16 April 2026
Beranda blog Halaman 40219

Minim, Anggaran Pengentasan Buta Aksara di Sulbar

Jakarta, Aktual.co — Anggaran untuk pengentasan angka buta aksara di Provinsi Sulawesi Barat dinilai minim karena hanya sebesar Rp2 miliar, sehingga perlu ditambah.
Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulbar, Mulyadi Bintaha mengatakan pada tahun 2015 anggaran buta aksara Sulbar hanya dianggarkan sebesar Rp2 miliar.
Anggaran tersebut minim dibandingkan kebutuhan mengentaskan angka buta aksara yang masih cukup tinggi karena terbatasnya anggaran yang dimiliki pemerintah di Sulbar.
“Penanganan buta aksara untuk setiap orang idealnya mencapai Rp400 ribu sehingga anggaran yang tersedia di APBD 2015 tidak akan cukup mengentaskan angka buta aksara,” kata dia, di Mamuju, Selasa (6/1).
Oleh karena itu, diharapkan anggaran buta aksara harus tetap dianggarkan pemerintah setiap tahun agar angka buta aksara dapat ditekan.
Angka penduduk Sulbar selama beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan karena jumlah penduduk yang juga mengalami peningkatan. Penduduk Sulbar pada tahun 2006 mencapai 1,1 juta jiwa meningkat menjadi 1,5 juta jiwa pada 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Januari, Pemberlakuan Gaji UMK di Pekanbaru

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pekanbaru, Provinsi Riau, mendesak agar perusahaan yang ada di wilayah itu segera memberlakukan Upah Minimum Kota sebesar Rp1.925.000, pada pembayaran gaji karyawan terhitung Januari 2015.
“Sangat terkhusus kepada perusahaan besar (berlakukan UMK). Meski tidak berapa banyak perusahan besar di daerah kita,” kata Ketua Komisi III DPRD Nofrizal, di Pekanbaru, Selasa (6/1).
Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, biaya hidup masyarakat Pekanbaru sudah naik dua bulan lalu saat gonjang-ganjing kenaikan harga bahan bakar minyak. 
Tambah naik lagi pasca diumumkan kenaikan bahan bersubsidi harga semakin melambung, sementara gaji tidak otomatis naik. Jadi sudah sepantasnya Januari karyawan menerima kenaikan untuk mengimbangi dan bahkan membantu mereka menutupi kebutuhan yang bisa saja sudah terhutang sebelumnya akibat kenaikan harga.
Kata dia, untuk itu dibutuhkan kesadaran dari semua pihak untuk segera menerapkan UMK. Termasuk pihak perusahaan dan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar mengawasi secara ketat perusahaan-perusahaan yang tidak mematuhi ketentuan.
“UMK kita tahun 2015 sudah jelas dan disepakati Rp1.925.000.”

Artikel ini ditulis oleh:

Menkeu Targetkan Defisit Anggaran 2015 Maksimum Dua Persen

Jakarta, Aktual.co — Menteri Keuangan (menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan defisit RAPBN Perubahan 2015 akan ditekan hingga di bawah dua persen dari PDB atau lebih rendah dari target defisit pada 2014.

“Defisit anggaran 2015, maksimum dua persen. Jadi, otomatis bukan hanya penerbitan surat berharga negara yang nantinya akan terpengaruh, namun secara keseluruhan untuk struktur utang pemerintah,” katanya di Jakarta, Senin (5/1).

Ia menjelaskan evaluasi akan dilakukan terhadap manajemen utang, terutama terkait rencana penerbitan obligasi maupun pinjaman dari lembaga multilateral, serta kemungkinan pemanfaatan sumber pembiayaan dari dalam negeri.

Pembenahan struktur pembiayaan ini, lanjut dia, dilakukan dalam menyikapi kondisi pemulihan perekonomian di Amerika Serikat, yang berarti The Fed segera menyesuaikan suku bunga acuan paling lambat pada akhir 2015.

“Tingkat bunga naik diperkirakan 100 basis poin pada akhir 2015. Konsekuensinya, saya ingin mengurangi defisit untuk mengatasi ketidakpastian. Pembiayaan yang besar nantinya berasal dari domestik, tidak lagi asing, untuk mengatasi kemungkinan terjadinya ‘sudden reversal’,” kata Bambang.

Dengan pemanfaatan sumber pembiayaan domestik melalui penerbitan instrumen yang bisa mendukung peningkatan jumlah investor pasar finansial, lanjut dia, maka kondisi pasar keuangan tidak rentan terhadap berbagai tekanan eksternal.

Data Kementerian Keuangan mencatat realisasi defisit anggaran periode 1 Januari-31 Desember 2014 telah mencapai Rp227,4 triliun atau 2,26 persen dari PDB yang sedikit lebih rendah dari target APBN Perubahan.

Defisit anggaran yang berada di bawah target tersebut disebabkan kelebihan pembiayaan anggaran dari penerbitan surat berharga negara serta penerimaan perpajakan pada 2014 yang tidak optimal.

Secara keseluruhan, defisit anggaran tahun 2014 berasal dari realisasi pendapatan negara Rp1.537,2 triliun atau 94 persen dari target Rp1.635,4 triliun dan belanja negara Rp1.764,6 triliun atau 94 persen dari pagu Rp1.876,9 triliun.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Serahkan Harga BBM ke Pasar, Ekonom: Masyarakat Belum Siap

Jakarta, Aktual.co — Ekonom Universitas Gadjah Mada, Sri Adiningsih mengatakan bahwa Pemerintah perlu menentukan batas atas dan batas bawah harga minyak mentah dunia yang diikuti sebagai acuan harga bahan bakar minyak nasional.

“Meskipun mengikuti harga minyak di pasar internasional, namun tetap memiliki batas atas dan batas bawah sendiri yang ditentukan secara “imaginer”,” katanya di Yogyakarta, Senin (5/1).

Menurut guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM itu, masih tergolong wajar jika pemerintah mengikuti harga minyak dunia jika kisarannya paling tinggi 70-90 dolar AS per barel. Namun apabila harga minyak dunia telah mencapai 100 dolar per barel atau lebih, maka perlu dipertimbangkan lagi untuk menjadikannya sebagai acuan.

“Intinya di bawah 100 dolar per barel masih bisa diterima, lebih dari itu jangan,” kata dia.

Kendati harga minyak dunia sekarang sedang turun, namun menurut dia, tetap memiliki tren kenaikan dalam jangka panjang.

Dengan demikian, menurut dia, meskipun harga minyak di pasar internasional terus mengalami volatilitas yang tinggi, namun pemerintah tetap harus menjaga agar volatilitas harga BBM di pasar domestik tidak setajam harga pasar internasional.

“Selain mempertimbangkan daya beli masyarakat. Hal itu juga mengingat masyarakat kita yang secara umum masih belajar menerima harga BBM yang naik turun,” kata dia.

Sehingga, jika dalam beberapa bulan ini harga minyak dunia kembali mengalami kenaikan tajam, pemerintah tetap perlu mempertimbangkan untuk memberikan subsidi kembali.

“Kalau harga premium misalnya dalam beberapa bulan naik kembali mencapai di atas Rp8.500 per liter, maka perlu dipertimbangkan untuk memberi subsidi lagi,” kata Sri Adiningsih.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

WKSI: Rupiah Diprediksi Melemah

Jakarta, Aktual.co — Laju Rupiah semakin menunjukkan pelemahannya di awal pekan ini. Hal tersebut disebabkan oleh nilai Euro yang juga melemah akibat dari rencana Bank Sentral Eropa (ECB) untuk merealisasikan program pembelian obligasi di beberapa negara Euro Zone.

“Masih berlanjutnya pelemahan pada laju harga minyak mentah membuat pelaku pasar lebih memilih ke aset save heaven, Dolar AS dan Yen,” tulis Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada dalam risetnya.

Pada Selasa (6/1), Reza memprediksikan Rupiah berada di bawah target level support 12.482, yakni Rp12.470-12.482 (kurs tengah BI). Masih adanya sentiment negatif membuat laju Rupiah berpeluang untuk melemah.

“Waspadai berlanjutnya pelemahan nilai tukar Rupiah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Romy : Menutup Pintu Islah Haram Hukumnya



Jakarta, Aktual.co —Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari kubu Romahurmuziy menggelar acara tasyakuran memperingati hari lahirnya (Harlah) yang ke 42 dan ta’aruf Pengurus Dewan Pimpinan Pusat PPP  masa bhakti 2014-2019 dengan tema “Memperkokoh Konsolidasi dan Regenerasi Untuk Modernisai partai” di gedung Juang, jalan Cikini Raya Jakrta Pusat, Senin, 5, Januari, 2015.   
Ketua Umum DPP PPP hasil Mukhtamar Surabaya, Romahurmudziy mengatakan bahwa pihaknya telah membuka lebar pintu untuk islah dengan kubu Djan Faridz. Hal itu dapat dilihat dengan tiga orang yang diutus untuk menyampaikan undangan terkait acara harlah PPP ke 42 yang digelar, di Gedung Joang, Jakarta Pusat.
Acara harlah ini juga dihadiri oleh Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno dan beberapa petinggi partai yang diantaranya adalah, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto, Sekretaris Jenderal Partai Hanura Dossy Iskandar, Sekretaris Jenderal Partai Golkar hasil Munas Jakarta Zainuddin Amali, Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid, dan Wakil Sekretaris Jenderal Partai NasDem Willy Aditia.

Artikel ini ditulis oleh:

Warnoto

Berita Lain