18 April 2026
Beranda blog Halaman 41727

Kasus JIS, Pakar: Keterangan Anak Jadi Bukti Petunjuk

Jakarta, Aktual.co — Pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia Chairul Huda menyatakan bahwa keterangan seorang anak dalam kasus kekerasan seksual di Jakarta International School (JIS) tidak bisa digunakan sebagai alat bukti.
“Dalam KUHAP keterangan saksi anak tidak cukup kuat sebagai alat bukti karena KUHAP mewajibkan seseorang disumpah sebelum memberikan kesaksian, sedangkan anak tidak boleh disumpah,” ujarnya usai memberikan keterangan sebagai ahli dalam sidang lanjutan kasus JIS di PN Jakarta Selatan, Senin (1/12).
Selain itu, katanya, anak-anak dinilai masih labil sehingga perlu didampingi ahli dalam memberikan keterangan atau kesaksian.
“Keterangan anak bisa dijadikan alat bukti jika terdakwanya juga anak-anak, tapi kalau terdakwanya orang dewasa ya sebenarnya tidak ada relevansinya,” tuturnya.
Walaupun tidak bisa menjadi alat bukti utama, katanya, keterangan anak dapat menjadi alat bukti petunjuk jika keterangan tersebut sesuai dengan keterangan dari saksi lain atau alat bukti lain.
“Yang jelas keterangan seorang anak tidak dapat berdiri sendiri,” ujar pria berusia 44 tahun ini.
Salah satu kuasa hukum terdakwa Saut Irianto Rajagukguk pun mendukung keterangan Chairul dengan mengungkapkan keraguannya terhadap keterangan korban AK yang dinilainya tidak pernah satu arah atau selalu berubah-ubah.
“Alat bukti dalam kasus ini masih sangat lemah”, ujarnya.
Kasus di sekolah internasional tersebut mencuat pada akhir Maret 2014 ketika orang tua AK melaporkan kekerasan seksual yang dialami anaknya di toilet sekolah.
Berdasarkan laporan tersebut pihak kepolisian berhasil menetapkan enam petugas kebersihan di sekolah itu sebagai terdakwa yakni Virgiawan, Agun Iskandar, Zainal Abidin, Syahrial, Afrischa Setyani, dan Azwar.
Mereka didakwa melakukan pelanggaran atas Pasal 82 UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 55 ayat 1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Zainal Abidin bersama Virgiawan, Agun Iskandar, Syahrial, Afrischa Setyani, dan Azwar selanjutnya diperiksa oleh tim penyidik kepolisian sebelum kasus ini disidangkan di PN Jakarta Selatan.
Namun pemeriksaan terhadap Azwar dihentikan karena petugas kebersihan tersebut diduga bunuh diri dengan menenggak cairan pembersih kamar mandi hingga tewas.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Konser Musik Sambil Beramal, Tampilkan Musisi Papan Atas

Jakarta, Aktual.co —  Hard Rock Cafe Jakarta untuk pertama kalinya merayakan ulang tahun yang pertama dengan menggelar program ‘Charity Marathon’. Yaitu acara berupa penggalan dana melalui kerjasama dengan ‘Rumah Pandai’.

Hard Rock Cafe Jakarta akan menyelenggarakan dua konser amal pada bulan Desember ini. “Ini adalah ulang tahun pertama Hard Rock Cafe Jakarta sejak kami pindah lokasi” jelas Bayon Alcoseba, General Manager Hard Rock Cafe Jakarta, di sela-sela konferensi pers, di Hard Rock Café Jakarta, pada Senin (01/12).

“Secara global, Hard Rock Cafe juga terlibat dalam kampanye ‘Imagine There’s No Hunger’ yang diusung oleh WhyHunger. Lalu secara lokal, kami bekerjasama dengan ‘Rumah Pandai’ untuk membantu para korban bencana di Rokatenda. Sumbangsih kami mungkin tidak seberapa, tapi kami senang sekali dapat merayakan ulang tahun dengan beramal seperti ini,” urainya lagi.

Dalam merayakan ulang tahunnya, Hard Rock Cafe membuat beberapa kegiatan sosial skala nasional dari tanggal 5-31 Desember 2014.  Dalam acara tersebut akan hadir beberapa artis ternama tanah air yang akan ikut mengisi acara tersebut. Seperti, Raisa, Funky Kopral dan Michael Learns To Rock. Dan juga akan tampil, Angel, Once, Titi DJ, Andy/rif, Slank, Trio Lestari dan Vicky Shu.

Artikel ini ditulis oleh:

BPS: Impor Migas Oktober 2014 Turun 1,40 Persen

Jakarta, Aktual.co — Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data nilai impor Indonesia pada Oktober 2014 mencapai USD15,33 miliar atau turun 1,40 persen dibandingkan September 2014. Hal yang serupa jika dibandingkan Oktober 2013 turun 2,21 persen.

Kepala BPS, Suryamin menjelaskan bahwa pada bulan Oktober 2014 sektor non-minyak dan gas (migas) mengalami penurunan impor dibanding September 2014  dan Oktober 2013. Namun, untuk sektor migas pada Oktober 2014 mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan Oktober 2013.

“Impor non-migas Oktober 2014 mencapai USD11,75 miliar atau turun 1,21 persen dibanding September 2014, demikian bila dibanding Oktober 2013 turun 3,69 persen. Impor migas Oktober 2014 mencapai USD3,58 miliar atau turun 2,03 persen dibanding September 2014, namun apabila dibanding Oktober 2013 naik 2,99 persen,” ujar Suryamin di Kantor BPS Jakarta, Senin (1/12).

Secara lebih rinci, Suryamin mengatakn bahwa penurunan impor migas disebabkan oleh turunnya nilai impor minyak mentah dan hasil minyak. Sementara itu, impor gas meningkat.

“Penurunan impor migas disebabkan oleh turunnya nilai impor minyak mentah USD212,1 juta atau 1,86 persen dan hasil minyak sebesar USD361 juta atau 1,56 persen. Impor gas meningkat USD65,2 juta atau 2,60 persen,” tegasnya.

Untuk diketahui, selama 13 tahun terakhir nilai impor migas tertinggi tercatat pada Desember 2013 dengan nilai mencapai USD4,22 miliar dan terendah terjadi pada Juni 2014, yaitu USD3,39 miliar. Sementara itu, nilai impor non-migas tertinggu tercatat di April 2014, yaitu USD12,56 miliar dan terendah di Juli 2014 dengan nilai sebesar USD9,91 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Wakil Ketua Komisi III DPR Setuju KPK Ambil Alih Kasus Surya Paloh

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah kalangaan mendesak agar Komisi Pemberantasan Korupsi segera mengambil alih kasus penyalahgunaan kredit bank mandiri kepada PT Citra Graha Nusantara, yang melibatkan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.
Kasus senilai Rp 160 miliar yang diduga melaibatkan ketua umum partai NasDem Surya Paloh itu kini tengah ditangani Kejaksaan Agung. Saat dikonfirmasi Wakil Ketua Komisi III DPRI Desmon Junaedi Patria Mahesa setuju dengan usulan, lembaga yang dipimpin oleh Abraham Samad cs tersebut ambil alih. “Setuju, singkatnya kepada Aktual.co di Jakarta, Senin (1/12).
Untuk diketahui, dalam kasus ini pada, Senin (11/07) lalu, Bos Metro TV Surya Paloh diperiksa Kejaksaan Agung terkait kasus penyalahgunaan kredit Bank Mandiri. Paloh dicecar seputar adanya informasi Metro TV (PT Media Televisi Indonesia) menerima kredit PT Cipta Graha Nusantara (PT CGN) senilai Rp 160 miliar.
Surya Paloh diperiksa dengan materi pemeriksaan difokuskan pada penjualan dan pembelian aset PT Tahta Medan oleh PT Tri Manunggal Mandiri Persada yang merupakan perusahaan afiliasi dengan Media Group. Aset PT Tahta Medan dibeli dari BPPN dan dijual ke PT Azalea Limited Rp 160 miliar. Menurutnya, PT Media Televisi Indonesia menerima hasil penjualan aset kredit PT Tahta Medan sebesar Rp 160 miliar.
Surya Paloh diperiksa sebagai saksi terhadap tiga tersangka dari direksi Bank Mandiri Neloe cs. PT CGN merupakan salah satu debitor yang terkait kasus kredit macet Bank Mandiri. Tim penyidik telah menetapkan tiga orang tersangka dari PT CGN yaitu Direktur Utama Edison dan Direktur keuangan Diman Ponijan. Mereka telah dieksekusi untuk menjalani hukuman, sedangkan Komisaris PT CGN Saipul hingga kini masih buron.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Antisipasi Ricuh, Kantor Pos Padang Datangi Masyarakat Salurkan PSKS

, Aktual.co — Kantor Pos Padang mengerahkan petugasnya pada sejumlah titik dengan mendatangi masyarakat secara langsung, untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan saat pencairan dana bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS).
Kepala Kantor POS Padang, Ade Irwan menyebutkan bahwa penyaluran yang langsung mendatangi masyarakat dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan seperti berdesak-desakkan maupun kericuhan.
“Untuk tidak kacau, ada sejumlah titik seperti di Sungai Pisang, Kota Padang, termasuk juga di Kepulauan Mentawai. Petugas langsung mendatangi masyarakat setempat, disamping kita juga memikirkan akses mereka yang susah,” jelasnya di Padang, Senin (1/12).
Selain cara tersebut, Kantor POS Padang juga mengaktifkan seluruh kantor cabang mereka untuk penyaluran program Presiden Joko Widodo tersebut.
Terkait keluhan masyarakat, diakui tetap ada. Namun, kebanyakan keluhan karena tidak terdaftar dalam program KPS tersebut.
Penyaluran dana program bantuan secara menyeluruh masih berlangsung normal hingga Senin (1/12) siang, di Kota Padang. Penyaluran hanya sedikit terkendala cuaca yang buruk melanda Kota Padang dalam sepekan.
“Memang masalah cuaca yang menjadi penghambat saat ini, kita tahu bahwa sepekan belakangan Kota Padang terus diguyur hujan.”

Artikel ini ditulis oleh:

Soal Wagub, Sarwo Handayani: Kalau Ada Yang Lebih Baik, Saya Terima

Jakarta, Aktual.co —Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sarwo Handayani mengaku siap dan bersedia untuk menjalani tugas, apabila dirinya ditunjuk untuk menjadi orang nomor dua di DKI Jakarta. 
“Kalau nanti saya dipilih ya saya siap-siap saja,” ujar Sarwo Handayani di Balai Kota, Senin (1/12).
Ia pun juga mengaku tidak keberatan jika kandidat lainnya yaitu Boy Sadikin atau Djarot Syaiful Hidayat yang pada akhirnya dipilih Ahok untuk menjadi wakilnya.
“Kalau ada yang lebih baik dari saya gapapa. Jakarta juga harus punya wakil gubernur yang baik,” ujarnya.
Sebagai informasi, Sarwo Handayani termasuk kedalam tiga kandidat calon wakil gubernur DKI Jakarta bersama dengan Boy Sadikin dan Djarot Syaiful Hidayat. Berbeda dari dua kandidat lainnya yang berasal dari PDI-P, Sarwo Handayani merupakan pegawai negeri sipil dan bukan kader partai apapun.
Ketiga nama tersebut merupakan kandidat terkuat untuk menjadi calon wakil gubernur DKI Jakarta. Semula nama Sarwo Handayani digadang-dagang Ahok sebagai kandidat terkuat, namun belakangan ini Ahok justru mengungguli nama Djarot Syaiful Hidayat yang merupakan mantan Walikota Blitar untuk menjadi wakilnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain