21 April 2026
Beranda blog Halaman 42543

Pengungsi Sinabung Diminta Waspadai Lahar Dingin

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Jhonson Tarigan mengatakan, pengungsi erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, yang tinggal di sejumlah desa diminta tetap mewaspadai banjir lahar dingin.
Banjir tersebut, kata dia, bisa saja terjadi secara tiba-tiba dan cuaca di daerah itu sering mendung. Jika hujan turun lebat, menurut dia, para pengungsi Sinabung dan warga perlu mengantisipasi hal-hal yang tidak diingini sehingga tidak membahayakan keselamatan masyarakat.
“Kita tidak ingin terjadi musibah akibat banjir lahar dingin, hal ini harus diingat para pengungsi erupsi Gunung Sinabung,” kata dia, Minggu (2/11).
Jhomson mengatakan, banjir lahar dingin itu bisa saja membawa atau menghanyutkan material dari kawah Gunung Sinabung berupa batu besar dan pasir putih bercampur debu vulkanik dan lainnya.
“Pasir yang bercampur material berupa batu itu, bisa saja menutup badan jalan di desa, jembatan, rumah dan akses perhubungan lainnya,” kata Kabag Humas Pemkab Karo.
Dia menyebutkan, desa zona merah atau daerah yang berbahaya yang rawan terkena banjir lahar dingin itu, yakni Desa Bekerah, Desa Simacem dan Desa Sukameriah di Kabupaten Karo.
“Ketiga desa tersebut hanya berjarak lebih kurang 4 Kilometer dari kaki Gunung Sinabung yang sering memuntahkan debu vulkanik, dan luncuran awan panas,” kata dia.
Jhonson menambahkan, jumlah pengungsi erupsi Gunung Sinabung saat ini sebanyak 3.284 jiwa atau 1.018 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 12 titik penampungan di Karo dan Kota Kabanjahe.
Sebelumnya, erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sabtu (25/10) terjadi sebanyak tiga kali, yakni pukul 16.57 WIB dan terjadi awan panas guguran dari puncak dengan jarak luncur sejauh 2.500 meter ke arah Selatan.
Tinggi kolom abu awan panas 1.000 meter.Lama erupsi 180 detik.Arah angin ke Timur-Timur Laut.
Kemudian pukul 12.41 WIB dan terjadi awan panas guguran dari puncak dengan jarak luncur sejauh 1.500 meter ke arah Selatan. Tinggi kolom abu awan panas tidak teramati. Lama erupsi 112 detik,dan arah angin ke Timur-Timur Laut.
Pukul 09.44 WIB juga terjadi awan panas guguran dari puncak dengan jarak luncur sejauh 3.500 meter kearah Selatan, tinggi kolom abu awan panas 2.000 meter dari puncak. Lama erupsi 256 detik, dan arah angin perlahan ke Utara – Timur Laut.

Artikel ini ditulis oleh:

Calon Jaksa Agung Harus Paham Anatomi Penegakan Hukum

Jakarta, Aktual.co —Seorang Jaksa Agung harus mengetahui betul anatomi penegakan hukum dan wajib hukumnya memahami kultur dari kejaksaan itu sendiri.
Oleh karena itu diharapkan seorang Jaksa Agung ke depan haruslah merupakan sosok yang paham mekanisme penegakan hukum sesuai KUHAP. 
Hal itu dilontarkan mantan Direktur Penyidikan Kejaksaan Agung Chairul Imam lantaran dia mengaku khawatir, bila orang nomor satu di Korps Adhiyaksa tidak mengerti materi dalam KUHAP dalam rangka penegakan hukum maka akan cenderung mengandalkan anak buahnya saja dalam pengusutan sebuah perkara di Kejaksaan.
“Mulai dari pengumpulan data, penyelidikan, penyidikan hingga eksekusi. Jaksa Agung harus paham itu, kejaksaan itu otaknya jaksa agung, kalau dia gak tahu akan payah juga,” kata Chairul dalam diskusi bertajuk “Polemik Calon Jaksa Agung asal Parpol” di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (2/10).
Kekhawatiran Chairul bukan tanpa alasan. Kata dia, kasus yang dikhawatirkannya itu memang benar pernah terjadi.
“Belum lama setelah reformasi ini, Kejaksaan dapat Jaksa Agung yang tidak mengerti KUHAP sehingga yang kelabakan malah staf sama jaksa-jaksanya,” bebernya.
Selain itu, ditegaskannya, kejaksaan itu tidak menentukan politik hukum. Tapi melaksanakan protokol penegakan hukum. Untuk itu dalam rangka penegakan hukum maka seorang jaksa agung harus terbebas dari kepentingan politik atau intervensi.

Artikel ini ditulis oleh:

BMKG Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Selat Karimata

Jakarta, Aktual.co — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang, mengimbau nelayan di wilayah itu agar mewaspadai gelombang Selat Karimata yang tingginya mencapai hingga 2,5 meter berlaku mulai Senin (3/11) pukul 07.00 WIB.

“Kami mengimbau kepada nelayan yang hendak melaut agar meningkatkan kewaspadaan karena tinggi gelombang tersebut dapat membahayakan keselamatan,” kata staf Koordinator Unit Analisis pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Evi Diana Prihatiningsih, di Pangkalpinang, Minggu (2/11).

Selanjutnya, kata dia, arah dan kecepatan angin di perairan Selat Karimata dari timur ke selatan berkisar 17 – 38 kilometer per jam, tinggi gelombang di perairan Selat Gelasa dan Utara Bangka rata-rata 1,3 – 2,0 meter, arah dan kecepatan angin dari timur ke selatan berkisar 15 – 35 kilometer per jam.

Tinggi gelombang di perairan Selatan Bangka berkisar 1,3 – 1,5 meter dengan arah angin dari Timur ke Selatan dan kecepatan berkisar 12 – 33 kilometer per jam.

Demikian pula, tinggi gelombang di Selat Bangka berkisar 0,8 – 1,3 meter, arah dan kecepatan angin dari Timur ke Selatan berkisar delapan hingga 28 kilometer per jam Sementara itu, kata dia, tinggi pasang air laut Sungailiat, Kabupaten Bangka, berkisar 2,23 meter, di Membalong, Kabupaten Belitung, mencapai 2,27 meter dan di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan berkisar 1,78 meter.

Tinggi pasang air di laut Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur berkisar 1,50 meter, di Belinyu, Kabupaten Bangka berkisar 1,38 meter, di Muntok, Kabupaten Bangka Barat berkisar 1,20 meter dan di Tanjungpandan, Kabupaten Belitung berkisar 1,42 meter.

Ia mengatakan, berdasarkan pantauan satelit cuaca, hujan masih belum berpeluang terjadi di daratan Babel.

“Seluruh daratan dari tujuh kabupaten/kota di Babel hanya berawan tanpa berpotensi hujan ringan atau pun sedang,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi kecepatan angin di daratan ini masih sama seperti beberapa hari sebelumnya yakni berkisar antara enam hingga 24 kilometer per jam dengan suhu udara mencapai 34 derajat celcius.

Artikel ini ditulis oleh:

Tas Aceh yang Mendunia

Banda Aceh, Aktual.co — Bagi para pelancong yang berkunjung ke Aceh, ada baiknya tak sekadar menikmati keindahan alam, kemegahan masjid Baiturrahman Banda Aceh, atau museum Tsunami dan Kapal Apung di Banda Aceh. Anda bisa melihat salah satu kerajinan khas Aceh lainnya yaitu tas bermotif Aceh.

Sentra produksi tas dengan motif pinto Aceh, rencong dan lain sebagainya itu terletak di jalan lintas Medan-Banda Aceh, tepatnya Desa Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Dari sinilah, seluruh tas Aceh dikirim ke nusantara dan dunia.

Disain yang halus karena dibuat dengan mesin bordir modern membuat tas ini semakin cantik dan menarik. Tersedia berbagai bentuk dan ukuran. Dari tas sandang, punggung, koper beroda, koper tidak beroda sampai dompet aneka ukuran tersedia di kawasan itu.

Dari desa itu tas itu dijual ke Medan, Lampung, dan seluruh provinsi di Pulau Jawa. Peminat tas ini pun terbilang banyak. Ini dilihat dari produksi pengrajin saban hari. “Rata-rata kami bisa memproduksi 40 buah per hari,” sebut Darkasyi, pengrajin tas Aceh kepada Aktual.co, ditulis Minggu (2/11).

Dia mempekerjakan tiga pengrajin. Pengrajin lainnya, Amiruddin mempekerjakan dua penjahit. Harga jual tas ini terbilang murah. Untuk ukuran dompet dijual berkisar Rp15.000 – Rp30.000 per buah.

Sedangkan untuk ukuran tas, harga sangat variatif, tergantung besar dan motif tas tersebut. Namun,harga paling mahal hanya sekitar Rp500.000 per tas. Selain itu, pemerintah kabupaten/kota di Aceh kerap memesan tas itu dalam jumlah besar. Pesanan itu akan dibawa untuk mengikuti pameran nasional atau internasional di luar negeri. Dari sinilah tas Aceh menjangkau dunia.

Umumnya, sambung Darkasyi, pembeli lebih menyukai warn-warna mencolok, seperti merah marun, biru muda dan lain sebagainya. Sangat sedikit pembeli yang menyukai warna abu-abu.

“Kami berharap tas Aceh semakin dikenal di nusantara dan dunia. Dengan begitu, pengrajin juga untung,” pungkas Amiruddin.

Kini, pengrajin tas Aceh terus menggeliat. Menawarkan souvenir khas dari bumi Serambi Mekkah untuk pelancong yang mengunjungi pulau paling ujung Sumatera itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Jokowi Diminta Hentikan ULN dan Pengadilan Pajak

Jakarta, Aktual.co — Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Trisakti yang diusung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, memiliki pemahaman bahwa APBN sebagai instrumen mendorong ekonomi menjadi lebih mandiri. Hal ini yang dilihat oleh Perkumpulan Prakarsa sebagai suatu tantangan yang harus diselesaikan.

Seknas Perkumpulan Prakarsa AH Maftuchan mengatakan bahwa, jika ingin menjadi ekonomi yang mandiri harus melakukan optimalisasi secara besar-besaran terhadap sumber pembiayaan pembangunan.

“Kalau sumbernya aja bermasalah, hasil pembangunannya ngga akan searah sama pembangunan kita,” ujar Maftuchan di Jakarta, Minggu (2/11).

Menurut Maftuchan jika Presiden Jokowi ingin melakukan APBN Trisakti, maka ada beberapa kebijakan yang perlu dihentikan, yaitu kebijakan Utang Luar Negeri (ULN) dan Pengadilan Pajak.

“Jika ULN  masih andalan pemerintah, maka pemerintahan kedepan tidak akan melakukan banyak perubahan untuk mewujudkan konstitusi yang kita miliki. Lalu terkait dengan pengadilan pajak ini aneh. Pengadilan pajak saat ini cuma ada di tiga kota, Jakarta, Jogja, dan Surabaya. Sementara untuk kasus penanganan pajak hakimnya hanya ada 50, ini minim sekali,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pawai Organik Ramaikan HUT Kota Batu ke-13

Malang, Aktual.co — Pemerintah Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Minggu (2/11) menggelar karnaval Organik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Batu yang ke-13.

Pawai organik ini merupakan kampanye yang dilakukan oleh Pemkot, guna merealisasi program pertanian organik yang diprogramkan sejak 2014.

Eddy Rumpoko, wali kota Batu menegaskan, saat ini pertanian organik memiliki posisi yang penting untuk pengembangan pariwisata di kota Batu.

“Fokus kita adalah pertanian organik untuk perkembangan pariwisata,” kata Eddy di Batu, Malang, Jawa Timur, Minggu (2/11).

Pertanian organik yang ramah lingkungan, lanjut Eddy, sangat baik untuk menelurkan hasil pertanian di kota Batu yang selama ini cukup diminati.

“Tak hanya itu, karnaval ini juga agenda rutin tahunan untuk pengembangan pariwisata,” tuturnya.

Dalam acara pawai ini, beberapa peserta dari 24 desa turut hadir memamerkan hasil tani organiknya.

Tak hanya itu, warga juga terhibur dengan hadirnya beberapa kejutan seperti parade ‘Halloween’ dari museum angkut serta kehadiran tokoh Mahabarata yang juga turut meramaikan acara karnaval.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain