11 April 2026
Beranda blog Halaman 42996

Lumat Mitra Kukar, Semen Padang U-21 Yakin Juara ISL

Padang, Aktual.co — Kemenangan 2-0 atas Mitra Kukar pada laga semi final di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (16/10) kemarin membuat tim Semen Padang melenggang ke final Indonesia Super League U-21 tahun 2014. 
Dua gol ciptaan Hendra Adi Bayauw pada menit 64 dan 69 mampu membuat Mitra Kukar harus angkat kaki dari pertarungan ISL tahun ini. 
Pelatih Semen Padang U-21, Delfi Adri menyebutkan, kemenangan ini berbuah manis berkat kemampuan pemainnya menjaga ritme permainan serta kekompakan yang terus terjaga hingga pluit panjang wasit berbunyi tanda babak kedua selesai.
“Meski kita harus bermain 10 pemain karena Hanafi Azis diganjar kartu merah pada menit ke-72, tetapi tidak menyurutkan tempo pemain. Anak-anak mampu menjaga tren positif, saya sangat bangga,” katanya saat dihubungi via seluler, Jumat (17/10).
Namun demikian, Delfi sendiri masih ragu akan dapat memainkan pemain andalannya Hendra Bayauw saat laga final 19 Oktober nanti. Pasalnya, selang dua hari tepatnya tanggal 21 Oktober, Hendra juga akan membela tim senior.
“Tapi, walaupun demikian, kami tetap optimis untuk menjuarai turnamen ini dan mencatatkan sejarah,” katanya.
Pada laga final nanti, Semen Padang U-21 akan bertarung melawan Sriwijaya FC U-21. Sriwijaya sendiri melaju ke final setelah mengalahkan Persipura U-21 dalam drama adu penalti, kemarin.

Artikel ini ditulis oleh:

DPRD Tunggu Arahan Kemendagri untuk Pengangkatan Ahok

Jakarta, Aktual.co —DPRD DKI masih menunggu arahan dari Kementerian Dalam Negeri untuk mengangkat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI.
Sehubungan telah terbitnya Surat Keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhono terkait pemberhentian Joko Widodo sebagai Gubernur DKI, Kamis kemarin.
“DPRD akan menunggu arahan selanjutnya dari Kemendagri. Gimana ‘follow up’-nya saja karena ini kan urusannya mereka,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Triwicaksana di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (17/10).
Politisi Fraksi PKS itu mengaku belum tau akan memakai Undang-Undang apa dalam mekanisme pengangkatan Ahok sebagai Gubernur DKI.
“Mau pakai Undang-Undang apa? kalau yang baru semenjak diketuk ya sudah berlaku. Tapi kita bukan mau atau tidak mau. Saat ini dalam konteks menunggu arahan selanjutnya dari Kemendagri,” ungkap pria yang akrab disapa Bang Sani ini.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Djohermansyah Djohan mengatakan menjelaskan mekanisme yang dipakai untuk pengangkatan Ahok mengacu pada Undang-Undang 23 tahun 2014 tentang pengunduran diri dan pemberhentian Gubernur.
“Kita pakai undang-undang 23 Wakil Gubernur sebagai Plt dulu, nanti DPRD mengusulkan pengangkatan Wagub,” ungkap Djohan.

Artikel ini ditulis oleh:

Politik dan Ekonomi Bagai Dua Sisi Mata Uang

Jakarta, Aktual.co —  Pengamat Masalah Ekonomi Viraguna Bagoes Oka menilai, memanasnya suhu politik di Indonesia belakangan ini mendapat sentimen negatif dari pasar, yang berdampak terhadap melemahnya nilai tukar rupiah hingga merosotnya indeks harga saham gabungan (IHSG),.

“Jika kondisi itu terus berlanjut, tanpa mendapat penanganan sebagai mana mestinya dikhawatirkan menghambat pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Viraguna Bagoes Oka di Denpasar, Jumat (17/10).

Ia mengatakan, demikian juga berbagai manuver politik di parlemen dalam beberapa hari belakangan ini juga semakin memanas yang mendapat perhatian masyarakat luas juga memberikan pengaruh kurang baik terhadap pasar.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) anjlok ke level 4.000-an per lembar. Hal serupa juga terjadi terhadap nilai tukar rupiah, yang terus merosot hingga mencapai Rp12.000 per dolar Amerika Serikat.

Menurut Viraguna Bagoes Oka, sentimen negatif dari pasar tersebut akibat sikap kehati-hatian investor dalam menanamkan modalnya, lantaran belum kondusifnya situasi politik.

“Jika kondisi itu terus dibiarkan, dikhawatirkan akan menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama yang berasal dari investasi,” ujar Viraguna Bagoes Oka.

Ia menyarankan, pemerintah pusat baik legislatif dan eksekutif, menjaga situasi politik agar kembali kondusif. Hal ini menjadi acuan mengingat, hubungan politik dan ekonomi bagai dua sisi mata uang, yang tidak dapat dipisahkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

KPK Rangkai Bukti Keterangan Nazaruddin Soal Ibas

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas mengaku, pihaknya masih merangkai keterangan terpidana Wisma Atlet Sea Games, Muhammad Nazaruddin yang menyebut nama anak bontot Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Edhy Bhaskoro Yudhoyono menerima sejumlah uang dari berbagai proyek.
“Itu kan baru tahapan pernyataan. Perlu dibuatkan satu rangkaian, dijadikan pegangan dalam hukum,” kata Busyro di Gedung KPK, Jumat (17/10).
Meski begitu, kata dia, keterangan yang disampaikan bekas Bendahara Umum Partai Demokrat itu, akan terus didalam sehingga dapat disimpulkan, keterangan yang disampaikan Nazaruddin tak berdiri sendiri.
“Itu kan harus didalami, benarkah pemberian itu. Kalau benar apakah sudah jadi dasar bukti, dan itu masih berdiri sendiri,” kata dia.
Bukan kali ini saja nama Ibas sapaan Edhy Baskoro disebut-sebut menerima aliran dana dari banyak proyek. Nama Ibas, kerap disebut oleh Nazaruddin menerima aliran dana proyek Hambalang.
Bahkan, nama Ibas kembali mencuat menerima aliran dana dari Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi. Belum lagi, Nazaruddin juga disebut ikut menerima aliran dana dari proyek Wisma Atlet Jakabaring, Palembang.
Namun, dalam hal ini lembaga yang dipimpin oleh Abraham Samad cs itu, belum sama sekali memanggil atau menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sekretaris Jenderal Parati Demokrat itu. Belakangan, KPK menganggap keterangan yang disampaikan Nazaruddin beridiri sendiri. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu
Nebby

Jokowi Akan Hadiri Peluncuran Buku “Solusi Jokowi”

Jakarta, Aktual.co — Presiden terpilih Joko Widodo diagendakan menyampaikan sambutannya dalam peluncuran buku “Solusi Jokowi”, di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta Pusat,  Jumat (17/10), pukul 16.00 WIB.
Buku yang disusun oleh editor Michael Umbas dan diterbitkan oleh Penerbit Gramedia ini merekam hasil observasi terhadap berbagai gagasan Jokowi yang juga mantan Walikota Solo. Salah satunya menyangkut bagaimana gagasan Jokowi dalam mengatasi berbagai persoalan bangsa.
“Pak Jokowi direncanakan akan menyampaikan sambutan sekaligus secara simbolis menyerahkan buku kepada sejumlah tamu,” kata salah seorang panitia penyelenggara, Brian Jefferson, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Aktual.co.
Dalam buku ini, penulis Michael Umbas menggambarkan apa dan bagaimana program yang akan dilakukan oleh Jokowi, Presiden terpilih bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Pemilihan Presiden 9 Juli 2014 lalu.
“Buku ini fokus pada apa saja langkah Jokowi mengatasi berbagai persoalan bangsa. Buku yang mengulas perjalanan dan style leadership Jokowo sudah cukup banyak, nah buku ‘Solusi Jokowi’ memilih fokus pada langkah Jokowi saat jadi presiden,” kata Umbas.
Dibalik perilaku dan penampilannya yang merakyat dan sederhana, Jokowi memiliki banyak gagasan yang inovatif namun tetap realistis untuk dilaksanakan.
“Yang meremehkan Jokowi salah alamat jika tahu yang sebenarnya. Semua diurai di buku ini,” kata dia.
Dalam peluncuran buku itu, sejumlah pembicara dihadirkan untuk membedahnya. Diantaranya Prof Hamdi Muluk, Adhie MS, Eko Sulistyo dan pengamat ekonomi Michael Steven. Sebagai moderator tokoh muda NU, Zuhairi Misrawi.

Artikel ini ditulis oleh:

Misteriusnya Pos Migas Kabinet Jokowi



Jakarta, Aktual.co —Pengamat geopolitik ekonomi dari Global Future Institute (GFI) Hendrajit, kerap mengungkapkan nama-nama serta memberikan tanggapanya mengenai dampak dari perbuatan para mafia migas ketika berada pada tatanan susunan kabinet pemerintahan.
Namun hal itu berbeda dengan sikap Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Laporan dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) Wayan Darmayuda yang enggan mengomentari terkait praktik mafia migas yang tengah hangat dibicarakan belakangan ini saat dikonfirmasi aktual.co seusai mengikuti agenda diskusi yang diselenggarakan oleh Gerakan Mandiri Indonesia (GMI) bertema “Migas Sebagai Potensi Nasional Menuju Kemandirian Bangsa” di Hotel Grand Menteng, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.  
Menurut Wayan pihaknya saat ini lebih memilih untuk menyerahkan permasalahan itu kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih Jokowi-JK yang tengah memusatkan fokusnya pada hal itu. Hal itu dia katakan 
Bukan hanya itu, ketika dikonfirmasi terkait rumor yang berkembang bahwa nama Triharjo Soesilo (Hengki) dan Darwin Silalahi akan mengisi posisi sebagai Menteri ESDM dan Dirut Pertamina, Wayan juga kembali bungkam dan enggan memberikan komentarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Warnoto

Berita Lain