Herpes zoster umumnya merupakan kelanjutan dari cacar air. Herpes zoster jika menyerang mata, dinamakan herpes zoster oftalmikus, dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Infeksi VVZ berpotensi menyebar ke otak, hati, atau paru-paru.

Sindrom Ramsay-Hunt merupakan bentuk khusus herpes zoster yang bercirikan: muka perot, kelainan kulit, telinga berdenging, vertigo, mual, gangguan pendengaran dan pengecapan.

Penyebab herpes simpleks adalah HSV tipe 1 atau 2. HSV yang tergolong virus DNA ini dinamakan pula Herpes virus hominis. Adapun faktor pencetus herpes simpleks, berupa trauma (fisik dan psikis), kelelahan, stres, koitus berlebihan, kurang tidur, gangguan saluran pencernaan, menstruasi, peningkatan suhu tubuh (demam), makanan atau minuman yang merangsang, alkohol, obat-obatan (golongan imunosupresif, kortikosteroid).

Adapun penyebab herpes zoster adalah VVZ (virus Varicella-zoster). VVZ yang berinti DNA ini merupakan virus herpes pada manusia tipe 3 (HHV-3).

Untuk kasus herpes simpleks, wanita lebih besar risikonya daripada pria. Penularan herpes simpleks melalui aktivitas seksual lewat mulut-alat kelamin dan kontak kulit/tangan. Infeksi primer akibat HSV-1 umumnya dialami di masa anak. Adapun infeksi HSV-2 dapat dialami selama dekade kedua/ketiga kehidupan.

(Abdul Hamid)