16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42169

Awal Pekan, IHSG Menguat 12,99 Poin

Jakarta, Aktual.co — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), dibuka menguat sebesar 12,99 poin 0,26 persen ke posisi 5.102,53 di tengah penantian data inflasi dan neraca perdagangan Indonesia, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 3,25 poin atau 0,37 persen ke posisi 871,30.

“Indeks BEI menguat seiring dengan pelaku pasar yang sedang menanti rilis data ekonomi oleh badan pusat statistik (BPS) yang diharapkan sesuai ekspektasi,” kata Head of Research Valbury Asia Alfiansyah di Jakarta, Senin (3/11).

Ia menambahkan bahwa jika data ekonomi Indonesia yakni inflasi dan neraca perdagangan menunjukan perbaikan diperkirakan dapat memberikan dukungan bagi IHSG BEI ke area positif dalam pekan ini.

Namun, lanjut dia, penantian kepastian dari penaikan bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini terus ditunggu pasar bisa menimbulkan dampak negatif bagi pasar. Diharapkan pemerintah segera merealisasikan penaikan harga BBM bersubsidi.

“Sentimen rilis data ekonomi dalam pekan ini serta penantian akan kepastian kenaikan BBM diperkirakan dapat menyebabkan IHSG bergerak bervariasi, potensi menguat pekan ini,” katanya.

Sementara itu terpantau pada pukul 09.30 WIB indeks BEI berbalik arah ke area negatif atau melemah sebesar 4,,56 poin (0,11 persen) menjadi 5.085,05.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 17,07 poin (0,07 persen) ke 23.980,99, indeks Nikkei naik 755,56 poin (4,83 persen) ke 16.413,76, dan Straits Times menguat 14,29 poin (0,42 persen) ke posisi 3.288,15.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

KPK Perlu Terlibat Awasi Proyek Giant Sea Wall

Jakarta, Aktual.co — Beberapa waktu lalu, Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah berdiskusi dengan Wali Kota Rotterdam tentang Giant Sea Wall. Kota terbesar kedua di Belanda itu memang telah berpengalaman membangun pulau reklamasi serupa.
Namun, proyek tanggul laut raksasa yang memiliki nilai proyek Rp 500 triliun itu pun diduga saat ini terkatung-katung. Pasalnya, belum ada realisasi jelas mengenai tindak lanjut pengerjaan setelah pemancangan dilakukan itu.
Menanggapi hal tersebut, Indonesia Corruption Watch menganggap untuk mengawasi proyek tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi perlu dilibatkan dari awal. Pasalnya, nilai proyek untuk membangun tanggul raksasa itu tak sedikit.
“Sehingga itu jelas, harus ada pengawasan. Saya rasa dalam hal ini KPK perlu ikut campur ya. KPK harus terlibat sejak awal,” kata Koordinator ICW Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan Emerson Yuntho ketika dihubungi Aktual.co, Senin (3/11).
Dia menilai, alasan KPK untuk dilibatkan karena nilai untuk mengerjakan proyek tersebut cukup pantastis. Sehingga perlu diawasi untuk menghidari terjadinya praktik korupsi. “Perlu ada pengawasan, dan pemerintah harus memikirkan itu.”
Jika perlu, sambung Emerson, KPK meminta keterangan soal pembangunan proyek tersebut. “Bahkan kalau perlu dimintai keterangan perlu tidak proyek ini,” kata dia.
Pemerintah resmi melakukan groundbreaking atau pencanangan dimulainya pembangunan tanggul pada Fase A mega proyek tersebut. Pembangunan tanggul ini akan berlangsung selama tiga tahun. Pembangunan akan dimulai pada tahun 2015 dan berakhir pada tahun 2018.
Pembangunan tanggul itu akan melibatkan baik Pemerintah Pusat, Pemerintah DKI, dan juga pihak pengembang. Pemerintah Pusat dan Pemerintah DKI akan bersama mengerjakan sepanjang 8 kilometer tanggul. Biaya ditanggung masing-masing separuh. Sisa 24 kilometer tanggul lainnya akan dikerjakan oleh pihak pengembang. Biaya akan dibebankan kepada para pengembang yang mengembangkan usaha di pesisir utara. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu
Nebby

KSBSI Ajukan Delapan Tuntutan ke Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Konfederasi Serikat Buruh Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) mengajukan delapan tuntutan buruh kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo menjelang pemberlakuan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2015.
Menurut Presiden KSBSI Mudhofir di Jakarta, Minggu, pengajuan delapan poin tuntutan buruh tersebut sengaja dilakukan menjelang pengumuman dan pemberlakuan UMP 2015.
Poin yang diajukan, yakni pertama, kenaikan UMP DKI sebesar Rp3,2 juta; kedua, pencabutan Kepmen Nomor 231 Tahun 2003 tentang Tata Cara Penangguhan Pembayaran Upah; dan ketiga, pencabutan Permenaker Nomor 7 Tahun 2013 tentang Upah Minimum.
Keempat, pencabutan Permenaker Nomor 19 Tahun 2012 tentang Outsourching; kelima, penghapusan outsourcing di tubuh BUMN; dan keenam, ratifikasi konvensi ILO Nomor 189 tentang Kerja Layak Pekerja Rumah Tangga.
Poin ketujuh, menolak KHL Dewan Pengupahan DKI Jakarta, dan poin kedelapan pencabutan Pergub DKI Nomor 42 Tahun 2007 tentang Penangguhan UMP DKI Jakarta.
Poin-poin yang diajukan disesuaikan dengan kondisi sosial-ekonomi yang ada di tengah masyarakat, termasuk memperhitungkan rencana kenaikan harga BBM yang akan dilakukan pemerintah dan berdampak meningkatkan laju inflasi, terutama kebutuhan hidup pokok akan melambung tinggi.
“Otomatis sangat berpengaruh terhadap daya beli buruh yang berimbas pada jauhnya cita-cita hidup layak bagi buruh,” ujar Mudhofir.
Mudhofir mengatakan bahwa politik upah murah hanya akan membuat perekonomian bangsa menjadi hancur, kurangnya produktivitas, kurangnya daya beli, melemahnya sektor perdagangan, dan lain-lain.
Jelang pemberlakuan pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2015, pemerintah diminta menyediakan sarana prasarana, salah satunya adalah upah layak bagi buruh.
“Persaingan pasar bebas ASEAN akan memaksa buruh membeli berbagai macam kebutuhan yang bukan tidak mungkin harga barang disamakan dengan harga pada negara-negara lain di wilayah ASEAN. Untuk itu, kenaikan upah harus disejajarkan dengan upah layak negara regional ASEAN lainnya,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

TNI, Korbankan Karirmu Demi Rakyat‎

Kuningan, Aktual.co – Silaturahmi tata ruang peradaban digelar hari ini, Senin (3/11) di Cagar Budaya Nasional, Gedung Paseban, Tri Panca Tunggal, Cigugur, Kuningan, Jawa Barat.

Acara ini digelar agar banga Indonesia dapat mewujudkan tata ruang peradaban menuju kedaulatan pangan dan kedaulatan negara.

‎Tentunya kedaulatan yang dimaksud dalam perspektif budaya pancasila, sesuai dengan amanat pembukaan UUD 45.‎

‎Dalam sambutannya, Pangeran Djati Kusumah yang merupakan perwakilan Masyarakat Adat dan Heritage Nusantara‎ mengatakan, ‎Paseban Tri Panca Tunggal diwarisi untuk masyarakat pecinta tradisi. Filosofinya, setiap jengkal tanah harus digunakan untuk kemakmuran umum.‎

‎”Oleh karenanya, forum ini penting untuk menciptakan tata ruang peradaban,” tegasnya dalam pembukaan acara.‎

‎Dalam menciptakan kedaulatan bangsa, tentunya harus menyertakan Tentara Nasional Indonesia (TNI). ‎

‎”TNI harus kembali manunggal dengan rakyat. Seperti gula dengan manisnya.  Sama seperti era Jenderal Soedirman,” imbuhnya lagi.‎

‎Pesan Jenderal Soedirman, jangan korbankan anak buahmu demi karier. Tapi, korbankan karirmu untuk anak buahmu, dalam keinginanmu.‎

‎”Dalam konteks saat ini masyarakat adat ingin menegaskan, TNI jangan korban rakyat demi karir, tapi korbankan karir demi rakyat,” tambah dia lagi.‎

‎Di akhir pembukaan, masyarakat adat memberikan bibit pohon aren ke TNI. Pohon aren dinilai pas untuk mengembalikan kesuburan tanah. Bagus buat konservasi. Ini juga berarti, warga meminta TNI harus berperan dalam menjadikan rakyat menjadi tuan di negeri sendiri

Polda Papua Tak Gentar dengan Ancaman Kelompok Puron dan Enden

Papua, Aktual.co —Masyarakat Papua diminta membantu Kepolisian untuk menangkap pimpinan kelompok sipil bersenjata, terutama Puron Wenda dan Enden Wanimbo.
Keduanya saat ini dilaporkan bersembunyi di hutan-hutan sekitar Kabupaten Lanny Jaya.
“Mari bersatu dan membantu aparat keamanan untuk menangkap Puron Wenda dan Enden Wanimbo yang saat ini dilaporkan bersembunyi di hutan-hutan sekitar Kabupaten Lanny Jaya,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Yotje Mende, di Jayapura, Minggu (2/11).
Yotje juga mengimbau masyarakat tak mudah percaya dengan berbagai isu yang sengaja diembuskan oknum yang tidak bertanggung jawab pascapenangkapan enam anggota Kelompok Sipil Bersenjata (KSB).
Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi karena mendapat perlindungan dari aparat keamanan.
Kata Yotje, polisi tidak akan memenuhi tuntutan kelompok bersenjata untuk melepas keenam tahanan. Walaupun mereka mengancam akan menyerang warga sipil. “Kami tidak akan melepas keenam tahanan dan memenuhi permintaan Puron Wenda.”
Ditegaskannya, sampai kapan pun petugas akan mengejar kelompok tersebut.
Karena berdasarkan laporan, kelompok bersenjata pimpinan Puron Wenda dan Enden Wanimbo dalam lima tahun terakhir sudah membunuh sekitar 30 orang anggota TNI/Polri. 
Diketahui, pada 28 Oktober lalu, polisi berhasil menangkap enam anggota kelompok bersenjata dan mengamankan 260 butir amunisi di Wamena.
Salah satu yang ditangkap adalah Rambo Wonda alias Kolor alias Enggaranggo Wonda yang tercatat aktif dalam sejumlah penyerangan terhadap aparat keamanan, baik di Kabupaten Puncak Jaya maupun Kabupaten Lanny Jaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Dapat Hibah Truk Sampah DKI, Bekasi Siap Lakukan Perbaikan

Jakarta, Aktual.co —Dapat hibah truk sampah dari Pemerintah Provinsi DKI, Pemerintah Kota Bekasi segera alokasikan dana perbaikan.
Namun Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku kalau saat ini dana untuk perbaikan truk juga belum ada.
“Nanti kita lihat dulu kondisi truknya bagaimana. Kalau pada bolong kan rekondisinya perlu dilas dan sebagainya,” ujarnya, di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (2/11).
Diakuinya Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah mengizinkannya untuk memanfaatkan truk sampah milik DKI pekan lalu. Tapi dia mengaku belum tahu jumlah truk DKI yang akan dihibahkan ke Bekasi.
“Sekarang ini tinggal bawa saja. Kapan saja Pemkot Bekasi bisa bawa, silahkan dibawa,” ujarnya.
Yang jelas, ujarnya, Pemprov DKI beli truk baru sekitar 250 unit. Sehingga berapapun jumlah yang akan dihibahkan ke Bekasi akan diterima.
“Kalau besok ada 100 unit yang mau dihibahkan, ya kita ambil semuanya, tapi kalau ada 25 unit, ya kita bawa 25,” ujarnya.
Bila truk tersebut kondisinya 50 persen, kata dia, pihaknya menyatakan kesanggupannya untuk mengalokasikan dana perbaikan pada 2015 sesuai kebutuhan.
“Kalaupun re-kondisi, seumpamanya Rp20 juta untuk satu truk, seperti perbaikan baknya, mesin, satu dan lain hal, kita akan siapkan,” katanya.
Dikatakan Rahmat, truk hasil hibah itu rencananya akan ditempatkan di sejumlah kantong sampah yang lokasinya paling dekat dengan Tempat Pembuangan Akhir Sumurbatu.
“Kalau DKI pakai truk sampah itu bisa 40 hingga 50 kilometer sampai di Bantargebang, tapi kalau kita paling 10 hingga 15 kilometer. Jadi masih layak dipakai,” katanya.
Sejumlah lokasi yang dianggap berdekatan dengan TPA Sumurbatu di antaranya Kecamatan Bekasi Selatan, Kecamatan Jatisampurna, Kecamatan Jatiasih, Kecamatan Rawalumbu, dan Kecamatan Bantargebang.
“Nanti armadanya akan kita operasikan di kawasan yang letaknya paling dekat dengan TPA,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain