Mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli menjawab pertanyaan wartawan usai melaporkan dugaan korupsi bernilai besar terkait impor pangan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (23/10). Rizal menyebut kasus ini nilainya berpuluh kali lipat ketimbang kasus korupsi impor daging sapi dab impor gula. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Tokoh nasional sekaligus mantan Menko Maritim Rizal Ramli mengatakan, bahwa saat ini bangsa Indonesia tengah memasuki pancaroba. Namun, yang dimaksud bukan terkait dengan perubahan cuaca, melainkan perubahan politik.

Dimana menurutnya bahwa pancaroba politik bisa diartikan perubahan menuju Indonesia maju atau justru mengalami kemunduran.

Setidaknya, kata Rizal Ramli, ada lima faktor yang membuat pancaroba politik itu terjadi. Pertama, sebut Rizal Ramli, dari aspek hukum, khususnya pemberantasan korupsi.

“Pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui revisi UU KPK yang sudah disahkan DPR akan terus menjadi bola salju,” ujar Rizal Ramli di Jakarta, Senin (23/9).   

Kedua, sambung Rizal Ramli, masalah Papua yang belum tuntas. Sebab, menurut pria yang karib disapa RR itu, aparat keamanan terkesan mengaburkan masalah utamanya, yakni, kasus rasial di Asrama Papua.

“Semua masalah itu kan ada sebab dan akibatnya. Seharusnya aparat itu menangkap aktor intelektual penyebab kasus rasial di Asrama Papua, bukan masyarakat dan mahasiswa Papua yang menuntut keadilan,” tukas Rizal Ramli.

(Abdul Hamid)