — Salah satu layanan terpopuler milik mesin pencari terbesar di dunia Google, yakni Google Street View.
Akan tetapi, keberadaan aplikasi Street View ini juga baru saja membuat Google harus merogoh kocek sebesar 2.250 USD atau setara dengan Rp 27 juta. Denda tersebut diterima Google karena mereka menampilkan gambar payudara seorang perempuan.
Menurut situs Geek, perempuan tersebut adalah seorang bernama Maria Pia Grillo. Pada tahun 2009, Grillo pun menemukan gambar dirinya di Street View tengah duduk di beranda rumahnya. Gambar tersebut pun dengan jelas menampakkan buah dada dari Grillo. Meski wajahnya diblur, namun Grillo berhasil mengenali gambar tersebut karena situasi yang ada di sekitarnya.
Setelah itu, Dia melancarkan gugatan hukum kepada Google terkait keberadaan gambar dirinya di Street View. Dia menginginkan agar gambar-gambar tersebut sepenuhnya di-blurkan, termasuk tubuhnya, plat nomor mobil serta alamat rumah. Dia pun meminta ganti rugi sebesar USD 45 ribu karena gambar tersebut telah membuatnya cukup depresi. Hal ini karena gambar tersebut kerap dijadikan bahan olokan kawan-kawan kerjanya.
Akhinya hakim pengadilan pun memenangkan gugatan hukum dari Grillo. Namun pihak pengadilan tak menyertakan depresi yang diungkapkan oleh Grillo. Dan Google pun diminta untuk membayar denda sebesar USD 2.250 ditambah dengan uang senilai USD 159 sebagai biaya pengadilan.

Artikel ini ditulis oleh:

Anggaran Pembangunan Uji KIR Membengkak

Jakarta, Aktual.co — Anggaran untuk menyelesaikan proyek pembangunan balai uji KIR Kota Malang, Jawa Timur, di Kedungkandang, membengkak menjadi Rp 11 miliar dari sebelumnya hanya sebesar Rp 4 miliar.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Wahyu Setianto di Malang, Minggu, mengatakan bahwa pihaknya sudah membuat DED baru proyek tersebut.
Sesuai dengan DED baru, kata dia, anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek tersebut membengkak hingga mencapai Rp 11 miliar.
“Dalam rencana anggaran biaya (RAB) yang kami buat, dana yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek itu memang Rp 11 miliar. Pembengkakan anggaran paling banyak untuk kegiatan pemadatan landasan, yakni mencapai Rp 6 miliar,” kata dia.
Menurut Wahyu, landasan yang sudah dibangun sebelumnya masih belum sesuai dengan standar dan harus dibongkar untuk dipadatkan lagi.
Adapun anggaran lainnya, kata dia, digunakan untuk membangun pagar, musala, pos masuk, dan PDAM.
Karena anggaran yang dibutuhkan masih cukup besar, lanjut Wahyu, Dishub akan melanjutkan proyek itu secara bertahap.
Dalam Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) 2015, Dishub mengusulkan anggaran sebesar Rp 4 miliar untuk melanjutkan proyek balai uji kir ini.
Dia mengatakan bahwa alokasi anggaran untuk Dishub pada tahun 2015 juga berkurang. Pada tahun 2014, anggaran Dishub dari APBD sebesar Rp 28 miliar, sedangkan pada tahun 2015 sebesar Rp 14 miliar.
Anggaran sebesar Rp 14 miliar itu, Rp 10 miliar di antaranya untuk perawatan penerangan jalan umum (PJU) dan traffic light, sedangkan sisanya sebesar Rp 4 miliar untuk melanjutkan pembangunan balai uji kir pada tahun 2015.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Subur Triono mengatakan bahwa kelanjutan pembangunan balai uji kir harus menjadi prioritas pada tahun depan dan diharapkan pada tahun itu juga sudah tuntas pembangunannya.
Oleh karena itu, menurut dia, anggarannya harus dikaji ulang, termasuk untuk satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lain yang program dan proyeknya belum tuntas.
Proyek pembangunan balai uji kir mulai dikerjakan pada tahun 2012. Anggaran proyek tersebut dari APBD 2012 sebesar Rp 6,7 miliar. Namun, pengerjaan proyek itu molor dari jadwal yang ditentukan. Proyek tersebut seharusnya selesai pertengahan 2013, tetapi sampai sekarang masih mangkrak.
Pelaksana proyek PT Mina Fajar Abadi tidak dapat menyelesaikan proyek secara tepat waktu. Akibatnya, proyek tersebut mangkrak sampai sekarang. Proyek ini juga sedang dalam penyelidikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, bahkan hasil audit tim independen Universitas Brawijaya (UB) Malang, proyek itu baru dikerjakan sekitar 61,5 persen dengan angagran sebesar Rp 3 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

KKP Harus Perkuat Lumbung Perikanan

Jakarta, Aktual.co — Ketua Dewan Pembina Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) M Riza Damanik mengatakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) harus fokus memperkuat lumbung pangan perikanan, meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memulihkan ekosistem pesisir dan pulau-pulau kecil.
Menurutnya, keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiaastuti membuka data perizinan kapal ikan adalah terobosan besar yang patut mendapat apresiasi dan dukungan.
Menurut Riza, sesuai UUD 1945, UU Perikanan dan Nawacita bahwa usaha perikanan (indikatornya) bukan semata-mata bisnis, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan ekspor.
Paling utama adalah terpenuhi pangan rakyat, terciptanya lapangan pekerjaan baru, meningkatnya kesejahteraan nelayan, semakin pulihnya lingkungan dan adab kebaharian bangsa serta kuatnya kedaulatan Indonesia di laut.
Untuk itulah, kata dia, gebrakan diawal kepemimpinan, ia mengatakan perlu terus dijaga semangat dan konsistensinya.
Operasionalisasinya tiga hingga enam bulan ke depan, menurut Riza, pertama adalah pemberantas pencurian ikan. Rencana MKP melakukan moratorium harus diikuti dengan tiga strategi operasional, yakni mulailah dengan memeriksa kapal ikan bekas asing karena meski dapat izin dari KKP masih ada kapal tersebut masih menggunakan ABK asing dan mendaratkan ikannya di luar negeri.
KKP dapat mengecek kesesuaian bobot (gross ton/GT) kapal dengan izin yang dipegang oleh pengusaha. Dari sini akan diketahui praktik “unreported” baik bobot kapal, jumlah ikan yang dilaporkan, termasuk kebocoran BBM bersubsidi.
Lalu KKP, dia mengatakan, juga dapat memantau jumlah izin dengan realisasi pembangunan Unit Pengolahan Ikan (UPI). Maka akan diketahui sederet perusahaan yang tidak menjalankan hilirisasi produk perikanan sesuai prasyarat perizinan.
“Jika ketiganya dilakukan berpotensi menyelamatkan sekurang-kurangnya Rp1,3 triliun PNBP,” kata Riza di Jakarta, Minggu (2/11).
Hal kedua yang harus dikerjakan KKP, lanjutnya, yakni mensubsidi BBM bagi nelayan kecil diteruskan. KNTI mendukung pencabutan subsidi bagi kapal dengan bobot lebih dari 30 GT. Tapi tidak bagi nelayan kecil dengan kapal di bawah 30 GT.
Selain nilai subsidinya terbilang kecil dibanding subsidi BBM keseluruhan, sekitar 60–70 persen konsumsi ikan domestik adalah tangkapan nelayan kecil. Apalagi kehadiran negara juga belum optimal di kampung nelayan di mana informasi cuaca, harga dan lokasi penangkapan ikan belum sampai ke kampung nelayan.
“Akibatnya nelayan melaut penuh ketidakpastian, berburu, spekulatif, hingga tidak efisien dalam penggunaan BBM karena sekitar 60–70 persen ongkos produksi untuk beli BBM. Sentuhan teknologi atau layanan informasi bagi nelayan dibutuhkan untuk menekan ongkos BBM hingga 30–40 persen,” kata Riza.
Hal ketiga yang perlu dilakukan KKP, yaitu membenahi infrastruktur distribusi BBM di kampung nelayan. Saat ini sebagian besar kampung nelayan tidak memiliki penyalur resmi BBM sehingga harga di kampung nelayan selalu lebih tinggi dari yang ditetapkan.
Maka pemerintah harus membangun infrastruktur penyalur BBM terlebih dahulu sehingga harga beli BBM oleh nelayan sama dengan yang dinikmati seluruh rakyat.

Artikel ini ditulis oleh:

Tarif Air Bersih Mahal, Ribuan Warga Irlandia Gelar Demo

Jakarta, Aktual.co — Puluhan ribu warga Irlandia turun ke jalan menggelar aksi demo pada hari, Sabtu (1/11) waktu setempat. Aksi itu dilakukan terkait penerapan tarif air bersih.
Dalam aksi itu, spanduk-spanduk bertuliskan ajakan bagi masyarakat untuk tidak membayar air bersih yang baru diterapkan dengan perkiraan setiap keluarga harus membayar antara 200-400 euro (500 dolar AS) atau sekitar enam juta rupiah setahun, dibentangkan.
Menurut laporan Reuters, pawai unjukrasa berlangsung di sejumlah kota di Irlandia, lebih dari 20.000 orang berkumpul dalam protes terbesar di Dublin, dengan pemrotes terbanyak adalah kelompok rakyat setempat ketimbang para anggota partai oposisi.
Masalah tarif air bersih menjadi berita-berita penting di media Irlandia selama beberapa bulan dan hampir setiap hari muncul berita biaya tinggi, bonus untuk para eksekutif dan tarip-tarip baru bagi konsumen.

Artikel ini ditulis oleh:

Priyo Sebut Golkar Butuh Figur yang ‘Fresh’

Jakarta, Aktual.co — Calon Ketua Umum Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan, figur pemimpin yang “fresh” dan energik dinilai mampu menjadi magnet Partainya untuk mengakihiri ketidakberuntungan dalam ajang pemilihan umum selama ini. Terlebih, kata dia, akan menjadi modal utama dalam penyelenggaraan Pileg dan Pilpes 2019 yang digelar secara serentak.
“Pelajaran-pelajaran sebelumnya, kita sering menang dalam pemilu legislatif, tetapi selalu ‘tidak beruntung’ dalam pilpres,” kata dia dalam keterangan tertulis, Minggu (2/11).
Golkar, kata dia, memiliki mesin yang sudah sangat teruji kekuatannya dari pemilu ke pemilu. Kekuatan mesin itu, kata dia, mampu membuat Golkar selalu bisa mendapatkan suara yang cukup maksimal di pemilu legislatif (pileg). Akan tetapi, kekuatan mesin ini menjadi berbeda ketika menghadap pilpres.
“Partai Golkar memiliki kehebatan dalam membangun mesin politik, tapi keteteran dalam membangun kekuatan figur yang potensial dan layak jual sehingga Partai Golkar belum berhasil merebut kembali tampuk kepemimpinan nasional,” ‎kata dia.
Dia juga meingatkan bila dalam pileg dan pilpres serentak 2019 nanti akan memberi dampak yang sangat kuat akan tergerusnya kekuatan mesin partai kepada arah kekuatan figur. Sehingga, akan berisiko kalau Golkar hanya mengandalkan kekuatan mesin semata.
Oleh karena itu, dia mengingatkan bahwa Golkar harus berani menghadirkan figur itu untuk menahkodai masin tanggung yang ada didalam bahtera partai Golkar.
“Nahkoda kapal Golkar harus bisa menyulap ‘ketidakberuntungan’ di pilpres menjadi panen raya bagi kemenangan Golkar di Pemilu 2019,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Ini Tujuan Wapres JK ke Singapura

Jakarta, Aktual.co — Wakil Presiden Jusuf Kalla pergi ke Singapura pada hari ini, Minggu (2/11).
Kebergian Wapres dibenarkan oleh juru bicara JK, Husein Abdullah. Menurutnya Wapres ke Singapura untuk menjenguk mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris yang tengah dirawat di sana.
“Sekitar pukul 11, Pak JK dan Ibu Mufidah ke Singapura untuk membesuk Pak Fahmi,” kata dia.
Menurut Husein, JK dan Mufidah tak membawa tokoh lain ke Singapura. Mereka hanya datang bersama staf dan Paspampres yang melaksanakan pengawalan melekat.
“Jam 2 dari Singapura menuju ke Jakarta. Saat ini Pak JK sudah berada di rumah di jalan Brawijaya,” kata Husein.
Fahmi Idris menjalani operasi kanker Multiple Myeloma di Rumah Sakit Mount Elizabeth, di Singapura. Operasi disebutkan berjalan sukses dan Fahmi dalam dua pekan ke depan akan kembali ke Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain