18 April 2026
Beranda blog Halaman 42302

IGK Manila Harap Menpora Tahu Permasalahan Olahraga Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Manajer Tim Nasional sepakbola Indonesia di SEA Games 1991, IGK Manila berharap, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi tahu permasalahan dasar olahraga di Indonesia.

“Menpora itu tidak perlu tahu teknis bagaimana melakukan “smash”. Yang harus dia tahu adalah bagaimana metode pembinaan atlet, metode pelatihan benar, berapa anggaran pembinaan yang baik, bagaimana kualitas infrastruktur yang berstandar internasional. Itu yang harus diketahui,” ungkap Manila ketika dihubungi Aktual.co, Senin (10/11).

Dengan mengetahui dan menjalankan apa yang disebutkan Manila, dirinya meyakini kualitas olahraga di Indonesia baik segi prestasi, sarana serta prasarana akan semakin baik.

“Pembinaan olahraga yang sukses tidak bisa dilihat secara cepat. Perlu waktu untuk bisa membuktikan keberhasilan sebuah pembinaan,” tambahnya.

Meski begitu, pria berusia 72 tahun itu tetap berharap, di bawah kepemimpinan Imam Nahrawi, olahraga di Indonesia bisa menampilkan sebuah kemajuan yang signifikan.

“Blusukan juga penting, tapi dari blusukan itu harus ada manfaatnya. Iya mudah-mudahan di bawah Menpora yang baru ini, olahraga di Bumi Pertiwi kita bisa lebih baik,” harapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kecam Dualisme DPR-RI, HMI Lumajang Gelar Aksi Teatrikal

Lumajang, Aktual.co – Perpecahan di DPR RI dikecam keras HMI Lumajang. Sikap anggota DPR-RI yang mementingkan kedudukan hingga berimbas menciptakan dualisme kepemimpinan dewan, dinilai mencerminkan ketidakpedulian DPR-RI terhadap penderitaan rakyat Indonesia.

Dalam  aksi di halaman Kantor DPRD Lumajang, Senin (10/11), 20 pengunjuk rasa dari HMI Lumajang, mengingatkan anggota DPR RI agar mendahulukan kepentingan rakyat katimbang rebutan posisi kepemimpinan DPR RI.

“Dulu mereka sering menyampakan bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan. Mana buktinya, sekarang mereka justru sibuk memperebutkan kedudukan di DPR. Ini bukti bahwa mereka hanya mengedepankan kepentingan kelompok, bukan kepentingan masyarakat yang diwakilinya,” kata Danar Indrakususma, koordinator aksi, saat berorasi.
.
Dalam unjuk rasa ini, para mahasiswa menggelar pula aksi teatrikal tentang ketertindasan rakyat yang tak dipedulikan para wakil rakyat di DPR RI. Enam mahasiswa peserta aksi bergulingan di aspal panas halaman DPRD Lumajang, hingga harus didinginkan dengan siraman air dari sesama peserta aksi teatrikal ini.

Pengunjuk rasa meminta Ketua DPRD Lumajang ke luar menemui mereka. Padahal agenda DPRD Lumajang hari Senin itu padat,  karena tengah menggelar rapat dengar pendapat umum (hearing) dengan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) untuk pembahasan RAPBD Lumajang 2014.

Melalui perundingan dengan aparat keamanan, akhirnya dua perwakilan mahasiswa diizinkan masuk untuk menyampaikan aspirasinya. Mereka ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Lumajang, Sugiyantoko. Lalu atas nama para mahasiswa yang masih beraksi di jalan depan kantor DPRD, kedua wakil pengunjuk rasa itu, menyampaikan dokumen aspirasi mereka untuk diteruskan DPRD Lumajang kepada DPR RI di Jakarta.

Artikel ini ditulis oleh:

PSSI Akan Usut Kerusuhan di Tol Jakarta-Cikampek

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono, memastikan bahwa pihaknya akan mengusut kasus kerusuhan antara suporter Persib Bandung dengan oknum suporter Persija Jakarta, dan warga Jakarta, yang terjadi di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek, Minggu (9/11).

Kerusuhan yang terjadi saat suporter klub juara ISL 2014, Persib Bandung dalam perjalanan pulang dari Palembang menuju Bandung, mengakibatkan sekitar 20 suporter Persib mengalami luka-luka.

“PSSI telah mendengar dan sedang menghimpun data terkait peristiwa tersebut. Fasenya adalah tidak mudah untuk menentukan tindakan terhadap yang melakukan gangguan-gangguan tersebut,” kata Jokdri di sekretariat PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (10/11).

Jokdri menjelaskan bahwa PSSI dan PT Liga Indonesia (PT LI) telah berhubungan dengan pihak kepolisian, untuk melakukan investigasi.

Dikatakan oleh pria yang juga menjabat sebagai CEO PT LI itu, pihak berwajib juga tengah mendalami kasus tersebut.

“Teman-teman bersabar, karena kami tidak menutup mata. Peristiwa dari keberangkatan sampai pulang ada dalam pengamatan kami, ini juga menjadi sebuah keprihatinan buat kami,” jelasnya.

“Semoga Komdis (Komisi Disiplin) bisa menghimpun datanya untuk menjadi refrensi pengambilan keputusan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Politisi PDIP Sebut JK Bermahzab Liberal

Jakarta, Aktual.co — Wacana untuk menaikkan harga BBM bersubsidi dinilai merupakan keinginan keras dari Wakil Presiden Jusuf Kalla yang bermahzab liberal.
Pernyataan itu, karena sejak lima tahun lalu Jusuf Kalla ingin menaikan BBM, dimana dulu PDIP melawannya.
“Pak JK itu bermahzab bebas, selalu ingin menaikan harga sejak 5 tahun lalu (menjabat pemerintahan), dimana dulu kita lawan. Dan wajar jadinya, jika pak JK dengan kroni-kroninya, seperti Rini Soemarno, Sudirman Said, Ari Soemarno, Sofyan Jalil, wajar karena alirannya bukan PDIP, aliran liberal,” kata Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon, di komplek parlemen, Jakarta, Senin (10/11).
Ia menilai bahwa ada skenario jika adanya niatan untuk mencari-cari dalil pembenaran kenaikan BBM bersubsidi yang ujung-ujungnya hanya ingin melepas harga  kepada mekanisme pasar, dan tentu itu sudah liberal bertentangan dengaan trisakti.
“Kalau pak Jokowi dari PDIP maka pasti bertentangan dengan mahzab PDIP, karena bukan liberal,” seru dia.
Dikatakan dia, seharusnya bila pemerintah berencana menaikan BBM, mestinya dilakukan dulu penanganan di sektor energi dan komitmen memberantas mafia migas. Salah satunya, dengan melebur Petral, SKK Migas menuju efesien konversi difersifikasi banyak hal yang sudah di sampaikan melalui buku putih selama ini.
“Jadi, itu yang saya ingatkan. Tentu harapan saya langkah kongkrit dan komitmen itu lebih dulu baru ada bicara penyesuaian harga subsidi,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Gencar Promosi Danau Laut Tawar, 4 “Event” Akan Digelar Pemkab Aceh

Banda Aceh, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, tahun depan gencar mempromosikan obyek wisata Danau Laut Tawar. Sebanyak empat event akan digelar di kawasan danau tersebut, yaitu Marathon 45 KM, lomba sepeda, lomba perahu, dan lomba berenang di kawasan danau yang menjadi kebanggaan masyarakat dataran tinggi itu.
Kepala Dinas Pariwisata Aceh Tengah, Amir Hamzah kepada Aktual.co, Senin (10/11) menyebutkan bulan Februari 2015 mendatang akan digelar lomba marathon 45KM. Kegiatan itu kerjasama dengan Pemerintah Aceh. 
“Pesertanya nanti dari semua daerah di Indonesia. Ini salah satu upaya mempromosikan danau laut tawar ke tingkat nasional,” sebutnya.
Selain itu, khusus untuk lomba sepeda, akan diikuti oleh peserta dari wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). “Lomba sepeda itu bulan Juni rencananya,” terang Amir.
Sedangkan lomba perahu dan lomba berenang di Laut Tawar akan digelar sampai penghujung tahun 2015.
Selain itu, sambung Amir, masyarakat di Indonesia semakin tertarik berkunjung ke Danau Laut Tawar. 
“Salah satu indikatornya adalah setiap hotel menambah jumlah kamar untuk menampung wisatawan yang datang ke Aceh Tengah. Kalau data khusus pengunjung kita memang tidak punya, karena masuk ke danau laut tawar tidak dipungut biaya dan tidak ada petugas yang mendata,” sebutnya.
Dia berharap, ke depan Danau Laut Tawar menjadi salah satu destinasi wisata yang digemari oleh masyarakat di nusantara dan mancanegara. 
“Semoga ke depan, semakin ramai pengunjung datang ke obyek wisata di Aceh Tengah,” pungkasnya.

Komunitas Ciliwung: Warga Belum Mengetahui Potensi Sungai

Jakarta, Aktual.co —Komunitas Ciliwung Tandjoeng Oost, Danoe Winarya mengatakan komunitas ingin terlibat dalam upaya normalisasi Sungai Ciliwung untuk mengatasi banjir karena lebih mengetahui karakteristik sungai tersebut.
“Orang yang tinggal di daerah Ciliwung harus tahu kali itu mau diapakan,” kata Danoe saat ditemui usai diskusi “Upaya Pengendalian Banjir di Provinsi DKI Jakarta dan Sekitarnya” di Jakarta, Senin (10/11).
Menurut dia, Sungai Ciliwung tergolong unik karena sungai pada umumnya terdapat ruang hijau dan masyarakat tidak tinggal dekat dengan sungai.
Masyarakat yang tinggal di dekat sungai belum tentu mengetahui potensi yang dimiliki sungai sehingga sungai terkesan seperti parit besar dan, misalnya, mereka membuang sampah ke sana.
Danoe, yang juga anggota Forum DAS Provinsi DKI Jakarta bagian konservasi dan rehabilitasi, menilai pembangunan rumah di bantaran sungai adalah mengambil hak sungai karena menurut Peraturan Pemerintah nomor 38 tahun 2011 sungai adalah air, sempadan dan bantaran.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menempati lahan yang wajib menjadi sabuk hijau Ciliwung.
“Sabuk hijau di hulu dan hilir wajib. Bagian hulu untuk menyimpan air sebanyak-banyaknya, tengah untuk menyimpan air selama-lamanya dan hilir untuk membawa air ke laut,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk peduli dengan Sungai Ciliwung dengan menanam pohon, terutama yang endemik, di sekitar sungai dan berharap proyek normalisasi sungai berlangsung tanpa mengabaikan vegetasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain