16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37863

Perdagangan Tiongkok Surplus USD60,6 Miliar pada Februari 2015

Jakarta, Aktual.co — Direktorat Jenderal Administrasi Negara dan Bea Cukai Tiongkok menunjukkan data, bahwa perdagangan Tiongkok di bulan Februari 2015 surplus sebesar USD60,6 miliar. Hal tersebut disebabkan oleh meningkatnya pertumbuhan ekspor dan berkurangnya impor di Tiongkok.

Ekspor Tiongkok naik 48,3 persen dibandingkan Februari 2014 menjadi USD169,2 miliar. Sedangkan, pertumbuhan impor turun menjadi USD108,6 miliar.

“Hal ini dipengaruhi oleh faktor festival musim semi, perusahaan di Tiongkok sedang bergegas untuk mengekspor menjelang produk mereka pada musim liburan,” tulis Ditjen Administrasi Negara dan Bea Cukai Tiongkok, demikian dilansir BBCBusiness, Selasa (10/3).

Lebih lanjut, selisih surplus perdagangan Tiongkok pada bulan Februari 2015 dengan Februari 2014 mencapai USD8,9 miliar.

Selain itu, selama dua bulan pertama tahun ini, surplus perdagangan Tiongkok telah mencapai masing-masing USD120,7 miliar dan USD60 miliar.

“Kami masih melihat headwinds yang kuat menghadapi ekspor Tiongkok tahun ini,” pungkas ekonom ANZ Liu Ligang dan Zhou Hao dalam hasil risetnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Bulog: Masuk Musim Panen, Seharusnya Harga Beras Sudah Turun

Jakarta, Aktual.co — Bulog Divisi Regional Jawa Tengah terus memantau harga beras di pasaran untuk memastikan tidak ada permainan harga, baik yang diduga dilakukan oleh pedagang maupun distributor.

“Sekarang kan sudah memasuki musim panen, jadi harga beras seharusnya mulai turun,” kata Kepala Bulog Divre Jawa Tengah Damin Hartono di Semarang, Selasa (10/3).

Jika sebelumnya hanya sedikit daerah yang sudah panen, menurut dia, saat ini panen sudah meluas sampai ke sejumlah daerah, di antaranya Purwodadi, Cepu, Pati, Demak, Sragen, dan Blora.

Dampak dari meluasnya panen tersebut harga beras sudah mulai turun mendekati harga normal. Dari hasil pantauan Bulog di beberapa pasar di Jawa Tengah, terutama yang berada di daerah penurunan sudah mencapai Rp3.000,00 per kilogram. “Beberapa pedagang memang sudah menjual untuk beras premium sekitar Rp9.000,00/kg, sedangkan untuk beras medium di kisaran Rp7.000,00/kg,” katanya. Oleh karena itu, pihaknya memastikan tidak perlu ada operasi pasar karena harga sudah mulai turun.

Menurut dia, kenaikan harga beras beberapa waktu lalu karena molornya penyaluran raskin dari Pemerintah kepada masyarakat. Selain itu, juga mundurnya waktu panen sebagai akibat dari terjadinya El Nino pada pertengahan tahun lalu.

“El Nino ini membuat waktu tanam tahun lalu menjadi mundur. Karena waktu tanam mundur, panen juga mundur. Dampaknya adalah penyaluran beras di pasaran menjadi terhambat dan memicu terjadinya kenaikan harga,” katanya.

Meski sudah banyak daerah yang panen, menurut dia, saat ini belum memasuki panen raya. Pihaknya memprediksi panen raya akan terjadi sekitar akhir Maret hingga awal April. “Oleh karena itu, Bulog belum bisa melakukan penyerapan beras karena harga dari petani kan masih tinggi. Yang penting kami berupaya terus mengendalikan harga, di antaranya melalui pantauan yang dilakukan setiap hari dan penyaluran raskin,” katanya.

Damin mengatakan bahwa Bulog belum bisa melakukan penyerapan karena harga pembelian pemerintah (HPP) beras yang masuk ke Bulog masih Rp6.600,00/kg, padahal di tingkat petani harga beras masih di kisaran Rp7.000,00/kg. “Kami masih menunggu kemungkinan keluarnya HPP baru. Kalau memang harga bisa menyamai dengan harga dari petani, Bulog bisa melakukan penyerapan. Kalau tidak, nanti menunggu hingga panen raya baru, kemudian harga dari petani bisa turun,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Sindikat Narkoba Antar Pulau Dibongkar Polisi, Sabu dan Ekstasi 4,2 Kg Diamankan

Jakarta, Aktual.co — Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil mengungkap sindikat jaringan pengedar narkoba jenis 1 antar pulau.
Dalam pengungkapan ini, anggota Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak mencokok tiga orang tersangka yang membawa narkoba itu saat di bawa melalui kapal laut penumpang.
Adapun barang bukti yang diamankan yakni sabu seberat 2,1 Kg dan pil ekstasi seberat 2,4 kg atau 9000 butir. Sedianya barang haram tersebut akan dikirimkan ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan melalui penyeberangan kapal laut penumpang.
Sedangkan tiga orang tersangka tersebut masing-masing berasal dari satu orang warga Aceh, satu orang warga Banten dan satu orang warga Balikpapan.
Rencananya siang ini Kapolda Jatim akan merilis kasus ungkap narkoba antar pulau ini di Mapolres Tanjung Perak Surabaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi Effect Digilas Dollar AS, Banyak Korporasi Terancam Bangkrut

Jakarta, Aktual.co — Pekan lalu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sempat menembus Rp 13.000 per dolar AS. Ini merupakan titik terlemah sejak 17 tahun terakhir, alias sejak era krisis ekonomi 1998 (krisis moneter/krismon). Dan hari ini juga berlanjut hingga tembus di kisaran Rp 13.100 per dolar AS

Bak group paduan koor, mulai dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga sejumlah menteri menyatakan, pelemahan rupiah disebabkan oleh faktor eksternal. Terutama karena mulai menguatnya perekonomian Amerika Serikat (AS), setelah dilanda krisis hebat pada 2008 lalu.

Kondisi ini membuat dolar AS yang menyebar di negara-negara berkembang ‘pulang kampung’. Sehingga tak hanya rupiah, tapi banyak mata uang di dunia yang juga melemah terhadap dolar.

“Sepertinya pernyataan Jokowi dan menteri benar benar tidak mengetahui apa sebenarnya yang membuat nilai tukar rupiah makin melemah , bahwa nilai tukar Rupiah adalah yang paling hancur dibandingkan negara negara ASEAN  nilai tukar rupiah melemah hingga 10 persen lebih pasca pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli 2014,” ujar Widodo Edisektianto, Wakil Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu dan Ketua Lembaga Penelitian dan Kajian Ekonomi Dan BUMN, dalam rilis yang diterima Aktual.co, Selasa (10/3)

Terbukti, lanjut dia,  terpilihnya Jokowi sebagai presiden tidak memberikan ‘effect’ terhadap masuknya arus modal ke Indonesia,  malah cenderung terjadinya capital flight besar besaran.

“Hal ini mengartikan pelaku pasar  saat ini sudah mulai rasional, dan sepertinya euforia terpilihnya Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden, atau sering disebut Jokowi Effect, sudah memudar dan tidak memberikan kesan kondusif dan tidak jelas program ekonomi Jokowi bagi pelaku pasar sehingga terus meyebabkan rupiah terperosok,” terangnya.

Tim ekonomi Jokowi, menurut dia, tidak punya platform yang terkait fundamental ekonomi Indonesia misalnya defisit transaksi berjalan yang berada di kisaran 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).  Dan yang ada hanya deficit neraca berjalan ditutup dengan hutang luar negeri serta kenaikan pendapatan sektor pajak sehingga  arus modal masuk itu tidak berkelanjutan. Jika tidak ada strategi yang jelas terkait perbaikan fundamental ekonomi, kata dia,  diperkirakan rupiah akan terus melemah lagi. Pada akhir tahun rupiah akan berada di posisi Rp 14.550 per dolar AS.

Jokowi Effect, imbuh dia, justru telah meningkatkan beban anggaran negara diakibatkan melemah nya nilai kurs rupiah hingga Rp1.000 dan negara akan mengalami defisit anggaran sebesar Rp9 triliun-Rp12triliun.

Selain itu, kata dia, akibat pelemahan kurs rupiah selama Jokowi memerintah berakibat pada meningkatnya  biaya bunga hutang luar negeri Pemerintah dan korporasi, dan jika hutang vallas tidak melakukan  hedging maka Pemerintah dan korporasi sudah harus bersiap gulung tikar jika nilai tukar rupiah terus melemah yang berakibat pada peningkatan pengangguran .

Artikel ini ditulis oleh:

Kamis, Denny Indrayana Kembali Diperiksa Bareskrim Polri

Jakarta, Aktual.co — Penyidik Bareskrim Polri kembali menjadwalkan pemanggilan ulang terhadap bekas Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Denny Indrayana, Kamis (12/3) mendatang.
Pemanggilan ini untuk kali kedua dilayangkan penyidik kepada Denny untuk diperiksa sebagai saksi, setelah sebelumnya tidak memenuhi pemanggilan pada Jumat (6/3).
“Denny kan dipanggil Kamis, sebagai saksi. Masih saksi,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Humas Polri, Kombes Pol Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (10/3).
Denny sebelumnya dilaporkan oleh Syamsul Rizal ke polisi terkait adanya temuan dugaan tindak pidana korupsi proyek layanan singkat pembuatan paspor senilai Rp 32 miliar. Laporan tersebut dibuat pada 10 Februari 2015.
Rikwanto mengatakan, hingga kini sudah ada 12 saksi yang telah diperiksa penyidik terkait kasus Payment Gateway yang dipimpin Denny. Salah satu saksi yang diperiksa, yakni mantan Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin.
“Udah diperiksa kan Pak Amir, di antara 12 saksi, Pak Amir salah satunya,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

PLN: Listrik Prabayar Lebih Untungkan Pelanggan

Jakarta, Aktual.co — Penggunaan sistem pembayaran listrik prabayar lebih menguntungkan pelanggan dibandingkan sistem pembayaran pascabayar, kata Supervisor Bidang Administrasi dan Pelayanan Pelanggan PT PLN Ranting Sawahlunto Yulius Ferianto.

“Harga satuan per kilowatt hour (KwH) tetap sama, tapi pembayaran listrik prabayar tidak dikenai biaya beban, seperti sistem pascabayar,” katanya di Sawahlunto, Selasa (10/3).

Di samping itu, lanjut dia, bagi pelanggan yang tidak membayar selama tiga bulan berturut-turut karena alasan sedang tidak berada di tempat, tidak diberlakukan sanksi pembongkaran meteran. “Jumlah nilai Kwh yang sudah diisikan dalam bentuk token listrik melalui alat pencatat yang tersedia, tidak akan berkurang selama tidak dipakai dan masa berlakunya tidak terbatas,” jelas dia.

Ia mengatakan kemudahan lain yang bisa diperoleh dengan sistem tersebut, pelanggan lebih mudah memantau penggunaan arus listrik.

Di samping itu, pelanggan bisa lebih menghemat waktu dan biaya karena tidak perlu lagi mengantri di loket pembayaran tagihan setiap bulannya. “Cukup beli token sesuai kebutuhan dan ketik kode digitnya pada alat pencatat yang tersedia,” ujar dia.

Terkait prosedur pemindahan sistem penghitungan ke sistem token tersebut, dia menjelaskan pelanggan cukup datang ke kantor PLN terdekat dengan membawa foto kopi identitas diri. “Petugas akan memproses administrasinya dan melakukan penggantian alat pencatat di rumah atau gedung milik pelanggan ke sistem pra bayar, kata dia.

Selanjutnya, tambah dia, pelanggan dikenai kewajiban membeli token senilai Rp20 ribu untuk pengisian untuk pertama penggunaan. “Tidak ada biaya pemasangan atau biaya-biaya lain, karena sudah ditanggung oleh negara,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain