2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41535

Pasca Penggerebekan di Muara Karang, BNN Pantau Pelabuhan

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Anang Iskandar mengku, akan memfokuskan penjagaan di wilayah perairan untuk mengantisipasi masuknya pengedar narkoba.
Pernyataan Anang tersebut menyusul penggerebekkan tiga pengedar sabu asal Tiongkok di kawasan Muara Karang, Jakarta Utara. Para pengedar tersebut memasukkan narkoba ke Indonesia melalui jalur laut.
“Penggerebekan Ini juga (di Muara Karang) melalui pelabuhan laut. Ini artinya pelabuhan laut menjadi perhatian kita ke depan,” kata Anang di gedung Smesco Jakarta, Minggu (23/11).
Anang mengatkan, akan mengajak kerjasama Kementerian Perhubungan khususnya perhubungan laut dan TNI Angkatan Laut untuk mengamankan jalur laut ini.
“Dengan Angkatan Laut kita punya kerja sama, akan diperpanjang.” 
Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dengan menggerebek rumah di Muara Karang, Jakarta Utara. Rupanya barang itu coba diselundupkan di Indonesia dengan cara disamarkan dengan manisan.
Sabu itu dikemas plastik dan ditaruh ke sebuah kardus. Pengirim dari Tiongkok mengirim 80 kardus, dari 80 terdapat 27 kardus yang isinya disisipkan sabu. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Besok, Pergub Kenaikan Tarif Angkutan Umum Diteken Gubenur

Jakarta, Aktual.co — Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai penyesuaian tarif angkutan umum di Jakarta terkait dengan kenaikan harga BBM bersubsidi akan segera diteken Gubernur DKI Jakarta Senin (24/11) besok. 
“Kenaikan tarif angkutan umum sudah saya paraf dokumennya dan segera diteken oleh Pak Gubernur. Setelah diundangkan, kenaikan tarif itu berlaku,” kata Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Jakarta, Minggu (23/11).
Kenaikan tarif angkutan umum tersebut akan berlaku bagi angkutan kota, KWK, Mikrolet, Metromini, Kopaja, dan bus besar seperti APTB. Angkutan umum yang semula bertarif normal Rp. 3.000 akan naik senilai Rp. 1.000 menjadi Rp. 4.000.
Sebagai informasi, Presiden RI Joko Widodo beserta menteri di Kabinet Kerja mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi di Istana Kepresidenan RI pada Senin malam (17/11) lalu. 
Kenaikan harga BBM bersubsidi senilai Rp. 2.000 untuk jenis premium dan solar. Untuk premium, semula harga per liternya Rp 6.500 menjadi Rp. 8.500 dan harga solar semula harga per liternya Rp. 5.500 menjadi Rp. 7.500.
Akibat dari kenaikan tersebut, Organisasi Angkutan Darat mengajukan kenaikan tarif angkutan umum di DKI Jakarta senilai Rp. 1.000. Pengajuan tersebut akhirnya disepakati antara pihak Organda dengan pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Artikel ini ditulis oleh:

BBM Naik, Disdik Jakarta Naikkan Bantuan Sekolah Hingga 20 Persen

Jakarta, Aktual.co — Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk sekolah-sekolah di Jakarta akan dinaikkan senilai 10 hingga 20 persen. Ini dilakukan menyusul kenaikan harga BBM bersubsidi, dimana secara langsung berpengaruh pada harga barang-barang kebutuhan termasuk barang kebutuhan sekolah. 
“BOP yang dikeluarkan sejak tahun 2010 lalu, hingga kini belum ada perubahan. Sementara BBM sudah naik dua kali dalam kurun waktu hingga tahun 2014 sekarang,” kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Lasro Marbun di Jakarta, Minggu (23/11).
Disampaikan, Dinas Pendidikan mencatat dua kali kenaikan BBM sejak 2010 lalu. Yakni pada tahun 2013, harga BBM jenis premium naik dari harga semula per liternya Rp. 4.500 menjadi Rp. 6.500, dan jenis solar naik dari harga semula per liternya Rp. 4.500 menjadi Rp. 5.500. 
Kedua pada 17 November 2014 lalu, dimana besaran untuk jenis premium naik menjadi Rp. 8.500 per liternya dan jenis solar menjadi Rp. 7.500 per liternya.
“Kalau dirata-rata kenaikan keseluruhan 33 persen. Sehingga kenaikan harga di pasar perkiraan bisa sampai 25 persen sedangkan transportasi 10 persen,” jelasnya. 
Lasro menambahkan, kenaikan dana BOS senilai 10 hingga 20 tersebut akan segera dikaji agar tahun 2015 mendatang bisa langsung disesuaikan dengan mengikutsertakan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk pendataan kenaikan harga barang-barang di pasar.
“Perkiraan peningkatannya 10 sampai 20 persen. Terutama untuk recovery sekolah bisa baik seperti buku dan spidol. Saya sudah bikin surat ke BPS karena kita kan mengacu pada kenaikan inflasi, harga pasar dan BBM. Dan kita butuh datanya,” kata dia.
BOP merupakan program bantuan Pemerintah Daerah untuk meringankan beban orang tua terhadap pendidikan anaknya. BOP ini diberikan ke sekolah-sekolah dari sekolah tingkat dasar (SD dan SMP) maupun tingkat menengah (SMA/SMK). 
Nilainya bervariasi, mulai dari Rp 60.000 per siswa per bulan untuk siswa SD hingga Rp 600.000 per siswa per bulan untuk siswa sekolah menengah kejuruan bidang teknologi.

Artikel ini ditulis oleh:

Pertumbuhan Ekonomi Jokowi, Dari Asing, Oleh Asing, Untuk Asing

Jakarta, Aktual.co — Ahli Ekonomi-Politik Pusat Kajian Pancasila dan Kepemimpinan Universitas Muhammadiyah Purwokerto Yudhie Haryono mengatakan pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla tidak ada bedanya dengan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono – Boediono. 
Keduanya sama-sama terjebak dengan model pembangunan yang mengedepankan pertumbuhan ekonomi. 
“Dengan dalih membuka lapangan pekerjaan dan pengisian APBN, berkelilinglah Presiden mengundang investor asing,” kata Yudhie dalam siaran tertulisnya di Jakarta, Minggu (23/11).
Ia mempertanyakan dasar dimaksud. Sementara kreasi dan mimpi pertumbuhan 2-7 persen itu ujung-ujungnya bukan untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Terlebih dasar pertumbuhan itu tidak pernah diperdebatkan terlebih dulu dari mana pertumbuhannya, oleh siapa berikut arahnya kemana.
“Karena tidak diperdebatkan dengan akal sehat maka yang terjadi adalah : dari asing, oleh asing, untuk asing, demi asing dengan landasan pasar bebas dan pertumbuhan,” jelasnya.
Yudhie lantas menyinggung bagaimana lahirnya berbagai sektor pembangunan, dari perbankan sampai dunia industri yang ujungnya tidak mensejahterakan rakyat dan keadilan struktur ekonomi Indonesia. 
“Ini mengkhianati konstitusi (Pancasila dan UUD 45), sebab konstitusi kita bicara keadilan sosial di seluruh Indonesia,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Depok Tuan Rumah Deklarasi Ikatan Ulama-Da’i Se-Asia Tenggara

Jakarta, Aktual.co — Ratusan tokoh dan ulama agama Islam se-Asia Tenggara dan Tumur Leste akan hadir dalam mukhtamar I Ikatan Ulama dan Da’i se-Asia Tenggara di Depok, Jawa Barat, 28-29 Nopomber 2014.
Panitia Inisiator Konferensi Muhammad Zaitun Rasmin mengatakan, berdirinya Ikatan Ulama dan Da’i se-Asia Tenggara akan menjadi wadah kondolidasi sekaligus menjaga solidaritas para ulama di kawasan regional.
“Acara ini untuk menegaskan eksistensi keteladanan ulama Islam serta sebagai wadah konsolidasi para ulama dan da’i se-Asia Tenggara,” kata Zaitun di Jakarta, Minggu, (23/11).
Selain ulama, para birokrat negara tetangga juga akan hadir, seperti Wakil Menteri Luar Negeri Malaysia Hamzah Zainuddin, Gubernur Jawa Barat Akhmad Heryawan, tokoh Islam dari Thailand Ismail Luthfi, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Ma’ruf Amin, serta Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid.
Zaitun menjelaskan, organisasi para ulama se-Asia Tenggara akan memperkokoh kebangkitan Islam ketika legitimasi umat Islam menurun terhadap ketokohan semu.
“Ketika legitimasi ketokohan menurun, maka maka nilai-nilai agama Islam hanya dianggap sebagai pemanis untuk sebuah kepentingan,” jelasnya.
Ulama sebagai pewaris para nabi memiliki kekuatan ilmu pengetahuan dan integritas tinggi, sehingga dapat memberikan solusi kepada umat Islam dalam pencarian terhadap figur pemimpin ideal, serta menjaga keseimbangan dalam berperilaku.
Ulama dan da’i, lanjut dia, selayaknya menjalankan peran ini dengan sebaik-baiknya agar kekosongan figur dan teladan yang terjadi pada saat ini dapat teratasi.
“Upaya untuk saling mengingatkan sesama ulama dan da’i patut dijalankan agar tiang nasihat bisa tegak. Karena itulah pendirian forum-forum ulama atau ikatan dan lembaga-lembaga persatuan da’i dapat menjadi solusi,” tuntas Zaitun.

Artikel ini ditulis oleh:

Harga CPO Pengaruhi Nilai Tukar Rupiah

Jakarta, Aktual.co — Crude Palm Oil (CPO) merupakan salah satu komoditi yang memimpin ekspor non-migas Indonesia. Saat ini, Indonesia merupakan produsen utama CPO mengalahkan Malaysia.
Seperti dilansir Jurnal Ekonomi Bank Indonesia (BI), pergerakan harga CPO dunia mempengaruhi nilai ekspor Indonesia. Semakin tinggi harga CPO dunia, semakin tinggi pula cadangan devisa yang dihasilkan. 
“Kenaikan harga CPO domestik dapat mempengaruhi peningkatan uang beredar di tangan masyarakat. Hal ini dapat menimbulkan inflasi yang akhirnya memengaruhi apresiasi nilai tukar riil Rupiah.” tulis peneliti BI, Hilda Aprina, Minggu (23/11).
Lebih lanjut dikatakan Hilda, pertumbuhan CPO dunia sebesar 10 persen akan mengakibatkan nilai tukar riil turun 1,2 persen. Artinya saat harga CPO dunia meningkat, nilai tukar riil Rupiah akan terapresiasi.
“Dengan meningkatnya harga CPO dunia, maka nilai ekspor juga akan meningkat sehingga akan meningkatkan cadangan devisa. Membengkaknya cadangan devisa mengakibatkan jumlah uang beredar tumbuh 0,68 persen. Hal ini dapat menyebabkan kinerja moneter terekspansi melebihi kapasitas produksi ekonomi yang berakhir pada inflasi sebesar 0,97 persen,” pungkasnya.
Untuk itu pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan seluruh stakeholder harus mengupayakan agar Indonesia dapat menjadi salah satu patokan harga CPO dunia. 
Selain itu, pemerintah juga dapat mengupayakan pemberian insentif pada industri hilir CPO yang menghasilkan produk turunan CPO, seperti biodiesel. Sehingga mendorong pengusaha untuk mengekspor produk turunan CPO yang memiliki nilai tambah lebih besar.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain